- Beranda
- Stories from the Heart
-Lebih Dari Sekedar No Absen-
...
TS
greeeeengabless
-Lebih Dari Sekedar No Absen-
Quote:
awalnya ga pernah terpikirkan buat gue nulis cerita ini. setelah acara reunian kemarin, ga tau kenapa gue jadi ingin banget nulis cerita ini. ya sekedar gue bernostalgia.
Nama gue Dante, gue ingin menuliskan sebuah kisah hidup gue dari jaman masih kinyis kinyis hingga gue mendapat gelar sarjana.
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Index:
Diubah oleh greeeeengabless 21-02-2016 13:47
Dhekazama dan 67 lainnya memberi reputasi
60
1.7M
3.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
greeeeengabless
#231
Part 41
Pagi yang dingin. gue terbangun oleh suara alarm dari hp dan guncangan dari somad, mata gue terbuka dan langsung mematikan alarm di hp gue karena suaranya cukup berisik. gue liat jam di hp gue sudah pukul 04.45, gue pun langsung bergegas untuk mandi. Selesai mandi gue langsung bergegas menuju pantai sanur bareng dengan somad.
“semalam katanya ga mau ikut?”
“alarm lo berisik banget, jadi ikut kebangun gue”
Saat sampai di pantai sanur, beberapa murid dan guru ada disana. Dan mataharinya sudah muncul ke permukaan.
“yah telat kita mad”
“lo mandinya lama banget si kaya perempuan”
“duduk situ aja, setengah 7 baru balik ke hotel” gue menunjuk tempat duduk yang terbuat dari bambu
Gue dan somad ngobrol ngobrol ringan, saling bertanya rencana kl nanti kita lulus. Somad punya rencana setelah lulus mau kuliah di singapore. gue percaya kl somad punya rencana kaya gitu, secara somad tajir banget. Orang tuanya pasti sanggup. Sedangkan gue belum ada rencana apapun. gue masih memikirkan soal motor. Apalagi nanti kelas 3 gue harus PKL (Praktek Kerja Lapangan). Pasti berguna banget itu motor.
Setengah 7 kita kembali ke hotel, gue kembali ke kamar terlebih dahulu mengambil perlengkapan yang mau gue bawa, sehabis itu gue turun kembali untuk sarapan.
Rute pertama kita ke Garuda Wisnu Kencana.
mataharinya cukup terik namun cuacanya belum begitu panas. cenderung hangat karena saat ini masih sekitar jam sembilan wita. Disini kita Cuma melihat patung besar yang tangan, kepala dan badannya masih terpisah. kali ini gue lebih banyak ikut rombongan busnya somad karena ada emil. juki, ali, wanda, fahmi dan yunus pun ikut bergabung dengan gue.
"mi, ini emil. ciieeee ciieeee" gue menggoda fami
yang lain tertawa, sedangkan fahmi dan emil memandang heran kearah gue
"De, gue sama emil cocok ga?" juki menirukan fahmi
kita kembali tertawa
"kenapa si?" tanya emil heran
"gpp" jawab gue yang masih tertawa
emil mencibir ga jelas
Selesai berkeliling sambil foto foto, kita menuju ke Pantai Padang Padang.
Yeaahh akhirnya woohoooooo, Bule + Pantai = Bikini !!
Tapi lagi lagi gue harus kecewa !! Padahal dari atas udah keliatan banget ada beberapa bule yang lagi berjemur. Kita ga diperbolehkan turun ke bawah. Kita Cuma diperbolehkan foto foto dari atas dan itu Cuma 10 menit.
Ga asik lo pak hahaha.
Dari sana kita melanjutkan perjalanan menuju tempat makan di dekat tanjung benoa. Sehabis makan, kita dapat acara bebas di tanjung benoa. Murid murid yang mau main water sport pun diperbolehkan, dengan catatan bayar sendiri sendiri. Gue fikir tadinya kita akan dapat fasilitas gratis disini, ternyata itu Cuma khayalan gue doang.
“de, emil kemana? Pas dari GWK ga ada di bus” tanya somad
“serius? Gue ga tau” gue mengeluarkan HP dan menghubungi emil.
-Halo mil, dimana?-
-gue lagi di kuta de-
-kuta? Ngapain? Gimana caranya lo kesana?-
-ada keluarga gue de, tadi di jemput pas di GWK. Gue lupa bilang ke lo tadi-
-wali kelas lo udah tau?-
-udah kok de, tadi gue udah ijin-
-ohh gitu, yah sedih dong gue ditinggal sama lo-
-hehehe, besok juga ketemu lagi-
-oke deh. mil udah dulu ya, daahh-
“ada keluarganya mad, tadi dijemput pas di gwk” terang gue ke somad “mad bisa berenang ga lo?” main banana boat yuk”
“lo mau adu renang sama gue?” tantang somad
“gue Cuma nanya, ga usah nyolot” gue menjambak rambutnya somad “kayanya ga ngaruh mad bisa renang atau engga. Liat tuh pada pakai life jacket” gue menunjuk orang yang sedang menaiki banana boat
“yaudah makannya buruan, sebath dulu baru main” kata somad
Gue dan somad pun buru buru menghabiskan makanan, selesai makan gue mencari Juki, Ali, Wanda, Fahmi, dan Yunus untuk mengajak mereka main banana boat. Saat gue mengajak mereka, mereka pun setuju kecuali ali. Dia ga bisa renang, makanya dia ga mau karena takut tenggelam. Kita mencoba meyakinkan ali bahwa permainan ini safety karena memakai life jacket dan tidak akan tenggelam.
Tapi ali tetap menolak.
Onta emang ga cocok main ke daerah pantai, dia lebih cocok main ke gurun pasir hahaha.
“semalam katanya ga mau ikut?”
“alarm lo berisik banget, jadi ikut kebangun gue”
Saat sampai di pantai sanur, beberapa murid dan guru ada disana. Dan mataharinya sudah muncul ke permukaan.
“yah telat kita mad”
“lo mandinya lama banget si kaya perempuan”
“duduk situ aja, setengah 7 baru balik ke hotel” gue menunjuk tempat duduk yang terbuat dari bambu
Gue dan somad ngobrol ngobrol ringan, saling bertanya rencana kl nanti kita lulus. Somad punya rencana setelah lulus mau kuliah di singapore. gue percaya kl somad punya rencana kaya gitu, secara somad tajir banget. Orang tuanya pasti sanggup. Sedangkan gue belum ada rencana apapun. gue masih memikirkan soal motor. Apalagi nanti kelas 3 gue harus PKL (Praktek Kerja Lapangan). Pasti berguna banget itu motor.
Setengah 7 kita kembali ke hotel, gue kembali ke kamar terlebih dahulu mengambil perlengkapan yang mau gue bawa, sehabis itu gue turun kembali untuk sarapan.
Rute pertama kita ke Garuda Wisnu Kencana.
mataharinya cukup terik namun cuacanya belum begitu panas. cenderung hangat karena saat ini masih sekitar jam sembilan wita. Disini kita Cuma melihat patung besar yang tangan, kepala dan badannya masih terpisah. kali ini gue lebih banyak ikut rombongan busnya somad karena ada emil. juki, ali, wanda, fahmi dan yunus pun ikut bergabung dengan gue.
"mi, ini emil. ciieeee ciieeee" gue menggoda fami
yang lain tertawa, sedangkan fahmi dan emil memandang heran kearah gue
"De, gue sama emil cocok ga?" juki menirukan fahmi
kita kembali tertawa
"kenapa si?" tanya emil heran
"gpp" jawab gue yang masih tertawa
emil mencibir ga jelas
Selesai berkeliling sambil foto foto, kita menuju ke Pantai Padang Padang.
Yeaahh akhirnya woohoooooo, Bule + Pantai = Bikini !!
Tapi lagi lagi gue harus kecewa !! Padahal dari atas udah keliatan banget ada beberapa bule yang lagi berjemur. Kita ga diperbolehkan turun ke bawah. Kita Cuma diperbolehkan foto foto dari atas dan itu Cuma 10 menit.
Ga asik lo pak hahaha.
Dari sana kita melanjutkan perjalanan menuju tempat makan di dekat tanjung benoa. Sehabis makan, kita dapat acara bebas di tanjung benoa. Murid murid yang mau main water sport pun diperbolehkan, dengan catatan bayar sendiri sendiri. Gue fikir tadinya kita akan dapat fasilitas gratis disini, ternyata itu Cuma khayalan gue doang.
“de, emil kemana? Pas dari GWK ga ada di bus” tanya somad
“serius? Gue ga tau” gue mengeluarkan HP dan menghubungi emil.
-Halo mil, dimana?-
-gue lagi di kuta de-
-kuta? Ngapain? Gimana caranya lo kesana?-
-ada keluarga gue de, tadi di jemput pas di GWK. Gue lupa bilang ke lo tadi-
-wali kelas lo udah tau?-
-udah kok de, tadi gue udah ijin-
-ohh gitu, yah sedih dong gue ditinggal sama lo-
-hehehe, besok juga ketemu lagi-
-oke deh. mil udah dulu ya, daahh-
“ada keluarganya mad, tadi dijemput pas di gwk” terang gue ke somad “mad bisa berenang ga lo?” main banana boat yuk”
“lo mau adu renang sama gue?” tantang somad
“gue Cuma nanya, ga usah nyolot” gue menjambak rambutnya somad “kayanya ga ngaruh mad bisa renang atau engga. Liat tuh pada pakai life jacket” gue menunjuk orang yang sedang menaiki banana boat
“yaudah makannya buruan, sebath dulu baru main” kata somad
Gue dan somad pun buru buru menghabiskan makanan, selesai makan gue mencari Juki, Ali, Wanda, Fahmi, dan Yunus untuk mengajak mereka main banana boat. Saat gue mengajak mereka, mereka pun setuju kecuali ali. Dia ga bisa renang, makanya dia ga mau karena takut tenggelam. Kita mencoba meyakinkan ali bahwa permainan ini safety karena memakai life jacket dan tidak akan tenggelam.
Tapi ali tetap menolak.
Onta emang ga cocok main ke daerah pantai, dia lebih cocok main ke gurun pasir hahaha.
jenggalasunyi dan 13 lainnya memberi reputasi
14


