- Beranda
- Stories from the Heart
Aku Masih Setia di Yogya
...
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. 
Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.
Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.
Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh
Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.
Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).
Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.
Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca.

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.
Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.
Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh
Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.
Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).
Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.
Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca.

Spoiler for Index:
Spoiler for PDF Version:
Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
478.8K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
cRot.Ex
#379
34. Cinta 3 Dimensi dan Dolphin
Seperti biasa, karena ini cerita ane di yogya, jadi ane skip ke waktu ane nyampe di yogya lagi, karena ketika di mataram pas balik kyogya-nya Marina belum balik lagi dari rumahnya di lombok timur, jadi tidak ada yang istimewa...hahay
...
Siang itu, ane sudah berada di pull safari di janti sana. Seperti pada mudik sebelumnya, ane gk terlalu akrab dengan teman sebangku ane selama perjalanan karena kebanyakan waktu ane abiskan buat tidur. Perjalanan sehari semalam itu belum bisa di tolerir oleh tubuh ane, masih pusing kepala ini.
Ane memutuskan naik taksi lagi, lupa armada mana yang ane naeki waktu balik kekost. Dan ane selamat, karena tidak kena oleh oknum supir taksi...masih sensi aja diri ini dengan yang namanya oknum supir taksi.
Ketika sampai dikamar, aku melihat kamar yang sedikit berdebu karena ditinggalkan pemiliknya selama 2minggu. Akhirnya setelah meletakkn bawaan, aku berniat membersihkan kamarku.
Disela bersih2 itu, aku sempat menemukan kalung dengan manik2 dolphin pemberian marisa di malam sebelum dia pulang ke medan.
Marisa sayang, apa kabarmu disana. Masihkah sama seperti dulu?
Menjelang magrib, diri ini sudah selesai membersihkan kamar. Akupun membuka tas ransel dan mengambil peralatan mandi.
Selesai mandi, saat hendak balik kekamar, aku melihat kamar mas farid terbuka, ternyata dia sudh pulang dari kampung bidadarinya.
Akupun pamit kekamar buat ambil oleh2 khas kampung halaman. Setelah membuka kardus mie instant khas orang kampung mudik itu, ane kembali kekamar mas farid.
Aku pun kembali kekamar buat istirahat. Sesampainya dikamar kulihat kalung bermanik dolphin itu, ah kenapa aku menjadi kangen dengan pemiliknya, cewek berkacamata itu..kangen lumayan berat..sudah agak lama aku tidak menghubunginya.
Ah, aku telpon ajalah, sekedar mendengar suaranya, cukuplah sebagai pengobat rindu.
Dan melangkahlah diri ini kewartel terdekat. Dengan fasihnya tangan ini memencet nomor telepn sljj itu.
Tut tut tut...suara khasnya terdengar lagi.
Terdengar suara adek kecil itu memanggil marisa, tidak berapa lama telepon itu terdengar diangkat
Anepun menutup telepon itu, ini roman2nya bakalan galau ini, marisa masih sama seperti dulu. Dia tidak berganti hati, dia tidak menduakan hatiku disana..tidak seperti aku yang sudha menghianatinya. Ah, rumit lagi ini kepala dengan omongan ibu tadi.
Akupun berjalan menuju kostan..
Itu wartel bayar dulu woy...udah tadi wkwkwkw...lupa ane tulis..gak lucu ane masuk penjara karena tidak bayar wartel...
Sesampainya dikamar, tubuh ini terhempas penuh tekanan dikasur itu. Ucapan ibu tentang marisa yang belum mendua sangat membebani hati ini.
Aku tau kesedihan ibu ketika dia menceritakan tentang kesendirian marisa tiap malam minggu. Harus kah aku mundur demi kebaikan marisa?? haruskah aku menyudahi semua ini?? Aku sudh terlalu jahat untuk marisa. Aku sudah menduakannya.
Ah yani, apakah rasa ini benar2 rasa sayang terhadapmu?? Atau ini semata2 rasa iba akan kepedihan hidupmu??
Malam itu aku hanya luntang lantung dikasur, penat dibadan tidak terasa karena peliknya pertanyaan dikapalaku. Ah, aku harus bagaimana??
Aku terbaring lelah dikasur itu, pikiranku melayang entah kemana, tapi kesadaranku belum juga hilang. Aku harus tidur, setidaknya dalam mimpi aku bisa melihat senyum manis marisa.
Aku berjalan kearah meja disudut kamar, aku mengambil kalung dengan manik2 dolphin itu.
Aku kembali membaringkan badan, kupandangi dolphin kecil itu.
Apa yang membuatmu begitu istimewa di mata marisa?? Dia berpesan dulu, agar aku menjagamu?? Kenapa wanita berkacamata itu sangat menyukai dolphin?? Apa yang istimewa dari dolphin ini??
Ah, aku belum memahami kenapa dolphin begitu berkesan di diri marisa. Aku harus mengetahuinya, setidaknya aku akan sedikit mengerti tentang perasaan marisa dengan mengetahui philosofi dolphin.
Entah berapa lama aku tertidur, terdengar suara pintu kamar digedor. Ketika bangun aku masih memegang kalung dengan manik dolphin itu. Akupun beranjak kepintu dan membukanya. Sedikit kaget dengan siapa yang bediri didepan pintu. Tanpa kata2 dia langsung memelukku.
Aku sedikit kikuk dengan keadaan itu, entah kenapa..semalam aku seakan sangat terbebani dengan semua hal tentang marisa, tapi cewek yang berada didepanku seakan memberikan kehangatan berbeda.
Aku hanya mengangguk pelan, mulut ini malu mengakuinya, malu dengan segala perasaan yang telah yani curahkan untukku.
Ampun Ni, maki2lah diri ini, aku lebih kuat menahannya, senyummu menyayat hatiku.
Kupeluk cewek didepanku itu, badanku kembali bergetar, tidak seperti malam itu, getaran kali ini berasal dari hatiku yang bingung dengan kelanjutan semuanya ini.
Dia membalas pelukanku, seperti kebiasaanya dia memeluk sangat erat. Baru kali ini aku mengakui semua perasaanku kepadanya, hatiku seakan mengetahui apa yang dirasakannya kini. tidak lagi kebingungan antara yani dan marisa.
Hati ini telah berucap sayang kepadanya. Cahayanya sudah bisa menerangi hatiku, dia sudah bisa bersinar tanpa adanya sinar marisa disana.
Dia melepaskan pelukannya..dia tersenyum manis kearahku..
Akupun memasang kalung itu dileher yani. Dia kini berbalik sesekali dia memegang manik2 dolphin itu. Kini kedua tangannya memegang tanganku, terasa hangat genggamannya.
Lagi2 dia memeluk diri ini dengan ciri khasnya, pelukan erat yang bisa membuatku susah bernafas.
Aku mengambil handuk yang tergantung dibelakang pintu. Akupun melangkah kekamar mandi, terasa sedikit bebanku berkurang, entah belum ada yang aku capai, tapi bebanku terasa sedikit berkurang.
Sekitar 15menit, akupun menyudahi aktifitas mandiku, dengan sedikit bergegas aku melangkah kekamar. Tidak ada yani lagi disitu. Aku hanya mendapati secarik kertas dari sobekan binderku.
Wah kurang ajar juga ini cewek satu, maen sobek2 binder orang aja...wkwkwwkwkw
"Kalo kamu ingin melihat yani, sediakan duit 500juta sebagai tebusan..." beh yani diculik....wkwkwkkw...salah itu cuman keisengan belaka...
Di sobekan itu tertulis kata2 yang sedikit susah ku baca, bukannya apa, tulisan yani agak sedikit jelek..makanya butuh beberapa waktu aku mengerti arti tulisannya..wkwkwkwk
"Dengarkan hatimu, ikuti apa yang di ucapkannya...aku akan menunggumu"
Ah ni cewek dah tulisannya jelek, sedikit meniru2 marisa juga gumamku. Tapi entah sejak dia berbicara ketika selesai memakai kalung itu, hati ini tidak merasakan kesedihan saat menyinggung marisa.
Aku memakai baju biru dengan tulisan black soul didadanya serta celana jeans hitam satu2nya...sebenarnya ane punya 2 celana jeans itam, tapi kemaren dikampung robek satu, jadilah sekarang sisa itu celana jeans itam satu2nya...wkkwkwkwkw...cerita apa ini....sungguh kacau sekali...wkkwkwkw...biasa gan lagi gak jelas ini penulisnya...
Dengan pasti kaki ini melangkah kekostan yani. Dikamar itu kulihat pintu terbuka sedikit, akupun melangkah masuk. Terlihat yani tersenyum disudut kasur.
Dia mengambil makanan untukku, tumis kangkung yang dimasak dengan tambahan sedikit taburan cinta diatasnya...
Hahay..bahasane cok...dah cinte cinte an sekarang...biasa orang kasmaran emang gitu gan..susah diatur...wkkwkkw
![kaskus-image]()
...
Siang itu, ane sudah berada di pull safari di janti sana. Seperti pada mudik sebelumnya, ane gk terlalu akrab dengan teman sebangku ane selama perjalanan karena kebanyakan waktu ane abiskan buat tidur. Perjalanan sehari semalam itu belum bisa di tolerir oleh tubuh ane, masih pusing kepala ini.
Ane memutuskan naik taksi lagi, lupa armada mana yang ane naeki waktu balik kekost. Dan ane selamat, karena tidak kena oleh oknum supir taksi...masih sensi aja diri ini dengan yang namanya oknum supir taksi.
Ketika sampai dikamar, aku melihat kamar yang sedikit berdebu karena ditinggalkan pemiliknya selama 2minggu. Akhirnya setelah meletakkn bawaan, aku berniat membersihkan kamarku.
Disela bersih2 itu, aku sempat menemukan kalung dengan manik2 dolphin pemberian marisa di malam sebelum dia pulang ke medan.
Marisa sayang, apa kabarmu disana. Masihkah sama seperti dulu?
Menjelang magrib, diri ini sudah selesai membersihkan kamar. Akupun membuka tas ransel dan mengambil peralatan mandi.
Selesai mandi, saat hendak balik kekamar, aku melihat kamar mas farid terbuka, ternyata dia sudh pulang dari kampung bidadarinya.
Quote:
Akupun pamit kekamar buat ambil oleh2 khas kampung halaman. Setelah membuka kardus mie instant khas orang kampung mudik itu, ane kembali kekamar mas farid.
Quote:
Aku pun kembali kekamar buat istirahat. Sesampainya dikamar kulihat kalung bermanik dolphin itu, ah kenapa aku menjadi kangen dengan pemiliknya, cewek berkacamata itu..kangen lumayan berat..sudah agak lama aku tidak menghubunginya.
Ah, aku telpon ajalah, sekedar mendengar suaranya, cukuplah sebagai pengobat rindu.
Dan melangkahlah diri ini kewartel terdekat. Dengan fasihnya tangan ini memencet nomor telepn sljj itu.
Tut tut tut...suara khasnya terdengar lagi.
Quote:
Terdengar suara adek kecil itu memanggil marisa, tidak berapa lama telepon itu terdengar diangkat
Quote:
Anepun menutup telepon itu, ini roman2nya bakalan galau ini, marisa masih sama seperti dulu. Dia tidak berganti hati, dia tidak menduakan hatiku disana..tidak seperti aku yang sudha menghianatinya. Ah, rumit lagi ini kepala dengan omongan ibu tadi.
Akupun berjalan menuju kostan..
Itu wartel bayar dulu woy...udah tadi wkwkwkw...lupa ane tulis..gak lucu ane masuk penjara karena tidak bayar wartel...

Sesampainya dikamar, tubuh ini terhempas penuh tekanan dikasur itu. Ucapan ibu tentang marisa yang belum mendua sangat membebani hati ini.
Aku tau kesedihan ibu ketika dia menceritakan tentang kesendirian marisa tiap malam minggu. Harus kah aku mundur demi kebaikan marisa?? haruskah aku menyudahi semua ini?? Aku sudh terlalu jahat untuk marisa. Aku sudah menduakannya.
Ah yani, apakah rasa ini benar2 rasa sayang terhadapmu?? Atau ini semata2 rasa iba akan kepedihan hidupmu??
Malam itu aku hanya luntang lantung dikasur, penat dibadan tidak terasa karena peliknya pertanyaan dikapalaku. Ah, aku harus bagaimana??
Aku terbaring lelah dikasur itu, pikiranku melayang entah kemana, tapi kesadaranku belum juga hilang. Aku harus tidur, setidaknya dalam mimpi aku bisa melihat senyum manis marisa.
Aku berjalan kearah meja disudut kamar, aku mengambil kalung dengan manik2 dolphin itu.
Aku kembali membaringkan badan, kupandangi dolphin kecil itu.
Apa yang membuatmu begitu istimewa di mata marisa?? Dia berpesan dulu, agar aku menjagamu?? Kenapa wanita berkacamata itu sangat menyukai dolphin?? Apa yang istimewa dari dolphin ini??
Ah, aku belum memahami kenapa dolphin begitu berkesan di diri marisa. Aku harus mengetahuinya, setidaknya aku akan sedikit mengerti tentang perasaan marisa dengan mengetahui philosofi dolphin.
Entah berapa lama aku tertidur, terdengar suara pintu kamar digedor. Ketika bangun aku masih memegang kalung dengan manik dolphin itu. Akupun beranjak kepintu dan membukanya. Sedikit kaget dengan siapa yang bediri didepan pintu. Tanpa kata2 dia langsung memelukku.
Quote:
Aku sedikit kikuk dengan keadaan itu, entah kenapa..semalam aku seakan sangat terbebani dengan semua hal tentang marisa, tapi cewek yang berada didepanku seakan memberikan kehangatan berbeda.
Quote:
Aku hanya mengangguk pelan, mulut ini malu mengakuinya, malu dengan segala perasaan yang telah yani curahkan untukku.
Quote:
Ampun Ni, maki2lah diri ini, aku lebih kuat menahannya, senyummu menyayat hatiku.
Kupeluk cewek didepanku itu, badanku kembali bergetar, tidak seperti malam itu, getaran kali ini berasal dari hatiku yang bingung dengan kelanjutan semuanya ini.
Quote:
Dia membalas pelukanku, seperti kebiasaanya dia memeluk sangat erat. Baru kali ini aku mengakui semua perasaanku kepadanya, hatiku seakan mengetahui apa yang dirasakannya kini. tidak lagi kebingungan antara yani dan marisa.
Hati ini telah berucap sayang kepadanya. Cahayanya sudah bisa menerangi hatiku, dia sudah bisa bersinar tanpa adanya sinar marisa disana.
Quote:
Dia melepaskan pelukannya..dia tersenyum manis kearahku..
Quote:
Akupun memasang kalung itu dileher yani. Dia kini berbalik sesekali dia memegang manik2 dolphin itu. Kini kedua tangannya memegang tanganku, terasa hangat genggamannya.
Quote:
Lagi2 dia memeluk diri ini dengan ciri khasnya, pelukan erat yang bisa membuatku susah bernafas.
Quote:
Aku mengambil handuk yang tergantung dibelakang pintu. Akupun melangkah kekamar mandi, terasa sedikit bebanku berkurang, entah belum ada yang aku capai, tapi bebanku terasa sedikit berkurang.
Sekitar 15menit, akupun menyudahi aktifitas mandiku, dengan sedikit bergegas aku melangkah kekamar. Tidak ada yani lagi disitu. Aku hanya mendapati secarik kertas dari sobekan binderku.
Wah kurang ajar juga ini cewek satu, maen sobek2 binder orang aja...wkwkwwkwkw

"Kalo kamu ingin melihat yani, sediakan duit 500juta sebagai tebusan..." beh yani diculik....wkwkwkkw...salah itu cuman keisengan belaka...
Di sobekan itu tertulis kata2 yang sedikit susah ku baca, bukannya apa, tulisan yani agak sedikit jelek..makanya butuh beberapa waktu aku mengerti arti tulisannya..wkwkwkwk
"Dengarkan hatimu, ikuti apa yang di ucapkannya...aku akan menunggumu"
Ah ni cewek dah tulisannya jelek, sedikit meniru2 marisa juga gumamku. Tapi entah sejak dia berbicara ketika selesai memakai kalung itu, hati ini tidak merasakan kesedihan saat menyinggung marisa.
Aku memakai baju biru dengan tulisan black soul didadanya serta celana jeans hitam satu2nya...sebenarnya ane punya 2 celana jeans itam, tapi kemaren dikampung robek satu, jadilah sekarang sisa itu celana jeans itam satu2nya...wkkwkwkwkw...cerita apa ini....sungguh kacau sekali...wkkwkwkw...biasa gan lagi gak jelas ini penulisnya...
Dengan pasti kaki ini melangkah kekostan yani. Dikamar itu kulihat pintu terbuka sedikit, akupun melangkah masuk. Terlihat yani tersenyum disudut kasur.
Quote:
Dia mengambil makanan untukku, tumis kangkung yang dimasak dengan tambahan sedikit taburan cinta diatasnya...
Hahay..bahasane cok...dah cinte cinte an sekarang...biasa orang kasmaran emang gitu gan..susah diatur...wkkwkkw

Diubah oleh cRot.Ex 25-10-2015 13:33
0