- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Tak Sempurna
...
TS
aldiansyahdzs
Kisah Tak Sempurna
Quote:

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.
Selamat pagi warga Kaskus di Seluruh Muka Bumi.
Terimakasih kepada Agan / Aganwati yang sudah mampir di Thread ini. Terimakasih pula untuk sesepuh dan moderator SFTH. Thread ini adalah thread pertama kali saya main kaskus . Saya berharap Thread pertama kali saya di Kaskus bisa membuat Agan / Aganwati terhibur dengan coretan sederhana saya ini.
Thread ini bercerita tentang kisah putih abu - abu seorang laki laki yang saya beri nama Erlangga. Dari pada penasaran, lebih baik langsung baca aja gan! Selamat galau eh selamat membacaaa.
NB; Kritik dan Saran sangat saya butuhkan agar saya dapat menulis lebih baik lagi.
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Keep in touch with me.
twitter: aldiansyahdzs
instagram : aldisabihat
twitter: aldiansyahdzs
instagram : aldisabihat
Diubah oleh aldiansyahdzs 17-06-2019 18:30
JabLai cOY dan 31 lainnya memberi reputasi
32
132.3K
879
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aldiansyahdzs
#49
Perkenalan Aneh – Part 9
Pagi ini sama seperti pagi kemarin. Langit masih diselimuti oleh awan mendung. Hari ini adalah hari terakhir MOS. Agenda MOS hari ini adalah demo Ekstrakulikuler dan surat untuk senior OSIS. Jujur saja tentang surat untuk senior aku tak terlalu suka. Apa maksudnya dari surat untuk senior? Hari ini aku datang tak sepagi biasanya. Aku datang tepat pukul 05:00.
Siswa diarahkan untuk berada dipinggir lapangan, area tengah lapang utama digunakan untuk pertunjukan demo ekskul. Tujuannya dari demo ekskul adalah sebagai daya tarik agar siswa ingin masuk ke dalam salah satu ekstrakulikuler. Di sekolah ini, ekskul bermacam – macam mulai dari Pramuka, Paskibra, PMR, Pecinta Alam. Ekskul Bahasa Inggris/Jepang, KIR, Bela Diri, Kesenian dan Olahraga. Mereka saling bersaing dengan menampilkan kelebihan ekskul mereka masing – masing.
Pramuka mereka menampilkan semaphore dan pbb variasi, Paskibra mereka menampilkan pbb variasi mereka, PMR mereka menampilkan cara pertolongan saat kecelekaan, Pecinta Alam mereka menampilkan cara bertahan di alam bebas, dan ekskul lainnya menampilkan kebolehan yang tak kalah menariknya dengan ekskul Pramuka, Paskibra, PMR, dan Pecinta Alam.
Setelah demo ekskul selesai siswa lalu lalang untuk menyerahkan surat kepada senior. Aku sengaja memilih diam di dekat ruangan kelas yang terhalang oleh pohon agar aku sulit untuk ditemukan. Dan caraku ini sukses. Aku duduk santai menghirup udara segar dengan memejamkan mataku.
“Akhirnya ketemu juga nih si Akang.” Aku kaget siapa yang bisa menemukanku padahal tempat ini sulit untuk ditemukan.
“Octa?” tanyaku keheranan.
“Ini surat untuk senior punya Octa.” Ia menyerahkan suratnya lalu ia pergi meninggalkan ku.
Perlahan ku buka amplop putih dengan aksen merah dan biru setelah itu ku buka lipatan surat itu.
From : Octa X TKJ 1
To : Sekretaris Umum OSIS, Tri Erlangga XII TKJ 1.
Assalamualaikum Kang.
Maaf ya kang kalo surat ini bikin nanti akang benci atau kesel sama Octa tapi ini penilaian Octa untuk akang selama MOS.
Pertama kali aku liat akang pas akang ngawasin test psikotes ruangan Octa wajah akang dingin kayaknya kalo dibandingin sama Es masih dingin muka akang.
Mos datang, sengaja 3 hari berturut - turut Octa datang terlambat, tujuannya ya pengen dihukum langsung sama akang. Octa tau kalo 1 atau 2 hari terlambat itu cuman dihukum sama orang – orang tatib. Sedangkan jika 3 hari berturut – turut Octa dihukum sama Akang. Octa pengen tahu marahnya akang kayak gimana. Dan ternyata wuuuusssssshhh, dugaan Octa benar kalo marahnya akang itu kayak es bukan kayak api. Akang diem tapi gesture akang membuat Octa takut.
Tapi setelah mengenali akang selama MOS pandangan Octa berubah. Ternyata orang dingin itu bukan orang yang cuek. 2 hari kenal sama akang rasanya Octa tau akang bukan pengurus OSIS kacangan yang numpang tenar doang. Octa tau maksud hukuman yang akang kasih ke Octa bukan bermaksud untuk menyiksa siswa baru. Meskipun akang ngehukum tapi akang masih punya rasa kemanusiaan yang tinggi.
Makasih loh kang udah ngasih minum Octa pas ngehukum, makasih juga rotinya kang, makasih juga kang udah ngobatin pas Octa pingsan, makasih kang udah nyelimutin Octa pas Octa tidur di UKS, makasih juga udah nganterin Octa pulang selama 2 hari ini.
Note: Jaketnya buat aku ya kang pleaseee hihi.
Wassalamualaikum
Deg, hatiku berdetak lebih cepat saat membaca surat ini, aku tersanjung dengan apa yang Octa tulis dalam selembar kertas ini. Octa, haduh perkenalan kita memang aneh. Ya kamu aneh, kamu yang mempunyai cara yang aneh untuk sekedar berkenalan denganku.
Pagi ini sama seperti pagi kemarin. Langit masih diselimuti oleh awan mendung. Hari ini adalah hari terakhir MOS. Agenda MOS hari ini adalah demo Ekstrakulikuler dan surat untuk senior OSIS. Jujur saja tentang surat untuk senior aku tak terlalu suka. Apa maksudnya dari surat untuk senior? Hari ini aku datang tak sepagi biasanya. Aku datang tepat pukul 05:00.
Siswa diarahkan untuk berada dipinggir lapangan, area tengah lapang utama digunakan untuk pertunjukan demo ekskul. Tujuannya dari demo ekskul adalah sebagai daya tarik agar siswa ingin masuk ke dalam salah satu ekstrakulikuler. Di sekolah ini, ekskul bermacam – macam mulai dari Pramuka, Paskibra, PMR, Pecinta Alam. Ekskul Bahasa Inggris/Jepang, KIR, Bela Diri, Kesenian dan Olahraga. Mereka saling bersaing dengan menampilkan kelebihan ekskul mereka masing – masing.
Pramuka mereka menampilkan semaphore dan pbb variasi, Paskibra mereka menampilkan pbb variasi mereka, PMR mereka menampilkan cara pertolongan saat kecelekaan, Pecinta Alam mereka menampilkan cara bertahan di alam bebas, dan ekskul lainnya menampilkan kebolehan yang tak kalah menariknya dengan ekskul Pramuka, Paskibra, PMR, dan Pecinta Alam.
Setelah demo ekskul selesai siswa lalu lalang untuk menyerahkan surat kepada senior. Aku sengaja memilih diam di dekat ruangan kelas yang terhalang oleh pohon agar aku sulit untuk ditemukan. Dan caraku ini sukses. Aku duduk santai menghirup udara segar dengan memejamkan mataku.
“Akhirnya ketemu juga nih si Akang.” Aku kaget siapa yang bisa menemukanku padahal tempat ini sulit untuk ditemukan.
“Octa?” tanyaku keheranan.
“Ini surat untuk senior punya Octa.” Ia menyerahkan suratnya lalu ia pergi meninggalkan ku.
Perlahan ku buka amplop putih dengan aksen merah dan biru setelah itu ku buka lipatan surat itu.
From : Octa X TKJ 1
To : Sekretaris Umum OSIS, Tri Erlangga XII TKJ 1.
Assalamualaikum Kang.
Maaf ya kang kalo surat ini bikin nanti akang benci atau kesel sama Octa tapi ini penilaian Octa untuk akang selama MOS.
Pertama kali aku liat akang pas akang ngawasin test psikotes ruangan Octa wajah akang dingin kayaknya kalo dibandingin sama Es masih dingin muka akang.
Mos datang, sengaja 3 hari berturut - turut Octa datang terlambat, tujuannya ya pengen dihukum langsung sama akang. Octa tau kalo 1 atau 2 hari terlambat itu cuman dihukum sama orang – orang tatib. Sedangkan jika 3 hari berturut – turut Octa dihukum sama Akang. Octa pengen tahu marahnya akang kayak gimana. Dan ternyata wuuuusssssshhh, dugaan Octa benar kalo marahnya akang itu kayak es bukan kayak api. Akang diem tapi gesture akang membuat Octa takut.
Tapi setelah mengenali akang selama MOS pandangan Octa berubah. Ternyata orang dingin itu bukan orang yang cuek. 2 hari kenal sama akang rasanya Octa tau akang bukan pengurus OSIS kacangan yang numpang tenar doang. Octa tau maksud hukuman yang akang kasih ke Octa bukan bermaksud untuk menyiksa siswa baru. Meskipun akang ngehukum tapi akang masih punya rasa kemanusiaan yang tinggi.
Makasih loh kang udah ngasih minum Octa pas ngehukum, makasih juga rotinya kang, makasih juga kang udah ngobatin pas Octa pingsan, makasih kang udah nyelimutin Octa pas Octa tidur di UKS, makasih juga udah nganterin Octa pulang selama 2 hari ini.
Note: Jaketnya buat aku ya kang pleaseee hihi.
Wassalamualaikum
Deg, hatiku berdetak lebih cepat saat membaca surat ini, aku tersanjung dengan apa yang Octa tulis dalam selembar kertas ini. Octa, haduh perkenalan kita memang aneh. Ya kamu aneh, kamu yang mempunyai cara yang aneh untuk sekedar berkenalan denganku.
Diubah oleh aldiansyahdzs 21-08-2015 23:19
JabLai cOY dan 6 lainnya memberi reputasi
7