- Beranda
- Stories from the Heart
REMEMBER WHEN
...
TS
bloodfallen
REMEMBER WHEN
REMEMBER WHEN
Pernahkah kalian semua menyukai seseorang sampe bertahun tahun ? Terpaku pada satu titik ? Dan hanya 'dia lah' yang kalian damba dan membuat bahagia saat itu ? Yap pasti kalian pernah gue yakin ...
Awalnya gue ragu untuk mencurahkan segala pengalaman gue disini .. Ya karena gue bukan orang yang pandai bercerita tapi gue usahakan sebisa mungkin , Jadi kalo cerita nya kurang menarik atau apapun itu mohon dimaklumi

Spoiler for Peraturan Thread:
Oke gue rasa ini udah cukup langsung aja .. ini kisah gue ..
Spoiler for Halaman:
Jangan lupa
dan Komeng ya gan 
Diubah oleh bloodfallen 24-11-2015 10:40
anasabila memberi reputasi
1
7.4K
63
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bloodfallen
#52
Tangisan Merdu
Sontak gue kaget apa yang hesty omongin saat itu , di liat dari raut wajah nya masih tetap berurai air mata namun seperti ada beban di dalamnya . Hari itu bukan seperti hesty yang gue kenal , yang selalu periang selalu membuat gue tersenyum akan tingkah konyol nya dan senyum nya yang membuat gue ingat setiap sesaat . Suasana hening pun menyertai hari itu ditemani semilir angin yang dan daun2 lembut , berjatuhan serta hari yang mulai beranjak sore
" Nyio
" , kembali suara itu terdengar namun lirih
" Iya nyoi ? "
" Seandainya aku sama kamu break dulu gimana ? " , kata itu terlontar begitu saja dari mulut hesty
" .......................... "
Gue lemes mendengar kata2 hesty barusan , gue nggak menyangka akhir nya akan seperti ini , break itu bukan berarti putus itu analisa gue saat itu . Tapi break itu biasanya di butuhkan ketika sepasang kekasih yang harus nya saling intropeksi diri akan sifatnya masing2 untuk menjadikan hubungan jadi lebih baik lagi . Nah gue ? apa yang mau di intropeksi ? Gue kurang apa lagi buat hesty . Oke gue memang nggak punya banyak waktu buat dia akhir2 ini karena kesibukan kita masing2 karena kita bentar lagi mau UN , terlebih lagi waktu gue sering kepotong buat main game online . Namun hal itu bukan suatu alasan tepat buat ini semua , semua kelakuan gue bisa dirubah tanpa adanya kata 'break' .
" Break katamu ? Gak nyoi menurut ku ini sama sekali ga tepat ? Kamu punya alasan kenapa kamu bilang begitu ? "
Hesty ga bisa berkata kata apalagi , diam itu yang ia lakuin , hanya ada suara tangisan lirih seperti ada hal yang belum tersampaikan .
" Please nyoi , kalo ada yang salah dari diri aku , aku minta maaf . Aku bakalan berubah demi kamu , demi cinta aku ke kamu nyoi
" , kata gue sekali lagi kini tangan gue meraih kedua tangan hesty
" Aku khawatir , Aku Takut
" Jawab hesty seakan semua ini adalah misteri yang harus gue pecahkan
" Apa kamu bilang ? khawatir ? takut ? Kan kita udah pernah berkomitmen akan melewati cobaan ini bareng2 , entah itu bahagia atau sedih kita bakalan lewatin itu nyoi , Kamu ingat kan ? "
Kembali tangisan itu semakin menjadi jadi kini tangisan itu semakin nyaring terdengar , untung saja di taman itu cuman ada kita berdua . Kalau ramai mungkin kita akan jadi pusat perhatian .
" Iya aku ingat
tapi aku masih tetep takut kamu kenapa2 nyio
aku nggak mau kejadian tempo dulu ( Kejadian di mesjid dulu sama Mr.A ) terulang kembali . Aku udah tau pelakunya nyio
", Hesty pun menjawab
Mungkin udah waktunya kali hesty mengetahui siapa dalang dibalik kejadian yang kemarin , tapi pertanyaan nya siapa yang ngasih tau ? Pikir gue dalem hati .
" ................... " Gue hanya bisa diam mulut ini serasa berat untuk berucap
" Kamu liat kan ini ( Foto Hesty Mr.A di candi yang gue download di album facebook )" kembali hesty berkata
" * Gue hanya mengangguk *
" Ini tuh nggak seperti yang kamu tuduh selama ini , aku tuh terpaksa nyio tau nggak TERPAKSA !! " Bentak hesty
" Terpaksa ? Tapi kata temen aku kamu malah jadi akrab apa itu yang di namakan terpaksa " kata gue
" Siapa ? Bobby ? Dia nggak tau yang sebenernya nyio
dia cuman liat sekilas doang " hesty menjawab
" Ya udah sekarang kamu jelasin k aku apa yang yang sebenernya terjadi di jogja itu "
" ....... " Hesty terdiam dan pandangan nya mengarah ke arah pepohonan dan sesekali menatap gue
Gue saat itu masih menggenggam tangan hesty dengan erat gue nggak mau jauh2 dari dia sejengkal pun gue pengen selalu ada buat dia karena dia buat gue jadi tau arti perjuangan . Sesekali gue pandang dia dalam2 dan menghapus air mata dengan ujung jari gue , setelah itu gue hanya bisa mengenggam erat tangan nya . Gue liat hesty menarik nafas panjang seperti nya dia udah siap untuk menjelaskan ini semua .
" Malam itu nyio , pas aku di jogja kalo nggak salah hari ke 3 aku di kasih tau sama temen sekamar aku kalo Mr.A nyari aku dan di suruh nemuin dia di halaman hotel . Aku sebenernya nggak mau , tapi temen aku itu bilang kalo ini penting banget , jadi aku putusin buat nemuin dia
, Setelah aku nemuin dia . Dia minta balikan lagi sama aku tapi aku bilang ga mau krn aku udah males sama dia dan aku udah punya kamu . Tapi dia tetep ga terima malah dia bilang , kalo aku tetep gak terima dia lagi , dia bakalan ngeroyok kamu dan bikin kamu celaka lagi . Karena dia pikir gara2 kamu lah aku sama dia hubungan nya jadi ancur "
Gue hanya bisa menundukan kepala tanda penyesalan gue , gue terlalu bodoh untuk menyimpulkan bahwa hesty selingkuh dari gue dan dugaan itu sama sekali nggak benar . Gue menyesal banget , tapi gue nggak bisa berkata apa2 . Gue bingung banget , gue ga bisa menentukan arah hubungan ini akan di bawa kemana . Tapi harapan terbesar gue , gue akan selalu ada buat dia .
" Krn itulah nyio aku takut kamu celaka lagi karena aku
aku ga mau kamu merasakan sakit nya penderitaan lagi
aku sayang kamu banget malahan , kamu udah terlalu banyak berkorban buat aku . Aku khawatir .. nyio aku khawa ... " kata hesty
Langsung aja gue peluk hesty dengan penuh kasih sayang , pelukan gue makin erat di setiap detik nya . Gue nggak pernah mencurahkan rasa sayang sedalam ini buat seseorang . Seiring dengan pelukan gue , hesty malah tambah nangis . Di pelukan itu gue bisikan
" Aku sayang sama kamu dengan segala resiko yang ada "
Mendengar kata2 itu pelukan hesty makin erat banget gue pun melakukan hal yang sama . Bangku panjang ini menjadi saksi sepasang kekasih yang mengorbankan semuanya demi seseorang dan mengorbankan perasaanya demi seseorang yang dicintai nya
.
" Terima Kasih krn kamu telah memilih aku , kita akan hadapi ini semua bersama lagi " Balas hesty yang membisikan ditelinga gue .
Sore itu menjadi sangat indah dan haru menghiasi disetiap suasana nya , lantunan merdu dari suara tangisan seorang yang berarti banget buat gue terdengar sangat jelas . Ini diluar perkiraan gue , yang gue bayangin nggak seperti ini . Tapi gue bersyukur gue masih memiliki nya disegala ' cobaan ' yang ada .
" Nyio
" , kembali suara itu terdengar namun lirih " Iya nyoi ? "
" Seandainya aku sama kamu break dulu gimana ? " , kata itu terlontar begitu saja dari mulut hesty
" .......................... "
Gue lemes mendengar kata2 hesty barusan , gue nggak menyangka akhir nya akan seperti ini , break itu bukan berarti putus itu analisa gue saat itu . Tapi break itu biasanya di butuhkan ketika sepasang kekasih yang harus nya saling intropeksi diri akan sifatnya masing2 untuk menjadikan hubungan jadi lebih baik lagi . Nah gue ? apa yang mau di intropeksi ? Gue kurang apa lagi buat hesty . Oke gue memang nggak punya banyak waktu buat dia akhir2 ini karena kesibukan kita masing2 karena kita bentar lagi mau UN , terlebih lagi waktu gue sering kepotong buat main game online . Namun hal itu bukan suatu alasan tepat buat ini semua , semua kelakuan gue bisa dirubah tanpa adanya kata 'break' .
" Break katamu ? Gak nyoi menurut ku ini sama sekali ga tepat ? Kamu punya alasan kenapa kamu bilang begitu ? "
Hesty ga bisa berkata kata apalagi , diam itu yang ia lakuin , hanya ada suara tangisan lirih seperti ada hal yang belum tersampaikan .
" Please nyoi , kalo ada yang salah dari diri aku , aku minta maaf . Aku bakalan berubah demi kamu , demi cinta aku ke kamu nyoi
" , kata gue sekali lagi kini tangan gue meraih kedua tangan hesty" Aku khawatir , Aku Takut
" Jawab hesty seakan semua ini adalah misteri yang harus gue pecahkan " Apa kamu bilang ? khawatir ? takut ? Kan kita udah pernah berkomitmen akan melewati cobaan ini bareng2 , entah itu bahagia atau sedih kita bakalan lewatin itu nyoi , Kamu ingat kan ? "
Kembali tangisan itu semakin menjadi jadi kini tangisan itu semakin nyaring terdengar , untung saja di taman itu cuman ada kita berdua . Kalau ramai mungkin kita akan jadi pusat perhatian .
" Iya aku ingat
tapi aku masih tetep takut kamu kenapa2 nyio
aku nggak mau kejadian tempo dulu ( Kejadian di mesjid dulu sama Mr.A ) terulang kembali . Aku udah tau pelakunya nyio
", Hesty pun menjawabMungkin udah waktunya kali hesty mengetahui siapa dalang dibalik kejadian yang kemarin , tapi pertanyaan nya siapa yang ngasih tau ? Pikir gue dalem hati .
" ................... " Gue hanya bisa diam mulut ini serasa berat untuk berucap
" Kamu liat kan ini ( Foto Hesty Mr.A di candi yang gue download di album facebook )" kembali hesty berkata
" * Gue hanya mengangguk *
" Ini tuh nggak seperti yang kamu tuduh selama ini , aku tuh terpaksa nyio tau nggak TERPAKSA !! " Bentak hesty
" Terpaksa ? Tapi kata temen aku kamu malah jadi akrab apa itu yang di namakan terpaksa " kata gue
" Siapa ? Bobby ? Dia nggak tau yang sebenernya nyio
dia cuman liat sekilas doang " hesty menjawab" Ya udah sekarang kamu jelasin k aku apa yang yang sebenernya terjadi di jogja itu "
" ....... " Hesty terdiam dan pandangan nya mengarah ke arah pepohonan dan sesekali menatap gue
Gue saat itu masih menggenggam tangan hesty dengan erat gue nggak mau jauh2 dari dia sejengkal pun gue pengen selalu ada buat dia karena dia buat gue jadi tau arti perjuangan . Sesekali gue pandang dia dalam2 dan menghapus air mata dengan ujung jari gue , setelah itu gue hanya bisa mengenggam erat tangan nya . Gue liat hesty menarik nafas panjang seperti nya dia udah siap untuk menjelaskan ini semua .
" Malam itu nyio , pas aku di jogja kalo nggak salah hari ke 3 aku di kasih tau sama temen sekamar aku kalo Mr.A nyari aku dan di suruh nemuin dia di halaman hotel . Aku sebenernya nggak mau , tapi temen aku itu bilang kalo ini penting banget , jadi aku putusin buat nemuin dia
, Setelah aku nemuin dia . Dia minta balikan lagi sama aku tapi aku bilang ga mau krn aku udah males sama dia dan aku udah punya kamu . Tapi dia tetep ga terima malah dia bilang , kalo aku tetep gak terima dia lagi , dia bakalan ngeroyok kamu dan bikin kamu celaka lagi . Karena dia pikir gara2 kamu lah aku sama dia hubungan nya jadi ancur " Gue hanya bisa menundukan kepala tanda penyesalan gue , gue terlalu bodoh untuk menyimpulkan bahwa hesty selingkuh dari gue dan dugaan itu sama sekali nggak benar . Gue menyesal banget , tapi gue nggak bisa berkata apa2 . Gue bingung banget , gue ga bisa menentukan arah hubungan ini akan di bawa kemana . Tapi harapan terbesar gue , gue akan selalu ada buat dia .
" Krn itulah nyio aku takut kamu celaka lagi karena aku
aku ga mau kamu merasakan sakit nya penderitaan lagi
aku sayang kamu banget malahan , kamu udah terlalu banyak berkorban buat aku . Aku khawatir .. nyio aku khawa ... " kata hesty Langsung aja gue peluk hesty dengan penuh kasih sayang , pelukan gue makin erat di setiap detik nya . Gue nggak pernah mencurahkan rasa sayang sedalam ini buat seseorang . Seiring dengan pelukan gue , hesty malah tambah nangis . Di pelukan itu gue bisikan
" Aku sayang sama kamu dengan segala resiko yang ada "
Mendengar kata2 itu pelukan hesty makin erat banget gue pun melakukan hal yang sama . Bangku panjang ini menjadi saksi sepasang kekasih yang mengorbankan semuanya demi seseorang dan mengorbankan perasaanya demi seseorang yang dicintai nya
. " Terima Kasih krn kamu telah memilih aku , kita akan hadapi ini semua bersama lagi " Balas hesty yang membisikan ditelinga gue .
Sore itu menjadi sangat indah dan haru menghiasi disetiap suasana nya , lantunan merdu dari suara tangisan seorang yang berarti banget buat gue terdengar sangat jelas . Ini diluar perkiraan gue , yang gue bayangin nggak seperti ini . Tapi gue bersyukur gue masih memiliki nya disegala ' cobaan ' yang ada .
0