Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
478.8K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#247
13. Kuli Gendong
Masih di malioboro sehabis menyaksikan pesta kembang api pergantian tahun..

Karena kerumunan orang yang kembali ke rumah masing sudah agak senggang, aku dan yani mulai mengikuti arus kerumunan manusia yang mulai meninggalkan titik nol yogya itu.

Sudah satu jam sejak pergantian tahun, kami berjalan menyusuri jalan malioboro dengan sisa2 kembang api yang sesekali masih berbunyi di langit. Sampai di depan Malioboro mall, kami duduk2 sebentar disitu guna menunggu kelompok saat berangkat tadi.

Quote:


Selang berapa menit akupun kembali membawakan emak2 ini sebuah cone coklat muda dengan cream putih dingin diatasnya.

Quote:


Ini cewek enak bnget makan es krimnya, sampe2 aku dicuekin. Ah sudahlah, fokus kejalan aja ngeliatin orang lewat, sambil nunggu teman2, pikirku.

Quote:


Ternyata, dari tadi dia diem karena es krimnya jatuh, pas aku tepuk2 pundaknya tadi sambil nunjuk penjual wedang ronde. Jadilah doi sedih, karena baru beberapa bagian es krimnya dia jilatin...wwkwkwkkwk..

Quote:


Akupun menarik tanganya, mengajaknya ke arah penjual wedang ronde, aku pun memesan 2 mangkok. Semula yani bersikeras pengen eskrim, tapi karena penasaran dengan rasa wedang ronde, dia akhirnya mengiyakan ideku buat mencobanya.

Wedang ronde itu memang pas banget saat pagi2, pas dingin2 minum wedang ronde itu badan jadi anget..rasa jahe serta rempah2nya itu permisa.....ini koq malah jadi acara kuliner...wkwkwk...sudahlah...

Sudah stengah jam kami menunggu di tempat wedang ronde itu, ternyata belum juga ada teman2 kami yang lewat. Jangan jangan kami yang paling akhir, gumamku. Udah jam stengah 2 juga, akhirnya akupun mengajak yani pulang kekostanya.

Quote:


Akhirnya bujukanku berhasil, diapun beranjak dan mengikutiku jalan kearah stasiun lempunyangan. Tapi dari tadi tangan gak melepaskan gandengannya. Dia bahagia banget kyknya.

Setelah kami melewati stasiun lempuyangan, mulai lah dia ingat2 lagi janjiku tadi ketika di tempat wedang ronde.

Quote:


Akupun tetap jalan, bodo amat sama yani, dah capek gini juga. Paling ntr kalo dah ketinggalan jauh, dia bakalan lari ngejar karena ketakutan pikirku.

Sesekali aku tengok kebelakang melihatnya yang semakin menjauh. Tapi tak ada tanda2 dia akan bergeming dari tempatnya.

Ada sekitar 200an meter, belum ada tanda2 dia ngikutin. Keras kepala juga ini cewek.

Ujung2nya, aku lagi yang kena. Baliklah diri ini ke tempat yani tadi, dia masih terlihat duduk di trotoar tempat dia mandek tadi. Mukanya penuh dengan air mata. Mewek2 gak jelas, udah jelek tambah jelek itu muka...hadehhh

Quote:


Diapun mulai mereda tangis buatannya..mulailah diri ini menggendong sekarung beras eh seorang yani menuju kostanya yang tinggal 700an meter lagi.

700 meter itu deket koq, aku kan cowok perkasa, gendong cewek mah biasa aja...biasa di kampung ngangkut2 padi, kacang ijo, kedelai, sapi, kerbau, kuda...eh....wkwkwkwkwkw

Sekitar setengah jam diri ini dibuat sengsara oleh akal bulus wanita di gendonganku ini. Dia sering nyanyi2 kecil diatas penderitaanku barusan. Ampun dah, rasanya pengen pingsan, gendong karung beras sejauh 700an meter.

Quote:


Kamipun menuju kostan yani yang sisa beberapa meter dalam gang. Nafasku sudah kyk orang bengek. Mana ntr masih jalan ke kostan lagi...hadeh...cari minum dulu lah dkostan yani.

Quote:


Setelah yani masuk kedalam kamar, dan mengambil air..kyknya aku sempat tertidur sbntar saking capeknya. Terasa tangan meraba2 dahiku. Akupun membuka mata dan terlihat yani yang sedikit cemas.

Quote:


Belum kelar ngomong, tangan ini sudah ditarik oleh Yani kekamarnya. Kelihatan empuknya kasur dikamar itu memanggil dengan mesranya "Eri..eri..sini sini"...biasa efek kecapean..

Quote:


Dan akupun mulai membaringkan badan diatas Yani, eh diatas kasurnya yani maksudnya. Tidak butuh waktu lama, akhirnya diri ini sudah tidak sadar entah dimana.

Kyknya ini lagi di pantai, tiduran di pasir dengan wangi bunga2 tercium harum di hidung. Badan terasa sangat empuk di atas pasir putih itu.

Badan ini lama2 terasa berat, terasa semakin terbenam kedalam pasir putih dipantai itu.

Satu lagi yang mengagetkanku, ini rambut dengan wangi khas shampoo sunsilk datang dari mana lagi. Mana cuman rambut tok, kepalanya gak ada. Hadeh mulai merinding2 gak jelas.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.