Kaskus

Entertainment

rasydanhaikalAvatar border
TS
rasydanhaikal
Quote-Quote Para Atheis
Quote-Quote Para Atheis

Quote:


Quote:
kakekane.cellAvatar border
danielosborn53Avatar border
danielosborn53 dan kakekane.cell memberi reputasi
2
58.3K
343
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread106.3KAnggota
Tampilkan semua post
seventhgalaxiesAvatar border
seventhgalaxies
#226
Quote:



mungkin jawaban dari ane lebih keren


Two hands working can do more than a thousand clasped in prayer.
Siapa bilang kita cuma harus berdoa?Agama mengajarkan untuk berusaha semaksimal mungkin dan berdoa agar diberikan hasil terbaik atas usaha kita.
Berdoa memang baik karena itu sugesti ke dalam diri sendiri. ada banyak orang sukses yang tidak berdoa karena dirinya atheist, contohnya Mark Zuckerberg pendiri Facebook. atau Bill Gates yang agnostik, dan mengaku sudah tidak pernah ke gereja.

You’re basically killing each other to see who’s got the better imaginary friend.
Sudah banyak terbukti orang yang hidup tanpa Tuhan akan menjadi pembunuh massal yg sangat bengis, hal ini karena mereka percaya bahwa tidak ada pembalasan setelah kematian atas apa yang mereka perbuat didunia.
Tidak juga, karena ada juga banyak orang yang tidak beragama tapi melakukan kebaikan seperti yang saya sebutkan tadi Bill Gates seorang agnostik dan pendiri perusahaan Microsoft, dia menyumbang banyak dana untuk orang yang tidak mampu di dunia. dia juga berusaha menyembuhkan polio terutama di negara afrika dan india.

The fact that a believer is happier than a skeptic is no more to the point than the fact that a drunken man is happier than a sober one. The happiness of credulity is a cheap and dangerous quality.
Kalau mabuk itu murahan dan berbahaya. Faktanya Agama melarang untuk mabuk, sedangkan atheis adakah yang melarang?
Atheist tidak punya larangan, bukan berarti mereka bodoh tidak belajar dari kesalahan. jika memang mabuk itu berbahaya, ya dia tidak sampai mabuk tapi tetap minum alkohol dengan kadar sedikit. Agama itu buatan manusia makanya jaman dulu udah ada alkohol, terus ada orang-orang yang mengaku Nabi yang tau bahwa alkohol itu berbahaya, jadi dia tulis di kitab buatan dia, agar bisa men-doktrin orang-orang agar percaya bahwa agama yang ia buat itu benar.

Faith means not wanting to know what is true.
Ketidakpercayaan adalah awal dari kebodohan yang menolak untuk mempercayai kebenaran.
Kebenaran di dunia ini tidak absolute, banyak ilmuwan yang memiliki pandangan skeptis terhadap banyak hal bukan berarti mereka tidak percaya akan suatu hal itu, tapi dia seorang ilmuwan yang harus terus berpikir. saya rasa jika Tuhan itu ada ia tidak akan menghukum si ilmuwan karena si ilmuwan terus mencari tahu apa dibalik dunia ini. dan itu bukan dosa.

I believe in god, only I spell it Nature.
Berarti anda perlu mempelajari lagi siapa Itu Tuhan.....
gak jelas

We must question the story logic of having an all-knowing all-powerful God, who creates faulty Humans, and then blames them for his own mistakes.
Tuhan menciptakan malaikat yang super patuh (tidak berhawa nafsu), hal ini tidak membuat mereka menjadi makhluk yang mulia di mata Tuhan. Maka Tuhan menciptakan manusia yang memiliki nafsu dan kita sendiri yang telah memilih untuk menjadi manusia, makhluk yang berpotensi lebih mulia dari malaikat. Jadi jangan salahkan Tuhan atas dosa yang anda perbuat.
Malaikat itu tidak terbukti ada, hanya orang gila yang mengaku bertemu malaikat di dalam goa, dan hanya orang gila yang percaya bahwa ada manusia ketemu malaikat di dalam goa. Manusia memiliki nafsu karena manusia tidak berbeda dengan binatang, manusia bukan evolusi dari monyet, tapi manusia keluarga atau kerabat monyet, sama seperti kucing bukan evolusi dari singa, tapi kucing satu kerabat atau satu keluarga dengan singa. semua binatang punya nafsu begitu juga dengan binatang. hawa nafsu ini berasal dari instinct yang sudah terpatrik dalam otak-otak setiap makhluk, itu cara agar mereka survive tinggal di bumi.


To surrender to ignorance and call it God has always been premature, and it remains premature today.

Lantas sampai kapan itu dianggap tidak "prematur"? Sedangkan pembuktiannya baru bisa dilakukan saat anda sudah tidak bernyawa.
belajar bahasa inggris lagi mas. biar gak malu dan kelihatan bego

Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful.
Selalu ada orang yang memanfaatkan agama untuk kepentingannya dan masih banyak orang bijak yang beriman, orang awam hanya memahami agama sebatas kemampuan berfikirnya, tapi orang bijak akan mengimani agama lebih baik dari orang awam, karena logika mereka berfikir jauh lebih baik.
Tidak ada orang yang menggunakan logika percaya begitu saja ketika ada seseorang bilang bahwa dirinya bertemu malaikat di dalam goa, atau dirinya mengaku sebagai utusan Tuhan lalu mati di atas salib. hanya orang gila. Pemerintahan menggunakan agama itu agar mengontrol masyarakat, pemerintahan juga punya hak untuk mengurangi radikalisme di suatu kelompok agama. contohnya di Amerika Serikat, pemerintahan menggunakan K.K.K agar orang kristiani bisa melihat bahwa K.K.K itu buruk, dan begitupula dengan FPI di Indonesia, itu juga buatan pemerintahan untuk 'mendidik' masyarakat di dalam negara. coba deh baca buku-buku politik tentang agama di suatu negara, nanti pasti Anda akan terkesima dalam metode ini yang sudah dilakukan semenjak dahulu di Yunani.


Philosophy is questions that may never be answered. Religion is answers that may never be questioned.

Hanya orang bodoh yang beragama tanpa dilandasi logika, jadi agama boleh dipertanyakan kebenarannya apabila itu bertentangan dengan logika anda, sehingga saat mengetahui kebenarannya keimanan anda akan bertambah.
Saya setuju dengan komentar ente, kecuali bagian keimanan. karena untuk beriman kita tidak perlu bertanya-tanya karena iman itu adalah percaya. jadi mau pake logika atau enggak, kalau mau beriman di suatu agama ya harus percaya. kalau ragu mungkin disebut agnostik beriman hahahahaha, kalau tidak ragu disebut beriman, kalau tidak percaya disebut tidak beriman. orang tidak beriman bukan berarti dia punya niat jahat di dunia. orang tidak beriman juga banyak yang baik-baik dan punya tujuan hidup baik tidak mencelakakan orang lain. Itupun kalau Anda ingin melihat orang-orang yang tidak beriman. tapi saya rasa mata Anda dan mata hati Anda tidak mau melihat, karena sudah di doktrin bahwa orang tidak beriman itu 'sudah pasti buruk', kasihan sekali.

Not only is there no god, but try getting a plumber on weekends.
Tuhan itu ada, cuma hati anda yang belum bisa merasakannya.
Tuhan ada atau tidak ada sampai sekarang tidak ada pembuktiannya, hati yang di maksud itu emotional di dalam otak ya, cara berpikir manusia. jadi memang emotional di dalam otak kita itu selalu membutuhkan sesuatu untuk bersandar, banyak orang menggunakan sandarannya kepada agama atau Tuhan, ada yang menggunakan sandarannya hanya kepada Tuhan tanpa harus mengambil aturan agama. ada yang sama sekali tidak membutuhkan sandaran.

If I were not an atheist, I would believe in a God who would choose to save people on the basis of the totality of their lives and not the pattern of their words. I think he would prefer an honest and righteous atheist to a TV preacher whose every word is God, God, God, and whose every deed is foul, foul, foul.
Agama itu ibarat kunci, alih-alin memilih rumah terbaik untuk dihuni, bagaimana anda mau masuk rumah apabila tidak memegang kuncinya.
Saya ragu ada atheis yang baik, sebab atas kebaikan dan begitu juga kejahatan yang dilakukan mereka percaya tidak akan ada balasan apa-apa.
Rumah itu pintu-nya dari kayu, kalau tujuannya hanya ingin masuk maka secara logika ancurin saja pintu itu menggunakan kapak atau di dobrak, jika pintu kebuka maka Anda bisa masuk ke dalam rumah. Nah berarti analogi Anda itu kurang bagus tuh, coba cari analogi lain lagi biar lebih keren gitu. Atheist tidak membutuhkan sesosok diri Anda agar orang-orang tau bahwa dirinya baik, orang atheist bukan ingin membuktikan ke dunia bahwa dirinya ingin dianggap baik oleh banyak orang, atheist hanya orang yang kurang percaya kepada Tuhan. di dunia ini ada Atheist yang bisa dijadikan contoh seperti Mark Zuckerberg yang bikin sosial media Facebook membantu banyak orang terhubung. atau Bill Gates yang membuat sistem operasi Windows, yang sampai sekarang membantu saya untuk meng-operasikan komputer.

Belief in the supernatural reflects a failure of the imagination.
Menolak percaya atas Dzat yang lebih tangguh dari manusia adalah sebuah kegagalan imajinasi.
Kepercayaan akan suatu yang tidak terlihat dan belum terbukti itu merupakan imajinasi, justru orang yang hanya percaya kepada realita dan tidak percaya akan supranatural atau hal ghaib justru mereka yang hidup dalam realita bukan imajinasi. ya berarti jawabannya benar, bahwa orang yang menolak percaya, adalah orang yang gagal ber-imajinasi seperti orang beragama.

With or without religion, you would have good people doing good things and evil people doing evil things. But for good people to do evil things, that takes religion.
Tanpa adanya agama akan makin banyak orang jahat yang berbuat jahat, orang jahat yang beragama setidaknya dia takut pada Tuhannya saat berbuat jahat dan tak ada satupun manusia yang mengawasi.
Agama itu hal yang natural, agama itu terbentuk ketika manusia mengenal moral, lalu dia tulis di dalam otaknya agar bisa mengingatkan anak-anaknya, eh rupanya ada pula orang yang menulis di dalam buku dan dijadikan tuntunan moralnya dan dia membuat agama. Banyak orang yang tidak menganut agama yang tidak ingin berbuat jahat itu karena dia berpikir logika bahwa jika ia berbuat jahat maka ia menyakiti orang lain, kalau menyakiti orang lain, dia merasa bersalah. tanpa belajar agama kita bisa belajar bahwa menyakiti orang lain itu membuat diri kita merasa bersalah, dan itu rasanya tidak enak sekali.


The world holds two classes of men – intelligent men without religion, and religious men without intelligence.

Dunia ini berisi EMPAT tipe manusia - orang cerdas yang beragama, orang tidak cerdas yang beragama, orang cerdas yang tidak beragama, dan orang tidak beragama yang tidak cerdas.
Naahh!! kalau ini gw setuju banget sama Anda..

Since the Bible and the church are obviously mistaken in telling us where we came from, how can we trust them to tell us where we are going?
Kitab yang benar itu memberi tahu kita bagaimana kita diciptakan dan tentunya menuntun kita kemana kita harus pergi.
Sekali lagi agama itu terbentuk karena adanya manusia, tanpa manusia agama tidak terbentuk, karena di dunia ini hanya manusia yang memiliki akal. Jadi agama itu terbentuk karena ada yang membentuknya yaitu ''manusia'. Nah, segala tuntunan atau ajaran dalam agama itu sebenarnya udah dari jaman dulu ada, lalu di masukan ke dalam kitab. seperti tidak boleh berhubungan intim sama yang bukan suami/istri, ini benar kalau kita berhubungan intim sama yg bukan suami/istri itu akan melahirkan anak, dan tanpa pernikahan anak ini akan sebatang kara, karena si pria bisa saja meninggalkannya, maka dibuatlah pernikahan. begitupula agama yang 'mencatat' ajaran moral yang memang dari jaman dulu itu udah ada, lalu di bumbui sejarah-sejarah, lalu di takut-takutin. agar ada orang yang lemah mental-nya bisa di perdaya oleh orang yang membawa agama itu.

I distrust those people who know so well what God wants them to do because I notice it always coincides with their own desires.
Tidak semua keinginan Tuhan sesuai kehendak manusia.
Tuhan aja belum terbukti, tapi Anda seakan-akan tahu mengenai sosok Tuhan. Manusia itu punya 'freewill' atau 'kehendak' yang memang ada walaupun tanpa Tuhan atau adanya Tuhan. jadi gak berhubungan sebenarnya. Mark Zuckerberg membuat facebook di umur 23 tahun, dan ia berharap facebook berhasil, akhirnya dia berhasil, karena dia punya kehendak untuk membuat proyek dia itu berhasil. Apakah ini keajaiban dari Tuhan? bukan... ini murni kehendak ia yang kuat.


The invisible and the non-existent look very much alike.

Coba anda pegang stop kontak ac dirumah anda, maka anda akan tahu bahwa apa yang tidak terlihat itu eksis.
Listrik bisa di rasakan dan bisa dilihat. sama seperti oksigen bisa di hitung kadarnya dan volume-nya. Sedangkan yang benar-benar tidak bisa dilihat dan dirasakan itu ya Tuhan. karena Tuhan memang sebenarnya tidak ada. Jika memang Tuhan ada sebaiknya ia bukan dari agama samawi, yang sangat kasar dan berisi banyak kekerasan.

It is not as in the Bible, that God created man in his own image. But, on the contrary, man created God in his own image.
Saya sendiri menolak percaya kalo Tuhan sama dengan makhluknya.
Ini membuktikan Anda jarang baca Bible atau Qur'an. di dalam kedua kitab itu, terdapat ayat yang mengatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia itu mirip dengan ia, tapi bukan berarti sama. tapi kayaknya lu butuh belajar bahasa inggris lagi dah, dan jangan lupa baca kitab Bible atau Qur'an karena memang ada ayat yang mengatakan bahwa 'Tuhan menciptakan manusia itu mirip dengannya' (tapi bukan berarti sama)

All the biblical miracles will at last disappear with the progress of science.
Dalam kitab agama yang benar kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan justru akan membuktikan kebenaran isinya.
Nah, ini sering ter-doktrin oleh ustad-ustad karbitan di youtube atau di masjid nih. Tidak ada kitab-kitab agama yang bisa membuktikan bahwa kitab itu selaras dengan hasil temuan ilmuwan. udah banyak bantahannya kok. tapi sekali lagi karena Anda sering dengerin apa kata ustad, maka Anda percaya buta. karena Anda orang beriman, bukan orang yang berpikir atau skeptis. di dalam ayat Qur'an mengatakan bahwa sperma itu dibentuk di tulang punggung atau di perut, padahal faktanya sperma itu dibentuk di buah zakar. Bible juga mengatakan bahwa sperma itu dibentuk di perut, padahal faktanya sperma itu di bentuk oleh tubuh di dalam buah zakar.

Blind faith is an ironic gift to return to the Creator of human intelligence.
Untuk itulah janganlah jadi manusia yang percaya tanpa menggunakan logikanya karena itu adalah suatu kebodohan.
Setuju

Be thankful that you have a life, and forsake your vain and presumptuous desire for a second one.
Saya bersyukur telah memiliki kehidupan, namun tidaklah sia-sia apabila kita berbuat baik untuk kehidupan kedua saya nanti, dan itu akan membuat anda merasa rendah diri, bukan sombong.
Ini komentar yang baik dari juragan, ane sangat apresiasi. Tapi cuma pengen kasih tau, bahwa orang yang tidak beragama atau tidak bertuhan itu percaya bahwa kehidupan ini hanya sekali, jadi dia berbuat terbaiknya untuk kehidupan yang sekali ini. makanya gak heran orang yang tidak terlalu relijius justru menang di lomba keduniawian, baik ia jahat ataupun baik. Tapi sekali lagi saya pengen bilang bahwa orang yang tidak beragama bukan berarti dia ada niat melakukan kejahatan atau menyakiti orang lain, karena orang tidak beragama dan beragama itu sama-sama manusia, punya kehendak untuk berbuat baik atau jahat tergantung motifnya.


What can be asserted without proof can be dismissed without proof.

Tuhan itu lebih dekat dari urat nadi leher anda. Bukti yang mereka minta sebenarnya ada ditubuh mereka sendiri, tak ada satu manusiapun yang mampu merubah asam amino menjadi 1 sel hidup yang didalamnya terdapat sistem yang jauh lebih rumit dari sistem tercanggih buatan manusia, dan miliaran sel itulah yang membentuk sistem yang lebih besar dan menyusun tubuh anda.Kalo keteraturan yang sempurna ini bukan suatu bukti keberadaan Tuhan, lantas bukti seperti apa lagi yang anda harapkan?
Coba Anda pergi ke gedung bertingkat lalu jatuhkan diri Anda, dan sebelum Anda jatuh ke bawah jangan lupa berdoa kepada Tuhan agar Anda diselamatkan, atau saya jatuhkan Anda dengan menggunakan helikopter, lalu Anda berdoa agar diselamatkan, jika tidak selamat itu membuktikan bahwa Tuhan itu memang tidak bisa diandalkan.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.