- Beranda
- Stories from the Heart
REMEMBER WHEN
...
TS
bloodfallen
REMEMBER WHEN
REMEMBER WHEN
Pernahkah kalian semua menyukai seseorang sampe bertahun tahun ? Terpaku pada satu titik ? Dan hanya 'dia lah' yang kalian damba dan membuat bahagia saat itu ? Yap pasti kalian pernah gue yakin ...
Awalnya gue ragu untuk mencurahkan segala pengalaman gue disini .. Ya karena gue bukan orang yang pandai bercerita tapi gue usahakan sebisa mungkin , Jadi kalo cerita nya kurang menarik atau apapun itu mohon dimaklumi

Spoiler for Peraturan Thread:
Oke gue rasa ini udah cukup langsung aja .. ini kisah gue ..
Spoiler for Halaman:
Jangan lupa
dan Komeng ya gan 
Diubah oleh bloodfallen 24-11-2015 10:40
anasabila memberi reputasi
1
7.4K
63
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bloodfallen
#60
Rumah Sakit (1)
Suara dari acara TV membangunkan gue . Gue jelajahi seisi ruangan dengan tatapan sayu Ibu dan Ayah gue gak ada di tempat entah kemana pergi nya mereka , masih dengan mengumpulkan nyawa gue sejenak berdiam diri dan membayangkan hari itu , bagi gue itu adalah hari tersuram . Bagaimana enggak , gue dikeroyok oleh beberapa orang digang sempit nan sepi , untung aja gue cuman cedera biasa gak sampe gegar otak atau apalah itu . Niatan untuk balas dendam ? Gue rasa enggak , itu gak boleh terjadi lagi meskipun gue sampe dilarikan ke rumah sakit , tapi seandainya gue balas dendam bukan nyelesain masalah tapi nambah masalah lagi , jadi gue pikir ini berakhir sampai disini.Meskipun rasa permusuhan dan emosi masih ada . Gue coba bangkit dari tidur gue dan mengambil hape di meja sebelah kanan , gue merasakan sakit di sekujur badan gue . Hape gue charge dan kembali ke posisi tidur .
Siang begini , kalo gue sehat pasti gue balik bareng sama hesty , gue kangen dia , senyumnya suaranya yang memanjakan gue rindu semuanya . Sedang asyik - asyik nya gue nonton TV . Ceklek ! Seseorang membuka pintu ruangan itu , dan yang dateng adalah Hesty pacar gue lengkap dengan bingkisan berupa buah - buahan . Gue langsung salting dibuatnya , kok dia bisa tau gue disini . Tatapan nya seakan menyiratkan wajah khawatir dan kaget , seakan dia melihat mummy krn pacarnya di penuhi perban di area kepala dan tangan gue pake penyangga gitu , apa itu namanya gue lupa
" Nyio .. " Suara itu kembali gue dengar , suara menenangkan dan senyumnya gue bisa lihat lagi , tetap cantik .
Gue hanya berikan senyum tipis mengartikan bahwa gue baik-baik aja .Suasana jadi canggung , hanya suara tv yang menggema diantara kesunyian kita berdua . Pertama kali nya hesty ngejenguk gue , sendirian pula . Kini raut wajahnya berbeda . Ya .. berbeda , kayak ada beban besar yang di pikul nya .
" Kamu tau dari siapa aku disini ? " Tanya gue lemah
" Gak perlu kamu tau aku tau dari siapa , yang jelas aku selalu ada disisi mu , selalu
" Jawab nya , Kini hesty berada di sisi gue , lebih dekat .
" Makasih ya
" Balas gue , Dan hesty langsung menaroh buah-buahan di atas meja .
" Gimana sekarang keadaan kamu , udah baikan ? " Tanya hesty
" Yaa .. seperti yang nyoi lihat hehe , eh iya gimana tadi disekolah , seru ? " Kata Gue
" Ih .. tadi aku disekolah sebel banget nyio , kamu tau gak semenjak kamu gak sekolah MR.A selalu ngajakin aku ke kantin atau ngajak ngobrol gitu aku tolak aja dan ngehindar aja , kan kamu juga tau gara - gara dia kamu jadi beg .... " Seraya dengan itu hesty menutup mulut nya , dan gue rasa dia keceplosan .
Hening suasana jadi lebih hening dari sebelum nya , gue sengaja menurunkan volume tv , Gue lihat hesty dia seperti mengetahui semuanya . Tentang kejadian itu . Gue melihat ke atap berwarna putih itu dan sesekali melihat ke jendela dan terlihat gedung bertingkat . Gue kesel gue emosi , segampang itu dia tau semuanya .
" Kamu tau dari siapa ? Jujur " Tanya gue penasaran
Hesty cuman bisa berdiam diri , gak berani menatap gue . Hmm ..Gue coba tanya sekali lagi dan perlahan mulut nya berucap lirih
" Yang jelas ... aku tau dari .... Hilman " Jawab hesty singkat dan menundukan kepala nya , lagi .
Hilman ?? Kok bisa sih dia ada di tempat kejadian . Apa ini cuman kebetulan atau sebenernya Hilman udah menguntit gue dari belakang dan tahu gue di keroyok disana . Langsung gue tepis dugaan itu .Gue lebih memilih fokus ke cewek di samping gue , niat hesty ingin menyembunyikan hal ini dari gue tapi apa mau di kata ucapan nya tadi udah buat semua rahasianya kebongkar , lebih baik seperti itu hesty
. Wajah nya selalu di tundukan kebawah dan kayak gak mau lihat gue . Gue raih kepala nya supaya bisa menatap gue ,dan gue elus2 rambut nya .Gue menatap lembut wajahnya , gue coba pancarkan senyum tulus gue ke dia, dan jujur gue sayang banget sama dia . Ini pertama kali nya gue menyukai cewek sampai melibatkan fisik dan lebih mempertahankan hubungan . Biasa nya gue hubungan paling 1 bulan 2 bulan karena gue orang nya bosenan . Tapi entah mengapa semenjak gue dengan dia , seperti ada yang berbeda , dan tak ingin lekas pergi . Karena Gue sadar gue nyaman .
Siang begini , kalo gue sehat pasti gue balik bareng sama hesty , gue kangen dia , senyumnya suaranya yang memanjakan gue rindu semuanya . Sedang asyik - asyik nya gue nonton TV . Ceklek ! Seseorang membuka pintu ruangan itu , dan yang dateng adalah Hesty pacar gue lengkap dengan bingkisan berupa buah - buahan . Gue langsung salting dibuatnya , kok dia bisa tau gue disini . Tatapan nya seakan menyiratkan wajah khawatir dan kaget , seakan dia melihat mummy krn pacarnya di penuhi perban di area kepala dan tangan gue pake penyangga gitu , apa itu namanya gue lupa

" Nyio .. " Suara itu kembali gue dengar , suara menenangkan dan senyumnya gue bisa lihat lagi , tetap cantik .
Gue hanya berikan senyum tipis mengartikan bahwa gue baik-baik aja .Suasana jadi canggung , hanya suara tv yang menggema diantara kesunyian kita berdua . Pertama kali nya hesty ngejenguk gue , sendirian pula . Kini raut wajahnya berbeda . Ya .. berbeda , kayak ada beban besar yang di pikul nya .
" Kamu tau dari siapa aku disini ? " Tanya gue lemah
" Gak perlu kamu tau aku tau dari siapa , yang jelas aku selalu ada disisi mu , selalu
" Jawab nya , Kini hesty berada di sisi gue , lebih dekat ." Makasih ya
" Balas gue , Dan hesty langsung menaroh buah-buahan di atas meja ." Gimana sekarang keadaan kamu , udah baikan ? " Tanya hesty
" Yaa .. seperti yang nyoi lihat hehe , eh iya gimana tadi disekolah , seru ? " Kata Gue
" Ih .. tadi aku disekolah sebel banget nyio , kamu tau gak semenjak kamu gak sekolah MR.A selalu ngajakin aku ke kantin atau ngajak ngobrol gitu aku tolak aja dan ngehindar aja , kan kamu juga tau gara - gara dia kamu jadi beg .... " Seraya dengan itu hesty menutup mulut nya , dan gue rasa dia keceplosan .
Hening suasana jadi lebih hening dari sebelum nya , gue sengaja menurunkan volume tv , Gue lihat hesty dia seperti mengetahui semuanya . Tentang kejadian itu . Gue melihat ke atap berwarna putih itu dan sesekali melihat ke jendela dan terlihat gedung bertingkat . Gue kesel gue emosi , segampang itu dia tau semuanya .
" Kamu tau dari siapa ? Jujur " Tanya gue penasaran
Hesty cuman bisa berdiam diri , gak berani menatap gue . Hmm ..Gue coba tanya sekali lagi dan perlahan mulut nya berucap lirih
" Yang jelas ... aku tau dari .... Hilman " Jawab hesty singkat dan menundukan kepala nya , lagi .
Hilman ?? Kok bisa sih dia ada di tempat kejadian . Apa ini cuman kebetulan atau sebenernya Hilman udah menguntit gue dari belakang dan tahu gue di keroyok disana . Langsung gue tepis dugaan itu .Gue lebih memilih fokus ke cewek di samping gue , niat hesty ingin menyembunyikan hal ini dari gue tapi apa mau di kata ucapan nya tadi udah buat semua rahasianya kebongkar , lebih baik seperti itu hesty
. Wajah nya selalu di tundukan kebawah dan kayak gak mau lihat gue . Gue raih kepala nya supaya bisa menatap gue ,dan gue elus2 rambut nya .Gue menatap lembut wajahnya , gue coba pancarkan senyum tulus gue ke dia, dan jujur gue sayang banget sama dia . Ini pertama kali nya gue menyukai cewek sampai melibatkan fisik dan lebih mempertahankan hubungan . Biasa nya gue hubungan paling 1 bulan 2 bulan karena gue orang nya bosenan . Tapi entah mengapa semenjak gue dengan dia , seperti ada yang berbeda , dan tak ingin lekas pergi . Karena Gue sadar gue nyaman .Diubah oleh bloodfallen 24-11-2015 09:26
0