Kaskus

Entertainment

edxAvatar border
TS
edx
Sinister 2 (2015)
Sinister 2 (2015)

Quote:


Director
Ciaran Foy

Producer
Scott Derrickson

Cast
Shannyn Sossamon
James Ransone
Nicholas King
Jaden Klein
Olivia Rainey
Dartanian Sloan
Robert Daniel Sloan

Distributor
Focus Features

Trailer


Imdb
Diubah oleh edx 13-04-2015 20:09
0
24.9K
138
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Movies
Movies
20.4KThread29.4KAnggota
Tampilkan semua post
AangArrowAvatar border
AangArrow
#134
Spoiler for bukti foto tiket:


Baru beres nonton tadi di Sunter 21. Ane sengaja nonton di bioskop murah soalnya ane udah tahu klo film ini dapat review jelek (banget).

Ane setuju dengan review di Rotten Tomatoes klo Sinister 2 ini benar2 film yang jelek.
Faktor-faktor yang bikin film ini jelek:

1. Tidak ada unsur suspense atau mystery yang tertinggal dari ending film pertama yang membuat bulu kuduk merinding. Di film pertama ceritanya menarik karena kita ikut menebak2 siapa dalang di balik pembunuhan para anggota keluarga dan misteri menghilangnya anak bungsu di setiap pembunuhan tersebut, juga sosok Bughuul yang mistis. Di film kedua ini semua faktor itu udah nggak ada lagi. Kita udah tahu klo anak bungsu itu sosok pembunuh keluarga yang dirasuki Bughuul sehingga ceritanya terkesan tinggal berupa ampas dari film pertama yang dibikin sedikit twist namun kita sudah tau akan seperti apa endingnya. emoticon-Najis (S)

2. Para tokoh yang memiliki motif bodoh di setiap tindak-tanduknya. Terutama si Zach yang bisa2nya cemburu dengan Dylan karena lebih disukai para hantu anak-anak asuhan Bughuul. Please deh, ini adalah satu bentuk kecemburuan terbodoh yang pernah ane tahu. Cemburu untuk sesuatu yang tidak ada untungnya, yang ada malah diculik hantu gondrong dan jadi setan di rumah kosong. emoticon-Cape d... (S)

3. Akting para pemain yang terkesan kaku. Sayang sekali James Ransone yang merupakan satu-satunya returning char dari film pertama malah paling lemah kualitas aktingnya. Entah berapa kali dia mengernyitkan dahi, memencet alis, mengusap wajah di sepanjang film ini untuk menunjukkan stressnya dia dalam upaya menyelamatkan calon keluarga supaya nggak jadi korban Bughuul selanjutnya. Akting para hantu anak2 juga terkesan nggak pantas. Udah jadi hantu tapi gaya ngomongnya masih normal kayak anak sekolahan. Malah nggak dapat unsur seramnya sama sekali.

4. Adegan jump scare yang klise. Ane sama sekali nggak kaget dengan adegan murahan seperti ini karena udah terbiasa nonton film horror serupa. Tidak ada inovasi sama sekali untuk memunculkan unsur horror. Akan jauh lebih baik jika unsur horror diciptakan dan diperkuat melalui atmosfer mistis, misterius, sunyi, namun mencekam seperti di film It Follows atau The Conjuring.

5. Tidak ada pengembangan mythology Bughuul sama sekali di film kedua ini yang jadi faktor paling mengecewakan buat ane. Sayang sekali 1,5 jam terbuang tanpa ada pengembangan plot dari film pertama. Walaupun ada adegan rekaman frekuensi munculnya Bughuul, kita sebagai penonton sudah tahu kalau para anak bungsu setelah membunuh keluarganya bakal diculik oleh Bughuul. Ini hanyalah sebuah pengungkapan yang baru bagi karakter di serial ini, namun sudah usang bagi penonton.

6. Adegan rekaman pembunuhan para keluarga yang terlalu dibuat2. Mungkin maksud dari sutradaranya ingin membuat adegan pembunuhan yang inovatif layaknya adegan kematian para tokoh di sekuel2 Final Destination atau Saw, namun yang ada malah terkesan sangat tidak natural dan terlalu dibuat2. Untuk ukuran pembunuhan yang dilakukan seorang anak bungsu, terlalu banyak persiapan yang perlu dilakukan sehingga sangat tidak logis pada akhirnya. Dan kita dipaksa menonton adegan ini melalui PoV Dylan yang sama sekali tidak memberikan kontribusi pada keseluruhan inti cerita.

Spoiler for poin terakhir mengenai ending:


Quote:


Quote:
Diubah oleh AangArrow 09-09-2015 22:15
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.