Kaskus

Story

jouestAvatar border
TS
jouest
Addicted To Addiction
Diubah oleh jouest 04-10-2015 15:06
tata604Avatar border
someshitnessAvatar border
someshitness dan tata604 memberi reputasi
2
17.3K
171
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
B-Log Personal
B-Log Personal
KASKUS Official
6.7KThread14.2KAnggota
Tampilkan semua post
jouestAvatar border
TS
jouest
#58
The Pleasure Algorithm
Apakah nikmat itu relatif?

Menurut saya... TIDAK.

Nikmat adalah kumpulan parameter atau kondisi tertentu, dimana semakin banyak parameter yang terpenuhi, maka akan semakin nikmat.

Parameter tersebut adalah parameter FISIK dan PSIKOLOGI.

As always... mari kita bahas dengan perumpamaan SEKS!

FISIK

Secara fisik, rangsangan pada syaraf dalam bentuk elusan, hisapan, sedotan, gesekan jelas berpotensi menimbulkan respon yang akan disebut sebagai ... enyaaak bingiiitz! CRUOT!

PSIKOLOGI

Namun, jika secara psikologis sang penerima rangsangan memiliki syarat bahwa SEKS hanya boleh dilakukan SETELAH MENIKAH, maka rangsangan fisik seperti apapun, bisa dianggap sebagai salah, bahkan menimbulkan pengalaman traumatis.

Faktor lingkungan juga mempengaruhi parameter kenikmatan. Ukuran payudara, maupun warna kulit misalnya. Pernah merhatiin kalo bule-bule ganteng di Indo itu pada doyan cewek-cewek yang buat mayoritas cowok Indonesia bakal dibilang kumel, atau malah lebih parah.. "level babu"? Dan kebalikannya, mayoritas cowok Indo punya bypass autoereksi kalo liat cewek bule ... atau artis JAV emoticon-Hammer (S)

kaskus-image


MAKANAN

Masih sama kok.. Lu bisa bikin rendang sapi yang huenak buanget, super pedes.. Kasih ke bule jerman atau belanda yang mayoritas masyarakatnya gak doyan pedes, mereka pasti bilang ga enak.

Atau dibalik, ayam goreng versi belanda atau jerman yang super enak.. bawa ke Indonesia, pasti mayoritas bilang ga enak... karena, GAK PEDES :HAMMERS

And no.. itu bukan berarti relatif.

Kata relatif dipakai untuk sebuah kondisi yang tidak jelas, untuk menutupi ketidaktahuan atas beberapa parameter. Kegagalan untuk mengkuantitaskan kualitas.

Pedas bisa diukur dengan mudah, kadar capsaicin, alkaloid penyebab rasa pedas pada cabe bisa dikalkulasi, dan sudah dikalkulasi oleh pabrik-pabrik penghasil sambel.

Coba kita lihat skenario ini...

Kita lagi makan makanan yang kita bener-bener doyan, steak wagyu tebel gitu.. ditengah-tengah makan dikabarin kalo pacar, istri, adek, anak atau mama, papa atau keluarga lain barusan meninggal ditusuk perampok.

Steaknya masih enak? Masih bisa nerusin makan? Enak loh itu.

Survei pasar yang tepat, pada pasar yang terfokus, akan menghilangkan kata "relatif", menjadi "pasti".

Penghuni planet marketing dan manajemen menyebut konsep ini sebagai "niche marketing".

I call it.. "the pleasure algorithm"
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.