- Beranda
- Sejarah & Xenology
("Sejarah" dan "Xenology") Siapakah Abraham/ Nabi Ibrahim ?
...
TS
f4u.corsair
("Sejarah" dan "Xenology") Siapakah Abraham/ Nabi Ibrahim ?
Quote:
malam.

kalau seandainya agan yang kebetulan membaca thread ini ada yang bertanya. "mengapa di Tag ada tanda kutip pada Sejarah dan Xenology?" itu gegara bingung, bahasan kek gini mau dimasukkan bahasan Sejarah, tapi sejauh ini yang ada adalah sejarah versi Abrahamic (walaupun kabarnya bukti arkeologi kota Ur yang konon adalah tempat asal keluarga A/Ibraha/im telah ditemukan) dan belum masuk ke sejarah resmi.
sedangkan kalau dibilang masuk ke ranah Xenology yang merupakan cabang ilmu pengetahuan semu (pseudoscience) yang membahas tentang segala sesuatu yang aneh, sesuatu yang misterius yang tidak dibahas mendalam dalam bidang keilmuan lain sepertinya kok ya gak pas .. maka dari itulah di tag ada tanda kutipnya.
singkatnya, thread ini memang disinyalir ada unsur cocokologi dan pseudonya tapi keknya menarik untuk didiskusikan mengingat ada kemiripan kemiripan yang "unik" didalamnya.
tentu saja, thread ini terbuka untuk segala jenis komen dari semua agan pembaca, turut mengundang juga yang sapa tau tertarik meramaikan, agan agan kek: gezer, tyrodinthor, bl4ckcock dan infomenarik234 (yang kemungkinan besar klonengan bl4ckcock
), lae sianrajaturi (yang diharap akan turut menjelaskan Israel - India ancient connections
), dermayon group (yang diharap bisa menemukan hubungan antara Sundaland, Atlantis dan Abrahamic religions
), shinhi (yang akan membantai setiap obyek yang dianggap melenceng
), dan .. ya pokoknya sapa aja deh yang mau komen silahkan.akhir kata, bila ada yang dirasa gak mencocoki anggap saja ini hanya kisah science fiksi, jaga iman sendiri baik baik dan mudah mudahan ini bisa jadi bacaan yang menghibur, thanks.
Pengantar Thread
Terserak ke Seluruh Penjuru Bumi
konon .. setelah sisa kesedihan hari hari saat air bah menghabisi bumi telah lama berlalu .. manusia kembali berkembang pesat baik secara jumlah maupun pengetahuan .. masa masa itu mereka masih satu identitas yaitu para keturunan dari Sem, Ham dan Yafet, zaman itu belum ada Tel Aviv shooting maupun larangan buku cinta Arab-Yahudi, zaman itu semua rukun dan baik baik saja.
setidaknya begitulah yang diceritakan di kitab suci, buktinya adalah mereka bisa membangun menara Babel (ada yang menyebutnya zigurat) yang menjulang tinggi zonder ada isu SARA .. tapi agaknya itu menggusarkan ancient Alie .. eh, maksudnya .. Tuhan, Dia menghancurkan dan meng-kocar kacirkan manusia ke berbagai penjuru bumi dari Afrika, Eropa hingga Asia.
disinilah kisah tersebut dimulai.
Quote:
Benarkah Ibrahim, Abraham Adalah Brahma Dari India?
Sejarawan terus berusaha membuka tabir kebenaran tentang asal-usul Ibrahim atau Abraham, apakah dia sosok yang sama dengan Brahma dari India? Beberapa bukti ditulis Gene D Matlock B.A., M.A. dalam paper berjudul 'Who Was Abraham'.
Karya ini berdasarkan studi linguistik mengundang berbagai perdebatan di kalangan sejarawan, meskipun bukti yang dilampirkan sangat mendekati kebenaran. Ram atau Rama juga dari klan Yadava, jika Ibrahim, Abraham, Brahma dan Ram adalah orang yang sama, maka Ibrahim pergi ke Yerusalem bersama rakyatnya sendiri.
Pengikut Ram yang memisahkan diri dalam komunitas mereka yang disebut Ayodhya, dalam bahasa Sansekerta berarti ' yang tak terkalahkan'.
Kata Sansekerta untuk menyebut 'tempur' adalah Yuddha atau Yudh. Abraham dan kelompoknya berasal dari Ayodhya (Yehudiya, Yudea) umat Amalek yang tetap jauh dari kekafiran.
Ibrahim, Abraham Adalah Brahma
Dalam paper yang ditulis Matlock, dia memulai awal pembicaraan tentang seorang sarjana keturunan Yahudi dan teolog Flavius Josephus yang hidup antara tahun 37 hingga 100 M. Teolog ini menulis dalam teksnya tentang seorang filsuf Yunani bernama Aristoteles yang mengatakan:
"...orang-orang Yahudi ini berasal dari filsuf India, mereka diberi nama oleh orang India Calani" (Book I: 22)
Begitu pula Clearchus dari Soli menuliskan: "...orang-orang Yahudi keturunan dari filsuf India. Para filsuf disebut India Calani dan di Suriah Yahudi. Dalam buku Anacalypsis karya Godfrey Higgins, Vol I: hal 400 dituliskan nama ibukota mereka sangat sulit diucapkan, kota ini disebut Yerusalem"
"Megasthenes, yang dikirim ke India oleh Nikator Seleucid sekitar tiga ratus tahun sebelum kedatangan Isa, dan yang catatan dari pertanyaan itu setiap hari bertambah, mengatakan bahwa orang-orang Yahudi berasal dari suku India atau sekte yang disebut Kalani..."
Martin Haug PhD pernah menulis dalam buku yang berjudul 'The Sacred Language, Writings, and Religions of the Parsis' disebutkan bahwa orang-orang Majus dikatakan telah menyebut agama mereka Kesh-i-Ibrahim. Mereka menelusuri buku-buku agama merujuk kepada Abraham yang diyakini telah membawa mereka dari surga. Beberapa kesamaan terlihat antara Dewa Hindu Brahma dan istrinya Saraisvati mirip dengan Ibrahim dan Sarah. Menurut Matlock, kesamaan ini lebih dari sekadar kebetulan meskipun diseluruh wilayah India hanya ada satu kuil yang didedikasikan untuk Brahma, sekte ini disebut-sebut sebagai sekte Hindu terbesar ketiga.
Dalam sebuah buku karya Tomas Doreste berjudul 'Moises Y Los Extraterrestres', menuliskan bahwa Voltaire berpendapat bahwa Abraham (Ibrahim) berasal dari beberapa imam Brahman yang meninggalkan India untuk menyebarkan ajaran mereka diseluruh dunia. Dalam mendukung mendukung tesisnya, dia menyajikan unsur-unsur yang memiliki kesamaan nama dan fakta bahwa kota Ur sebagai tanah leluhur, kota ini berdekatan dengan perbatasan Persia menuju ke India, dimana Brahman disebutkan telah lahir di kota ini.
Pengaruh Brahma menyebar ke seluruh Persia hingga mencapai sungai Efrat dan Tigris, orang Persia mulai mengadopsi Brahma dan membuat kisahnya sendiri, kemudian mengatakan bahwa Tuhan telah tiba dari Bactria, sebuah daerah pegunungan yang terletak di tengah-tengah perjalan menuju India. Pada saat itu, Bactria merupakan wilayah Afghanistan kuno dan merupakan wilayah bangsa Yahudi prototipikal yang disebut Juhuda atau Jaguda, atau disebut juga Ur-Jaguda. Ur artinya 'tempat atau kota' sehingga Alkitab menyatakan bahwa Abraham ataupun Ibrahim berasal dari Ur-Kasdim. Kasdim, atau lebih tepatnya Kaul-Deva (Kauls Suci) bukan nama etnis tertentu, tetapi merupakan sebuah titel kasta imam kuno Hindu Brahman yang tinggal diwilayah yang sekarang disebut Afghanistan, Pakistan, dan negara bagian India Kashmir.
Dalam catatan 'Anacalypsis Vol I halaman 405' disebutkan bahwa suku Ioud atau Brahmana telah diusir atau meninggalkan Maturea, sebuah kerajaan Oude di India dan menetap di Goshen, atau Heliopolis di Mesir, dia memberi nama tempat yang ditinggalkan sebagai Maturea. Dia berasal dari agama atau sekte Persia dan Melkisedek. Orang Persia juga mengklaim Ibrahim, yang juga disebut Abraham, sebagai ayah mereka dan orang Yahudi. Menurut semua sejarah Persia kuno, Yahudi dan Arab merupakan keturunan Abraham.
Terah (ayah Abraham) awalnya berasal dari negara Timur yang disebut Ur, Kasdim atau Culdees, dia hidup didaerah yang disebut Mesopotamia. Beberapa saat setelah ayahnya tinggal disana, Abraham, atau Abram, Ibrahim, atau Brahma, dan istrinya Sara atau Sarai ataupun Sara-iswati, meninggalkan keluarga ayah mereka dan kemudian datang ke Kanaan. Identitas Ibrahim dan Sarah (Brahma dan Saraiswati) pertama kali ditunjukkan oleh para misionaris Jesuit.
Sementara dalam mitologi Hindu, Sarai-Svati merupakan adik Brahma, dimana Alkitab juga memberi dua cerita tentang Abraham. Dalam versi pertama, Abraham mengatakan kepada Firaun bahwa dia berbohong ketika memperkenalkan Sarai sebagai adiknya. Versi kedua, Abraham mengatakan kepada Raja Gerar bahwa Sarai adalah adiknya. Tetapi ketika raja memarahinya karena berbohong, Abraham mengatakan bahwa Sarai adalah istri dan adiknya (Genesis 20:12).
Dalam The Hindu History disebutkan; Uttara Kuru di Afghanistan Utara merupakan pusat pembelajaran, wanita India pergi ke sana untuk mempelajari dan menerima gelar Vak, yaitu Saraisvati. Hal ini diyakini bahwa Brahm, gurunya, begitu terkesan dengan kecantikannya, pendidikan, dan kecerdasan yang kuat, dan dia menikahinya.
Di India, anak Sungai Saraisvati disebut Ghaggar, sungai lain dari sungai yang sama adalah Hakra. Dalam tradisi Yahudi, Hagar merupakan pembantu Sarai, literatur Islam menyebutnya sebagai putri Mesir. Maka, kesamaan Ghaggar, Hakra dan Hagar terlihat disini. Alkitab Kejadian 25: 17-18 juga menyatakan bahwa Ismail bin Hagar, dan keturunannya tinggal di India. Matlock juga mengatakan, nama Ishak dan Ismail berasal dari bahasa Sansekerta, dijelaskan bahwa nama Ishaak dalam bahasa Sansekerta disebut Ishakhu yang artinya teman Siwa. Ishmael dalam bahasa Sansekerta disebut Ish-Mahal, yang artinya Siwa Agung. Abraham diceritakan telah melalui banjir yang terjadi di India seperti yang tertulis dalam Yosua 24: 2-3.
Kitab Kejadian menyebutkan beberapa keturunan selir Ketura, dalam teks literatur Islam mengklaim bahwa Ketura adalah nama lain dari Hagar. Mereka adalah Yoksan, Sheba, Dedan, Efir. Beberapa keturunan Nuh adalah Joktan, Sheba, Dedan, dan Ophir. Versi ini berbeda-beda, sehingga Matlock menduga bahwa para penulis Alkitab mencoba untuk menyatukan beberapa cabang berbeda dari Yudaisme.
Sekitar tahun 1900 SM, kultus Brahm dibawa ke Tengah dan Near East oleh beberapa kelompok India yang berbeda setelah hujan parah dan gempa yang memisahkan India Utara, bahkan mengubah sungai Indus dan Sarasvati.
Geografi klasik Strabo (Strabo's Geography, XV.I.19) mengisyaratkan bahwa penduduk berusaha meninggalkan India Barat Laut. Dalam catatan itu disebutkan, Aristobolus mengatakan bahwa ketika dia dikirim pada misi tertentu di India, dia melihat sebuah negara lebih dari seribu kota, berikut pedesaan yang telah sepi karena Indus telah meninggalkan tempat tidur yang tepat.
Dalam catatan 'Indic Ideas in the Graeco-Roman World' karya Subhash Kak disebutkan tentang pengeringan sungai Sarasvati sekitar tahun 1900 SM telah menyebabkan relokasi besar penduduk yang berpusat disekitar Sindhu dan lembah Sarasvati, bisa saja peristiwa ini menyebabkan migrasi ke arah barat dari India. Setelah waktu itu, elemen India mulai muncul diseluruh Asia Barat, Mesir, dan Yunani.
Kuttikhat Purushothama Chon, seorang sejarawan India meyakini Ibrahim diusir dari India dengan alasan bahwa bangsa Arya tidak bisa mengalahkan Asura, pedagang yang pernah memerintah di Lembah Indus, kota Harappa. Mereka menghabiskan waktu selama bertahun-tahun berjuang secara diam-diam melawan Asura, menghancurkan sistem besar seperti danau irigasi sehingga menyebabkan banjir yang merusak, dimana Ibrahim dan keluarganya menyingkir ke Asia Barat. Banjir ini tak hanya memaksa perpindahan Ibrahim, ulah suku Arya juga memaksa pedagang, pengrajin, dan orang terpelajar India melarikan diri ke Asia Barat.
Bersambung .....
0
124.9K
Kutip
480
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
f4u.corsair
#2
Adakah Kemungkinan kalau Abraham = Ibrahim = Brahma ?
artikel penutup.
![kaskus-image]()
ABRAHAM = IBRAHIM = BRAHMA ?
Ada kesamaan pasti antara dewa Hindu Brahma dan permaisuri nya Saraisvati, dengan Yahudi Abraham dan Sarai, yang lebih dari sekedar kebetulan belaka. meskipun di seluruh india hanya ada satu kuil yang didedikasikan untuk Brahma, namun kultus nama ini dianut oleh sekte hindu terbesar ketiga.
Menurut beberapa sumber sekitar 1900 SM di India (sekitar lembah Sindhu) terjadi bencana antara lain kekeringan, banjir dll (Indic Ideas in the Graeco-Roman World, by Subhash Kak, taken from IndiaStar online literary magazine; P.14) , hal ini terjadi karena perang antara bangsa Arya dan Asura yang pernah menguasai lembah Sindhus, dimana kota dan bendungan menjadi hancur. Hal ini membuat Ibrahim dan sanak saudaranya bermigrasi ke arah Asia Barat.
“Para sejarawan Arab berpendapat bahwa Brahma dan Abraham, nenek moyang mereka, adalah orang yang sama. Persia umumnya menyebut Abraham sebagai Ibrahim Zeradust. Cyrus menganggap agama orang Yahudi sama seperti dirinya sendiri. Hindu pasti berasal dari Abraham, atau Israel dari Brahma … ” (Anacalypsis;.. Vol I, P 396)
Ram dan Abraham adalah mungkin orang atau marga yang sama. Misalnya, suku kata “Ab” atau “Ap” berarti “ayah” di Kashmir. Orang-orang Yahudi prototipikal bisa disebut Ram “Ab-Ram” atau “Bapa Ram.” Ini juga dibayangkan bahwa kata “Brahm” berevolusi dari “Ab-Ram” dan bukan sebaliknya. Jadi Brahm (Brahma) kemungkinan dari kata Ab-Ram (Abraham). Kata Kashmir untuk “Kerahiman Ilahi,” Raham, juga berasal dari Ram. Ab-Raham = “Bapak atas Rahmat Ilahi.” Rakham = “Kerahiman Ilahi” dalam bahasa Ibrani; Ram juga istilah Ibrani untuk “pemimpin yang ditempatkan atau gubernur.” Sejarawan India AD Pusalker, yang memiliki esai “Traditional History From the Earliest Times” appeared in The Vedic Age”, mengatakan bahwa Ram masih hidup pada tahun 1950 SM, yaitu sekitar waktu Abraham, Indo-Ibrani, dan Arya membuat migrasi besar India ke Timur Tengah sejak Banjir Besar.
“Salah satu tempat suci di Kaabah juga didedikasikan untuk Allah Pencipta Hindu, Brahma, itulah sebabnya mengapa nabi Islam -Muhammad- mengklaim itu didedikasikan untuk Abraham. Kata” Abraham “tidak lain dari malpronounciation dari kata Brahma. Hal ini dapat secara jelas membuktikan jika salah satu kata berakar dari kedua kata. Abraham dikatakan menjadi salah satu dari para nabi Semit tertua. Namanya seharusnya berasal dari makna dua kata Semit ‘Ab’ ‘Ayah’ dan ‘Raam / Raham yang berarti yang ditinggikan. ” Dalam kitab Kejadian, Abraham hanya berarti ‘orang banyak. ” Kata Abraham berasal dari kata Sansekerta Brahma. Akar Brahma adalah ‘Brah’ yang berarti – ‘. Untuk tumbuh atau memperbanyak jumlah’. Selain itu Bhatara Brahma, Allah Pencipta Hindu dikatakan Bapa Pria semua dan Ta’ala dari semua Dewa, karena dari DIA bahwa semua makhluk dihasilkan demikian juga kita berasal dari ‘Maha Bapa. ” Ini adalah sebuah penunjuk jelas bahwa Abraham tidak lain adalah ayah Brahma surgawi. ” (Vedic Past of Pre-Islamic Arabia; Part VI; p.2.)
Beberapa kata-makna dapat diekstraksi dari “Abram,” masing-masing yang menunjuk langsung ke posisi ditinggikan-Nya. Ab = “Bapa;” HIR atau H’r = “Kepala; Top, Ta’ala,” Am = “People.” Oleh karena itu, Abhiram atau Abh’ram bisa berarti “Bapa Ta’ala.” Berikut lainnya: Ab – î – Ram = “Bapak lagi Maha Penyayang.” Ab, yang juga berarti “Ular,” dapat menunjukkan bahwa Ab-Ram (Ta’ala Ular) adalah seorang raja Naga. Semua makna yang dapat digali dari kata majemuk “Abraham” mengungkapkan takdir ilahi pengikutnya. Hiram dari Tirus, teman dekat Salomo, adalah “Orang Ta’ala” atau Ahi-Ram (Maha Ular/Naga).
Di India kuno, kultus Aryan disebut “Brahm-Arya.” Arya menyembah dewa ganda. Abraham berpaling dari kemusyrikan. Dengan demikian, ia bisa saja menjadi “A-Brahm” (No longer a Brahman). Arya menyebut Asura “Ah-Brahm.” Oleh karena itu, kita secara logis dapat mengasumsikan bahwa ayah dari peradaban Indus itu mungkin prototipikal Yahudi.
Yerusalem adalah kota orang Het/Hittite (kasta kepemimpinan keturunan India) pada saat kematian Abraham. Dalam Kejadian 23:04, Abraham meminta Yerusalem Het untuk menjual plot pemakaman. Orang Het menjawab, “… Kejadian 23:6“Dengarlah kepada kami, tuanku. Tuanku ini seorang raja agung di tengah-tengah kami; jadi kuburkanlah isterimu yang mati itu dalam kuburan kami yang terpilih, tidak akan ada seorangpun dari kami yang menolak menyediakan kuburannya bagimu untuk menguburkan isterimu yang mati itu.”
Jika Abraham dihormati sebagai seorang pangeran oleh orang Het, ia juga sangat dihormati dan memerintah keturunan India dan kasta prajurit. Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Ibrahim bukan seorang Het. Dia hanya berkata, “Aku ini orang asing dan orang asing dengan Anda.” (Kejadian 23:04). Sebagai orang Het mengatakan, mereka mengakui Abraham bahkan di atas mereka. Sama seperti orang Het itu bukan etnis yang unik, baik itu orang Amori atau Amarru. Marruta adalah nama kasta India jelata. Kata “Amori” (Marut) adalah nama kasta pertama Vaishyas India: pengrajin, petani, peternak, pedagang, dll
![kaskus-image]()
GD Pande menulis dalam Ancient Geography of Ayodhya, “Maruts mewakili Visah. Maruts digambarkan sebagai membentuk pasukan atau massa Rudra, ayah dari Maruts, adalah Penguasa ternak..” Malita J. Shendge negara (P. 177.): “. … Yang Maruts adalah orang” (The Demons Madani;. P. 314) Kita tidak perlu heran menemukan Khatti (Het) dan Maruts (Amori) berfungsi sebagai ayah (pelindung) dan ibu (helpmates atau asisten) dari Yerusalem.
Di India, orang Het juga dikenal sebagai Cedis atau Chedis (diucapkan Hatti atau Khetti). Sejarawan India mengklasifikasikan mereka sebagai salah satu kasta tertua dari Yadavas. “Cedis membentuk salah satu suku paling kuno di antara Ksatriyas (kelas bangsawan terdiri dari orang Het dan Kassites) di masa awal Veda. Pada awal periode Rgveda raja Cedi telah memperoleh kemasyhuran besar . Mereka merupakan salah satu kekuasaan terkemuka di India utara dalam epik besar. ” (Yadavas Through the Ages, P. 90.). Ram atau Rama juga berasal dari klan Yadava. Jika kata Abraham, Brahm, dan Ram adalah satu dan orang yang sama, Abraham pergi ke Yerusalem bersama bangsanya sendiri!
Jemaat Ram memisahkan diri dalam komunitas mereka sendiri, yang disebut Ayodhya, yang dalam bahasa Sansekerta berarti “tak terkalahkan.” Kata Sansekerta untuk “tempur” adalah Yuddha atau Yudh. Abraham dan kelompoknya milik jemaat Ayodhya (Yehudiya, Yudea) yang masih jauh dari non-Muslim dan Amalek (bangsa Arya?).
Melkisedek adalah seorang raja Yerusalem yang memiliki kekuatan mistik dan magis rahasia. Dia juga guru Abraham.
Ibrani 7:1,3 Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
Jika dilihat dari ayat Ibrani 7 :1,3..dimana Maliksedek tidak berawal dan berakhir dan tidak berbapa atau beribu, seolah-olah menggambarkan bahwa Malkisedek adalah nama dari Tuhan. Tetapi sebenarnya jati diri Melkisedek masih rancu. Karena dalam penjelasan lain seolah-olah Melkisedek ini manusia atau Tuhan yang dimanusiakan, atau malah manusia yang diTuhankan? (sebuah distorsi dari Malkisedek).
Melik-Sadaksina adalah seorang pangeran India yang besar, penyihir, dan raksasa spiritual – anak seorang raja Kassite. Di Kashmir dan Sansekerta, Sadak = “seseorang dengan ajaib, kekuatan supranatural.” Sebuah Zadok tertentu (Sadak?) Juga seorang imam supernatural-diberkahi yang diurapi Salomo. Mengapa Kassite (dari kasta kerajaan) Melik-Sadaksina, seorang tokoh mitos India, tiba-tiba muncul di Yerusalem sebagai sahabat dan mentor dari Abraham? Menurut Kumar Akshoy Mazumdar di Sejarah Hindu, Brahm adalah pemimpin spiritual dari bangsa Arya. Sebagai Arya (bukan hasil Yah), dia secara alami percaya pada berhala. Alkitab mengatakan bahwa ia bahkan diproduksi mereka. Setelah melihat bagaimana penyembahan berhala meningkat dan merebak berkontribusi terhadap kejatuhan agama lebih lanjut dari umat-Nya, Brahm mundur dari Aryanism dan memeluk India kuno (Yah) filsafat (Cult of MaterialUniverse) meskipun pun tenggelam dalam kejahatan buatan . Dia memutuskan manusia yang dapat menyelamatkan dirinya hanya dengan berurusan dengan apa yang nyata, bukan dibayangkan.
Terkejut pada barbarisme dan keegoisan rakyat yang membuta, orang-orang bijak dan orang-orang berpendidikan di antara-proto Ibrani mengisolasi diri dari massa. Dr Mazumdar menulis, “Pesatnya kejatuhan moral peramal dan orang bijak hidup terpisah dari massa. Mereka jarang menikah dan sebagian besar diberikan kepada kontemplasi religius. Massa, tanpa cahaya yang tepat dan pemimpin, segera menjadi kejam secara ekstrim. rudapaksaan , perzinahan, pencurian, dll, menjadi sangat umum. Sifat manusia berlari liar. Brahma (Abraham) memutuskan untuk reformasi dan meregenerasi orang-orang. Dia membuat pemimpin orang bijak dan peramal untuk menikah dan bergaul dengan orang-orang. Sebagian besar menolak untuk menikah, tapi 30 setuju. ” Brahm menikahi saudara tirinya Saraisvati. Hal ini dikenal sebagai prajapatis (nenek moyang).
“Utara Afghanistan disebut Uttara Kuru dan merupakan pusat pembelajaran besar. Seorang wanita India pergi ke sana untuk mempelajari dan menerima gelar VAK, yaitu Saraisvati (Sarah). Hal ini diyakini bahwa Brahm, dia guru (dan setengah saudara), sangat terkesan dengan kecantikannya, pendidikan, dan intelek yang kuat, bahwa ia menikahinya. ” (The Hindu History, P. 48, in passim.)
Dari masyarakat suci di Afghanistan Selatan, masyarakat serupa tersebar di seluruh dunia: seluruh India, Nepal, Thailand, Cina, Mesir, Suriah, Italia, Filipina, Turki, Persia, Yunani, Laos, Irak, – bahkan Amerika ! Bukti linguistik kehadiran Brahm di berbagai belahan dunia lebih dari jelas: Persia: Braghman (Kudus); Latin: Bragmani (Kudus); Rusia: Rachmany (Kudus); Rachmanya Ukraina (Imam, Kudus); Ibrani: Ram ( Pemimpin Agung); Sebuah kata suci di kalangan umat Hindu dan merupakan suku kata mistik “OM”.
Di pulau jawa ada gunung yang bernama Bromo. Asal kata Bromo sendiri berasal dari bahasa Sansekerta Brahma yang merupakan salah satu Dewa utama Agama Hindu. Berarti Abraham atau Ibrahim adalah seorang pemimpin yang besar. Kepemimpinannya telah melegenda hingga berkembang menjadi berbagai mithos dan cerita rakyat.
artikel pic asli di http://syaikhkiblat.blogspot.co.id/2...im-brahma.html

Quote:
ABRAHAM = IBRAHIM = BRAHMA ?
Ada kesamaan pasti antara dewa Hindu Brahma dan permaisuri nya Saraisvati, dengan Yahudi Abraham dan Sarai, yang lebih dari sekedar kebetulan belaka. meskipun di seluruh india hanya ada satu kuil yang didedikasikan untuk Brahma, namun kultus nama ini dianut oleh sekte hindu terbesar ketiga.
Menurut beberapa sumber sekitar 1900 SM di India (sekitar lembah Sindhu) terjadi bencana antara lain kekeringan, banjir dll (Indic Ideas in the Graeco-Roman World, by Subhash Kak, taken from IndiaStar online literary magazine; P.14) , hal ini terjadi karena perang antara bangsa Arya dan Asura yang pernah menguasai lembah Sindhus, dimana kota dan bendungan menjadi hancur. Hal ini membuat Ibrahim dan sanak saudaranya bermigrasi ke arah Asia Barat.
“Para sejarawan Arab berpendapat bahwa Brahma dan Abraham, nenek moyang mereka, adalah orang yang sama. Persia umumnya menyebut Abraham sebagai Ibrahim Zeradust. Cyrus menganggap agama orang Yahudi sama seperti dirinya sendiri. Hindu pasti berasal dari Abraham, atau Israel dari Brahma … ” (Anacalypsis;.. Vol I, P 396)
Ram dan Abraham adalah mungkin orang atau marga yang sama. Misalnya, suku kata “Ab” atau “Ap” berarti “ayah” di Kashmir. Orang-orang Yahudi prototipikal bisa disebut Ram “Ab-Ram” atau “Bapa Ram.” Ini juga dibayangkan bahwa kata “Brahm” berevolusi dari “Ab-Ram” dan bukan sebaliknya. Jadi Brahm (Brahma) kemungkinan dari kata Ab-Ram (Abraham). Kata Kashmir untuk “Kerahiman Ilahi,” Raham, juga berasal dari Ram. Ab-Raham = “Bapak atas Rahmat Ilahi.” Rakham = “Kerahiman Ilahi” dalam bahasa Ibrani; Ram juga istilah Ibrani untuk “pemimpin yang ditempatkan atau gubernur.” Sejarawan India AD Pusalker, yang memiliki esai “Traditional History From the Earliest Times” appeared in The Vedic Age”, mengatakan bahwa Ram masih hidup pada tahun 1950 SM, yaitu sekitar waktu Abraham, Indo-Ibrani, dan Arya membuat migrasi besar India ke Timur Tengah sejak Banjir Besar.
“Salah satu tempat suci di Kaabah juga didedikasikan untuk Allah Pencipta Hindu, Brahma, itulah sebabnya mengapa nabi Islam -Muhammad- mengklaim itu didedikasikan untuk Abraham. Kata” Abraham “tidak lain dari malpronounciation dari kata Brahma. Hal ini dapat secara jelas membuktikan jika salah satu kata berakar dari kedua kata. Abraham dikatakan menjadi salah satu dari para nabi Semit tertua. Namanya seharusnya berasal dari makna dua kata Semit ‘Ab’ ‘Ayah’ dan ‘Raam / Raham yang berarti yang ditinggikan. ” Dalam kitab Kejadian, Abraham hanya berarti ‘orang banyak. ” Kata Abraham berasal dari kata Sansekerta Brahma. Akar Brahma adalah ‘Brah’ yang berarti – ‘. Untuk tumbuh atau memperbanyak jumlah’. Selain itu Bhatara Brahma, Allah Pencipta Hindu dikatakan Bapa Pria semua dan Ta’ala dari semua Dewa, karena dari DIA bahwa semua makhluk dihasilkan demikian juga kita berasal dari ‘Maha Bapa. ” Ini adalah sebuah penunjuk jelas bahwa Abraham tidak lain adalah ayah Brahma surgawi. ” (Vedic Past of Pre-Islamic Arabia; Part VI; p.2.)
Beberapa kata-makna dapat diekstraksi dari “Abram,” masing-masing yang menunjuk langsung ke posisi ditinggikan-Nya. Ab = “Bapa;” HIR atau H’r = “Kepala; Top, Ta’ala,” Am = “People.” Oleh karena itu, Abhiram atau Abh’ram bisa berarti “Bapa Ta’ala.” Berikut lainnya: Ab – î – Ram = “Bapak lagi Maha Penyayang.” Ab, yang juga berarti “Ular,” dapat menunjukkan bahwa Ab-Ram (Ta’ala Ular) adalah seorang raja Naga. Semua makna yang dapat digali dari kata majemuk “Abraham” mengungkapkan takdir ilahi pengikutnya. Hiram dari Tirus, teman dekat Salomo, adalah “Orang Ta’ala” atau Ahi-Ram (Maha Ular/Naga).
Di India kuno, kultus Aryan disebut “Brahm-Arya.” Arya menyembah dewa ganda. Abraham berpaling dari kemusyrikan. Dengan demikian, ia bisa saja menjadi “A-Brahm” (No longer a Brahman). Arya menyebut Asura “Ah-Brahm.” Oleh karena itu, kita secara logis dapat mengasumsikan bahwa ayah dari peradaban Indus itu mungkin prototipikal Yahudi.
Yerusalem adalah kota orang Het/Hittite (kasta kepemimpinan keturunan India) pada saat kematian Abraham. Dalam Kejadian 23:04, Abraham meminta Yerusalem Het untuk menjual plot pemakaman. Orang Het menjawab, “… Kejadian 23:6“Dengarlah kepada kami, tuanku. Tuanku ini seorang raja agung di tengah-tengah kami; jadi kuburkanlah isterimu yang mati itu dalam kuburan kami yang terpilih, tidak akan ada seorangpun dari kami yang menolak menyediakan kuburannya bagimu untuk menguburkan isterimu yang mati itu.”
Jika Abraham dihormati sebagai seorang pangeran oleh orang Het, ia juga sangat dihormati dan memerintah keturunan India dan kasta prajurit. Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Ibrahim bukan seorang Het. Dia hanya berkata, “Aku ini orang asing dan orang asing dengan Anda.” (Kejadian 23:04). Sebagai orang Het mengatakan, mereka mengakui Abraham bahkan di atas mereka. Sama seperti orang Het itu bukan etnis yang unik, baik itu orang Amori atau Amarru. Marruta adalah nama kasta India jelata. Kata “Amori” (Marut) adalah nama kasta pertama Vaishyas India: pengrajin, petani, peternak, pedagang, dll
GD Pande menulis dalam Ancient Geography of Ayodhya, “Maruts mewakili Visah. Maruts digambarkan sebagai membentuk pasukan atau massa Rudra, ayah dari Maruts, adalah Penguasa ternak..” Malita J. Shendge negara (P. 177.): “. … Yang Maruts adalah orang” (The Demons Madani;. P. 314) Kita tidak perlu heran menemukan Khatti (Het) dan Maruts (Amori) berfungsi sebagai ayah (pelindung) dan ibu (helpmates atau asisten) dari Yerusalem.
Di India, orang Het juga dikenal sebagai Cedis atau Chedis (diucapkan Hatti atau Khetti). Sejarawan India mengklasifikasikan mereka sebagai salah satu kasta tertua dari Yadavas. “Cedis membentuk salah satu suku paling kuno di antara Ksatriyas (kelas bangsawan terdiri dari orang Het dan Kassites) di masa awal Veda. Pada awal periode Rgveda raja Cedi telah memperoleh kemasyhuran besar . Mereka merupakan salah satu kekuasaan terkemuka di India utara dalam epik besar. ” (Yadavas Through the Ages, P. 90.). Ram atau Rama juga berasal dari klan Yadava. Jika kata Abraham, Brahm, dan Ram adalah satu dan orang yang sama, Abraham pergi ke Yerusalem bersama bangsanya sendiri!
Jemaat Ram memisahkan diri dalam komunitas mereka sendiri, yang disebut Ayodhya, yang dalam bahasa Sansekerta berarti “tak terkalahkan.” Kata Sansekerta untuk “tempur” adalah Yuddha atau Yudh. Abraham dan kelompoknya milik jemaat Ayodhya (Yehudiya, Yudea) yang masih jauh dari non-Muslim dan Amalek (bangsa Arya?).
Melkisedek adalah seorang raja Yerusalem yang memiliki kekuatan mistik dan magis rahasia. Dia juga guru Abraham.
Ibrani 7:1,3 Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.
Jika dilihat dari ayat Ibrani 7 :1,3..dimana Maliksedek tidak berawal dan berakhir dan tidak berbapa atau beribu, seolah-olah menggambarkan bahwa Malkisedek adalah nama dari Tuhan. Tetapi sebenarnya jati diri Melkisedek masih rancu. Karena dalam penjelasan lain seolah-olah Melkisedek ini manusia atau Tuhan yang dimanusiakan, atau malah manusia yang diTuhankan? (sebuah distorsi dari Malkisedek).
Melik-Sadaksina adalah seorang pangeran India yang besar, penyihir, dan raksasa spiritual – anak seorang raja Kassite. Di Kashmir dan Sansekerta, Sadak = “seseorang dengan ajaib, kekuatan supranatural.” Sebuah Zadok tertentu (Sadak?) Juga seorang imam supernatural-diberkahi yang diurapi Salomo. Mengapa Kassite (dari kasta kerajaan) Melik-Sadaksina, seorang tokoh mitos India, tiba-tiba muncul di Yerusalem sebagai sahabat dan mentor dari Abraham? Menurut Kumar Akshoy Mazumdar di Sejarah Hindu, Brahm adalah pemimpin spiritual dari bangsa Arya. Sebagai Arya (bukan hasil Yah), dia secara alami percaya pada berhala. Alkitab mengatakan bahwa ia bahkan diproduksi mereka. Setelah melihat bagaimana penyembahan berhala meningkat dan merebak berkontribusi terhadap kejatuhan agama lebih lanjut dari umat-Nya, Brahm mundur dari Aryanism dan memeluk India kuno (Yah) filsafat (Cult of MaterialUniverse) meskipun pun tenggelam dalam kejahatan buatan . Dia memutuskan manusia yang dapat menyelamatkan dirinya hanya dengan berurusan dengan apa yang nyata, bukan dibayangkan.
Terkejut pada barbarisme dan keegoisan rakyat yang membuta, orang-orang bijak dan orang-orang berpendidikan di antara-proto Ibrani mengisolasi diri dari massa. Dr Mazumdar menulis, “Pesatnya kejatuhan moral peramal dan orang bijak hidup terpisah dari massa. Mereka jarang menikah dan sebagian besar diberikan kepada kontemplasi religius. Massa, tanpa cahaya yang tepat dan pemimpin, segera menjadi kejam secara ekstrim. rudapaksaan , perzinahan, pencurian, dll, menjadi sangat umum. Sifat manusia berlari liar. Brahma (Abraham) memutuskan untuk reformasi dan meregenerasi orang-orang. Dia membuat pemimpin orang bijak dan peramal untuk menikah dan bergaul dengan orang-orang. Sebagian besar menolak untuk menikah, tapi 30 setuju. ” Brahm menikahi saudara tirinya Saraisvati. Hal ini dikenal sebagai prajapatis (nenek moyang).
“Utara Afghanistan disebut Uttara Kuru dan merupakan pusat pembelajaran besar. Seorang wanita India pergi ke sana untuk mempelajari dan menerima gelar VAK, yaitu Saraisvati (Sarah). Hal ini diyakini bahwa Brahm, dia guru (dan setengah saudara), sangat terkesan dengan kecantikannya, pendidikan, dan intelek yang kuat, bahwa ia menikahinya. ” (The Hindu History, P. 48, in passim.)
Dari masyarakat suci di Afghanistan Selatan, masyarakat serupa tersebar di seluruh dunia: seluruh India, Nepal, Thailand, Cina, Mesir, Suriah, Italia, Filipina, Turki, Persia, Yunani, Laos, Irak, – bahkan Amerika ! Bukti linguistik kehadiran Brahm di berbagai belahan dunia lebih dari jelas: Persia: Braghman (Kudus); Latin: Bragmani (Kudus); Rusia: Rachmany (Kudus); Rachmanya Ukraina (Imam, Kudus); Ibrani: Ram ( Pemimpin Agung); Sebuah kata suci di kalangan umat Hindu dan merupakan suku kata mistik “OM”.
Di pulau jawa ada gunung yang bernama Bromo. Asal kata Bromo sendiri berasal dari bahasa Sansekerta Brahma yang merupakan salah satu Dewa utama Agama Hindu. Berarti Abraham atau Ibrahim adalah seorang pemimpin yang besar. Kepemimpinannya telah melegenda hingga berkembang menjadi berbagai mithos dan cerita rakyat.
artikel pic asli di http://syaikhkiblat.blogspot.co.id/2...im-brahma.html

0
Kutip
Balas