Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
478.6K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#422
38. Deritamu adalah Deritaku
Menjelang akhir semester 3 yang hampir bertepatan dengan Puasa tahun itu, diri ini seakan mendapat sedikit cahaya untuk sejenak meninggalkan jalan itu.

Kini yani lebih banyak bersama teman cewek2nya. Dia sekarang sering memakai penutup kepala untuk pergi ke majelis taklim.

Minggu kedua puasa merupakan hari terakhir uas semester 3 waktu itu. Yani yang tidak pulang ketika libur semester 2 kemaren berniat pulang.

Siang itu dikamar yani..dia sudah diposisi favoritnya, menjadikan dadaku sandaran empuknya..

Quote:

Dia kembali mencari posisi nyaman untuk kepalanya didadaku

Quote:

Dia kembali terdiam sejenak
Quote:


Yani menepis tanganku yang sudah dengan sendirinya menjalar kearah bagian tubuhnya..entah, sekarang kepala ini sudah tak bisa aku kontrol lagi.

Quote:


Tidak berapa lama, dewi sudah berdiri didepan pintu kamar yang terbuka, merekapun pergi ke masjid dekat kostan yani. Akupun hanya tiduran di kamar hingga waktu berbuka puasa. Dan seperti janjinya, yani malam itu mengajakku menyusuri lembah hitam itu lagi.

...

Menjelang hari kepulanganya ke sulawesi sana, yani mengajakku untuk mengantarnya ke terminal lama (ane lupa, soalnya sekarang dah jadi terminal giwangan), seperti biasa, aku sangat malas dengan yang namanya perpisahan.

Yanipun sedikit kecewa ketika aku tidak mau mengantarnya. Tapi karena melihat gelagat ku akan marah akhirnya dia pergi sendiri. Kejam banget yak ane waktu itu...wkwkkwkw..parah parah...emoticon-Cape d... (S)

Dia menitipkan kunci kamarnya, dia gak mau aku susah mencari makan saat menjelang lebaran nanti. Sebelumnya aku pernah menceritakan bagaimana susahnya mencari makan di yogya ketika lebaran.

Menjelang minggu terakhir puasa, aku menelpon kerumah. Sekedar memberi tahu bahwa aku tidak pulang lagi lebaran ini. Tapi, emak sedikit kberatan dengan keputusanku, akhirnya aku dikirimi uang untuk membeli tiket mudik.

Hadeh, perjalanan menyiksa ini lagi. Tapi karena perintah dari emak sudah turun, diri ini tidak berdaya. Lebaran tahun 2004 itu aku pulang.

Tidak ada yang istimewa diperjalanan ato dimataram, karena tidak ada Marina lagi dimataram, dia sudah berbeda kost dengan anita..wkwkwkwk..gagal lah buaya ini memadu kasih dengan Marina...emoticon-Ngakak (S)

Tapi lebaran di kampung halaman itu terasa banget loh, berbeda banget dengan waktu lebaran diyogya. Ane ngerasa banget yang namanya kumpul2 dengan keluar dan sanak family yang baru hari itu ane liat. wwkwkkw.. Lumayan banyak juga ternyata sodara2 dari nenek ane..
...

Oke Skip yak, ane sedikit lupa kejadian pas lebaran itu di rumah...kita langsung ke yogya aja.

Sudah 3hari sejak aku kembali kyogya ini, kostan masih sepi. Belum ada satupun anak kostan yang sudah kembali dari liburan dirumah masing2. Yani juga belum balik dari sulawesi. Jadilah diri ini sendirian diyogya.

Dan seperti biasa, tiap kesepian menjalari diri, terlihatlah siapa sebenarnya yang merajai hati. Yap, siapa lagi yang merajai hati ini selain Cewek Berkacamata yang jauh di medan sana.

Sore itu aku mencoba menghubunginya.

Tut tut tut...pagerku berbunyi...eh salah..itu suara telepon wartel ding..wkwkkww..maklum gan, otak ini rada2 keseleo kena hawa panas yogya yang sudah terasa seperti kampung ane, yogya udah 6biji mataharinya sekarang...puanas lek emoticon-Peace

Quote:


Seperti part2 sebelumnya, tiap ada kata kangen ditelepon, gak kurang dari 2jam kami bercanda mengingat segala yang telah lewat ketika dia di yogya.

Itulah marisa kekasih hatiku..sesedih apapun yang melandanya, dia akan berusaha untuk tersenyum dan tertawa saat bersamaku walaupun hanya lewat telepon.

Malam itu aku mengakhiri panggilan sljj itu setelah kurasa dihatinya sudah tidak ada tanda2 kesedihan jahat itu.

Dan alangkah kagetnya diri ini ketika membayar di wartel itu..320an rebu...hancccoook...itu beneran meterannya segitu...wah abis duit bulananku...bakalan makan sandal jepit ini besok2.. emoticon-Cape d... (S)

Entahlah, lelaki macam apa aku ini, tidak mampu memberikan jawaban kepada wanita yang dicintainya. Sudahlah, aku masih labil waktu itu..emang sekarang udah gak?? ya masih..masih sering kumat labilnya.. emoticon-Ngakak (S)

...

2hari berikutnya , ketika aku selesai mencuci beberapa pakaian, si kampret arif baru kelihatan, dia lagi2 membawa kemplang, kerupuk yang dari ikan itu..hadeh gak ada yang lain apa oleh2nya.

Quote:


Doipun berlalu kekamarnya setelah salaman ala anak muda yang kyk jotos2an itu...ah apalah namanya salaman itu..gk tau aku sampe sekarang namanya...cuekin ajalah..pokoknya itu ajalah namanya...kwkwkwkw

Setelah selesai menjemur pakaian tadi, akupun mengajak arif mencari makan siang itu. Saat hendak kekamarnya.

Quote:


dan seperti biasa2nya kami tertawa lepas.

Quote:


Akupun meninggalkan arif yang sekarang mulai sibuk dengan hapenya..entah dia maling dimana itu hape, paling dibandara...sudahlah gak usah terlalu dipikirkan..emoticon-Ngakak (S)

Oiya, kyknya mulai banyak itu hape sliweran di beberapa teman yang ane temuin waktu itu..tapi rata2 masih monochrome dan monoponik.

Trus aku piye?? ya ngono kui...masih make kaleng itu gan, yang make benang sebagai kabelnya..nasib orang kampung ya gitu...emoticon-Peace

...

Pagi itu, kembali diri ini dikagetkan oleh pintu yang digedor2..ah arif kebiasaan nek pagi sering banget ngajak ke burjo di perempatan dekat kost..itu pintu kamar juga gak pernah ane kunci kenapa gak langsung masuk aja...

Aku yang waktu itu memakai celana pendek dan sedang pewe memeluk guling berteriak tanpa melihat kepintu.

"Masuk aja gak dikunci" setengah teriak

Ceklek, pintu itu terdengar dibuka, tidak ada suara si kampret arif, palingan nek gak ngajak makan, doi ngambil gitar. Ane cuekin aja.

Mulai genit2 itu tangan dipinggangku. Aku memukul tangan yang dari tadi nyolek2 pinggangku. Dah mulai genit ni kampret satu, salah makan apa dia. Pasti minta jatah maho satu ini pikirku emoticon-Betty (S)

Semakin lama semakin deres aja itu colekan, aku yang gak tahan terhadap gelitikan di perut mulai membalik badan dan melihatnya.

Quote:


Aku mulai mencoba duduk, terlihat yani dengan tas ransel dan kardus lumayan gede. Wah banyak oleh2 ini..

Quote:


Udah beda sekarang gan, udah gak senyum mesum polos lagi..dah berubah jadi senyum mesum genit..hahay

Diapun mulai memelukku, erat seperti biasanya..tapi tidak lama, dia menyudahi pelukannya.

Quote:

Aku meninggalkan yani utk cuci muka, berapa menit kemudian aku sudah siap. Jadilah diri ini kuli panggul mengangkat kardus yang lumayan gede bawaan yani dari kampungnya.

Ini kardus lumayan berat, pasti banyak ini makanan didalamnya..wkwkwwk..dasar anak kost kere, pikirannya cuman makanan.

Aku menurunkan itu kardus didepan pintu kamar, dengan sedikit berjinjit aku menggapai kunci yang sudah menjadi tempat kami biasanya menyimpan kunci kamar itu.

Dgn sedikit susah, akhirnya kamar itu terbuka. Lumayan berdebu setelah ditinggal pemiliknya beberapa minggu.

Yanipun mengambil sapu dibelakang pintu. Dia membersihkan kamarnya, aku hanya duduk dikursi depan, aku lihat kesekitar kost, masih sepi, belum ada anak kostan lain yang balik.

Sekitar 10menit beberes, yani mengajakku masuk. Aku mengangkat kardus dan membawa kedalam kamar.

Hahay, saatnya membuka kardus dan menghabisi isi didalamnya. Aku tanpa pamit ke yang empunya, mengambil pisau dapur di atas rak kecil itu, dengan cekatan tangan ini mengarahkan pisau membuka kardus itu.

Terlihat lah didalam kardus itu..


-----------------------------------------------------------------------
To be continued..
good night and wet dream emoticon-Peace

kaskus-image
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.