Kaskus

Story

dalsegnoAvatar border
TS
dalsegno
Just Now!!!
Just Now!!!


Cerita ini menggambarkan gimana penulis berusaha untuk menikmati hari ini
bukan menyesali yang telah lewat atau mengkhawatirkan yang belum terjadi



F.A.Q
Spoiler for F.A.Q:


INTRO
Quote:


Index:
Spoiler for index:
Diubah oleh dalsegno 02-01-2016 20:06
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
3.1K
27
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.5KAnggota
Tampilkan semua post
dalsegnoAvatar border
TS
dalsegno
#1
PART 1
Suatu siang di sebuah SMA di daerah Jakarta Selatan bulan Juni 2007
Quote:


Dalam hati gue bodo amat, yang penting gue cepet pergi dari sekolah ini.

Hari ini merupakan hari pelepasan gue dan temen2 satu angkatan dari sekolah yang udah 3 tahun ini kami diemin, dan berhubung gue ga mau jadi kuncen disana mau ga mau gue juga harus pergi dari sekolah ini. Raut muka bangga terlihat dari para orang tua yang menyaksikan anaknya telah lulus dari SMA (tapi mereka ga tau aje kelakuan anaknya selama 3 tahun disini). Jujur ada perasaan sedih, ngeliat semua sudut sekolah yang penuh kenangan dari gue lompat pager pake celana nyangkut, bolos tidur di gudang kena tai ayam, sampai kamar mandi yang jadi saksi bisu hilangnya kehormatan gue sebagai laki-laki.

Suasana sekolah itu masih sangat ramai, banyak yang pake acara nangis kejer2 ga jelas, sampai peluk2an kek teletubies. Tiba-tiba mata gue disekap pake tangan ga jelas dari belakang,
setdah sapa sih ini pake gini2an, tapi kok tonjolannya kerasa banget ya, wah ini mah 34 keatas.. Hehehheh
Quote:


Ya Tuhannnn Miranti pakai baju kebaya warna krem yang fit pada lekukan badan gitu bikin gue berpikir yang iya-iya, dengan tinggi badan sekitar 168 cm, berat 52 kilo, apalagi bemper depan belakangnya nyeplak gitu, mukanya campuran Sunda dari Nyokapnya dan Padang dari Bokapnya. Kebayanya disetting agar belahan depannya terekspose dengan jelas . Ada kali 5 detikan gue diem ngeliatin dari ujung rambut sampe kaki.
Quote:


Ubed ini dari kelas satu ampe kelas tiga sebangku sama gue, dia jomblo akut, kalo deketin cewe gampang baper, ga dibales sms bentar mikirnya nyampe mana-mana. Kalo Edgar lo bayangin tokoh Boim di Lupus, nah 120% mirip dari wajah, rambut, ampe kelakuan, dan pasti jomblo abadi.

Hari itu kami ngomongin tentang kelanjutan studi kita a.k.a kuliah kita, gue ngelanjutin di Kampus Swasta di Jogja yang sekarang udah jadi negeri. Si Ubed "Lucky Bastard" ngelanjutin di Kampus Gajah Duduk Bandung, gue ampe bingung minum jamu apa dia bisa ketrima disitu. Miranti tetep dengan idealisnya yang pengen jadi fashion designer sehingga dia harus ngambil kuliah di Malaysia. Dan Edgar adalah yang paling aneh, dia kuliah di suatu PTN di Purwokerto, gue ampe bingung, kenapa harus Purwokerto? Mungkin sekalian pengin jadi juragan mendoan, tapi setidaknya Puwokerto deket dengan Jogja, jadi kalo gue tiba2 kangen gue bisa main kesana. Si Ubed bercerita tentang antusiasnya dia mau kuliah Desain di Gajah Duduk, Miranti yang punya impian bisa ikut Paris Fashion Week, dan Edgar yang pengen jadi International Bankir karena kuliah di Fakultas Ekonomi. Sedangkan gue ga punya cerita apapun tentang Jurusan yg gue ambil, karena gue ga tau setelah lulus kerjanya gimana? Gue satu-satunya yang ambil Teknik, Jurusannya jarang lagi di Indonesia waktu itu, Jurusan Teknik Perminyakan.
Quote:


Ga kerasa kami berempat ngobrol udah 3 jam aja. Kami masih dengan setelan Jas dan Dasi sedangkan Miranti masih dengan setelan kebayanya yang wow itu. Kami memutuskan untuk kembali ke rumah kami masing-masing, Ubed dan Edgar naik motor bareng karena rumah mereka deketan di daerah Pondok Labu. Sedangkan gue sama Miranti bareng, karena bonyok Miranti udah pulang duluan. Rumah kami searah, Miranti di daerah Karangtengah dan gue di deket Lebak Bulus.

Memasuki perumahan daerah Karangtengah yang di depannya banyak berdiri ruko-ruko itu, akhirnya mobil gue berhenti di depan rumah pagar cat item itu,
Quote:

Setelah pastiin Miranti masuk ke dalam rumah, gue putar balik mobil ke arah jalan pulang ke rumah, tiba-tiba gerimis turun membasahi jalanan yang hampir 7 jam dibakar panas matahari, terlihat jalanan lumayan padat, suara Suar "Pure Saturday" dalam alunan lagu Desire mulai terdengar jelas dari cd player di mobil. Gue bakar sebatang Amild...
Diubah oleh dalsegno 29-12-2015 02:30
RomanIramanovic
RomanIramanovic memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.