Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#1136
A Part 41
Aseli aku takut banget sekarang di rumah. Aku langsung saja pergi ke kamarku dan ngunci pintu. Udah pasti ini mah kak Fe marah besar sama aku.

“Ani..buka!!”

Benarkan, kak Fe marah besar, dia manggil-manggil aku dari luar sambil menggedor-gedor pintu kamar. Aku pura-pura gak denger aja, aku tiduran sambil kepalaku ditutupi bantal.

***

Dipikir-pikir aku sendiri yang polos, udah tau tadi aku kabur dari sekolah, eh malah bilang ke ibu. Begini kan jadinya, tapi akhirnya aku baru tau, ibu sangat disiplin banget, terutama tentang pendidikan.

Sekarang yang aku pikirkan adalah bagaimana caranya minta maaf ke kak Fe. Aku takut menghadapinya. Tapi, ini juga salah aku, kak Fe marah gara-gara aku. Jika aku tadi tidak jujur, walaupun dimarahin pasti kak Fe gak bakal marah ke aku. Duh.. Ani..Ani sampai kapan kamu mau seperti ini…..

***

Aku menuruni tangga, dari tangga aku sudah melihat badan kak Fe yang sedang tiduran di sofa sambil dengerin lagu r n b. Aku gak tau lagunya, aku gak suka lagu r n b atau hip hop sih.

Dengan segenap keberanianku yang sudah kukumpulkan aku mencoba untuk meminta maaf ke kak Fe.

“Ka…”

“Ka…”

“Kakak ih…”

“Apa?” Kata dia mulai menjawab

“Kakak-kakak,emang gue kakak lu?” Kata dia lagi

Aku bingung harus apa, aku hanya mengangguk aja.

“Enak aja, sejak kapan gue jadi kakak lu…”

“Maafin atuh kak.” Aku mencoba meminta maaf.

“NGAK!”

Astaga sakit sekali hati ini, baru pertama kali hatiku sakit dengan ucapan kak Fe. Ternyata selama ini dia gak nganggap aku adeknya, padahal aku selalu menganggap kak Fe sebagai kakaku sendiri. Sakit sekali rasanya. Aku langsung balik lagi ke kamar dan menangis.

***

Pagi-pagi sekali aku sudah bangun setelah menangis semalam. Tapi, aku sudah agak tenang dan baikan sekarang. Setelah dipikir lagi, memang semua salah aku. Akulah yang membuat kak Fe marah. Harusnya aku turuti aja kemauan dia, mau gimana pun juga kak Fe sebelumnya udah baik sama aku.

Sudah jam setengah tujuh, aku habis makan, aku masih lihat kak Fe tidur di sofa. Asli ya lucu liat kak Fe tidur, tapi aku gak berani bangunin dia, pasti dia bakal tambah marah. Jadi aku tinggalkan saja dia.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.