Kaskus

Story

greeeeengablessAvatar border
TS
greeeeengabless
-Lebih Dari Sekedar No Absen-
Quote:


awalnya ga pernah terpikirkan buat gue nulis cerita ini. setelah acara reunian kemarin, ga tau kenapa gue jadi ingin banget nulis cerita ini. ya sekedar gue bernostalgia.
Nama gue Dante, gue ingin menuliskan sebuah kisah hidup gue dari jaman masih kinyis kinyis hingga gue mendapat gelar sarjana.

Quote:



Quote:


Quote:


Spoiler for Index:
Diubah oleh greeeeengabless 21-02-2016 13:47
radoradaAvatar border
koben134Avatar border
DhekazamaAvatar border
Dhekazama dan 67 lainnya memberi reputasi
60
1.7M
3.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
greeeeengablessAvatar border
TS
greeeeengabless
#228
Part 39
Awalnya gue sedikit kecewa saat tiba di uluwatu. Guru gue bilang disini tempatnya keren. Waktu di bandung dia juga yang bilang pertunjukan angklungnya keren, dan itu gue akuin keren banget. Tapi ini ga sekeren yang gue pikirkan. Viewnya emang bagus, kl soal view ga bisa gue pungkiri setiap destinasi wisata di bali itu top.

Yang bikin gue kecewa, masa iya kita disuruh kesini cuma untuk bercengkrama sama monyet? Disini Cuma tebing yang dipenuhi banyak monyet monyet jail. Topi dan kaca mata gue pun dijambret sama monyet tersebut. Mana monyetnya gede gede banget.

Gue pun bertanya ke guru gue itu, dan dia Cuma menyuruh gue jalan aja sampai ujung tebing sana. Kita berjalan sepanjang tebing untuk mencapai ujung tebing lainnya. Dan saat kita sudah sampai di ujung tebing, kita langsung disuruh masuk ke altar pertunjukan. Gue pun mulai tersenyum sumringah, gue yakin bagian kerennya pasti disini.

Pertunjukan dimulai.
Tari kecak yang selalu gue lihat di TV biasanya indoor. Ini beda, ini outdoor. Mungkin kl Cuma nonton tari kecaknya doang udah biasa kali ya, yang bikin ini istimewa perpaduan pantai uluwatu dan sunset. Pantai uluwatu dan Sunset menjadi background murni untuk pertunjukan ini. Ya itu yang bikin keren. Ga percaya kl ini keren? Datang aja langsung atau sekedar Cari cari di google.

Selesai dari uluwatu, kita langsung menuju hotel di daerah sanur. Murid murid berkumpul di lobby sambil menunggu pembagian kunci kamar. Kali ini gue sekamar bareng Yunus, Wanda, dan Fahmi. Somad, Juki dan Ali? Ga tau dimana, tidur di lobby mungkin hahahaha.

Selesai pembagian kamar, gue makan malam duluan bareng dengan Fahmi sementara Wanda dan Yunus ke kamar. Gue yang nyaranin buat dibagi 2 biar pas mandi ga berebutan. Di tempat makan, baru gue dan Fahmi doang yang dateng. gue jadi lebih leluasa memilih makanan yang masih fresh belum diacak acak anak lainnya.

Selsai makan gue dan fahmi langsung menuju ke kamar. Saat gue masuk ke dalam kamar, gue mendapat pemandangan yang ga ada enak enaknya. Somad, Juki, dan Ali udah ada di dalam kamar gue ngerokok bareng dengan wanda dan yunus.

“Da, mending lo makan dulu sana. Baju lo bau rokok nanti” saut gue sembari mennyalahkan sebatang rokok

“tanggung de” wanda menunjukan rokoknya yang tinggal beberapa isepan lagi

“lo ngapain si pada kemari?” tanya gue ke Somad, Juki, dan Ali

“dimana mana Ular kl berjalan itu pala ke kanan, buntut ikut ke kanan” jawab somad

“kl palanya nyemplung ke sumur?” tanya gue

“ya buntutnya kabur” timpal juki diikuti tawa kita semua

“Lo mandi duluan gih, gue lama mau berendem dulu” pinta gue ke fahmi

“oke de”

Fahmi orangnya sebenernya asik, tapi rada kaku. Ibaratnya fahmi ini followers dan gue orang yang dia follow. Setiap gue bikin status dilike, RT, Love, RP ga ada komennya. Jadi kaya ikut ikutan doang.

Yunus, kl yang ini unik. Dia cenderung serius dan gampang parno, tapi asik orangnya masih nyambunglah sama kita berempat.

Wanda, nah yang ini rada bocor. Dia paling cocok kl ngobrol sama ali, sama sama mesum otaknya. Tadi waktu wanda lagi mandi, pintunya didobrak sama Juki karena Juki pikir gue yang lagi mandi. Dan begonya si wanda, dia ga tau cara mengunci pintunya. Pas didobrak wanda yang dalam keadaan tanpa busana kegep lagi 501, gue ga berenti ngakak ngebayangin wajahnya wanda lagi fokus tingkat tinggi tau tau pintunya didobrak emoticon-Ngakak

Kamar gue pun berubah menjadi hening menyisakan gue dan fahmi. Yang lain lagi pada makan di bawah. Sambil menunggu fahmi mandi, gue memainkan kembali lagu ten2five yang tadi siang gue mainkan bareng anne. Majalahnya anne gue bawa, ga ada gunanya juga kl dia yang bawa. Paling buat kipas kipas atau buat nabok nyamuk. Gue coba terjemahkan lirik per lirik lagunya, dan gue mengambil kesimpulan lagu ini menceritakan seseorang dengan perasaan yang begitu dalam ke orang yang dia puja, tetapi pujaan hatinya kayanya ga peka terhadap apa yang dia rasa.

Fahmi selesai mandi, gue pun mulai berkubang di dalam bathtub dengan air hangat. Sayang di rumah gue ga ada yang begini. Kl ada gue yakin emak gue pasti lebih sering sariosa. Badan gue berasa lemes banget, rasa pegal di badan gue menghilang berganti dengan rasa kantuk yang datang. Kira kira satu jam gue berkubang, gue pun rebahan di kasur tentu saja gue udah memakai pakaian untuk tidur. Berharap mata gue terpejam sebelum 3 anak setan datang ke kamar gue. Tak lupa gue memasang alarm 04.30 wita, karena gue mau lihat sunrise di pantai sanur. Lokasi hotel gue dengan pantai sanur deket kok, paling kl jalan kaki sekitar 10 - 15 menit.
itkgid
fatqurr
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 14 lainnya memberi reputasi
13
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.