- Beranda
- The Lounge
#MOTIVANJRIT# Motivasi Yang Bisa Bikin Lu Bilang "Anjrit" (UPDATE!)
...
TS
bhineksa
#MOTIVANJRIT# Motivasi Yang Bisa Bikin Lu Bilang "Anjrit" (UPDATE!)
update terbaru (19 April 2016) liat di INDEX!
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:


Thanks banget buat yang udah kasih cendol, rate 5 dan abu - abu nya

Quote:
MAU DIBUAT INDEX ATAS PERMINTAAN KASKUSER YANG KOMEN, BIAR GAMPANG KATANYA 
Materi dan update-nya ada dibawah bro
scroll aja
update terbaru: Kamis, 31 Maret 2016 scroll ke bawah aja, judul artikel "Aduh, Besok gimana ya?"
Like Fanpage Motivanjrti disini

Atau visit blog motivanjrit di MOTIVANJRIT.COM
(BTW jangan lupa mampir) ## BHINEKSA ## | Analisa Potensi Kehidupan Dari Nama Dan Waktu Kelahiran

Materi dan update-nya ada dibawah bro
scroll aja
update terbaru: Kamis, 31 Maret 2016 scroll ke bawah aja, judul artikel "Aduh, Besok gimana ya?"
Like Fanpage Motivanjrti disini

Atau visit blog motivanjrit di MOTIVANJRIT.COM
Quote:
(BTW jangan lupa mampir) ## BHINEKSA ## | Analisa Potensi Kehidupan Dari Nama Dan Waktu Kelahiran
Diubah oleh bhineksa 20-04-2016 00:42
0
201.5K
1.1K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bhineksa
#22
UPDATE: 19-April-2016
UPDATE
Dari Mata Turun Ke Persepsi

Dari mata turun ke hati mah udah biasa, kalo dari mata turun ke persepsi itu baru yang gak biasa walaupun kita terbiasa mengalami hal ini (apaan sih?
)Berandai - andai menjadi orang lain itu adalah hal yang biasa terjadi di kehidupan kita
"enak banget ya hidupnya"
mungkin kalimat itu yang sering kita ucapin kalo ngeliat orang yang derajat kehidupan dunianya diatas kita.
Apalagi kalo orang yang kita liat itu kayanya banyak duit, traveling terus, bisnisnya lancar, sama pasangan mesra. rasanya jadi pengeeeeen punya hidup kaya orang itu.
Tapi sadar atau nggak, persepsi kita itu sering ditipu! dan yang paling sering menipu persepsi kita adalah 'mata' yang memiliki fungsi melihat.
yup, pengelihatan itu sering menipu kita.
Contohnya kalo kita liat gambar pantai, kayanya asik banget kalau seandainya kita ada di tempat itu. tapi kalo kita ada di pantainya, beeeuh panas, banyak batu karang, belum pasir yang masuk ke sela - sela jari kaki bikin risih.

kita lihat laut biru, beeeuh mantap
tapi nyatanya laut airnya asin, udah gitu banyak hewan buasnya, belum lagi lautan yang paling dalam ada kehidupan makhluk - makhluk aneh.Itu contoh cara pengelihatan menipu kita, dari pengelihatan terciptalah imajinasi, hasrat dan keinginan.
kita liat tetangga hidupnya senang, pengen.
kita liat artis di tv lagi diliput infotainment tentang glamournya kehidupan mereka, gak kerasa malah kita menghayal jadi dia.
Ya inilah hidup, selalu butuh rasa
"enak" itu rasa, lu mau hidup lu enak berarti lu mau hidup lo punya rasa.
Cara paling mudah buat lo merasa enak di hidup lo itu bukan lo ngebuat - buat hidup lo jadi kaya orang lain yang lo lihat enak kehidupannya
tapi hadirkan dong SYUKUR lo, hadirkan dong CUKUP lo dalam kehidupan lo sendiri.
Rasa gak nyaman dengan hidup sendiri itu sebabnya karena kita selalu mensyukuri hidup orang lain, karena kita merasa bakalan "cukup" kalo hidup kita mirip sama orang yang kita liat hidupnya enak - enak aja.

Dan yang paling penting dalam hidup itu kalo mau enak, stop cari bahan buat lo salahin - salahin kalo kita lagi merasa hidup kita lagi ada dalam masalah.
Terus percaya, kalau Tuhan ciptain hidup lo bukan untuk jadi yang sia - sia.
(SUMBER: motivanjrit.com)
UPDATE
Masalah Adalah Berkah

Akhir bulan maret 2016 kemarin gue ikut seminar tentang Startup Digital di daerah tanah abang, buat yang belum tau startup digital silahkan explore!
Ada salah satu pembicara yang gue tertarik dalam pembahasan nya mengenai startup digital. Kurang lebih dalam penjelasan si narasumber itu menyimpulkan bahwa bagi orang – orang yang bergelut di dunia startup digital, masalah adalah berkah.
Nah untuk menemukan sebuah ide untuk diaplikasikan ke startup digital, dijelaskan saat seminar bahwa teori nya kita harus mengumpulkan semua yang kita anggap masalah dan cobalah untuk menemukan solusinya.
Beeeuuuh, gue saat itu juga merasa bodoh sejadi – jadinya, dulu waktu gue ada masalah kemana aja ya?

Jack Ma, Sang founder Alibaba.com pernah bilang:
” Peluang baik akan selalu ada di suatu tempat yang mana ditempat tersebut banyak orang mengeluh.”
Itu artinya, Dimana ada masalah, disitu ada keluhan, dimana ada keluhan disitu ada pendengar, dimana ada pendengar disitu ada yang peduli, dimana ada yang peduli disitu ada yang mencari solusi dan dimana ada yang mencari solusi disitu ada yang menemukan solusi.
Gile, panjang juga ya? tapi gak apa – apa lah buat manjang – manjangin artikel.

Intinya setiap masalah itu bisa jadi berkah, tergantung kitanya mau memandang masalah tersebut dalam segi apa?
Apa mau terus fokus sama masalah? yang efeknya justru malah menimbulkan kekhawatiran? ketakutan? dll?
Atau kita mau fokus mencari dan menemukan solusinya?
(SUMBER: motivanjrit.com)
UPDATE
Pelajaran Tentang Kesan Pertama

Waktu itu gue lagi ngopi di warkop daerah Jaksel, gue inget banget disitulah gue kenal sama Pak Karim seorang mantan konsultan bisnis yang udah pensiun.
Awalnya emang gak akrab, karena gue cuma ngobrol basa - basi bentar abis itu pulang ke rumah.
Pas gue ngopi di warkop yang sama, gue ketemu lagi sama Pak Karim, dan dia ngenalin gue ternyata .
"anda yang kemarin bayarin saya kopi ya?"tanya pak karim
"hehe iya." jawab gue.
Disitulah gue dan Pak Karim banyak ngobrol - ngobrol dari mulai rumah tangga sampe masalah bisnis, tapi ada satu poin yang gue inget banget waktu si Pak Karim cerita soal penampilan.
Beliau ngomongin penampilan, karena menurut cerita yang gue denger dari beliau, sekarang itu beliau jadi penjual Jam Tangan merk Rol*x asli.
Ketika gue tanya ke beliau, alasannya kenapa ada orang mau beli jam tangan mahal kaya gitu, selain alasan karena emang hobi?
Kurang lebih begini cerita beliau:
"Tau gak pentingnya kesan pertama? kesan pertama bisa dibangun lewat penampilan, jadi penampilan itu penting!
Saya sebagai konsultan, saat ada yang konsultasi dengan saya, saya tidak perlu tuh menyebutkan tarif.
Saya memberi informasi ke klien saya melalui penampilan saya. Saya pake kemeja mahal, saya pake celana yang branded, saya pake jam tangan rolex. Bukan untuk jadi hedon, tapi memang begitulah seharusnya kita kalau mau menambah value dalam diri secara instan, apalagi saya seorang konsultan.
Dengan begitu klien bisa tau berapa tarif saya, dan ketika klien memberi saya kurang dari tarif, saya tinggal bilang 'sudah bawa saja uangnya untuk beli bensin.'
Akan sangat berbeda, orang yang berpenampilan dengan kaos biasa, celana pendek, sandal jepit lalu berjalan kaki, kemudian ia meminjam uang sebesar Rp 100.000 dengan orang yang baru dia kenal.
Dengan orang yang menggunakan jas, dasi, sepatu, bawa BMW, lalu ia melakukan hal yang sama, yaitu meminjam uang ke orang yang baru sebesar Rp 100.000 ia kenal.
Tujuannya sama - sama minjam uang, tapi saya yakin 98% orang yang berpenampilan layaknya orang kaya tadi akan mendapat pinjaman Rp 100.000 tanpa banyak pertanyaan daripada orang yang berjalan kaki, itu semua Karena penampilan lah yang membangun kesan pertama. "
Pengennya sih gue tepuk tangan pas denger jawabannya, tapi gue nyadar itu lagi di warkop bukan seminar.
Gila jualan jam tangan sampe harus gitu - gitu amat pinternya.
Sehabis dengar penjelasannya Pak Karim, gue menyadari sekali itu ilmu yang dishare Pak Karim ke gue bener - bener bermanfaat banget sampai gue share lewat tulisan ini.
ilmu yang gue bayar dengan kesan pertama yang gue bangun pas baru kenal sama Pak Karim, yaitu mentraktirnya kopi.

(SUMBER: motivanjrit.com)
UPDATE
Ide Itu Rp 0

Gue punya sepupu yang dari gue kecil sampe sekarang selalu maunya main sama gue, katanya paling nyambung diajak ngobrolnya.
Gue udah menakar kecerdasannya mungkin memang diatas rata - rata. Dari kecil udah punya cita - cita jadi komikus, Gambar anime nya jago banget.
Pernah dia tiru gambar tokoh - tokoh di anime Naruto, terus dia upload ke group FB. Gokil, Banjir pujian.
Sampe ada salah satu penerbit komik Independen di Indonesia nawarin dia jadi untuk membuat komik.
Tapi sayang banget, tawaran itu gak diambil. Karena sepupu gue itu lebih memilih posisi nya sekarang sebagai karyawan perusahaan yang bergerak dibidang Fashion.
Padahal dulu gue inget banget cita - citanya itu jadi Komikus. Sampe sekarang aja dia bener - bener pecinta komik, setiap main ke rumah gue, selalu dia bawa 2-3 komik buat dibaca. Katanya, Sehari aja gak baca, Hidupnya gak asik.
Karena gue melihat sepupu gue itu senang banget sama dunia komik dan punya bakat gambar, dan juga karena gue sepupu yang baik, gue coba kasih ide ke sepupu gue untuk membuat Website yang isinya komik buatan dia.
Modalnya cuma laptop, drawing pad, kertas, dan scanner, koneksi internet. Awalnya sepupu gue itu nolak, karena gak bakat bikin cerita. Tapi perlahan dia berubah pikiran dan mau coba, karena gue menawarkan diri untuk membuat ceritanya dan gue jelaskan cara monetisasi web nya.

Nah akhir cerita diatas gak seperti yang di ekspektasikan oleh cerita - cerita orang sukses yang awalnya nemuin ide, eksekusi, nemuin berbagai halangan, lalu jadi orang kaya. Gak! gak gitu.
Akhir cerita ide pembuatan Web tentang komik nya sepupu gue itu sampe sekarang belum terlaksana, Karena sepupu gue masih terus sibuk sama pekerjaannya. Yup! begitulah akhirnya.
Gak indah kan?

Gak bikin ente termotivasi sama sekali kan?

tapi! disetiap share gue, gue selalu mengambil poin pelajaran. Poin nya adalah:
"tanpa eksekusi dan diperjuangin, Ide itu setara nilainya dengan Rp 0. Remeh, kecil.
Punya ide tapi gak dieksekusi itu mirip efek sehabis nyabu, Semangat di awal menggebu - gebu.
Banyak omong kesana - kemari kaya orang abis dibrainwash sama leader MLM.
Ujung - ujungnya kaya Janji Oknum Pemerintahan, yaitu gak terlaksana."
Dari kisah diatas gue jadi agak tau rumus eksekusi ide itu adalah:
ide kecil
visi jelas
keinginan kuat
mau bergerak
Fokus
Konsisten
Percaya
______________+
KEMUNGKINAN BERHASIL 80%
(SUMBER: motivanjrit.com)
Diubah oleh bhineksa 20-04-2016 00:47
0








