- Beranda
- Stories from the Heart
sepenggal kisah masa lalu di penghujung senja
...
TS
fafakons
sepenggal kisah masa lalu di penghujung senja

Senja yang bergegas tidak pernah meninggalkan bekas...
Senja selalu identik dengan keindahan warna jingga keemasannya.. Dan akan sangat sia2 jika kita berusaha untuk mengenapkan warnanya..
Andai aku terlahir sebagai senja.. Maka akan mudah bagiku membuatmu berdecak kagum dengan segala keindahan yang ku miliki.. Namun kenyataannya aku hanyalah seorang wanita penikmat senja.. Bukan orang yang memiliki keindahan seperti senja
Sudahlah..
Dibawah langit sore ini.. Aku menikmati racun kafein yang membuatku terbuai akan sepenggal kisah di masalaluku bersamanya
bersama dia.. orang yang tak pernah memanjakanku dengan kata cinta, tapi mampu menumbuhkan rasa cinta dalam hatiku
dia orang yang selalu mengatakan padaku bahwa jatuh cinta itu biasa saja.. tapi mampu memberiku sentuhan cinta yang sangat luar biasa..
maka Kini ijinkanlah aku untuk mengingat semuanya.. serta menuliskan tentang semua hal yang pernah aku lalui bersamanya...
Senja selalu identik dengan keindahan warna jingga keemasannya.. Dan akan sangat sia2 jika kita berusaha untuk mengenapkan warnanya..
Andai aku terlahir sebagai senja.. Maka akan mudah bagiku membuatmu berdecak kagum dengan segala keindahan yang ku miliki.. Namun kenyataannya aku hanyalah seorang wanita penikmat senja.. Bukan orang yang memiliki keindahan seperti senja
Sudahlah..
Dibawah langit sore ini.. Aku menikmati racun kafein yang membuatku terbuai akan sepenggal kisah di masalaluku bersamanya
bersama dia.. orang yang tak pernah memanjakanku dengan kata cinta, tapi mampu menumbuhkan rasa cinta dalam hatiku
dia orang yang selalu mengatakan padaku bahwa jatuh cinta itu biasa saja.. tapi mampu memberiku sentuhan cinta yang sangat luar biasa..
maka Kini ijinkanlah aku untuk mengingat semuanya.. serta menuliskan tentang semua hal yang pernah aku lalui bersamanya...
Spoiler for index:
Diubah oleh fafakons 23-07-2017 07:51
masdyann dan 3 lainnya memberi reputasi
4
270.5K
2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fafakons
#525
part LX
Quote:
Gua lirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan sebelah kanan gua.. jarum yang pendek menunjukkan angka 11 dan jarum panjang menunjukkan angka 9.. sudah hampir tengah malam rupanya tapi gua masih berada pada tempat yang sama dengan orang yang sama..
Nuha, ari, heni, marsya, dan liya masih memainkan kartu yang ada di genggamannya, sedangkan gua Cuma bisa menatap kosong kea rah mereka dan berharap waktu segera beranjak pagi
gua ketuk2kan jemari tangan gua di atas meja yang ada dihadapan gua.. sesekali gua gigit bibir bawah gua
perasaan cemas berhasil menjalar dengan cepat ke sudut2 relung hati gua
gua lirik lagi jam tangan gua.. gua lihat temen2 yang masih cekikikan bertemankan kartu dan coretan ampas kopi di muka mereka
Quote:
Gua berdiri kemudian berjalan keluar dari kedai kopi.. gua gak peduli sama anak2 yang masih merengek2 gak mau diajak pulang
gua berdiri di samping motor nuha.. gua keluarkan HP dari dalam kantong jaket
jemari2 gua menari diatas tuts layar hp.. ketika pesan sudah siap untuk dikirim jempol gua malah menekan tombol untuk kembali ke menu utama
“isssshhhhh”
Gua garuk2 kepala gua yang sama sekali gak gatal
Ada sedikit rasa takut yang menjalar dalam hati gua
Pandangan gua menerawang pada hamparan panorama indah di hadapan gua.. tapi pikiran gua masih sama dengan tadi.. menebak dan menduga dengan apa yang akan bayu omongin ke gua besok
Quote:
Nuha started motornya kemudian gak lama setelah itu supra x merahnya membelah jalanan kota semarang malam ini
***
Pagi terasa suram.. gua merasa dikelilingi oleh kegelapan meski fajar sudah beranjak dari tempat persembunyiannya
Masih dengan mata yang setengah mengantuk, gua beranjak dari kasur kemudian memaksakan diri untuk menyentuh air yang terasa lebih dingin dari pagi2 sebelumnya
Dua rekaat gua laksanakan.. dengan sedikit terpejam gua panjatkan doa untuk kehidupan gua kedepannya
Ddrrtt drrrtttt
Hp gua bergetar begitu hebat sehingga menimbulkan irama berisik di hari yang masih begitu buta ini
Gua raba kasur dan gua susupkan tangan gua dibawah bantal dan guling gua
Satu nama terpampang disana
Nama yang sudah hampir setengah tahun ini mengisi kekosongan inbox hp gua..
Bukan hanya mengisi daftar chat di hp gua
Tapi juga mengisi kekosongan hati gua
“bayu..”
Gua geser layar hp gua
Kemudian suara lembutnya mengalun lembut di gendang telinga gua
Quote:
Belum sempet gua jawab ajakan dan salamnya bayu memutuskan telfonnya secara sepihak
Gua gak tau.. entah gua yang parno apa gimana tapi gua rasa bayu dingin banget
Biasanya nada bicara nya ceria dan sesekali diselingi tawa renyahnya waktu nelfon gua
Tapi tadi nada bicaranya bener2 datar dan sama sekali gak ada tawa renyahnya
Masih dengan dugaan2 aneh gua terhadap bayu.. Gua ambil handuk yang tergantung di belakang pintu kamar gua.. kemudian gua menuju kamar mandi buat segera mandi
Tepat pukul 9 pagi bayu udah ada di depan kos gua
Gua turun ke bawah dan mendapati dia duduk diatas motor sambil memainkan hp yang ada di genggaman tangannya
Kaos oblong warna hitam dipadukan dengan kemeja kotak bergaris warna merah.. lengkap dengan celana panjang warna hitamnya
Rambut yang selalu tersisir rapih.. dan aroma tubuhnya yang wangi sempat menggelitik indra penciuman gua
Quote:
Dia started motornya kemudian menarik gas secara pelan
Gak ada jawaban dari bayu.. bahkan menoleh kea rah gua pun gak dia lakukan
Dia masih terdiam dengan kedua tangan memegang stang motornya
Gua naik ke atas motornya dan gak lama setelah itu meluncurlah motor merah bayu dengan kecepatan diatas rata2
Gua pegang besi yang ada di belakang jok motor.. bayu memacu motornya gak seperti biasanya
Sangat kencang dan menurut gua gak ada hati2nya sama sekali
Beberapa kali dia mengerem mendadak motornya karena berpapasan dengan motor yang berbeda arah dengan motornya
Sampai di depan rumah makan yang menyajikan berbagai macam sambal dia menghentikan motornya
Dia turun dari motor kemudian masuk begitu saja ke dalam rumah makan tersebut
Dan gua ?
Masih berdiri di samping motor dengan wajah cengo karena heran dengan sikapnya pagi ini
5 menit gua disamping motor dan bayu gak nyamperin gua sama sekali
Gua taruh helm gua diatas motor kemudian masuk ke dalam rumah makannya
Gua tengok kanan dan kiri mencari keberadaan bayu
Pandangan gua terhenti ketika menemukan sosok bayu di meja lesehan paling pojok
Dia duduk sambil memainkan hpnya
Dan sama sekali gak menoleh kea rah gua
Dengan langkah gontai gua hampiri bayu kemudian gua duduk di depannya
Dia sodorkan daftar menu tanpa menoleh kea rah gua
Gua ambil daftar menu dan catatan pesanan yang tepat berada diatas daftar menu
Gua lihat bayu sudah menuliskan beberapa menu makanan dan minuman untuknya
Gua tersenyum dan menulis beberapaa makanan secara asal
Setelah waiters mengambil pesanan kami..
Barulah bayu menoleh ke arah gua..
Dia tepuk2 tempat duduk disebelahnya sebagai isyarat gua untuk duduk disebelahnya
Gua kemudian berdiri dan berpindah tempat duduk di sebelahnya
Bayu letakkan hp yang ada di genggaman tangannya
Dia pandangi gua lekat2 sampai gua bisa melihat kedua bola mata coklat miliknya
Mata nya masih saja sipit seperti sebelum2nya
Tiba2 terlukis senyum dari kedua bibirnya
Nyessss
Hati gua mencelos melihat senyuman bayu
Bukan senyuman manis seperti yang biasa dia perlihatkan ke gua
Tapi kali ini dia tersenyum sinis
Senyum yang gak simetris di kedua bibirnya
‘deg’
Gua tambah ngrasa gak enak waktu dia buka hp nya kemudian membuka sms dari seseorang yang dia beri nama “KKN anien”
Rasanya badan gua dingin
Keringat dingin mulai membanjiri sekujur tubuh gua
Dia masukkan lagi hpnya ke kantong kemejanya
Quote:
Kata2nya kembali terpotong ketika waiters datang membawakan pesanan kami
Tangannya dengan cekatan mengambil piring, nasi, beserta lauknya
Dia mengepal2kan nasi dengan ketiga jarinya kemudian menyuapkannya ke gua
Gua masih diam.. bingung dengan apa yang saat ini gua alami
“gak mau mas suapin?”
Gua buka mulut gua kemudian dia suapkan nasi ayam yang ada di tangannya
“tuh cepetan diambil ntar keburu dimakan semut” katanya sambil tersenyum
Gua ambil sedikit nasi dan lauk pauknya kemudian gua dan bayu hanyut dalam keheningan diantara kami
Selesai cuci tangan gua duduk dan menyeruput capuchino hangat yang ada di depan gua
Quote:
Nahh..
Pertanyaan itu muncul
Seketika lidah gua jadi kelu
Gua bingung mesti jawab gimana
Ada rasa bersalah yang menyelimuti hati gua
Quote:
Dia keluarkan hp nya.. kemudian dia perlihatkan sms dari anin tadi malam
Quote:
Nyessss
Tuhan.. baca wa antara bayu sama anin rasanya hati gua mengembang
Perasaan yang ada didalamnya meletup letup
Kebahagiaan gua waktu itu gak bisa dilukiskan dengan gambaran indah apapun
Bahkan gak ada kalimat yang tepat buat mendeskripsikan kebahagiaan gua waktu itu
Air mata gua menetes lebih deras dari tadi
Gua peluk lengan kanan bayu
Gua benamkan muka gua di lengan bayu (lagi)
Dia usap kepala gua
Kemudian dia kecup ujung kepala gua sambil berkata
“sebesar apapun kebohongan yang kamu buat.. hati ini selalu saja memiliki pemakluman.. karena gua tau kebohongan yang lu buat itu untuk menjaga hati gua.. love u”
Quote:
0

” bayu 20:35
” bayu
udah daripada lu urusin hidup gua mending lu nata kelakuan lu aja biar cepet dilirik cowok
”