- Beranda
- Stories from the Heart
aku "lari" sebentar, ntr kalau aku capek trs balik, kamu hrs ada disitu menunggu aku
...
TS
kejepet2
aku "lari" sebentar, ntr kalau aku capek trs balik, kamu hrs ada disitu menunggu aku
Hai kawula muda dunia SFTH 
Perkenalkan namaku ozy bisa dipanggil od (gakpenting
)
Mohon ijin buat sesepuh, momod, enthusiast disini utk berbagi cerita yang biasa2 ini yaaaa
Gatau lagi mo dilampiaskan kemana akhirnya ya berakhir di sebuah tulisan elektronik disini
Semoga berkenan dan selamat menikmati
hai diary? Apa kabarmu?
Baik2 saja kan?
Apa kabar janji yang pernah kita ucapkan bersama? "Aku lari sebentar, ntar kalau aku capek trs balik, kamu hrs ada disitu menunggu aku ya"
Apakah kau sekarang berusaha menepati janji tsb?
Walaupun berat utk menerima bahwa kita sekarang sebatas 'mantan yang bersahabat'
Aku akui aku tidak bisa melupakan mu, karena jalan yang kita lalui begitu lama, hubungan yang dimulai dari kita sd, kita jalan bersama memakai payung di bawah derasnya rintihan hujan, cuaca yg dingin sehingga kau memelukku ditengah2 jalan pegunungan sumatera utara... kau yang menyelamatkanku dari bahaya anjing yang berusaha mengganggu kita, kau yang menggandeng tanganku ketika aku jatuh tidak bisa mengikuti langkah kaki kecil mu, aku akui kau memang gadis tomboy yang mandiri yg membuatku merasa nyaman ketika didekatmu...hingga waktu sekarang ini

Perkenalkan namaku ozy bisa dipanggil od (gakpenting
)Mohon ijin buat sesepuh, momod, enthusiast disini utk berbagi cerita yang biasa2 ini yaaaa

Gatau lagi mo dilampiaskan kemana akhirnya ya berakhir di sebuah tulisan elektronik disini

Semoga berkenan dan selamat menikmati
-------------------------------------------
hai diary? Apa kabarmu?
Baik2 saja kan?
Apa kabar janji yang pernah kita ucapkan bersama? "Aku lari sebentar, ntar kalau aku capek trs balik, kamu hrs ada disitu menunggu aku ya"
Apakah kau sekarang berusaha menepati janji tsb?
Walaupun berat utk menerima bahwa kita sekarang sebatas 'mantan yang bersahabat'
Aku akui aku tidak bisa melupakan mu, karena jalan yang kita lalui begitu lama, hubungan yang dimulai dari kita sd, kita jalan bersama memakai payung di bawah derasnya rintihan hujan, cuaca yg dingin sehingga kau memelukku ditengah2 jalan pegunungan sumatera utara... kau yang menyelamatkanku dari bahaya anjing yang berusaha mengganggu kita, kau yang menggandeng tanganku ketika aku jatuh tidak bisa mengikuti langkah kaki kecil mu, aku akui kau memang gadis tomboy yang mandiri yg membuatku merasa nyaman ketika didekatmu...hingga waktu sekarang ini
Spoiler for Storyline:
Diubah oleh kejepet2 14-05-2016 01:31
anasabila memberi reputasi
1
4.8K
42
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kejepet2
#1
Part 1 - Wajah Itu
"Bangun naaak, tapi kita mau pigi ke brastagiiii, mandi cepat sanaaa, kalo gak juga mandi kami tinggal kau"
Yap, itulah teriakan mak aku kalo udh gondok nengok aku lama x bangun
"Iya maaak , lagian napa buru2 kali mak kan gadak yg spesial disana"
"Gosah banyak crita udh cpt ko mandi"
Alhasil aku mandi dengan perasaan yang malas
Singkat cerita kami sekeluarga udh di dalam mobil , perjalanan ke brastagi ini aku barengi dengan tidur yang berkelanjutan
Didalam mobil
"Mak kita mau tempat siapa mak?"
"Adalah kawan smp mamak , jadi arisan kali ini kenak nya sama kawan mamak inilah di brastagi, yauda skalian itung jalan2"
Sesampai di brastagi kami langsung disambut dengan hawa dingin yg menyucuk paru2
"Naaah ini udah sampek rumah temen mamak nak, gak jaoh kaannn"
*aku turun dari mobil sambil muntah*
Mamakku langsung turun dari mobil kemudian masuk kerumah kawan smp nya yang sudah disepakati utk arisan, kemudian mamakku menyalami kawan smp nya sambil cipika cipiki sementara aku masih di pinggir mobil temenung karna mual
"Eh od masuk, ayuk jangan malu sama ibuk, kan temen mamak, ayo masuk kenalan sama anak ibuk"
"Eh iya ibuk *salim* , masih mual sikit buk, disini aja dulu deh buk"
"Ehhh gabole gituuuu, naaaang *manggil kedalam rumah* ayo kenalan dulu sama anak temen mama naaang"
Kemudian keluarlah sesosok wajah imut merah yg tembem dibaluri syal, rambut sebahu terurai indah, gigi gingsul itu, sontak aku berfikir...
*wajah itu...*
*sungguh wanita yang sempurna...*
"Hai nama kamu siapa? Kenalin aku diary"
"Eh iya ehm namaku od, salam kenal ya diary..."
"Ayuk masuk jangan malu kita main dikamarku aja"
Dia menggandeng tanganku menuntunku masuk kedalam rumahnya, aku ga bisa berkata apa2, cak klen bayangkan lah anak kelas 4 sd jumpa cewek yang brani gandeng tangan kita tanpa rasa malu, pasti tediam kan? Ha kekgitulah aku (dulu)
----------
"Naaak mama sama ibuk mau ke pajak (pasar) bentar beli makanan, diary jaga rumah ya, ntar kalo mau jalan2 kunci aja pintunya trs letak di bawah pot"
"Iya mama"
----------
"Diary, udh brapa lama tinggal disini?"
"Dari aku lahir dong od, kenapa? Dingin ya disini hehe"
"Iya nih biasanya dimedan panas gapake baju disini harus pake jeket tebal2 huh"
"Haha yaudah kalo kamu masih kedinginan, kita main keluar yuk od, kita eksplorasi daerah sini aja, kan kamu juga baru kemari kan, biar ga kedinginan"
"... trus rumah kekmana? Gapapa ditinggal kosong gini?"
"Gakpapa tetangga disini baik semua kok, yuk brangkat?"
Brangkat lah kami menggunakan kaki, berdua memaakai jeket tebal dan sepatu boots karena cuaca yang agak buruk (wajar daerah pegunungan selalu becek dan hujan)
"Od lewat sini, jangan clingak clinguk gajelas ntar kesasar kamu"
"Gimana ga clingak clinguk ry, pemandangan nya indah kaliiii"
"Haha kita belum sampe ke tempat yang aku maksud loh, belum capek kan? Ayuk cepat"
Diary seketika menggandeng tanganku tanpa rasa ragu, dan akupun mulai malu. Gadis ini begitu cantik, mempesona, juga berani, aku hanya bisa mengikuti gandengan tangannya karna aku gatau daerah sini
"Nah udah sampe ooood, cantik kaaannnnnn"
Aku sampe pada bukit yang nggak terlalu tinggi, tapi dari bukit ini terpampang jelas pegunungan brastagi dan jalan2 kota maupun yang lainnya sejauh mata memandang
"Diary... brastagi indah ya... sama kayak kamu" entah kenapa kata2 itu keluar dari mulut anak kelas 4 sd yang notabene penakut sama cewe
"Haha odd kamu bisa aja, yuk pulang ntar maghrib kita dicariin"
----------
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salaaam, wah dari mana nak ku?"
"Ini buk, mak, od sama diary tadi jalan2 ke bukit di atas sana, nah dari bukit itu cantik x pemandangannya mak, nampak sampe bawah2 sana ih kerenla mak"
"Hahahaa bener ya indah ya, pasti diary bawa ke bukit itu kan nak?"
"Iya ma, hehe, diary bawa od ke bukit yang diatas sana, abisnya od diem aja katanya sih suntuk ga jalan2"
"Hahaha anak ibuk emang gitu diary, awal jumpa malu2 tapi kl udh akrab pasti malu2in"
"Ah mamak ni tahapa jgn bikin malu depan diary sama buk butet lah mak"
Alhasil mereka tertawa sementara aku malu malu sendiri
"Nak, kita nginap seminggu disini mau? Sekalian liburan, kan od udah libur semester naik kelas 5 kan?"
"Bah mau kali lah mak, awak suka disini mak, enak"
"Halah suka disini apa suka sama diary?"
Seketika muka aku sama muka diary memerah karena malu
Seminggu dari sekarang, kita akan terus bersama2 berpetualang, diary...
Yap, itulah teriakan mak aku kalo udh gondok nengok aku lama x bangun
"Iya maaak , lagian napa buru2 kali mak kan gadak yg spesial disana"
"Gosah banyak crita udh cpt ko mandi"
Alhasil aku mandi dengan perasaan yang malas
Singkat cerita kami sekeluarga udh di dalam mobil , perjalanan ke brastagi ini aku barengi dengan tidur yang berkelanjutan
Didalam mobil
"Mak kita mau tempat siapa mak?"
"Adalah kawan smp mamak , jadi arisan kali ini kenak nya sama kawan mamak inilah di brastagi, yauda skalian itung jalan2"
Sesampai di brastagi kami langsung disambut dengan hawa dingin yg menyucuk paru2
"Naaah ini udah sampek rumah temen mamak nak, gak jaoh kaannn"
*aku turun dari mobil sambil muntah*
Mamakku langsung turun dari mobil kemudian masuk kerumah kawan smp nya yang sudah disepakati utk arisan, kemudian mamakku menyalami kawan smp nya sambil cipika cipiki sementara aku masih di pinggir mobil temenung karna mual
"Eh od masuk, ayuk jangan malu sama ibuk, kan temen mamak, ayo masuk kenalan sama anak ibuk"
"Eh iya ibuk *salim* , masih mual sikit buk, disini aja dulu deh buk"
"Ehhh gabole gituuuu, naaaang *manggil kedalam rumah* ayo kenalan dulu sama anak temen mama naaang"
Kemudian keluarlah sesosok wajah imut merah yg tembem dibaluri syal, rambut sebahu terurai indah, gigi gingsul itu, sontak aku berfikir...
*wajah itu...*
*sungguh wanita yang sempurna...*
"Hai nama kamu siapa? Kenalin aku diary"
"Eh iya ehm namaku od, salam kenal ya diary..."
"Ayuk masuk jangan malu kita main dikamarku aja"
Dia menggandeng tanganku menuntunku masuk kedalam rumahnya, aku ga bisa berkata apa2, cak klen bayangkan lah anak kelas 4 sd jumpa cewek yang brani gandeng tangan kita tanpa rasa malu, pasti tediam kan? Ha kekgitulah aku (dulu)

----------
"Naaak mama sama ibuk mau ke pajak (pasar) bentar beli makanan, diary jaga rumah ya, ntar kalo mau jalan2 kunci aja pintunya trs letak di bawah pot"
"Iya mama"
----------
"Diary, udh brapa lama tinggal disini?"
"Dari aku lahir dong od, kenapa? Dingin ya disini hehe"
"Iya nih biasanya dimedan panas gapake baju disini harus pake jeket tebal2 huh"
"Haha yaudah kalo kamu masih kedinginan, kita main keluar yuk od, kita eksplorasi daerah sini aja, kan kamu juga baru kemari kan, biar ga kedinginan"
"... trus rumah kekmana? Gapapa ditinggal kosong gini?"
"Gakpapa tetangga disini baik semua kok, yuk brangkat?"
Brangkat lah kami menggunakan kaki, berdua memaakai jeket tebal dan sepatu boots karena cuaca yang agak buruk (wajar daerah pegunungan selalu becek dan hujan)
"Od lewat sini, jangan clingak clinguk gajelas ntar kesasar kamu"
"Gimana ga clingak clinguk ry, pemandangan nya indah kaliiii"
"Haha kita belum sampe ke tempat yang aku maksud loh, belum capek kan? Ayuk cepat"
Diary seketika menggandeng tanganku tanpa rasa ragu, dan akupun mulai malu. Gadis ini begitu cantik, mempesona, juga berani, aku hanya bisa mengikuti gandengan tangannya karna aku gatau daerah sini
"Nah udah sampe ooood, cantik kaaannnnnn"
Aku sampe pada bukit yang nggak terlalu tinggi, tapi dari bukit ini terpampang jelas pegunungan brastagi dan jalan2 kota maupun yang lainnya sejauh mata memandang
"Diary... brastagi indah ya... sama kayak kamu" entah kenapa kata2 itu keluar dari mulut anak kelas 4 sd yang notabene penakut sama cewe
"Haha odd kamu bisa aja, yuk pulang ntar maghrib kita dicariin"
----------
"Assalamualaikum"
"Waalaikum salaaam, wah dari mana nak ku?"
"Ini buk, mak, od sama diary tadi jalan2 ke bukit di atas sana, nah dari bukit itu cantik x pemandangannya mak, nampak sampe bawah2 sana ih kerenla mak"
"Hahahaa bener ya indah ya, pasti diary bawa ke bukit itu kan nak?"
"Iya ma, hehe, diary bawa od ke bukit yang diatas sana, abisnya od diem aja katanya sih suntuk ga jalan2"
"Hahaha anak ibuk emang gitu diary, awal jumpa malu2 tapi kl udh akrab pasti malu2in"
"Ah mamak ni tahapa jgn bikin malu depan diary sama buk butet lah mak"
Alhasil mereka tertawa sementara aku malu malu sendiri
"Nak, kita nginap seminggu disini mau? Sekalian liburan, kan od udah libur semester naik kelas 5 kan?"
"Bah mau kali lah mak, awak suka disini mak, enak"
"Halah suka disini apa suka sama diary?"
Seketika muka aku sama muka diary memerah karena malu
Seminggu dari sekarang, kita akan terus bersama2 berpetualang, diary...
0