- Beranda
- Stories from the Heart
Malang Coret (Horror)
...
TS
supermomod.
Malang Coret (Horror)
SELAMAT DATANG DI THREAD ANE YANG SEDERHANA
sebelumnya ane minta maaf kalau tulisannya amburadul,maklum ane terbiasa silent reader 

Disini ane akan bercerita seputar pengalaman horror ane selama ane tinggal di Malang Selatan a.k.a Malang coret ini
. cerita ini berdasarkan apa yang ane alamin jadi dengan kata lain trit ini based on true story.Selamat membaca! Jangan lupa rate dan komen
RULES
1. Nama yang ada di cerita ane semua disamarkan demi kepentingan bersama
2. Dilarang quote cerita,kasian yang ol lewat hp
3. Update akan dilakukan setiap jam 12.00 malem
index
Perkenalan
MSMA I
MSMA II
MSMA III
MSMA IV
METRO
Diubah oleh supermomod. 13-09-2016 01:44
ursabnm dan anasabila memberi reputasi
2
16.2K
94
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
supermomod.
#82
Pacarku... Kita harus pulang
Aku nggak mau nanti disalahkan
Dicap jelek sama keluargamu
Dimusuhi sama mamamu
Kamu harus cepat pulang
Jangan terlambat sampai dirumah
Kamu harus cepat pulang
Walau sedang nikmati malam ini
Mereka nggak pernah mengerti
Mereka nggak mau mengerti
Mereka nggak akan mengerti
Itu pasti
Ane ajak pulang Farah karena udah hampir jam 2 kala itu,ya meskipun ane terlihat egois meninggalkan tugas yang belum kelar tapi ya mau gimana lagi cuman mereka yang udah punya pacar yang ngerti keadaan ane kayak gimana saat itu kalau jones mah isinya nyinyir mulu
piss gan
"Sayang,km gak tidur di rumahku aja? sekalian bisa bantu ibu besok buat kue soalnya mau ada pengajian" tanya ane sambil masang helm di kepala do'i
"Aku pulang aja,kamu aja yang tidur di rumahku daripada pulang sendirian jalannya sepi lo.Serem lagi" jawab do'i sambil bergidik
Nah lo sejenak ane pikir mateng-mateng tidur di rumah sendiri atau tidur di rumahnya Farah atau tidur di kosannya temen aja sama Farah
.
"Gimana? ditanyain malah nglamun!" tanya Farah sambil noyor pala ane
"Tidur di kosannya Gendon aja yuk sayang" jawab ane spontan
"Gak ah nanti kamu apa-apain aku,pulang aja lagian tadi kamu ijin ke mama kalau gak sampek nginep segala!"
"Iiiya sayang"
C#k rencana ane gagal buat modusin
dan dengan berat hati ane harus nganterin dia ke daerah Malang Barat ke arah Blitar pokoknya tapi untuk lokasi tepatnya ane samarkan ya gan
gak jauh kok dari SMA ane,cuman 14 Km aja 
Blarr,blarr,blarr
Ane geber-geber motor ane yang notabene punya knalpot free flow dan suaranya yang aduhai kalau lagi digeber,mesinnya masih dingin jadi ane panasin sebentar dan....
"Woi Jan*ok gak eroh lek wes bengi a matamu?!" (Woi Jan*ok gak ngerti sudah malam apa?!) suara itu berasal dari penjaga kebun sekolah ane
"Sayang buruan naik daripada nanti kita dibacok sama pak Mu'in"
Ane pacu motor ane,jarak 100 m dari SMA mulai ane pelankan motor ane dan mulai ngobrol-ngobrol ngalor ngidul dan sampailah ane di jembatan metro yang terkenal angker.Dulu pernah ada serombongan truk yang pernah tercebur ke dalam sungai yang memiliki ketinggian sekitar 30m,jadi jembatan metro ini dibangun sekitar 30m di atas permukaan kali tak terhitung berapa banyak kecelakaan yang pernah terjadi di sekitar sini,bahkan sering sampai menimbulkan korban jiwa.Lampu jalan yang seakan-akan males untuk menerangi jalan ditambah kabut pekat di sekitar jembatan menambah kesan mistis malam itu.
"Kamu nanti pulang sendirian apa gak takut lewat sini? kan disini serem" tanya Farah sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ane
"Kalau ditanya takut sih enggak,aku lebih takut kalau putus sama kamu" jawab ane sambil ngelirik ke spion untuk melihat ekspresi do'i,namun yang ane liat ada sesosok bayangan hitam yang nangkring diatas besi jembatan sambil seperti memegang sebatang rokok yang sedang menyala (jujur ane masih merinding nulis ini gan
)
"Gombal" dan cubitan mesra mendarat di pinggang ane
Jan*ok nanti ini pulangnya gimana,belum lagi ini masih jauh dari rumah Fara dan nanti sebelum nyampek rumahnya harus ngelewatin kuburan juga yang kanan kirinya masih sepi dan yang ada cuman sawah.Ane serasa gak konsen setelah melihat penampakan di atas besi jembatan dan mulai baca-baca doa tapi dalam hati supaya si Farah gak sampek ikutan panik dan tegang biar ane saja yang memendam rasa ini
Setelah perjalanan kurang lebih setengah jam ane sampai di depan rumah Farah,sebelumnya di kuburan ane gak berani noleh takutnya malah parno kalau nanti lewat situ lagi dan sosok di jembatan tadi masih terngiang di pikiran ane bahkan sampek sekarang ane nulis cerita ini
"Tidur sini aja ya,motor kamu masukin garasi sini. Nanti kamu tidur depan tv tapi" Kata Farah sambil membuka pintu gerbang
"Aku pulang aja udah,lain kali aja kalau rumahnya sepi aku tidur disini" Ane jawab sekalian modus dikit
"Ngawur! Yaudah ati-ati ya bismillah dulu biar gak ada apa-apa di jalan"
"Iya aku pulang dulu ya assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam,makasih sayang Momot!"
Ane pacu kuda besi berkapasitas 250cc ini dan mulai menerobos kabut dan dinginnya hawa khas Malang dan tentunya ane akan melewati rute yang sama dengan rute yang ane lewati waktu berangkat tadi.Suasana lebih mencekam karena ane berkendara seorang diri terlebih kabut semakin pekat menutupi jalanan.Doa apapun ane baca agar tak terjadi apa-apa di jalan,dan berharap selamat sampai rumah tanpa melihat penampakan lagi.Badan yang lelah dan malam yang semakin larut membuat ane sedikit mengantuk namun ane paksakan untuk tetap berkendara karena ane pengen cepet sampai rumah dan tidur dengan nyenyak di atas kasur ane lanjutkan perjalanan.
Namun keputusan ini menjadi keputusan yang ane sesalkan sampai sekarang.
TTTOOOTTTT,TTTOOOOTTT,TTTOOOTTT
Bunyi klakson truk tebu membangunkan ane dari tidur,iya gan ane tertidur sekitar 500 m seingat ane,ane mulai ketiduran mulai dari perempatan Talangagung sampai bunyi klakson truk tersebut yang buat ane bangun dan hampir hilang kendali terhadap motor ane dan tempat di mana ane bangun ialah diatas jembatan metro persis di depan tugu monumen kecelakaan truk yang pernah terjadi dahulu.Dan FYI jalan dari perempatan talangagung sampai jembatan metro itu menurun dan berkelok,sampai sekarang pun ane sulit mempercayai kejadian yang pernah ane alamin ini.Mungkin tanpa adanya pertolongan Allah kala itu ane tidak akan bisa menulis trit ini disini,sampai sekarang pun kalau dinalar akan dianggap sebagai suatu yang mustahil namun ane alamin sendiri membawa motor berkopling menuruni jalan yang berkelok dan parahnya ane tertidur dan alhamdulillah ane masih bisa selamat.
Ane tepikan motor ane di depan pemandian untuk menyulut rokok dan mencerna serta menurunkan tensi ketegangan tentang apa yang ane barusan alamin
. Ucapan syukur ane ucapkan berkali-kali dalam hati bahwa Allah masih menyelamatkan ane dari maut,badan serasa lemas dan tanpa pikir panjang ane menuju keran untuk minum.Air keran ini berasal dari sumber yang ada disitu jadi airnya segar,ane sekalian ambil wudhu untuk meredakan ketegangan ane,dan ane mulai menyulut rokok yang sebelumnya tadi ane padamkan kalau istilah orang Malang itu "Otes".Selang 15 menit ane putuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang,namun tak dinyana ada sesuatu yang lagi nangkring diatas motor ane,Sesosok perempuan berdress panjang berambut panjang awut-awutan menghadap ke arah kolam
. Berbekal alarm motor ane nyalakan motor dari kejauhan,sebelumnya ane ucapkan basmalah.Dan sosok perempuan itu terbang kedalam area kolam dan hilang di atas pohon-pohon di sekitar kolam.
Segera ane menuju motor dan mulai meninggalkan area tersebut,kemauan ane untuk segera pulang mengalahkan rasa takut ane terhadap hal-hal seperti itu,sesampai di rumah segera ane masukkan motor di garasi dan langsung menuju kamar untuk tidur dan memikirkan kejadian horror yang telah menimpa ane seharian ini.
Keesokan hari nya ane bercerita kepada kakak ipar ane yang notabene memiliki sixth sense,dan yang apa yang ane alamin itu menurut kakak ane memiliki hubungan.
To be continued -
Aku nggak mau nanti disalahkan
Dicap jelek sama keluargamu
Dimusuhi sama mamamu
Kamu harus cepat pulang
Jangan terlambat sampai dirumah
Kamu harus cepat pulang
Walau sedang nikmati malam ini
Mereka nggak pernah mengerti
Mereka nggak mau mengerti
Mereka nggak akan mengerti
Itu pasti
Ane ajak pulang Farah karena udah hampir jam 2 kala itu,ya meskipun ane terlihat egois meninggalkan tugas yang belum kelar tapi ya mau gimana lagi cuman mereka yang udah punya pacar yang ngerti keadaan ane kayak gimana saat itu kalau jones mah isinya nyinyir mulu
piss gan
"Sayang,km gak tidur di rumahku aja? sekalian bisa bantu ibu besok buat kue soalnya mau ada pengajian" tanya ane sambil masang helm di kepala do'i
"Aku pulang aja,kamu aja yang tidur di rumahku daripada pulang sendirian jalannya sepi lo.Serem lagi" jawab do'i sambil bergidik
Nah lo sejenak ane pikir mateng-mateng tidur di rumah sendiri atau tidur di rumahnya Farah atau tidur di kosannya temen aja sama Farah
."Gimana? ditanyain malah nglamun!" tanya Farah sambil noyor pala ane
"Tidur di kosannya Gendon aja yuk sayang" jawab ane spontan
"Gak ah nanti kamu apa-apain aku,pulang aja lagian tadi kamu ijin ke mama kalau gak sampek nginep segala!"
"Iiiya sayang"
C#k rencana ane gagal buat modusin
dan dengan berat hati ane harus nganterin dia ke daerah Malang Barat ke arah Blitar pokoknya tapi untuk lokasi tepatnya ane samarkan ya gan
gak jauh kok dari SMA ane,cuman 14 Km aja 
Blarr,blarr,blarr
Ane geber-geber motor ane yang notabene punya knalpot free flow dan suaranya yang aduhai kalau lagi digeber,mesinnya masih dingin jadi ane panasin sebentar dan....
"Woi Jan*ok gak eroh lek wes bengi a matamu?!" (Woi Jan*ok gak ngerti sudah malam apa?!) suara itu berasal dari penjaga kebun sekolah ane
"Sayang buruan naik daripada nanti kita dibacok sama pak Mu'in"
Ane pacu motor ane,jarak 100 m dari SMA mulai ane pelankan motor ane dan mulai ngobrol-ngobrol ngalor ngidul dan sampailah ane di jembatan metro yang terkenal angker.Dulu pernah ada serombongan truk yang pernah tercebur ke dalam sungai yang memiliki ketinggian sekitar 30m,jadi jembatan metro ini dibangun sekitar 30m di atas permukaan kali tak terhitung berapa banyak kecelakaan yang pernah terjadi di sekitar sini,bahkan sering sampai menimbulkan korban jiwa.Lampu jalan yang seakan-akan males untuk menerangi jalan ditambah kabut pekat di sekitar jembatan menambah kesan mistis malam itu.
"Kamu nanti pulang sendirian apa gak takut lewat sini? kan disini serem" tanya Farah sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ane
"Kalau ditanya takut sih enggak,aku lebih takut kalau putus sama kamu" jawab ane sambil ngelirik ke spion untuk melihat ekspresi do'i,namun yang ane liat ada sesosok bayangan hitam yang nangkring diatas besi jembatan sambil seperti memegang sebatang rokok yang sedang menyala (jujur ane masih merinding nulis ini gan
)"Gombal" dan cubitan mesra mendarat di pinggang ane
Jan*ok nanti ini pulangnya gimana,belum lagi ini masih jauh dari rumah Fara dan nanti sebelum nyampek rumahnya harus ngelewatin kuburan juga yang kanan kirinya masih sepi dan yang ada cuman sawah.Ane serasa gak konsen setelah melihat penampakan di atas besi jembatan dan mulai baca-baca doa tapi dalam hati supaya si Farah gak sampek ikutan panik dan tegang biar ane saja yang memendam rasa ini

Setelah perjalanan kurang lebih setengah jam ane sampai di depan rumah Farah,sebelumnya di kuburan ane gak berani noleh takutnya malah parno kalau nanti lewat situ lagi dan sosok di jembatan tadi masih terngiang di pikiran ane bahkan sampek sekarang ane nulis cerita ini

"Tidur sini aja ya,motor kamu masukin garasi sini. Nanti kamu tidur depan tv tapi" Kata Farah sambil membuka pintu gerbang
"Aku pulang aja udah,lain kali aja kalau rumahnya sepi aku tidur disini" Ane jawab sekalian modus dikit

"Ngawur! Yaudah ati-ati ya bismillah dulu biar gak ada apa-apa di jalan"
"Iya aku pulang dulu ya assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam,makasih sayang Momot!"
Ane pacu kuda besi berkapasitas 250cc ini dan mulai menerobos kabut dan dinginnya hawa khas Malang dan tentunya ane akan melewati rute yang sama dengan rute yang ane lewati waktu berangkat tadi.Suasana lebih mencekam karena ane berkendara seorang diri terlebih kabut semakin pekat menutupi jalanan.Doa apapun ane baca agar tak terjadi apa-apa di jalan,dan berharap selamat sampai rumah tanpa melihat penampakan lagi.Badan yang lelah dan malam yang semakin larut membuat ane sedikit mengantuk namun ane paksakan untuk tetap berkendara karena ane pengen cepet sampai rumah dan tidur dengan nyenyak di atas kasur ane lanjutkan perjalanan.
Namun keputusan ini menjadi keputusan yang ane sesalkan sampai sekarang.
TTTOOOTTTT,TTTOOOOTTT,TTTOOOTTT
Bunyi klakson truk tebu membangunkan ane dari tidur,iya gan ane tertidur sekitar 500 m seingat ane,ane mulai ketiduran mulai dari perempatan Talangagung sampai bunyi klakson truk tersebut yang buat ane bangun dan hampir hilang kendali terhadap motor ane dan tempat di mana ane bangun ialah diatas jembatan metro persis di depan tugu monumen kecelakaan truk yang pernah terjadi dahulu.Dan FYI jalan dari perempatan talangagung sampai jembatan metro itu menurun dan berkelok,sampai sekarang pun ane sulit mempercayai kejadian yang pernah ane alamin ini.Mungkin tanpa adanya pertolongan Allah kala itu ane tidak akan bisa menulis trit ini disini,sampai sekarang pun kalau dinalar akan dianggap sebagai suatu yang mustahil namun ane alamin sendiri membawa motor berkopling menuruni jalan yang berkelok dan parahnya ane tertidur dan alhamdulillah ane masih bisa selamat.
Ane tepikan motor ane di depan pemandian untuk menyulut rokok dan mencerna serta menurunkan tensi ketegangan tentang apa yang ane barusan alamin
. Ucapan syukur ane ucapkan berkali-kali dalam hati bahwa Allah masih menyelamatkan ane dari maut,badan serasa lemas dan tanpa pikir panjang ane menuju keran untuk minum.Air keran ini berasal dari sumber yang ada disitu jadi airnya segar,ane sekalian ambil wudhu untuk meredakan ketegangan ane,dan ane mulai menyulut rokok yang sebelumnya tadi ane padamkan kalau istilah orang Malang itu "Otes".Selang 15 menit ane putuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang,namun tak dinyana ada sesuatu yang lagi nangkring diatas motor ane,Sesosok perempuan berdress panjang berambut panjang awut-awutan menghadap ke arah kolam
. Berbekal alarm motor ane nyalakan motor dari kejauhan,sebelumnya ane ucapkan basmalah.Dan sosok perempuan itu terbang kedalam area kolam dan hilang di atas pohon-pohon di sekitar kolam.Segera ane menuju motor dan mulai meninggalkan area tersebut,kemauan ane untuk segera pulang mengalahkan rasa takut ane terhadap hal-hal seperti itu,sesampai di rumah segera ane masukkan motor di garasi dan langsung menuju kamar untuk tidur dan memikirkan kejadian horror yang telah menimpa ane seharian ini.
Keesokan hari nya ane bercerita kepada kakak ipar ane yang notabene memiliki sixth sense,dan yang apa yang ane alamin itu menurut kakak ane memiliki hubungan.
To be continued -
Diubah oleh supermomod. 24-12-2015 12:52
0