Kamipun melanjutkan perjalanan. Tak begitu jauh dari tempat pengisian bahan bakar, Kini aku sudah sampai Di lapangan yang tak berumput seperti yang kakak ceritakan . Setelah melihatnya akupun mengerti apa yang dimaksud lapangan bawah oleh kakak, Karena jalan yang menanjak sehingga lapangan tampak seperti di bawah, dan lapangan voli yang kakak ceritakanpun aku melihatnya.
Tepat disebrang jalan yang memisahkan lapangan bawah dan lapangan voli. Jika jalanan tidak menanjak maka lapang bawah dan lapang voli benar benar hanya terpisahkan oleh jalan. Lapangan bawah digunakan sekolah untuk bermain bola dan tes kebugaran jasmani, Sedangkan lapangan voli khusus untuk voli namun terkadang digunakan juga untuk bermain bulu tangkis. Kakak menunjukan Gerbang sekolah yang sudah dekat , akupun dapat melihatnya. Karena sangat bersemangat akupun berlari menuju gerbang.
"
Adek tunggu, jangan lari nanti jatuh " teriak kaka yang ikut berlari mengejarku
Karena panggilan kakak , akupun menoleh ke arahnya dan tak memperhatikan jalan di depanku . Akupun tersandung lalau terjatuh , Kini aku terbaring di tanah yang masih basah dan becek akibat hujan tadi . Membuat bajuku kotor , dan lututku berdarah karena goresan dengan kerikil-kerikil kecil di tanah. Akupun berdiri dan terdiam , kakakpun menepuk pundaku dan menanyakan keadaanku. Aku kira kakak akan marah padaku karena tak menuruti nasihatnya agar tidak berlari , tapi kakak tidak marah sama sekali . Ia langsung berjongkok didepanku menyodorkan punggungnya .
"
ayo naik kakak gendong " ucapnya sambil tersenyum
"
Baju adek kotor kak , nanti punggung kakak kotor juga " jawabku,lalu menunjukan baju kotorku
"
Yah engga apa-apa dek ,ayo naik " ajaknya tanpa menatapku
"
adek mau pulang aja kak , malu baju adek kotor"Suaraku sedikit parau karena menahan tangis
Kakakpun berdiri dan bertanya dimana tadi aku jatuh, kakak menunjuk kubangan tempat aku terjatuh sebelumnya. Akupun menunjuk ke arah dimana aku terjatuh sebelumnya. Aku kebingunan apa yang akan dilakukan kakak , aku terus memperhatikannya . Dan aku terkejut ketika kakak malah berbaring di kubangan dan membuat bajunya kotor , Orang - orang yang lalu lalang berhenti dan memperhatikan kakak . Mereka menertawakan kakak , namun kakak hanya diam dan menghampiriku.
"
Nah udah samakan sekarang , jadi adek ada temen yang bajunya kotor" kakak mengusap kepalaku dan tersenyum
Entah kenapa tapi saat itu aku merasa sangat bahagia dan kembali bersemangat untuk sekolah .Kamipun memasuki gerbang sekolah , Semua mata tertuju pada kami . Tatapan yang berbeda , Tatapan yang seakan-akan sedang mengejek kami . Akupun menengok kearah kakak dan kakakpun menengok kearahku , Sepertinya aku tau apa yang kakak pikirkan . Dan kakakpun mengedipkan matanya , Lalu Kamipun berjoged untuk menghilangkan rasa malu dan melepaskannya menjadi kebahagiaan.
Quote:
"I Got You (I Feel Good)"
Wo! I feel good, I knew that I wouldn't of
I feel good, I knew that I wouldn't of
So good, so good, I got you
Wo! I feel nice, like sugar and spice
I feel nice, like sugar and spice
So nice, so nice, I got you
Dan tatapan penghinaan kini berubah menjadi tawa dan tatapan kebahagiaan.