Menurut bahasa dan sastra, fakta dan kebenaran dapat melengkung, tergantung dimana kamu berdiri;tapi menurut saya itu tidak benar.
mungkin sekarang sudah tidak hangat perihal legal standing dan keabsahan barang bukti yang mana terkait kasus konspirasi elite
saya ingin menanggapi itu meskipun jawaban saya memang absurd, nyleneh dsb
saya akan mengomentari kejadian tersebut melalui analogi dibawah
saya harap sedikit tulisan saya dapat dimengerti oleh kaskusser sekalian dan CMIIW
Spoiler for :
Sociolinguistic
Opsi jawaban
Yes (true/ positive sentence), no (negative sentence), may (uncertain sentence), neither, either, none, all
Based on
Social manner, norm, morality, truth
Pernyataan
Sah atau tidak jika seseorang mengambil gambar sebongkah batu dari Pluto?
Spoiler for :
Sociolinguistic
Jika seseorang diharuskan menyatakan dasar hukum untuk mengambil gambar sebongkah batu, maka menurut "NALAR" yang akan berlaku mendatang, NASA "DIANGGAP" sebuah lembaga riset pertama yang memprakarsai legal standing dari Pluto.
LOGIKA
Jika batu disamakan derajatnya dengan manusia, maka grup yang membela benda mati akan "TERLABELI" sebagai komunitas "SINTING" oleh publik. Tetapi sampai kapanpun, tidak akan pernah ada seorangpun yang akan mendeklarasikan batu punya legal standing.
Spoiler for :
psycholinguistic
Jika seseorang diharuskan menyatakan dasar hukum untuk mengambil gambar sebongkah batu, maka menurut "HUKUM INTERNASIONAL" yang akan berlaku mendatang, NASA diharuskan "MEMINTA IZIN" kepada Pluto, jika Pluto tidak menjawab pengajuan dari NASA, maka NASA diharuskan membayar royalti untuk setiap data yang diambil dari Pluto sebagai ganti rugi kepada Pluto.
LOGIKA
Jika batu disamakan derajatnya dengan manusia, maka manusia dan batu bersamaan memiliki "HAK" dari hukum yang akan berlaku mendatang. tetapi, manusia dan batu adalah dua hal yang berbeda dan "TIDAK" bisa disamakan. Manusia adalah makhluk hidup sedangkan batu adalah benda mati.
Spoiler for :
Pernyataan
Sepatutnya meminta izin atau tidak jika seseorang mengambil suara dan gambar dari ruang tamu?
Spoiler for :
Sociolinguistic
Ron tidak meminta izin kepada semua tamunya sebelum mengambil suara dan gambar tetapi para tamunya mengetahui bahwa Ron adalah orang yang sopan. Namun esoknya, dia sadar bahwa dia kehilangan barang, sehingga dia menanyakan kepada semua tamunya yang kemarin dan Ron menyatakan "TAHU" dari rekamannya tentang siapa pencurinya. Semua tamunya mengatakan bahwa Ron seharusnya "MELAPORKAN" pelakunya ke Polisi. Ron menegaskan bahwa cara "DAMAI" adalah hal yang dia ingin tempuh.
LOGIKA
Jika si pelaku "MENILAI" bahwa rekaman tersebut adalah "PALSU", maka dia akan dicurigai sebab semua tamu menyetujui bahwa Ron harus melaporkan itu. Tetapi aksi yang telah terjadi "TIDAK DAPAT" dielakkan dan disangkal karena telah terekam.
Spoiler for :
psycholinguistic
Ron tidak meminta izin kepada semua tamunya sebelum mengambil suara dan gambar tetapi para tamunya mengetahui bahwa Ron adalah orang yang sopan. Namun esoknya, dia sadar bahwa dia kehilangan barang, sehingga dia "MELAPORKAN" kejadian tersebut kepada polisi dan Ron menyatakan "TAHU" dari rekamannya tentang siapa pencurinya.tetapi semua tamunya yang kemarin mengatakan bahwa Ron menyalahi norma karena tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada mereka perihal "KEASLIAN" rekaman tersebut.
LOGIKA
Jika semua tamu "MENYATAKAN" bahwa rekaman itu "PALSU" maka pelaku diantara para tamu tidak dapat diadili. Dan Ron adalah orang yang bersalah. Tetapi, benda mati yaitu alat perekam tidak pernah dan tidak akan pernah dapat "BERBOHONG", hanya dapat menampilkan kenyataan dan fakta dari timestamp
saat kejadian tersebut berlangsung. Sedangkan yang dapat berbohong adalah makhluk hidup termasuk manusia, namun manusia mempunyai logika yang dapat memfilter fakta dan kebenaran.
Original Posted By lekazald►buseh, harus dicerna dalem-dalem dulu, bentar gan
edited : yang ane cerna neh gan, koreksi aje kalo salah, mayoritas selalu menang. Si Ron itu ibarat minoritas saat dia ngajuin itu ke pengadilan bahwa ada yang nyolong, dan orang-orang yang di ruang tamu itu mayoritasnya bener gak tuh
ini bukan soal mayoritas ATAU minoritas, tetapi bagaimana seseorang atau kelompok menggunakan PSYCHOLINGUISTIK (maneuver politik dalam bahasa indonesia) untuk mempengaruhi seseorang dan atau kelompok dan atau publik
Jika Ron dapat menggunakan taktiknya, seharusnya dapat mementahkan para tamu tersebut, dengan menggunakan LINGUISTIC FORENSIC Ron seharusnya menang telak dari para tamu tersebut namun kembali lagi, ini tergantung dari PSYCHOLINGUISTIK para tamu tersebut untuk mempengaruhi dan mengintimidasi orang-orang disekitar mereka dan juga publik