Kaskus

Story

aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
Kisah Tak Sempurna
Quote:

Kisah Tak Sempurna


Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.


Selamat pagi warga Kaskus di Seluruh Muka Bumi.

Terimakasih kepada Agan / Aganwati yang sudah mampir di Thread ini. Terimakasih pula untuk sesepuh dan moderator SFTH. Thread ini adalah thread pertama kali saya main kaskus . Saya berharap Thread pertama kali saya di Kaskus bisa membuat Agan / Aganwati terhibur dengan coretan sederhana saya ini.

Thread ini bercerita tentang kisah putih abu - abu seorang laki laki yang saya beri nama Erlangga. Dari pada penasaran, lebih baik langsung baca aja gan! Selamat galau eh selamat membacaaa.

NB; Kritik dan Saran sangat saya butuhkan agar saya dapat menulis lebih baik lagi.

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Keep in touch with me.
twitter: aldiansyahdzs
instagram : aldisabihat
Diubah oleh aldiansyahdzs 17-06-2019 18:30
yusuffajar123Avatar border
junti27Avatar border
JabLai cOYAvatar border
JabLai cOY dan 31 lainnya memberi reputasi
32
132.3K
879
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
aldiansyahdzsAvatar border
TS
aldiansyahdzs
#231
Aku, Kau, Dia, dan Dirinya – Part 4

Setelah pelajaran fisika habis, pelajaran selanjutnya adalah kimia. Selain fisika aku lemah di pelajaran ini. Aku terkadang hanya memperhatikan saja guru menerangkan tanpa mengerti apa yang guru jelaskan. Ku lihat kembali kearah temanku; mereka masih tertidur. Aku hanya menggeleng – gelengkan kepala. Tak masalah sebenarnya bagi Evan tidur pada saat jam pelajaran, semua guru membolehkannya tertidur. Kepalanya entah prossesor macam apa sehingga ia bisa mengerti sendiri tentang semua pelajaran. Sedangkan Adri dan Rendi, mereka termasuk kedalam jajaran kaum remedial. Gurupun sudah lelah dengan sikap mereka. Namun meskipun begitu, Adri dan Rendi adalah pencair suasana di dalam kelas. Tanpa mereka mungkin kelasku akan biasa – biasa saja bahkan garing.

Jam pelajaran telah habis. Aku memutuskan berdiam di sebuah pohon sambil menunggu Octa selesai mengikuti ekstakulikuler. Sebelum mengikuti ekstrakulikuler ia menitipkan ponselnya kepadaku. Aku membuka isi ponselnya tersebut. Banyak pesan BBM, Line, dan Whatsapp yang masuk kedalam ponselnya tersebut namun ia hanya membalas pesan yang selayaknya ia balas. Aku membuka isi gallery, banyak foto yang ia simpan. Setelah melihat isi foto octa di gallery aku membuka folder video. Isinya cukup membuatku terkagum – kagum. Ada sebuah video yang merekam Octa sedang bermain keyboard sambil menyanyikan lagu Almost Is Never Enough milik Ariana Grande. Bagiku menyanyikan lagu ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Tapi Octa menyanyikan lagu tersebut hampir mirip dengan aslinya.

Quote:


Kami duduk berampingan dengan keheningan, kepalaku kembali bertanya – tanya apa maksudnya ia menanyakan kabarku? Dan apa maksudnya ia datang tiba – tiba. Aku sudah terbiasa hidup tanpamu Fani. Tak usah kau datang lagi.

Quote:


Awan kelabu mulai menaungi langit, seperti memberi isyarat jika sore ini akan turun hujan. Aku tak pernah membayangkan hal ini akan terjadi. Aku kira Fani bahagia dengan sahabatku sendiri, namun perkiraanku kini sepertinya salah. Ingin rasanya aku menanyakan kepada Fani mengapa ia menjadi seperti ini? Sepengetahuanku Ridwan adalah sosok yang pendiam. Ia jarang mengeluarkan kata – kata. Namun saat berpacaran dengan Fani ia berubah drastis. Ia menjadi periang dan ramah. Semangat hidupnya pun kembali datang. Tangis Fani mulai mereda. Aku dan Octa pergi meninggalkan Fani setelah Octa berpamitan kepada Fani.
delet3
junti27
JabLai cOY
JabLai cOY dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.