Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
479.3K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#203
5. Jilbab Biru Laut
Dan lagi2 pintu kamar digedor...

Quote:


Hasyu, koq jadi pikun gini yak?? hari ini kan hari pertama kuliah.

Tanpa pikir panjang, akupun buru2 menuju kamar mandi. Begitu pintu kamar kubuka. Arif sudah kelihatan rapi dengan stelan itam putih khas kampus kami.

Quote:


Doipun ngeloyor keluar kostan. Akupun bergegas mandi, skitar 20menit kemudian akupun sudah siap dengan stelan kebanggaan. Kemeja putih lengan panjang, celana dasaran itam + pantofel. Serasa pegawai kantor beneran. wkwkwkkw

Akupun sedikit berlari kekampus pagi itu. Gak butuh waktu lama, aku tiba di gerbang kampus. Kenapa ini, aura2nya koq tiba beda ya. Kyk ada banyak kenangan di gerbang dan kursi dekat papan pengumuman itu.

Ah sudahlah ndak malah baper lagi...melangkahlah kaki ini dengan berat menuju papan pengumuman.

Akupun mulai mencatat jadwal kuliah pada semester 2, lumayan senggang kyknya jadwal semester 2 ini. Banyak kuliah yang mulai jam 9an. Yess,,,bisa bangun agak siang kalo gitu. Teriakku dalam hati.

Saat sedang mencatat jadwal dan sesekali melihat ke papan pengumuman, bahu ini terasa di colek dari belakang. Asem, pagi2 dah ada yang genit aja. Emang aku cowok apaan, gampang banget di genitin, gumamku.

Quote:


Setelah menyelesaikan catetan jadwal kuliah, akupun melihat kbelakang dari arah datangnya colekan genit itu.

Quote:


Kamipun masuk ke dalam kelas. Teryata di situ sudah ada semua teman2 sekelas dari semester 1 dulu. Pantesan pada sepi di luar, ternyata dah pada masuk kelas. Ane sama Endang orang terakhir yang masuk kekelas.

Saat kami masuk, itu mahasiswa yang tadi tengah asik2nya bergosip ria melepas kangen. Tiba2 terdiam, pandangan mereka tertuju ke arah pintu. Yoi, mereka memandang kearah ku dan endang.

Ternyata oh ternyata, tanpa aku sadari, kedua tangan ini dari tadi ada di pundak endang. Yoi posisi ane saat itu berada dibelakang endang. Jadi ane kyk ngikut dari belakang sambil di tuntun endang. (ini koq kyk posisi orang buta yang dituntun ya....wkwkkwkw)

Tak berapa lama, endang sadar dengn keadaan kami akibat pandangan para kampret2 dikelas yang mamandang iri. Dan diapun mulai melepaskan kedua tanganku dari pundaknya. Dan terlihatlah itu muka merah padam kemaluan, eh malu2.

Endangpun dengan kikuk menuju kearah teman2nya yang sedari tadi telah ngerumpi terlebih dahulu.

Di kelompok rumpinya, aku melihat Yani, dia seakan memandangku dengan sejuta pertanyaaan. Ah sudahlah, bodo amat, akupun menuju posisi andelanku.

Setelah duduk di barisan agak belakang, mulailah diri ini Pewe. Kepala ditutupin tas dan mulai merem. Dan mulailah itu kelas kyk pasar. Kembali lagi itu ibu2 bergosip ria. Hahhaha..dasar calon emak2 hobinya mung begosip tok, gumamku.

Blm berapa lama aku pewe, lagi2 bahu kiri ini di colek lagi sama tangan genit. Astaga, blm juga sejam sudah 2kali kena colek, apakah aku se-murah itu??? hahay.. Akupun secara reflek mengangkat kepala dan menyapanya.

Quote:


Akupun membuka ranselku dan menyerahkan buku binder itam bertuliskan Campus itu.

Quote:

Endang kembali ke kelompok emak2 yang masih asyik bergosip ria dari tadi. Lagi2, aku melihat tatapan yani disana yang sudh mulai mengganggu. Tatapan menghakimi terpahat di muka itu.

Tidak aku perdulikan tatapan itu, kembali diri ini keposisi Pewe, seisi kelas masih sangat sibuk dengan ceritanya masing2.

Lama2 aku potong juga ini tangan yang nyolek2 genit. Siapa lagi sih yang nyolek2, kyknya senang banget gangguin posisi pewe orang. Koq jadi sensi gini ya?? Owh, tadi kan buru2 pas bangun tidur, jadilah emosi agak kurang stabil karena panik.

Akupun melihat kearah datangnya colekan itu.

Quote:


Tertawalah mereka berdua, tapi tetap aja itu muka ima keliatan merah padam karena malu..Ah dasar wanita, paling susah menyembunyikan ekspresinya..

Lagi2 itu seisi kelas memandang sirik ke arahku, seakan mereka sangat iri dengan mukaku yang pas-pasan ini. Yoi, begitulah buaya kadal, eh buaya darat. wkkwkwkwkw

Quote:


Lina dan Ima ketawa sejadi2nya melihat polaku yang tanpa dosa dengan pertanyaan itu. Dan, seperti biasa, seisi kelas pada ngeliatin lagi. Sayup2 kedengeran suara nyeletuk entah dari mulut kurang ajar yang mana

Quote:


Makin lama makin gk kondusif aja ini kelas, akupun berinisiatif mengajak dua cewek ini keluar ruangan. Gak enaklah 2 cewek memperebutkan cowok pas-pasan kyk aku ini didepan teman sekelas. Ndak malah besar kepala ku.Buaya buaya...dasar buaya buntung...wkkwkwkwkw

Setelah sampai didepan kelas, akupun kembali menanyakan perihal kedatangan mereka

Quote:


Setelah kata2 menggelitik mulai terkikis dari otaknya mulailah dia membicarakan maksudnya.

Quote:

Ternyata, arif gk datangin lina beberapa hari ini. Terang aja, arif lagi datengin cewek baru yang anak solo itu. Cewek yang se-bus dengan arif dr PLG kmrn. Hahahha, buaya juga sahabatku itu.

Quote:

Aku dan Lina mulai tertawa lepas melihat Ima yang salah tingkah waktu itu. Tangan ima tak lepas dari ujung jilbabnya, kelihatan dia mendusel2 ujung jilbab biru laut yang dia kenakan. Ima ima, koe kie malu2 monyet, eh malu2 kucing...hahhaha

Gak berapa lama merekapun pamit kembali kekelasnya.

Yah..... gagallah buaya ini mendapat pelukan dari cewek berjilbab itu..tadi katanya kangen, eh pas ketemu gk mw meluk, kan rugilah ya...heuheu...koq ini jadi genit banget ya...wkwkwkw

-----------------------------------------------------------------------------
Jam-jam kritis menjelang waktu pulang kantor...maaf ye, segitu dulu updatenya...ntr lanjut lagi dikostan...
Cya...
kaskus-image
Diubah oleh cRot.Ex 21-10-2015 19:30
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.