Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
478.6K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#388
36. Aku Manusia Bejat
Didalam perjalanan kekostan, aku kembali memikirkan tentang phylosofi sang dolphin tadi, sesekali pikiran ini melayang ke medan dimana cewek cantik berkacamata itu kini.

Entahlah, mungkin mata ini berair dalam perjalanan itu, banyak debu yang terbang terbawa angin sore menjelang malam itu. Mata ini sedikit kelilipan sehingga berair. emoticon-Peace

Ketika sampai depan kamar, aku sedikit kaget dengan kresek putih yang tergantung dipegangan pintu kamar.

Ah, aku diteror bom bungkusan kresek oleh oknum gak bertanggung jawab gumamku. Aku sedikit takut2 mendekati kresek putih itu.

Aku mengelus dada, ternyata bukan bom, kresek itu berisi makanan yang telah yani masak. Dan terdapat secarik kertas sobekan binder. Tentunya dengan tulisan yang butuh beberapa lama aku baru bisa membacanya, iya itu tulisan yani...wkwkwkwk

Quote:


Hahahhaa...yani yani, itu pintu gak aku kunci, kenapa gak kamu taro di dalam kamar aja, untung arif gak ngeliat...kalo dia ngeliat bakalan tersisa kresek doang, makanannya hilang entah kemana..emoticon-Ngakak (S)

Akupun membuka pintu kamar yang dari awal pindah tidak pernah aku kunci itu. Tidak ada barang berharga, hanya ada radio 2band serta gitar bututku.

Setelah selesai mandi, akupun membuka kresek dari yani itu. Terlihat menu komplit di tuperware warna ungu. Ada telur goreng ada kering tempe dan nasi putih. Dia tau kesukaanku..kering tempe, dia sangat senang memasaknya untukku.

Seperti biasa, aku sangat lahap memakan menu itu..yoi gan, makan gratis e, sapa yang gak doyan..wkwkwkwk..

Malam itu, aku sempat tidak selera ketika di ajak keluar makan oleh anak2 kostan..ah elah, tadi kan baru makan cok...maruk betul kalo makan lagi...wkwkwkkw.. emoticon-Cape d... (S)

Aku mengatakan kalo sudah makan, ketika arif, mas farid, mas antok dan bung pila mengajakku makan diluar.

Aku memilih dikamar yang sedikit gelap dan menikmati remang2 cahaya lampu teras dari pintu yang aku biarkan terbuka.

Jadilah diri ini kembali melangkolis dengan petikan gitar mengalunkan melodi menyayat hati, hahay bahasane galau tingkat akut ini..entah melodi apa, tangan ini bergerak gak jelas. Tapi karena lagi galau gundah gulana, enak2 aja telinga ini mendengarnya.

Pikiranku melayang jauh lagi ke medan sana. Aku kini sedikit mengerti bagaimana perasaan marisa terhadapku, lelaki jahat yang telah menduakannya disini.

Aku mengerti rasa sayangnya kepadaku. Phylosofi dolphin yang tadi sore aku baca seakan membuka mataku yang sangat bodoh ini.

Aku kembali terpaku kearah pintu kamar yang terbuka. Terlihat bayangan cewek yang sudah sangat kukenal itu. Dia berjalan kearahku.

Quote:


Setelah menutup kamar, kamipun berjalan ke kostan yani..lagi2 yani tidak melepas gandengan tangannya.

Aku bingung, apa yang harus aku katakan ke yani nanti.. Aku merasa bersalah dengan marisa, tapi aku juga segan dengan yani yang sudah sudi mencintaiku.

Yani seakan tidak memperdulikan aku yang selama perjalanan itu hanya diam saja megikutinya. Dia sempat malntunkan nyanyian2 kecil dari mulutnya dengan suara pas2an. Dia terlihat ceria. Semakin berat hati ini.

Seperti biasa, setelah 1menit berkutat dengan pintu yang sedikit sulit dibuka, akhirnya kami pun masuk kekamar yani. Aku mengambil posisi bersender di sudut kasur dekat bantalnya.

Dia terlihat kedispenser yang menyala indikator panasnya itu.

Quote:

Hadeh, ngapain juga tadi make kata2 nafsu...malah jadi kikuk gini kan.

Quote:


Dia tersenyum dan mengarah dan menutup pintu kamar, dan berjalan kearah kedua rentangan tanganku. Dia kini sudah berada didadaku.

Quote:


Sekitar 5menit tidak ada suara, kulihat dia menikmati dekapanku. Sesekali dia menggeser kepalanya menyamankan posisinya didadaku lagi.

Quote:


Aku sedikit kaget dengan jawabannya barusan. Kini dia mengangkat kepalanya melihatku.

Quote:


Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya..

Quote:


Dia tidak membalas ucapanku, dia mengangkat badannya sehingga wajahnya kini sudh tepat diwajahku. Dan terjadilah adegan yang belakangan sudah sering kami lakukan. Tangan serta bibir ini sudah sangat tau apa yang mereka lakukan.

Sepuluh menit berlalu, dia menghentikan semuanya. Dia memegang kedua pipiku dengan wajah memerah penuh nafsunya

Quote:


Tidak berapa lama setelah yani mengucap katanya, dia sudah tanpa benang di depanku, dan tangannya kini membuka semua yang aku kenakan.

Dan terjadilah apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh manusia yang belum menikah. Aku munafik jika tidak mengakuinya, aku sangat menikmati kenikmatan itu. Aku tahu itu sangat terlarang, tidak jarang nenek beserta kedua orang tuaku menceramahiku tentang hubungan seperti ini.

Tapi itu semua hilang oleh bisikan setan terhadap manusia yang sudah dipenuhi nafsu.

Entah berapa kali kami melakukannya, aku menyudahi semuanya ketika bayangan mentari terlihat dari pintu angin kamar. Yani hanya tersenyum memandangku yang kini terbaring disampingnya. Dia mengecup bibirku lagi sebelum dia mengajakku tidur.

Siang hari ketika aku membuka mata, tidak terlihat yani disampingku. Akupun mengenakan pakaianku. Aku mengarah ke dispenser dan menyeduh nescafe, aku butuh kopi untuk menenangkan diri.

Tidak ada sedikitpun rasa penyesalan atas perbuatan semalam. Aku benar2 bejat sekarang.

Saat aku kembali ke kasur dan menyenderkan badan ditembok yang dulu sempat dialiri darah segar tinjuku. Terlihat yani membuka pintu dengan rambut masih basah dan handuk biru tua membalut badannya.

Dia tersenyum manis melihatku yang sedang menikmati kopi dicangkir kecil miliknya.

Quote:


Lagi2 yani menarik tangan dan menciumiku bernafsu, aku tau ini akan mengarah kesitu. Akupun mengingikannya lagi, dan entah itu yang keberapa kami lakukan dikamar itu. Aku sudah tidak bisa menguasai diriku, setan bejatlah yang menggerakkan semua otot tubuhku.

Suara azan dzuhur tidak lagi aku perdulikan, aku menginginkan kenikmatan itu. Lagi dan lagi. Tidak ada pikiran lain diotakku ini, hanya ada lekukan tubuh yani yang penuh keringat terpampang jelas.

Yanipun terlihat lemas dikasur itu, selang berapa saat sebelum azan ashar menggema dr masjid. Aku mengecup keningnya dan menutup tubuh tanpa seutas benang itu dengan selimut tipis disamping kasur.

Aku memakai kembali celana jeans biruku, aku mengambil handul yang terjatuh dilantai. Kulangkahkan kaki ini keluar kamar menuju kamar mandi.

Terasa segar air yang berasal dari pipa milik PAM Yogya itu mengaliri tubuh yang penuh dengan nafsu sesat. Banyaknya busa sabun yang kugunakan tidak mampu membersihkan hasrat bejat yang masih menyelimuti.

10menit berlalu aku sudah berada dikamar yani sambil mengeringkan rambut yang mulai panjang. Aku hanya tersenyum melihat cewek itu tertidur kelelahan dibalik selimut tipis putih dengan corak garis2 itu.


---------------------------------------------------
Mohon maaf jika kata2nya ada yang sangat mengganggu dan terlalu vulgar...

Enough for today..
Cya tomorrow guys...thanks for reading,,
kaskus-image
Diubah oleh cRot.Ex 25-10-2015 16:56
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.