Kaskus

Story

cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
Aku Masih Setia di Yogya
Selamat Malam, Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Petang... Hehehe.. Aku Masih Setia di Yogya

Setelah sekian lama, akhirnya tangan ini berani untuk membuat thread baru..ah, ternyata di SFTH inilah aku berani membuat thread..Yoi gan, ini thread pertama ku sejak join disini.

Sudah berapa lama perang bathin, dan akhirnya "menceritakan" kembali kisahku yang keluar sebagai pemenang.
Sempat agak sedikit sungkan sih untuk menceritakan sedikit kisahku ini, karena aku baca2 thread lain, TSnya seperti sangat hebat dalam penyampaian ceritanya.

Sebenarnya sih rencana awal nulis buat ndongkrak jumlah postku aja, kasian ID ku postnya baru seiprit...heheheh

Semoga storyku gk ada yang sama dengan story2 lainnya, ah kyknya gk bakalan deh soalnya story ku kalo dibandingkan dengan story lainnya belum ada apa2nya.

Kalo masalah true story ato gaknya, bisa dibilang sih true story. Mungkin adalah sedikit dramatisir biar greget (kata TS lainnya diforum ini..hehehhe).

Eh koq jadi banyak bacot gini yak?? Maaf maaf.

Bismillah...Inilah kisahku. Selamat membaca. Aku Masih Setia di Yogya

Spoiler for Index:


Spoiler for PDF Version:


Spoiler for FAQ:
Diubah oleh cRot.Ex 16-01-2016 14:25
anasabilaAvatar border
imamarbaiAvatar border
boby008Avatar border
boby008 dan 5 lainnya memberi reputasi
2
479.3K
2.6K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
cRot.ExAvatar border
TS
cRot.Ex
#70
29. Khayalan yang Memalukan
Gak berasa, besok dah hari senin, hari pertama masuk kuliah lagi sejak libur lebaran. Artinya sore ini, Marisa sudah balik kkostannya dong.

Uhhui, setelah 2minggu aku bisa liat lagi senyum manisnya. Hati ini sudah sangat rindu ingin melihat mata cantiknya.

Setelah selesai mandi, jam dinding kostan menujukan pukul 5 sore..asssek ngapel Marisa ah, walupun sekarang bukan malam minggu pikirku, ngapel kan gak mesti malam minggu kan ya ya...hehehhe...

Oiya, 2minggu ini sudah mulai jarang kedengeran lagi suara2 aneh dikepala, berangsur sehat diri ini dari kegilaan akibat suara aneh itu.

Gak butuh lama, aku sudah tiba digerbang kostan itu. Iya gerbang yang sejak 3 bulan lalu sering ku datangin. Gerbang kostanya Marisa. Aku cuman berdiri di depan gerbang itu.

Khayalan ini terbang jauh memikirkan gimana reaksi marisa melihat ku setelah 2minggu berpisah. Senyum2 sendiri bibir ini olehnya.

Kurapikan baju kaos ku sore itu. memberanikan diri mengetuk gerbang kostan itu, setelah beberapa ketukan. Terlihat cowok yang aku gk kenal membukakan gerbang. Hei, sejak kapan kostan ini berubah jadi kostan cowok pikirku.

Quote:


2menit berlalu, terbukalah pintu gerbang. Dan, senyum manis itu muncul lagi di depanku. Mata cantiknya berkaca2 dibalik kacamatanya melihatku yang berdiri di luar gerbang. (koq rada2 rancu ya bahasanya...sudahlah)

Quote:


Eits...tunggu dulu, prasaan gk begini deh panggilannya, bukannya panggilannya lebih mesra?? Ada yang salah ini, gak seperti ini yang aku harapkan.

Quote:


Seribu satu pertanyaan dikepala ini, sambil pelan2 processor dikepala mengolah data dan menghasilkan informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Jadilah aku cuman bisa duduk bengong dikursi ruang tamu dengan muka polos mesum kebanggaan.

Quote:


Sejak kapan marisa punya hape?? Oiya, nokia 3310 kyknya pas musim2nya saat itu. pokoknya hape sejuta umat. Tu hape paling keren waktu itu, suara monoponiknya enak didengar."Tililut tililut tilili tut" seperti itulah ringtone monoponik andalannya.

Sejak tadi marisa sibuk smsan entah sama siapa, dicuekin banget diri ini sore itu.

Quote:

Aku cuman bisa terdiam melihat keadaan itu, gk ada suara yang mampu melewati kerongkongan ini. Dan rasa itu mulai menjalari hati ini, rasa yang sangat menyiksa.

Cowok itu, iya cowok asing itu memanggil Marisa dengan kata "Sayang". Marisa juga menyuguhkan senyum manisnya kepada cowok asing itu.

Aku gak mau sakit itu berlanjut. Semakin kuliat mereka asik bercanda semakin kenceng getaran lutut ini menahan emosi. Aku gak kuat, melangkahlah diri ini dengan gontai menuju gerbang. Saking esmosinya, ku liat itu pegangan gerbang bisa jadi pelampiasan.

Kutarik itu pegangan gerbang sekuat yang kubisa, tapi gerbang tetap diem gk mw terbuka. Sudah 15menitan aku berkutat dengan segala tenaga yang tersisa utk membuka gerbang itu.

Akhirnya aku mengaku kalah, gk ada lagi tenaga yang tersisa. Aku gk mampu membuka gerbang kostan itu.

Mata ini udah gk kuat menahan banjir dari dalam, jadilah aku nangis disitu. Posisi duduk bersender digerbang, aku melihat keatas dengan mata yang sudah basah.

Ternyata sebegini sakitnya patah hati.
Quote:


Tiba2 suara itu mengalun lembut di telingaku

Quote:


Kutengok kekiri dimana suara itu berasal. Di balik gerbang nongol Yessi, dia tersenyum jijik melihat tingkah aneh ku brusan.

Tapi tunggu dulu...Prasaan aku tadi didalam kostan deh, tadi udah berusaha buka tu gerbang. Ini koq tiba2 aku duduk diluar ya?? Dan gerbangnya juga terbuka dengan sangat gampang oleh yessi.

Masa aku jadi letoy sih, masa kalah dengan tenaga yessi yang bisa dengan mudah membuka gerbang tersebut.

Quote:

Aku cuman bisa tertegun mendengar kata2 terakhirnya. Cinta bisa membuat gila. Dan aku rela, gapapa gila jika memang itu karena cinta ku ke Marisa..hassekkk.

Quote:


Akupun pulang kkostan lagi, gagal ketemu sama Marisa, ternyata dia belum balik dari rumahnya. Ngerasa gerah gara esmosian tadi pas nangis2.

Tadi cuma hayalan gila dikepala yang rada2, aku cuma ngehayal dengan segala macam ekspresi Marisa ketika bertemu denganku lagi. Dan ternyata, aku terjebak dengan khayalanku sendiri.

Dah ah, malu... Ternyata aku bisa segila itu beberapa tahun lalu..

Opiknh
Opiknh memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.