- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta,Sahabat,dan Kecewa (TRUE STORY)
...
TS
saizerz
Cinta,Sahabat,dan Kecewa (TRUE STORY)
Hallo agan2,sis2,momod,sesepuh,kuncen dan dedemit penunggu SFTH
salam kenal smua.
ane nubi mohon ijin (kaya apa ja minta ijin sgala)
buat berbagi kisah hidup ane yg bisa dibilang biasa2 ja.
tp sebelumnya ane mohon maaf klo tulisan ane berantakan,maklum ini thread pertama ane,slama ini ane cman jadi SR.
ane memberanikan diri buat nulis kisah hidup ane karena terinspirasi dari thread senior2 yg udah malang melintang di dunia SFTH (halah bahasanya)
mohon saran dan kritiknya klo thread ane kurang bagus.
hehe sgtu dlu gan crita ane,maaf ya klo jelek.
buat mastah2 mohon kritik dan sarannya klo tulisan ane kurang bagus,insyaallah kedepannya ane perbaiki,harap maklum baru prtama kali nulis.
LANJUTAN CERITA ADA DI INDEX
Update cerita tergantung mood. bisa 4x sehari klo lagi mood,kalo malas paling 1x.
INDEX
salam kenal smua.
ane nubi mohon ijin (kaya apa ja minta ijin sgala)
buat berbagi kisah hidup ane yg bisa dibilang biasa2 ja.
tp sebelumnya ane mohon maaf klo tulisan ane berantakan,maklum ini thread pertama ane,slama ini ane cman jadi SR.
ane memberanikan diri buat nulis kisah hidup ane karena terinspirasi dari thread senior2 yg udah malang melintang di dunia SFTH (halah bahasanya)
mohon saran dan kritiknya klo thread ane kurang bagus.
Spoiler for Cerita 1:
hehe sgtu dlu gan crita ane,maaf ya klo jelek.
buat mastah2 mohon kritik dan sarannya klo tulisan ane kurang bagus,insyaallah kedepannya ane perbaiki,harap maklum baru prtama kali nulis.
LANJUTAN CERITA ADA DI INDEX
Update cerita tergantung mood. bisa 4x sehari klo lagi mood,kalo malas paling 1x.

INDEX
Spoiler for INFO:
Spoiler for INDEX:
Polling
0 suara
Dari ke 3 cwe yang ada dalam cerita gw,siapakah yang akhirnya jadi PACAR gw???
Diubah oleh saizerz 14-10-2015 13:23
moc.suksak dan 2 lainnya memberi reputasi
3
48.6K
436
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
saizerz
#355
Pengalaman Pertama
Tawaran Agi membuat gw penasaran dengan yang namanya dunia lain,gw orang yang percaya kalo jin itu ada,tapi gw belum pernah sekalipun melihat atau bahkan merasakannya.
antara rasa penasaran dan takut saling beradu dalam pikiran gw,ingin rasanya gw melihat sekali saja bentuk "mereka",tapi disisi lain gw takut,takut kalo gw ga sanggup melihat mereka.
akhirnya keputusan gw udah bulat...
"kapan lu mau liatin hantu ke gw?" tanya gw semangat ke Agi di sela-sela jam istirahat sekolah.
"sabtu ja,kebetulan ada acara PA malam harinya" jawab Agi.
"tapi lu udah yakin kan,soalnya bahaya kalo lu setengah-setengah" lanjut Agi ragu.
gw diam sejenak,mencoba untuk meyakinkan diri gw sendiri.
"gw siap" kata gw yakin.
hari sabtu ekskul PA akan mengadakan acara malam untuk anggota baru,dan saat itulah Agi akan memperlihatkan gw wujud "mereka" yang belum pernah sekalipun gw lihat.
akankah mereka menampakan wujudnya?
-skip-
Pulang sekolah,gw balik ke rumah untuk mengganti pakaian dengan baju kebesaran anggota Pecinta Alam,ditambah syal warna hijau berlambangkan logo RIKSA BUMI.
jam 3 gw berangkat lagi ke sekolah.
acara itu sebenarnya adalah acara yang sama seperti yang gw lakuin dulu,tapi berhubung ga ada guru pembimbing yang ikut,jadi acara itu di adakan di sekolah.
acarapun dimulai...
(berhubung ga ada yang seru jadi ga gw ceritain)
-skip-
Jam 10 malam acara utama dimulai,sama seperti dulu kita membuat api unggun di tengah-tengah lapang,bedanya sekarang menggunakan drum sebagai tempat kayu bakarnya.
satu persatu dari senior hingga junior memperkenalkan dirinya masing-masing.
Gw tersenyum sendiri melihat suasana itu,teringat kembali kenangan saat pertama gw bertemu Shelly.
"andai ada Shelly disini" pikir gw.
tepat tengah malam acara selesai,semua orang pergi ke ruangan kelas yang telah disediakan untuk tidur,tapi berbeda dengan gw dan Agi.
"lu siap?" tanya Agi.
"yu" jawab gw singkat.
kita berdua menyelinap pergi ke belakang sekolah dan memutar melewati samping sekolah,dan akhirnya sampai di kelas gw yang kosong.
"ngapain ke kelas gw?" tanya gw sambil melihat ke dalam kelas lewat jendela.
"tar lu masuk ke dalam,terus lu duduk di kursi ke dua barisan dekat pintu" jelas Agi.
"kenapa harus di kelas gw?" tanya gw penasaran.
"bawel lu,pokonya masuk ja" jawab Agi.
"tadi gw sempat komunikasi dengan 'mereka',cuman yang di kelas lu ja yang mau nampakin ke lu" lanjut Agi.
"temeninnnnn,atuttttt" kata gw manja sambil ketawa.
"najissss..." balas Agi.
"kalo 'mereka' muncul lu jangan lari ya" lanjut Agi menjelaskan dan kemudian meninggalkan gw sendiri.
dengan segenap keberanian gw masuk ke dalam kelas,dan duduk di kursi yang di perintahkan Agi.
suasana di dalam kelas sangat gelap,hanya ada cahaya bulan yang masuk lewat kaca jendela.
5 menit gw tunggu,tapi belum ada apa-apa.
10 menit gw tunggu,masih tetap ga ada apa-apa.
setelah 15 nunggu,akhirnya gw melihat sesuatu yang aneh...
ketika gw lihat ke arah kursi ke 2 di baris ke 4,gw lihat cahaya bulan yang menembus kaca jendela terhalang sesuatu...
"itu ASAP" pikir gw.
asap itu berwarna hitam pekat,meskipun dalam keadaan gelap,tetapi asap itu terlihat jelas karena tersinari langsung cahaya bulan.
gw pandangin terus asap itu,dan...
asap itu tiba-tiba menjadi terlihat memadat.
gw masih berani melihat itu,tapi....
asap itu kemudian membentuk sesuatu,itu KEPALA...
bukan hanya menjadi kepala,asap hitam itu perlahan-perlahan membentuk sebuah badan, dan semakin lama semakin terlihat jelas yang awalnya asap hitam kini berubah menjadi "seseorang" yang berdiri menghalangi cahaya bulan yang masuk ke dalam kelas.
gw hanya duduk kaku melihat itu semua,sampai tiba-tiba...
DIA MENOLEH KE ARAH GW...
terlihat mata yang merah menyala dalam kegelapan.
"jangan lari...jangan lari..." meskipun ketakutan gw masih ingat pesan Agi.
sontak gw langsung berdiri dan berjalan pelan keluar pintu.
sesekali gw lihat "dia" yang ternyata mata merahnya masih terus menatap tajam mengikuti gw.
gw buka pintu,dan setelah keluar kelas gw ngeluarin jurus terakhir.
LANGKAH SERIBU...
gw langsung cari Agi yang ternyata sedang asik ngeroko di bawah ring basket.
dengan napas yang tesengal-sengal gw samperin Agi.
"parah Gi...parah..." kata gw panik.
"udah lihat kan?" tanya Agi santai.
"ngeri asli,baru kali ini gw lihat yang gituan" jawab gw ketakutan.
"kalo yang di ring itu gimana?" kata Agi sambil nunjuk ke arah ring basket yang satunya lagi.
gw langsung melihat ke arah yang di tunjuk Agi.
"whaaaaaaaa......" gw teriak kaget dan langsung sembunyi dibelakang punggung Agi.
"anjrittttt itu lebih jelas" kata gw mengintip lewat celah badan Agi.
yang gw lihat itu adalah makhluk yang biasa di sebut genderewo,dengan badan besar dan berbulu membuat "dia" terlihat sangat menyeramkan,untung malam itu gelap,jadi gw hanya melihat "dia" samar-samar.
"udah lu duduk sebelah gw ja,ga usah takut" kata Agi santai sambil menepuk lantai disebelahnya.
sedikit ragu akhirnya gw duduk disebelah Agi.
"dia ga akan kesini kan?" tanya gw yang masih ketakutan.
"udah gw "iket",makanya lu bisa lihat juga" jawab Agi sambil menghisap roko.
"lepasin lah,gw takut nih" kata gw panik.
"ya dah bentar" balas Agi.
ga butuh waktu lama,akhirnya makhluk itu menghilang.
Setelah semua pengalaman itu gw jadi terobsesi dengan "mereka",Agi dan Ghaga sering ngajarin gw untuk melatih kesensitifan gw terhadap mereka,dan itu membuat gw jadi lebih sedikit bisa merasakan kehadiran "mereka" meskipun gw ga bisa melihat secara langsung.
Tawaran Agi membuat gw penasaran dengan yang namanya dunia lain,gw orang yang percaya kalo jin itu ada,tapi gw belum pernah sekalipun melihat atau bahkan merasakannya.
antara rasa penasaran dan takut saling beradu dalam pikiran gw,ingin rasanya gw melihat sekali saja bentuk "mereka",tapi disisi lain gw takut,takut kalo gw ga sanggup melihat mereka.
akhirnya keputusan gw udah bulat...
"kapan lu mau liatin hantu ke gw?" tanya gw semangat ke Agi di sela-sela jam istirahat sekolah.
"sabtu ja,kebetulan ada acara PA malam harinya" jawab Agi.
"tapi lu udah yakin kan,soalnya bahaya kalo lu setengah-setengah" lanjut Agi ragu.
gw diam sejenak,mencoba untuk meyakinkan diri gw sendiri.
"gw siap" kata gw yakin.
hari sabtu ekskul PA akan mengadakan acara malam untuk anggota baru,dan saat itulah Agi akan memperlihatkan gw wujud "mereka" yang belum pernah sekalipun gw lihat.
akankah mereka menampakan wujudnya?
-skip-
Pulang sekolah,gw balik ke rumah untuk mengganti pakaian dengan baju kebesaran anggota Pecinta Alam,ditambah syal warna hijau berlambangkan logo RIKSA BUMI.
Spoiler for Riksa Bumi:
jam 3 gw berangkat lagi ke sekolah.
acara itu sebenarnya adalah acara yang sama seperti yang gw lakuin dulu,tapi berhubung ga ada guru pembimbing yang ikut,jadi acara itu di adakan di sekolah.
acarapun dimulai...
(berhubung ga ada yang seru jadi ga gw ceritain)
-skip-
Jam 10 malam acara utama dimulai,sama seperti dulu kita membuat api unggun di tengah-tengah lapang,bedanya sekarang menggunakan drum sebagai tempat kayu bakarnya.
satu persatu dari senior hingga junior memperkenalkan dirinya masing-masing.
Gw tersenyum sendiri melihat suasana itu,teringat kembali kenangan saat pertama gw bertemu Shelly.
"andai ada Shelly disini" pikir gw.

tepat tengah malam acara selesai,semua orang pergi ke ruangan kelas yang telah disediakan untuk tidur,tapi berbeda dengan gw dan Agi.

"lu siap?" tanya Agi.
"yu" jawab gw singkat.
kita berdua menyelinap pergi ke belakang sekolah dan memutar melewati samping sekolah,dan akhirnya sampai di kelas gw yang kosong.
"ngapain ke kelas gw?" tanya gw sambil melihat ke dalam kelas lewat jendela.
"tar lu masuk ke dalam,terus lu duduk di kursi ke dua barisan dekat pintu" jelas Agi.
"kenapa harus di kelas gw?" tanya gw penasaran.
"bawel lu,pokonya masuk ja" jawab Agi.
"tadi gw sempat komunikasi dengan 'mereka',cuman yang di kelas lu ja yang mau nampakin ke lu" lanjut Agi.
"temeninnnnn,atuttttt" kata gw manja sambil ketawa.
"najissss..." balas Agi.
"kalo 'mereka' muncul lu jangan lari ya" lanjut Agi menjelaskan dan kemudian meninggalkan gw sendiri.
dengan segenap keberanian gw masuk ke dalam kelas,dan duduk di kursi yang di perintahkan Agi.
suasana di dalam kelas sangat gelap,hanya ada cahaya bulan yang masuk lewat kaca jendela.
5 menit gw tunggu,tapi belum ada apa-apa.
10 menit gw tunggu,masih tetap ga ada apa-apa.
setelah 15 nunggu,akhirnya gw melihat sesuatu yang aneh...
ketika gw lihat ke arah kursi ke 2 di baris ke 4,gw lihat cahaya bulan yang menembus kaca jendela terhalang sesuatu...
"itu ASAP" pikir gw.
asap itu berwarna hitam pekat,meskipun dalam keadaan gelap,tetapi asap itu terlihat jelas karena tersinari langsung cahaya bulan.
gw pandangin terus asap itu,dan...
asap itu tiba-tiba menjadi terlihat memadat.

gw masih berani melihat itu,tapi....
asap itu kemudian membentuk sesuatu,itu KEPALA...

bukan hanya menjadi kepala,asap hitam itu perlahan-perlahan membentuk sebuah badan, dan semakin lama semakin terlihat jelas yang awalnya asap hitam kini berubah menjadi "seseorang" yang berdiri menghalangi cahaya bulan yang masuk ke dalam kelas.
gw hanya duduk kaku melihat itu semua,sampai tiba-tiba...
DIA MENOLEH KE ARAH GW...

terlihat mata yang merah menyala dalam kegelapan.
"jangan lari...jangan lari..." meskipun ketakutan gw masih ingat pesan Agi.
sontak gw langsung berdiri dan berjalan pelan keluar pintu.
sesekali gw lihat "dia" yang ternyata mata merahnya masih terus menatap tajam mengikuti gw.
gw buka pintu,dan setelah keluar kelas gw ngeluarin jurus terakhir.
LANGKAH SERIBU...

gw langsung cari Agi yang ternyata sedang asik ngeroko di bawah ring basket.
dengan napas yang tesengal-sengal gw samperin Agi.
"parah Gi...parah..." kata gw panik.
"udah lihat kan?" tanya Agi santai.
"ngeri asli,baru kali ini gw lihat yang gituan" jawab gw ketakutan.
"kalo yang di ring itu gimana?" kata Agi sambil nunjuk ke arah ring basket yang satunya lagi.
gw langsung melihat ke arah yang di tunjuk Agi.
"whaaaaaaaa......" gw teriak kaget dan langsung sembunyi dibelakang punggung Agi.
"anjrittttt itu lebih jelas" kata gw mengintip lewat celah badan Agi.
yang gw lihat itu adalah makhluk yang biasa di sebut genderewo,dengan badan besar dan berbulu membuat "dia" terlihat sangat menyeramkan,untung malam itu gelap,jadi gw hanya melihat "dia" samar-samar.
"udah lu duduk sebelah gw ja,ga usah takut" kata Agi santai sambil menepuk lantai disebelahnya.
sedikit ragu akhirnya gw duduk disebelah Agi.
"dia ga akan kesini kan?" tanya gw yang masih ketakutan.
"udah gw "iket",makanya lu bisa lihat juga" jawab Agi sambil menghisap roko.
"lepasin lah,gw takut nih" kata gw panik.
"ya dah bentar" balas Agi.
ga butuh waktu lama,akhirnya makhluk itu menghilang.
Setelah semua pengalaman itu gw jadi terobsesi dengan "mereka",Agi dan Ghaga sering ngajarin gw untuk melatih kesensitifan gw terhadap mereka,dan itu membuat gw jadi lebih sedikit bisa merasakan kehadiran "mereka" meskipun gw ga bisa melihat secara langsung.

Quote:
0
