Kaskus

Story

fruitcocoAvatar border
TS
fruitcoco
Between you and me [REAL]
Between you and me [REAL]

Between You And Me



selama ini gue cuman jadi silent reader, jadi udah saatnya kali ya gue nulis pengalaman pribadi gue sendiri yang rentang waktunya belum
terlalu lama. kenapa gue tulis cerita ini? karena gue emang demen nulis trus ini salah satu memori yang ga gue bisa lupain tentunya.
cerita ini bakalan bersambung banyak banget, sampe dimana merasa ts udah cape lanjutin baru deh stop, tergantung dari respon aja sih sebenernya emoticon-Smilie

Ini gue tulis gapake saringan bahasa, jadi maaf2 kalo ada banyak kata2 kasar timbul, emoticon-Malu (S)

Spoiler for Between You And Me Part 1:


Spoiler for Between You and Me Part 2:


Gue berharap ini bisa salah jadi salah satu bacaan kecil para kaskuser haha.

Maaf banget kalo berantakan nulisnya, ini tiba2 aja pingin bikin cerita

oh iya demi kenyamanan kita semua, nama dicerita ini udah gue samarin, jadi tenang aja hehe
cerita ini benar terjadi dengan beberapa perubahan tempat, waktu dan nama aja kok.



Diubah oleh fruitcoco 22-02-2024 13:22
efti108Avatar border
oktavpAvatar border
linoleum1998Avatar border
linoleum1998 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
80.1K
443
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
fruitcocoAvatar border
TS
fruitcoco
#23
Chapter 5

“van” kata gue pelan

“gapapa haha friends kiss” jawabnya

“apaann tuh bikin2 lo ya” kata gue mulai mengembalikan suasana santai

“hahaha biarin” kata dia tertawa

gue seneng banget saat ini, jujur gue nyaman banget sama dia. Belum ada rasa suka, karena emang our kiss doesn’t mean anything instead friends kiss. And I feel the same way.

“itu yang didalem lagi pada ngapain ya” kata vania tiba2

“gatauu mau cek? Yuk” jawab gue

gue sama vania pun melihat kedalam rumah dan yak ternyata pada rusuh bermain kartu. Yang mereka mainkan adalah capsa, yaa gue jamin lo semua pasti pada tau ini game apa. Dan bisa ditebak mereka pun rusuh bermainnya.

“woi lo ngapain sih teriak2 buset berisik” kata gue

“ah sori banget nih ya ganggu ya pacarannya” kata clara menggoda

“claraaaaa ngga gituu” kata vania menjawab manis

“kita ikut main doong masa pisah2 gitu gue sama vania” kata gue

“hahah udah bosen ya pacarannya yuk sini main” kata aldi

akhirnya dimalam terakhir kami menghabiskan dijogja, kami pun kembali berkumpul bersama. Kami menghabiskan banyak obrolan hari ini, dan sedikit mengevaluasi untuk acara besok hari.

“eh besok kita jalan jam 10 kan ya” kata putra

“iyaaa kenapa?” kata nadya

“gapapa sebelumnya kemana dulu yuk kita?” ajak putra

“oh gue tau! Ke keraton kita yang pohon kembar itu! Jodoh bahas jodoh!” kata gue semangat

“HAHAHAH PINGIN TAU YA JODOHNYA VANIA APA BUKAN?” kata clara

……
…….
………
…………

malam itu gue habis dicengin sama mereka, gue sama vania pun menahan malu yang amat sangat.

“cal lo tidur sama vania lagi ya gue sama clara, daaa” kata aldi langsung nyosor masuk kamar clara

gue sama vania liat2an

“van gue tidur bareng lo lagi ya” kata gue sambil merapihkan bantal gue dikursi kamar tersebut

“haha iya gapapa cal, lo masih mau tidur disitu?” kata vania menggoda

“emang gue boleh tidur dikasur van?” kata gue sumringah

“haha gapapa gue tau lo baik2 kok” kata vania mengedipkan mata

“haha thankyou banget van” kata gue gembira akhirnya besok badan gue ga sakit-sakit lagi

sebelum tidur kami berdua mengobrol terlebih dahulu, bedanya hari ini terasa lebih deket aja (ya iya soalnya sebelahan). Trus kayak lebih kebuka aja obrolannya, ga kayak semalem.

“gue sambil dengerin lagu ya, lo mau denger juga ngga?” kata gue menawarkan earphone gue

“wah mau dong sini” kata vania mengambil earhphone gue

gue sengaja memutarkan lagu sweetest love, dan benar saja dia pun menggoda gue

“ciyee banget sih lagunya kayak giniii” kata vania menggoda sambil bernyanyi

vania melanjutkan nyanyiannya.

Bagus banget….

“van lo bisa nyanyi ya?” kata gue pelan

“haha nanyi gini2 aja sih bisa gueee sekilas sekilas” jawabnya

“van gue suka banget cewe bisa nyanyi” sambil menatapnya

“hahah apalo mau gombalin gua, udah diem gue mau nyanyi” jawab vania galak bercanda

Gue yakin gue bakalan mimpi indah malem ini, tidur sama cewe cantik dan dinanyiin dulu sebelum tidur. Gila deh.

“kenapaa speechless ya denger gue nyanyi” goda vania

“duh van bentar dulu gue speechless beneran” kata gue

cup

“selamat tidur ical, gue tidur ya” kata dia sambil mengecup kening gue.

Yang seharusnya ini merupakan tugas gue dalam melakukan hal tersebut.

Yak 100 persen gue bakal mimpi indah.

Esok harinya gue bangun dengan sangat lega, tanpa beban dan hati senang.

Kami menyiapkan segala perlengkapan untuk melanjutkan perjalanan. Vania sudah terlebih bangun dahulu dan waktu udah nunjukin jam 8 pagi. Seperti biasa vania membuatkan kami semua sarapan, aldi sama clara udah cabut ngambil laundrian mereka dan putra sama nadya lagi nonton aja diruang tengah.

“eh cal udah bangun lo” kata putra basa basi

“iya nih, laper gue makanya bangun haha” jawab gue

“tadi gue bagi rokok lo ya” kata putra

“aelah lo kenal gue kayak baru sebulan deh, biasanya lo embat 1 bungkus juga ga izin” kata gue ngeledek

“hah kamu minta rokoknya ical sebungkus?” kata nadya kepada putra

“bukan minta itu nad ngerampok” kata gue sambil minum air putih

sementara vania masih sibuk memakan sarapannya

“wakakak biarin” kata putra

“gimana caal enak ga tidur dikasur?” goda vania

“hah? Emang lo kemarin tidur dimana cal?” tanya putra

“gue kemarin tidur dikursi put, ga enak gue sama vania haha” jawab gue

putra dan nadya pun tertawa mendengar itu dan vania hanya tersenyum2

“tapi semalem udah enak kaan” goda vania

“wah cal lo ngapain?” tanya nadya selidik

“eh gue ga ngapa2in tidur dikasur doang akhirnya boleh sama vania haha” jawab gue

“yee dari awal juga boleh, lo nya aja gamau kan” kata vania

“yaa masa baru kenal udah gitu gue kan ga enak” jawab gue

“lo liat aldi sama clara tuh” kata putra

“mereka berdua emang sinting cocok banget punya dunia sendiri” kata gue

gue pun membantu vania mencuci piring, walaupun awalnya menolak. Tetapi akhirnya dia mau dibantu juga. Tidak terasa sekarang udah jam setengah 10. Sebenernya hari ini ga ada rencana sih selain keraton, paling nanti sore kita semua ke malioboro sekalian nunggu kereta dateng.

“entar ke keraton jam berapa ya kira2?” tanya gue

“hmm sorean kali ya jam 3an gitu biar ga panas?” jawab nadya

“yaudah sekarang freetime kan berarti?” tanya gue

“yess, bebas deh mau kemana” jawabnya

gue pun melirik vania

“vaaan pergi yuk!” ajak gue

“ayook mau kemana?” vania kembali bertanya

“udahh ikut aja dulu, kebetulan 2 makhluk ini gamau ikut kan” kata gue melihat putra dan nadya

“yaudah gue siap2 dulu ya” kata vania

“awas jangan aneh2 lo, entar siang balik biar jalannya bareng nanti ke malioboro” kata putra

“siaap” jawab gue

asiik ngedate colongan sama vania emoticon-Smilie

Van semoga kita bisa kayak gini terus ya selama liburan, ucap gue dalam hati sambil menatap wajahnya yang
selalu ceria itu.


efti108
oktavp
oktavp dan efti108 memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.