*clinggg*
Suara itu menandakan tertutupnya
wormhole...
Damn, dimana ini?
Damn, siapa aku?
Kupandang genggaman tanganku...pin? Ini pengunci granat kan? Kenapa aku memegang benda ini? Apa ini sedang perang?
*deg*
Seketika kepalaku pusing...
Ahhhh...
Indonesia merdeka!
Transyl...kastil transylvania?
Agen rahasia...CEO....menyusup....menipu...berbicara....The C.E.O.?
Were..psycho...clone ku...clone?
rumah sakit....terpojok...kabur...koper....kabur?
granat waktu..arus waktu...wormhole....granat waktu?
damn!
Aku menggunakan
time traveldan memori ku tertinggal seperti biasanya yaaa?
Dan karena ini pengunci granat, berarti yang kugunakan adalah
time grenade...?
Gawat, sepertinya melenceng jauh yaa?
Ahhh, pakaianku! Hilang semua! Barang bawaanku sepertinya juga hilang!
damn!
Ahh ada Hobo disitu...
"Tuan boleh bagi pakaianmu?"
"Ahhh, kamu sungguh kasihan, aku tidak punya rumah, tapi punya pakaian, itu ambil yang kamu" kata hobo itu seraya menunjuk tumpukan pakaian di trolinya..
Entah darimana dia dapat pakaian ini, tapi ada setelan jas yang lumayan keren disana, hitam bergaris kecil putih...mungkin milik mafia dijaman ini...
Kukenakan pakaian itu dan mengucapkan terimakasih ke Hobo...
"Terimakasih banyak tuan..."
"Terimakasih? Kau harus bayar!" Kata hobo itu seraya menodongkon sepucuk handgun di kepalaku..
"Bayar? Bukanya kau memberi?" Kataku bingung
"Bahahahah...bercanda kau....aku lihat kacamata di kepalamu itu dan tau kalau kau ini orang kaya, frame nya perak asli kan? sini berikan kacamata hitam mu untuk bayaran!" Teriaknya sedikit meninggi...
"Apaa? Kacamata?" Balasku kebingungan sambil mengecek bagian atas kepalaku, ahhh, ada kacamata hitam kesayanganku, rupanya dia terbawa yaa...hahaha..dari semua benda kenapa harus dia yang terbawa sih...haha...
"Baik tuan, ambil ini" tangan ku maju menyerahkan kacamataku dan saat tangannya hendak mengambil kacamata ku, kutarik tangannya dan kurebut handgun itu dengan cepat.
"Hupp...maaf tuan, aku lebih ahli dengan pistol..." Ejekku sambil menodong balik hobo itu.
Dia nampak khawatir dan bersiap untuk berlari ke arah tumpukan barangnya, aku mencoba menghentikannnya tapi dia berhasil meraih tumpukan barangnya, dia meraih suatu barang, seperti lonceng penanda kebakaran, dan dengan satu sentikan benda itu berbunyi nyaring.
Kudorong tubuh hobo itu dan menindihnya ke lantai, tapi dia berhasil melempar lonceng itu menjauh.
Dengan sigap kumasukan ujung pistol ke mulut pria itu dan *dor*...ya kuledakan kepalanya...sebenarnya...tabu bagi seorang
time traveler membunuh seseorang tanpa mengecek masa depannya, apalagi diluar misi, bisa saja dia akan menjadi pencipta atau penemu, atau mungkin presiden?
Ahh, tapi ini hanya hobo, apa yang mungkin bisa digapainya?
Pikiran negatifku segera kutempik sendiri. Hah?
time traveler! siapa?! Apa itu!?
Ternyata ada hobo lain yang menghampiri asal suara lonceng itu.
2, 3, lima! Sepuluh! Banyak dri mereka bermunculan dari balik jembatan didepanku!
Dan tak sedikit yang sudah melengkapi dirinya dengan senjata...
damn! aku harus segera lari....
Kukenakan kacamata hitamku dan berlari ditengah terik matahari yang menyilaukan ini..
Dimana aku? Tahun berapa ini?
Seperti nya ini ditengah medan perang. Tapi kapan?
Hal itu terus berkecamuk dipikiranku sembari menjauh dan sembunyi dari kejaran hobo..
Hubby, selamatkan aku!
Hubby? Siapa dia? Kenapa terlintas nama itu?
Tidak-tidak. Bukan saatnya berpikir yang aneh-aneh.
Sekarang. Aku harus selamat. Aku harus bertahan.
Aku tau aku sedang dalam misi, walau aku tak tahu apa itu.
Setidaknya aku harus keluar dari medan perang ini.
Perlahan tapi pasti, mulai kubuka mataku...
Samar-samar terlihat pemandangan kota Sarajevo dari atas bukit...
Tapi ini sarajevo yang sekarang...
Sarajevo yang sudah merdeka...
Hadron Canon, mesin waktu tipe jadul, tapi dengan ukuran sebesar itu, perpindahan bisa dilakukan dengan sempurna...
Pakaian, makanan, senjata, dan barang kami lainnya juga terlontar kemasa ini...
Kupandang sekeliling, nampak teman-teman ku masih belum sadar, mereka yang tidak biasa dengan perjalanan waktu pasti akan merasakan yang dinamakan
super jetlag, mereka bisa gila kalau tidak segera sadar dari
super jetlagnya...
Pasti kepala mereka sekarang pusing seakan akan meledak...Berjuta memori terkirim ke dalam otak mereka, karena secanggih apapun mesin waktu, selalu memori akan terkirim belakangan, istilah
"kenangan adalah hal yang tak lekang oleh waktu" adalah benar adanya...
Memori itu mulai masuk ke otak ku...
Memori Penyesalan...
DAMN !!
Kenapa? Haruskah ini semua terjadi?
Sedetik kemudian aku tersadar, melihat keindahan kota Sarajevo, mungkin memang semahal itu adalah harga yang pantas dibayarkan...
Aku harus belajar lebih banyak lagi tentang ini...
Beberapa teman-teman nampak sudah terbangun meski masih belum sadarkan diri, meski masih belum pulih semua memori nya...
Aku mulai memandang sekeliling, benda yang terbawa ke tempat ini lebih banyak dari yang benda-benda yang kami bawa...
Ahh,
sampah waktu, benda-benda yang seringkali tertinggal atau sengaja ditinggalkan di
wormhole nampaknya terbawa ketempat ini akibat hentakan hebat dari
time machine sebesar
hadron canon itu....
Kebanyakan memang benda tidak berguna, tapi di masa ini, benda-benda ini akan dikira sebagai benda milik alien atau sejenisnya...
Ahh, itu koperku, emblem
The C.E.O. yang melekat di koperku membuatku yakin bahwa itu koperku..
Mungkin benda ini tersangkut di
wormhole ketika aku pertama datang ke Sarajevo...
Disebelahnya nampak Setelan jas dan pakaian dalamku,
damn, kenapa benda ini juga terbawa kesini...
Kuambil jasku saja dan meninggalkan yang lainnya, aku melepas jas yang kudapat dari Hobo ini, kukenakan jas ku...
Jas ku adalah alat keamanan, semacam sabuk pengaman ketika melakukan pejalanan waktu, yang memastikan tubuhku tidak akan tercera berai ketika didalam
wormhole...
Sejenak kupandangi pria-pria yang malang itu...
Teman-temanku...
Lalu aku pergi menjauh....
Kubuka koperku, kuambil ponselku, dan aku terkejut atas apa yang kulihat dilayarnya...
Quote:
Damn, kenapa harus disaat seperti ini...
Ahh, aku ingat membawa batrai cadangan didalam koperku..
Kuganti batrai ponselku dan menyalakannya lagi..
Dan sekali lagi aku terkejut dengan apa yang kulihat dilayarnya...
Quote:
Mission Title : "Sarajevo Tragedy, must go on.."
Mission Detail: "Memastikan tragedi sarajevo tetap terjadi, at any cost"
Mission Status: DENY > APPROVED > SUCCESS
Time Machine: READY
======
Message:
Hubby: Gimana clone nya? Aman gak? dapet info apa dari Transylvania?
Hubby: Sher?? Kamu pake
Time Grenadeyaa?? Ada Wormhole kebuka paksa dijamanmu..
Hubby: Sherrry! Sebel ahh! Kenapa gak ada kabar sama sekali!?
Hubby: Sher, aku mencium gelagat busuk di organisasi, kemarin ada yang meretas ponsel mu dan melakukan sesuatu, tapi aku tidak bisa akses lebih jauh karena otorisasi ku lebih rendah
Hubby: gara-gara semalem aku mencoba mendeteksi pelakunya, sekarang aku diawasi Sher. Dari pagi komputerku sudah di audit habis dari bagian audit perusahaan, untung semuanya sudah aku amankan.
Hubby: Bad News! ada kabar bahwa perimeter terluar HQ The C.E.O. diserang secara besar-besaran, pasukan masih bisa bertahan, tapi, bagaimana mereka bisa menemukan markas kitaa?? Semua karyawan diliburkan.
Hubby: Aku dikamar sher, tapi daritadi kaya ada yang ngawasin aku dari luar jendela. Aku takut Sher.
Hubby: Perimeter 1 tingggal 50% sher! Pasukan mulai di fokuskan di perimeter 2, dan perimeter 3 mulai di
evakuasi.
Hubby: Sher, cepet pulang, cepet kasih kabar ya.....aku takut...
======
Whattt? Siapa yang Aprrove misi inii??
Apalagi pesan dari Hubby.........
2 pesan terakhir adalah 3 hari yang lalu, tapi tidak ada pesan lagi setelah itu.......
HQ The C.E.O. diserang??
Dan juga, Hubby, dia dalam bahaya.........
damn!!!
Aku harus cepat kembali kemarkas! Ada yang tidak beres....
=======
Kukeluarkan jam ku yang merupakan
time machinekudari dalam koper...
Kupandangi sekeliling sekali lagi..
Kulihat Sphere, ahh, janjiku...
Kukeluarkan kartu nama ku dan kuletakan di sakunya..
Dia nampak masih belum sadarkan diri...
Tapi tidak ada waktu untuk menunggu terlalu lama...maaf...
Semoga dengan kartu itu kamu bisa menemukan aku...
Terdengar suara sirene mobil polisi yang mendekat...
Nampaknya kemunculan "sampah" di bukit ini mengundang mereka kemari...
Aku harus segera pergi...!
hapus jejak? tidak perlu sepertinya..
Teman-temanku yang disini sudah terlalu banyak
tau tentang penjelajah waktu...
Bahkan mereka ini adalah penjelajah waktu...cerita dan kesaksian mereka tidak akan dipercaya semudah itu...
Bahkan mungkin akan dianggap
gila oleh pemerintah..
==========
Kubenarkan posisi jasku...
Kukenakan kacamataku...
Dan mulai menyalakan
time machine...
Sejurus kemudian aku sudah terhisap masuk kedalam
wormholeyang sekarang mulai tertutup,..
Aku masih sempat menengok ke lubang itu sebelum tertutup..
Pemandangan yang terlihat dari lubang itu adalah, kota Sarajevo yang indah...
Dan pikiran itu kembali terlintas...
"apakah yang kulakukan selama ini adalah hal yang benar? ayah? ibu? apa visi kalian itu adalah hal yang benar??"
Tapi kini pikiranku kembali fokus..
The C.E.O. dalam bahaya...
dan bahkan Hubby dalam bahaya....
==================
I'll be back 
The C.E.O. will be back 