Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
478.8K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#236
12. Malam Tahun Baru Pertama di Yogya
Sebulan berlalu sejak penolakanku terhadap Endang, dia kini sudah jarang berkumpul dengan ku dan yani. Di kelas juga dia seakan gak mau sekedar ngobrol2 lagi dengan kami. Dia kelihatannya memilih teman2 ngerumpinya yang dulu pas awal2 kuliah.

Aku dengan yani sekarang sudah kembali seperti biasa. Kami sudah kembali bercanda, kadang2 juga aku main kekostan yani hingga larut malam sekedar curhat2 tentang marisa.

Yanipun sering memberi masukan dan sering menyemangati agar aku kuat dengan hubungan LDR (Lama2 Di Rebut)-orang ini.

Tidak berasa pergantian tahun sudah dekat. Akhirnya aku bisa merasakan prosesi pergantian tahun diyogya, gumamku.

Pergantian tahun di kampungku yang mataharinya 7biji itu gak ada istimewa2nya. Malam tahun baru tiada bedanya dengan malam2 lainnya. Sueepi....wkwkwkwkw

Penasaran gimana model orang diyogya menyambut pergantian tahun, diri ini menjadi sangat antusias tiap ada teman yang mengajak untuk merayakannya.

Merasa sudah dekat dengan yani yang notabene sebagai teman curhat, akhirnya aku menawarinya untuk ikut bersamaku untuk melihat kembang api di titik nol kilometer malioboro.

Aku dan arif sebelumnya sudah merencanakan untuk menghabiskan malam tahun baru untuk sekedar melihat pesta kembang api di malioboro. Arif sudah mengajak Lina,Ima serta Dian dan teman2 lainnya. Aku saat itu bersama yani, joko dan hendi.

Setelah disepakati, sekitar jam 8 malam, kami sudah berkumpul di depan stasiun lempunyangan. Setelah semua berkumpul, mulailah kami berjalan ke arah malioboro.

Sesekali kulihat wajah2 antusias mereka yang ikut malam itu. Hahahaha, ternyata mereka2 ini gak jauh beda dengan diriku. Ini juga malam tahun baru pertama mereka di yogya.

Setelah mulai berjalan, terjadilah gap2 (kyk motogp aja yak..wkwkwk). Beberapa orang sudah jalan duluan, terlihat dibelakangku ada Arif beserta 3 wanitanya.

Kelihatan lucu melihat mereka. Lina dengan Dian seakan2 saling memandang sinis untuk berebut perhatian arif. Dan, Ima yang pemalu seakan cuman bisa ngekor di belakang Lina.

Ternyata malam itu tidak cuma kelompok kecil kami yang jalan ke titik nol jogja. Banyak juga orang lain yang bareng2 kesana. Mereka rame2an juga jalan kaki ke malioboronya.

Malam tahun memang sangat rame di malioboro, jadi bawa kendaraan itu sangat susah. Lebih baik jalan sambil menikmati suasana yogya.

Quote:


Saat rombongan Arif melewati kami, sepasang mata terlihat sedih memandangku. Dengan malu2 mata itu meliriku.

Maaf ya Ima, aku tadi sudah mau ngajak kamu jalan bareng, tapi yani kyknya gak mau, takutnya kamu tersakiti juga..hati ini berucap seakan2 bisa didengar ima.

Cukup lama Yani memilih dan menawar terompet yang akan dibelinya. Aku cuma berdiri menunggunya ditrotoar. Kulihat kearah titik nol kilometer yogya, orang2 sudah seperti semut.

Dan kelompok kecil kami tadi sudah hilang entah kemana. Bahaya ini kalo yani sampai hilang ato diculik orang, sebagai lelaki perkasa, aku harus melindunginya...wkwkkwk...dasar buaya buntung...

Setelah mendapat terompetnya, yanipun kembali dengan cerianya menggandeng tanganku. Dia sesekali meniup keras2 terompetnya ke arah telingaku. Lama2 budek ini telinga.

Untunglah malam tahun baru cuman 1x setahun, kalo 2 malam berturut2, yakin aku kalo orang yang pulang dari situ bakalan budek semua oleh suara terompet gak jelas.

Aku mengajak yani untuk mengambil posisi duduk di belakang monumen sebelas maret. Kami duduk di atas rumput yang gak terlalu lebat itu.

Masih jam stengah 11 ketika kami mulai mengambil posisi duduk.Yanipun kembali dengan kebiasaanya mendongeng. mulut emak2nya mulai mengeluarkan gosipnya. Dia asik sendiri dan seakan tidak peduli denganku yang terlihat bosan.

Quote:


Saat aku sudah duduk lagi, diapun mulai tanpa malu2 berbaring dan kepalanya diletakkan di atas duduk silaku.

Eh eh, itu awas kena yang lain...hadeh...bahaya ini... Diri ini mulai sedikit salah tingkah, bukan apa2, itu bahaya kalo dibawah ada yang tiba2 keras..

Yanipun sepertinya tidak peduli dengan ku, dia kembali memandang langit menunggu kembang api.

OK ngaku ane gan, itu yang dibawah sana sudah keras gak jelas, bukan mesum, ini pertama kali mahluk yg namanya cewek tidur di pahaku. Sontaklah diri ini yang masih normal bereaksi. Yani pun menyadarinya. Kyknya muka ini merah deh. Yani pun melihat kearahku dengan genit.

Quote:


Selang beberapa lama dari kejadian gak enak barusan, terlihat sudah mulai banyak kembang api yang bersinar di atas kepala kami waktu itu. Semakin dekat dengan pergantian tahun, semakin ramai langit jogja oleh kembang api dari segala penjuru.

Akupun mengajak yani untuk berdiri, karena dengan posisi duduk arah nol kilometer tertutup oleh monumen 11 maret. Terdengar suara hitungan mundur dari MC pemandu acara malam itu.

Quote:
(dan suara itu mulai hilang oleh suara kembang api di atas langit yogya)

Aku hanya bisa terkagum2 dengan pemandangan di atas kepalaku, seumur-umur baru kali ini aku melihat kembang api sebegitu meriahnya. Kurasakan tangan lembut mulai melingkari tubuhku, Yani mulai memeluk tubuh yang hanya terdiam atas kekaguman terhadap kembang api itu.

Ada sekitar 15menitan itu kembang api gak ada putus2nya, segala macam warna dan bentuk ada. Selama itu juga aku cuma memandang takjub kearah langit dimana pertunjukan kembang api itu berada.

Quote:


Teralihlah diri ini dari ketakjuban tadi kearah yani. Melihatnya sedekat itu, aku sedikit kaget, dan lagi2 itu tangan maen peluk2 aja, dasar wanita...emang aku cowok apaan, maen peluk2 aja...hehheeh emoticon-Peace

Quote:


Tapi semakin diri ini mencoba melepas pelukannya, pelukannya semakin erat. Jadilah kami cuma diem disitu ditemani sisa2 kembang api yang sesekali mengembang dilangit.

Sekitar 20menit kejadian itu blm juga berakhir. Orang juga sudah mulai kembali ke tempat masing2. Jadilah saat itu kerumunan bergerak saling dorong.

Melihat gelagat kerumunan yang mulai tidak bagus, akupun mencoba mengajak yani kesamping tembok pondasi monument sebelas maret itu. Bukan niat buat mojok loh, semata2 menghindari dorongan manusia yang saling berhimpitan.

Dengan usaha yang sedikit keras, diri ini akhirnya berhasil sampai di bawah monument itu, dan mulai sedikit longgar karena orang2 berangsur meningglkan wilayah titik nol itu.

Perhatianku pun kembali ke cewek yang memelukku ini, pelukannya juga semakin membuatku tak nyaman, aku semakin susah bernafas. Gimana gak susah nafas, ngelewatin kerumunan orang segitu ramenya trus dipeluk erat lagi, sukur2 gak modyar aku...heuheuheu...

Quote:



-----------------------------------------------------------------------------
Segitu dulu yak, gak enak ane senyum2 sendiri pas ngedit draft...mana si Aji ngejek2 trus....wkwkwkkwkw
Cya later..
kaskus-image
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.