- Beranda
- Stories from the Heart
[TAMAT] Kembalilah (Tak Terungkap) | Kisah Nyata Cinta Tiga Hati | R-17
...
TS
m60e38
[TAMAT] Kembalilah (Tak Terungkap) | Kisah Nyata Cinta Tiga Hati | R-17
![[TAMAT] Kembalilah (Tak Terungkap) | Kisah Nyata Cinta Tiga Hati | R-17](https://s.kaskus.id/images/2023/06/29/6829382_20230629062029.jpg)
Apa kau percaya dengan Hukum Kekekalan Energi?
Kalau aku percaya dengan Hukum Kekekalan Cinta.
Bahwa Cinta itu tidak dapat dibuat atau dimusnahkan.
Tetapi hanya berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Itulah cinta yang kupercaya.
Ini adalah kisah nyata tentang mereka.
Tentang semua cinta yang tak terbalas.
Tentang semua rasa yang tak terungkap.
Yang terukir indah dalam 874 lembar buku harianku sejak SMA.
Maka, saat kau bertanya, mengapa kau masih ingat?
Buku harianku yang mengingatkanku.
Disana tertulis nama lengkap mereka.
Disana tertulis semua perkataan antara aku dan mereka
Disana tertulis semua proses pendewasaanku.
Ini kisah nyata.
Buku harian 874 lembar letter size itu saksi sejarahnya.
Ditulis dengan font Times New Roman 10 Pt.
Dan akan kutulis ulang semuanya untuk kalian.
Bidadari yang pernah datang mengisi hariku.
Bidadari yang mendewasakanku.
Pernahkah, kalian berada diantara dua bidadari yang saling mencintaimu?
Dua sosok bidadari terindah dalam hidupmu, yang tidak pernah kau bayangkan?
Aku cinta Kamu, Aku cinta Dia, dan Mereka mencintai Aku?
Dengan ketulusan dan cinta yang tidak pernah diragukan?
Aku pernah, sampai saat ini, sampai aku berumah tangga dengan salah satunya.
Ini ceritaku bersama Mereka.
Elya dan Nadine.
Kembalilah (Tak Terungkap) | Kisah Nyata Cinta Tiga Hati
![[TAMAT] Kembalilah (Tak Terungkap) | Kisah Nyata Cinta Tiga Hati | R-17](https://s.kaskus.id/images/2015/09/10/6829382_20150910083923.jpg)
MAKLUMAT
Cerita ini berdasarkan kisah nyata, nama karakter disamarkan sesuai dengan kebutuhan untuk melindungi privasi dari tokoh yang ada di dalam cerita ini. Dan cerita ini sebisa mungkin menggunakan kaedah sastra secara teknis, sehingga akan dibutuhkan waktu yang lama untuk dicerna.
Rating dalam cerita ini adalah RESTRICTED-17, dengan kata lain, cerita ini mengandung bahasa yang kasar dan juga isi cerita yang menyerempet ke dalam hal yang berbau dewasa, sehingga hanya cocok untuk pembaca berusia 17 tahun ke atas, dan atau usia di bawahnya dengan bimbingan orang yang lebih dewasa.
Mohon untuk pembaca memahami bahwa dalam cerita ini ada adegan yang mengandung unsur dewasa, sehingga tidak diperkenankan dicontoh atau ditiru, kecuali dilakukan dengan pasangan pernikahan yang sah. Pembaca dimohon untuk mengambil hikmah dari cerita ini sebaik-baiknya.
Kritik dan saran dari pembaca sangatlah saya harapkan, dan mohon maaf apabila banyak tulisan dari karya saya yang masih jauh menyimpang dari Sastra Indonesia. Saya mohon koreksinya dari pembaca, karena saya ingin tetap mempertahankan kaedah menulis Sastra, bukan asal cerita.
Demikian maklumat dari saya, Terima Kasih.
Quote:
Quote:
Quote:
Penggalan reffrain lagu tersebut mewakili perasaanku kepadanya, ya lagu yang aku buat ketika aku merasa gundah karena aku kehilangan orang yang kucintai saat itu. Hanya lagu itu yang setia menemaniku sejak kepergiannya dahulu, dan semenjak saat itu kurasa harapanku kepadanya sudah sirna.
Entah apakah aku bodoh atau aku terlalu percaya kepadanya, hingga pada suatu ketika aku menemukan titik balik dari semua perjuanganku. Manis dan pahit yang kualami menjadikanku lebih dewasa dalam meniti jalan hidupku yang sudah berubah semenjak ada dirinya dan kepergiannya. Dan itu meninggalkan kenangan yang akan kubawa hingga aku mati nanti
Selamat malam teman-teman Story From The Heart, izinkan saya M60E38 untuk bercerita tentang sebuah kisah, yang ringan tetapi bermakna sangat dalam, khususnya bagi saya pribadi. Mungkin ada yang bertanya M60 E38, apakah saya seorang Bimmeryes I am a Bimmer, M60 adalah V-8 90' Engine untuk 1996 E38 730iL. Sudah cukup intermezzo-nya mengenai BMW, saya rasa tidak penting dibahas.
Ini adalah cerita mengenai seorang laki-laki yang merasa cintanya diabaikan dan berharap bahwa keajaiban akan membawanya kembali kepada gadis itu. Hingga saat ini, perasaan itu tidak akan pernah terlupa, meskipun sudah beberapa tahun berlalu, dia adalah cinta pertama yang tidak pernah bisa hilang begitu saja.
Tentang judul Kembalilah (Tak Terungkap) adalah sebuah lagu yang mewakili perasaan laki-laki itu, dan saya benar-benar menciptakan lagu tersebut karena kenangan tentang gadis itu tidak akan bisa dilupakan begitu saja, dan kini meskipun laki-laki itu sudah berkeluarga, ia tidak akan pernah lupa akan perasaan cinta itu kepada gadis tersebut.
Selamat membaca sebuah kisah ini, dan saya berharap masukan dari teman-teman Kaskus agar saya bisa terus update dan menceritakan kisah yang masih on progress ini. Terima Kasih sebelumnya semoga teman-teman Kaskuser bisa menikmatinya.
Quote:
Quote:
Quote:
Silakan Add BBM ID 59FB010Batau Line ID cauthelia untuk kabar terbaru dari thread ini, terima kasih.
Polling
0 suara
Siapa Karakter Perempuan Favorit Reader dalam Cerita Ini?
Diubah oleh m60e38 29-06-2023 18:20
cotel79 dan 34 lainnya memberi reputasi
35
1.7M
9.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
deesanti
#3423
Dialah Nadine, Gadisku | Bagian 7

DIALAH NADINE, GADISKU (BAGIAN 7)
Mimpi apa aku semalam, pagi ini sejuta rasa tercurah tepat di hatiku kepada gadis yang sedang sibuk dengan tangan dan mulutnya kini. Kucoba untuk membuka mata dan melihat apa yang terjadi, aku tidak terkejut sama sekali, ini bukanlah yang pertama kalinya Cauthelia melakukan ini. Hanya saja, ini masih di sofa ruang tamu, dan ini sangat gila, tetapi kegilaan ini yang membuatku makin jatuh hati kepada Cauthelia.
Seluruh jiwaku seakan sudah terpatri kepada dirinya, gadis berambut panjang bergelombang dengan tubuh yang indah itu, dan takdir seakan mengarahkanku ke sana. Mentari pagi bahkan belum menyapa kami, ini masih sangat pagi, gumamku dalam hati sembari mengikuti alur progressive yang dilakukan oleh Cauthelia kini.
Ketahanan saraf parasimpatikku ada batasnya, dan saat batasnya tercapai, lepaslah semua beban yang ditahannya sejak tadi, bahkan sebelum aku terjaga. Begitu lembut dan lihai, kurasakan ada cinta yang ia lakukan dari tiap-tiap momentum yang tercipta di pagi itu. Ia menerima seluruhnya, dan sejalan setelah ia menyelesaikan itu semua, ia memandangku.
Quote:
Ia memejamkan matanya saat itu, tidak ada suara lain selain desahan pelan layaknya mesin-delapan-silinder dalam keadaan idle di bawah kap mesin, begitu bergairah namun tetap tenang. Gadis itu mempercayakan semuanya kepadaku, tidak ada pembatas antara kami berdua saat ini. Bahkan ia merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu tersebut, dan membiarkanku melakukan apa yang telah ia lakukan tadi kepadaku.
Kami lanjutkan dari satu kegilaan ke kegilaan yang lainnya sebelum Cauthelia berangkat sekolah, tepat jam 0545 kami menyudahi kegilaaan ini, dan Cauthelia kembali masuk ke kamar mandi untuk mandi lagi. Aku mempersiapkan sarapan untuk gadis itu, dan setelah selesai mandi, kami pun sarapan bersama.
Quote:
Tidak lama kemudian, terdengarlah suara sepeda motor sport terparkir di depan rumah Cauthelia, itu dia Marko, ujar Cauthelia sambil tertawa kecil kepadaku. Dari tawanya, aku mengerti apa yang ia pikirkan saat ini. Setelah ia menyelesaikan sarapannya ia menarik tanganku menuju ke ruang tamu, dan sejurus kemudian pintu rumah tersebut di ketuk.
Tanpa canggung Cauthelia langsung merangkulku dan membuka pintu rumah tersebut sementara di depan Marko memandang kami dengan tatapan kosong. Seakan tanda tanya besar saat ini berada di kepalanya, karena ia tidak percaya apa yang sedang ia lihat, gadis yang ia cintai sedang dirangkul oleh laki-laki lain.
Quote:
Marko hanya memandangku dengan tatapan penuh kecewa, layaknya Team Underdog, sebut saja Minardi, yang sudah berada di posisi podium, tetapi harus mengalah kepada reliabilitas mesin Asiatech yang mereka gunakan. Ia mematung di sana, tidak bergerak sedikitpun saat kami melewati laki-laki yang sudah menaruh harap kepada Cauthelia itu. Aku memandangnya sekilas, wajahnya penuh dengan amarah saat aku melewatinya langkah demi langkah.
Ternyata aku salah, W211 milik kedua orang tua Cauthelia masih berada di dalam garasi, sesaat kemudian aku pun diberikan kunci mobil tersebut oleh Cauthelia. Rangkaian sistem pengapian merespon cepat ringkikan dinamo stater dengan terbakarnya campuran bahan bakar dan udara pada mesin direct injection V6 3,000cc tersebut. Merdu suara mesin enam-silinder tersebut seketika berhasil menaikkan adrenalinku pagi ini.
Laki-laki itu masih berada di sana, tanpa kata-kata maaf yang keluar dari bibir mungil Cauthelia, ia sejurus naik ke dalam mobil ini. Aku hanya memandang gadis itu dengan sedikit heran, ia malah menjulurkan lidahnya kepadaku, sesaat kemudian dengan langkah penuh sesal, kulihat Marko pergi meninggalkan kami terlebih dahulu.
Quote:
Aku melajukan German Engineered Mid-Size Sedan ini sedikit liar, setelah dimanjakan dengan nikmat dan nyamannya W220, kini aku ingin merasakan mengemudikan W211 ini secara gaya mengemudiku. Saat kutekan pedal gas sedikit dalam, mesin enam-silinder tiga-liter ini memberikan torsi yang cukup menghentak di roda belakang.
Tidak ada respon lambat a la Sonderklasse di mobil ini, handlingnya cukup presisi, meskipun tidak sepresisi E38, hanya saja aku masih bisa merasakan kehadiran roda depan pada tempatnya. Feedback-nya masih lebih terasa analog dibandingkan W220, itu setidaknya. Mesin V6 di balik kap juga mendesah serak saat kupacu pada redline, dan inilah yang kusuka, suara mesin yang mendesah, seperti suara Cauthelia ketika sedang memperoleh kenikmatan.
Quote:
Sudahlah, ujarku di dalam hati, aku sedang tidak ingin memikirkan hal-hal mesum lagi, karena sudah cukup Nadine mengatakan bahwa aku adalah laki-laki mesum. Setelah sekitar dua puluh menit aku berjalan dari rumahnya, sekarang aku sudah tiba di depan sekolahnya, dan Marko rupanya sudah berada di sana bersama tiga temannya.
Tunggu dulu, Marko dan ketiga temannya, aku merasakan firasat yang tidak enak dengan hadirnya ketiga temannya saat ini. Masa bodo dengan apa yang akan terjadi nanti, aku pun turun dari pintu pengemudi dengan pasti, bergegas menuju ke pintu penumpang depan dan membukakan pintu untuk permaisuri hatiku.
Wajah Cauthelia memerah saat aku melakukan itu di depan teman-temanya, aku hanya tersenyum kepada gadis itu sembari mengulurkan tangan kananku untuk menuntunnya turun. Sesaat setelah ia turun, ia mendekap tanganku dengan wajah yang sangat merah, benar-benar sikap manja yang membuatku semakin jatuh hati kepada gadis ini.
Kami berjalan pelan dan akhirnya tibalah kami di depan gerbang sekolah gadis ini, empat pasang mata memperhatikan kami, entah apa maksudnya, tetapi kalau hanya untuk menggertak kurasa ini bukanlah cara yang baik. Tepat di depan mata Marko, Cauthelia malah mencium tanganku dengan manjanya, lalu ia masuk ke lingkungan sekolahnya setelah berpamitan kepadaku.
Quote:
Aku segera melajukan mobil ini kembali ke rumah Cauthelia, dan setelah sekitar setengah jam di perjalanan, tibalah aku di rumah gadis itu. Sejurus aku langsung memasukkan mobil tersebut di garasi, menutup pintu garasi, dan masuk ke rumah tersebut. Sang waktu berjalan, detik demi detik dengan gagahnya, dan tidak membiarkan siapapun mundur, hingga sebuah SMS datang kepadaku.
Quote:
jenggalasunyi dan fatqurr memberi reputasi
2