- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Tak Sempurna
...
TS
aldiansyahdzs
Kisah Tak Sempurna
Quote:

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Selamat pagi warga Kaskus di Seluruh Muka Bumi.
Terimakasih kepada Agan / Aganwati yang sudah mampir di Thread ini. Terimakasih pula untuk sesepuh dan moderator SFTH. Thread ini adalah thread pertama kali saya main kaskus . Saya berharap Thread pertama kali saya di Kaskus bisa membuat Agan / Aganwati terhibur dengan coretan sederhana saya ini.
Thread ini bercerita tentang kisah putih abu - abu seorang laki laki yang saya beri nama Erlangga. Dari pada penasaran, lebih baik langsung baca aja gan! Selamat galau eh selamat membacaaa.
NB; Kritik dan Saran sangat saya butuhkan agar saya dapat menulis lebih baik lagi.
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Keep in touch with me.
twitter: aldiansyahdzs
instagram : aldisabihat
twitter: aldiansyahdzs
instagram : aldisabihat
Diubah oleh aldiansyahdzs 17-06-2019 18:30
JabLai cOY dan 31 lainnya memberi reputasi
32
132.3K
879
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aldiansyahdzs
#109
Is It The First Date? – Part 2
Jalanan pagi ini macet sehingga aku harus berjibaku untuk meliak liuk membelah kepadatan volume kendaraan. Bandung sepertinya akan mirip dengan Jakarta. Aku melajukan motor dengan kecepatan 60 Km/Jam. Aku tak pernah berani membawa perempuan ugal – ugalan. Bagiku biar lambat asal selamat.
Butuh waktu 1 jam untuk sampai di tempat tujuan, Dago. Sesampainya kami disini, kami langsung disambut dengan sambutan hangat. Kami berjalan melewati ditengah keramaian untuk menemui temannya Octa yang sedang merayakan ulang tahun.
Malik? Siapa Malik? Aku sudah dua kali mendengar nama Malik. Apakah Malik mantan Octa? Atau Malik masih memiliki hubungan dengan Octa? Ujarku dalam hati.
Setelah ajakan Rindya untuk makan. Aku dan Octa langsung menuju area makan. Lauk pauk yang tersedia menurutku adalah makanan high class. Jujur saja aku lebih suka makanan sederhana dari pada makanan – makanan aneh seperti ini. Aku kebingungan, lauk pauk mana yang harus aku ambil. Jika aku salah mengambil lauk pauk, bisa – bisa aku sakit perut. Akhirnya setelah cukup lama mengamati satu demi satu lauk pauk, ku temukan oseng tempe.
Aku berjalan mengikuti Octa. Octa memilih tempat duduk dibawah pohon. Dibawah pohon itu ada dua kursi. Bagiku tempat ini cukup nyaman.
15 menit berlalu, kami telah menyelesaikan makan. Aku masih penasaran siapa Malik. Aku menccoba memberanikan diri menanyakan tentang Malik.
Tak masalah sebenarnya bagiku status antara Octa dengan Malik. Aku tak bisa membohongi diriku sendiri; hatiku sedikit cemburu saat mendengar nama Malik yang kedua kalinya. Tapi yang terpenting bagiku sekarang adalah menjaga kepercayaan kedua orang tua Octa untuk menjaga Octa . Terlebih dengan sekolahku yang memang mayoritas mempunyai siswa laki – laki dari pada perempuan sangat riskan memang bagi perempuan seperti Octa.
Angga janji angga pasti jagain Octa. Ujarku sendiri dalam hati.
Jalanan pagi ini macet sehingga aku harus berjibaku untuk meliak liuk membelah kepadatan volume kendaraan. Bandung sepertinya akan mirip dengan Jakarta. Aku melajukan motor dengan kecepatan 60 Km/Jam. Aku tak pernah berani membawa perempuan ugal – ugalan. Bagiku biar lambat asal selamat.
Butuh waktu 1 jam untuk sampai di tempat tujuan, Dago. Sesampainya kami disini, kami langsung disambut dengan sambutan hangat. Kami berjalan melewati ditengah keramaian untuk menemui temannya Octa yang sedang merayakan ulang tahun.
Quote:
Malik? Siapa Malik? Aku sudah dua kali mendengar nama Malik. Apakah Malik mantan Octa? Atau Malik masih memiliki hubungan dengan Octa? Ujarku dalam hati.
Setelah ajakan Rindya untuk makan. Aku dan Octa langsung menuju area makan. Lauk pauk yang tersedia menurutku adalah makanan high class. Jujur saja aku lebih suka makanan sederhana dari pada makanan – makanan aneh seperti ini. Aku kebingungan, lauk pauk mana yang harus aku ambil. Jika aku salah mengambil lauk pauk, bisa – bisa aku sakit perut. Akhirnya setelah cukup lama mengamati satu demi satu lauk pauk, ku temukan oseng tempe.
Quote:
Aku berjalan mengikuti Octa. Octa memilih tempat duduk dibawah pohon. Dibawah pohon itu ada dua kursi. Bagiku tempat ini cukup nyaman.
15 menit berlalu, kami telah menyelesaikan makan. Aku masih penasaran siapa Malik. Aku menccoba memberanikan diri menanyakan tentang Malik.
Quote:
Tak masalah sebenarnya bagiku status antara Octa dengan Malik. Aku tak bisa membohongi diriku sendiri; hatiku sedikit cemburu saat mendengar nama Malik yang kedua kalinya. Tapi yang terpenting bagiku sekarang adalah menjaga kepercayaan kedua orang tua Octa untuk menjaga Octa . Terlebih dengan sekolahku yang memang mayoritas mempunyai siswa laki – laki dari pada perempuan sangat riskan memang bagi perempuan seperti Octa.
Angga janji angga pasti jagain Octa. Ujarku sendiri dalam hati.
Diubah oleh aldiansyahdzs 29-08-2015 15:50
JabLai cOY dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Tutup