- Beranda
- Stories from the Heart
Memori (cerita cinta yang sempat membuatku datang ke psikolog)
...
TS
gladys14
Memori (cerita cinta yang sempat membuatku datang ke psikolog)
Cinta. Selalu ada aja ceritanya kan? Gimana cerita cinta yang paling ekstrim buat kamu? Dulu aku pernah ditigain sama cowo (dan dia cerita ke aku tiap dia mau nembak cewe), dulu aku pernah deket sama anak band yang tiba-tiba ngilang dan tau-tau dia muncul udah gendong anak. Dan yang ini, yang akan aku ceritakan, jauh lebih dahsyat dari itu. Gimana kalo orang yang kamu suka dan bilang suka sama kamu adalah... bisexual? Ini kisah nyata, untukku. Gak tau kalo untuk kamu apalagi dia. Lagipula kisah ini mulainya udah dari 2 taun lalu. Tapi, dia kok masih betah ya... di hatiku?
November 2013
November 2013 (2)
Desember 2013
Desember 2013 (2)
Desember 2013 (3)
Januari 2014
Februari 2014
Februari 2014(2)
Februari 2014(3)
Maret 2014
Maret 2014 (2)
April 2014
Mei 2014
Mei 2014 (2)
Mei 2014 (3)
Juni 2014
Juni 2014 (2)
Juni 2014 (3)
Juni 2014 (4)
Juli 2014
Juli 2014 (2)
Agustus 2014
Agustus 2014 (2)
Agustus 2014 (3)- September 2014
September 2014(2)
P.S.: Niat terbesar membuat thread ini adalah membantu aku untuk inget-inget beberapa momen yang pernah terjadi. Karena momen-momen tersebut terlalu huwow untuk dilupain. Jadi, kalo cerita ini gak asik buat yang baca, kalo terlalu cetek, terlalu mainstream, maafin da ini ceritaku. Mana ceritamu? :')
November 2013
November 2013 (2)
Desember 2013
Desember 2013 (2)
Desember 2013 (3)
Januari 2014
Februari 2014
Februari 2014(2)
Februari 2014(3)
Maret 2014
Maret 2014 (2)
April 2014
Mei 2014
Mei 2014 (2)
Mei 2014 (3)
Juni 2014
Juni 2014 (2)
Juni 2014 (3)
Juni 2014 (4)
Juli 2014
Juli 2014 (2)
Agustus 2014
Agustus 2014 (2)
Agustus 2014 (3)- September 2014
September 2014(2)
P.S.: Niat terbesar membuat thread ini adalah membantu aku untuk inget-inget beberapa momen yang pernah terjadi. Karena momen-momen tersebut terlalu huwow untuk dilupain. Jadi, kalo cerita ini gak asik buat yang baca, kalo terlalu cetek, terlalu mainstream, maafin da ini ceritaku. Mana ceritamu? :')
Diubah oleh gladys14 07-09-2015 07:02
anasabila memberi reputasi
1
20K
150
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
gladys14
#40
April 2014
Dua bulan lagi menuju bulan Juni. Aku deg-degan luar biasa. Kedekatanku dengan Sam belakangan ini membuatku yakin kalo cewe di bulan Juni itu aku. Bukannya kegeeran, Sam sekarang sering sekali menunjukannya terang-terangan. Kadang anak-anak geng pun mencurigai kalo aku backstreet.
By the way, aku, Sam, dan Aldi jadi sering main bertiga lagi. Sahabat sering begitu kan? Berantem dan bersama lagi tanpa deklarasi maaf yang jelas.
Tapi sekarang itu aku sering pusing karena Sam dan Aldi sama-sama sering membicarakan dibelakang. Sam sering menjelek-jelekan Aldi, apalagi Aldi yang sering bilang Sam itu gay. Aku tentu saja ada di pihak Sam. Aku selalu membela Sam di depan Aldi. Aku juga kadang sering menunjukan "kemesraan" dengan sengaja di depan Aldi. Tapi lucunya Aldi gak pernah mundur. Walau dia selalu bilang dia muak (aslian gan sis dia bilang muak di chatting) sama kelakuanku.
***
"Ngantuuuk" kata Sam saat duduk di sebelahku. Hari ini dia menguap terus-terusan.
"Tidur jam berapa emang?"
"Malem"
"Aku kan semalem nyuruh kamu tidur pas kita chatting"
"Hehe. Eh btw guys aku punya voucher di cafe baru yang deket basecamp nih" dia membuka tasnya dan membagikan vouchernya pada anak-anak.
"Kenapa bisa dapet Sam?" tanya Dea
"Kemaren di jalan ada yang ngebagiin gitu biasa promo"
"Kenapa ngebagiin teh langsung banyak? Gak takut rugi gitu ya" kata Arti.
"Ga ngerti. Kayaknya mereka udah ada itung-itungannya deh" ucap Sam lalu dia tidur di bangku. Aku mengobrol dengan Arti dan yang lain.
Dosenku tidak datang, jadi kami puas-puasin bergosip ria. Sam tak lama bangun. Aku mengambil hp-ku di sebelahnya.
"Dis, duduk sini" katanya
"Kenapa gitu?"
"Mau ceritaa"
Aku pun duduk sebelah Sam.
"Aku boong dis sama kamu. Eh bukan boong deng tapi ga cerita"
Aku kaget mendengarnya tiba-tiba bicara begitu. Aku hanya diam.
"Semalem aku gak tidur sama sekali. Aku baru pulang ke kosan jam 5 subuh. Kemaren juga gitu"
"Ngapain?" ucapku kaget
"Kopdar sama geng beyonce" ucapnya. (Fyi, sama sangat menyukai Beyonce)
"Kopdar dimana?"
"Itu di cafe deket basecamp makanya aku dapet voucher banyak. Kita nongkrong sampe malem. Terus kemaren nongkrong di kosan si Fedi. Fedi itu anak jurusan sebelah" ucap Sam sambil menyebutkan nama jurusan di fakultasku.
Aku cuma bergumam "Berapa orang?"
"Empatan doang gitu"
"Emang gak awkward ya baru ketemuan terus ngobrol banyak gitu?"
"Aku kira juga bakal awkward. Taunya engga. Asik dis kita punya kesamaan jadi ngobrol aja gitu enak
Bukannya marah karena dia menutupi sesuatu, aku malah menyesal karena aku bukan fans Beyonce.
***
Semenjak terungkapnya geng beyonce itu, Sam berubah. Dia yang biasanya sering memaksaku untuk menghabiskan waktu dengannya sepulang kuliah kini seringnya hanya bertanya "Langsung pulang dys? Aku juga deh"
Ada juga satu kejadian dimana dia membeli 10 cakepops yang dijual Ayu, ternyata dia memberikannya pada Fedi yang katanya penasaran dengan cakepops.
Lalu pernah saat aku, Arti, dan dia nongkrong di basecamp dia bertanya padaku
"Dis mau eskrim?"
"Mau. Beliin?"
"Hayu. Tapi aku pulang ya abis ini" itu masih jam 2. Sam biasanya gak mau pulang masih siang.
"Hm iya atuh. Aku ada kumpulan KKN juga da nanti jam 4"
Di Alfa, dia membelikanku eskrim. Lucunya dia mengambil empat eskrim.
"Kelebihan satu ih" kataku
"Iya buat Fedi. Aku mau ke kosan dia sekarang"
Oh. Pulang. Tapi disitu aku tidak marah sama sekali. Tidak juga curiga. Aku hanya kecewa dia lebih senang kumpul bersama komunitas beyoncenya dibanding bersamaku.
***
Aldi yang juga mengetahui tentang komunitas beyonce makin sering memanas-manasiku
"Kayaknya itu komunitas gay. Sering banget Sam nongkrong sama itu"
Kadang aku marah jutek. Kadang aku balik bercanda. Yang pasti aku selalu membela Sam.
"Iyalah sering bareng-bareng orang mereka punya kesukaan yang sama."
"Heh aku juga suka pesawat. Ada kok komunitas pesawat. Tapi aku mah ga segitunya" ucap Aldi.
***
Sore itu, akhir April, aku sedang santai-santai menonton TV. Aldi meline.
A: dis, i got it!
G: apa sih heboh sendiri
A: aku udah bilang ya ke kamu. Aku bakal buktiin ke kamu kalo Sam itu gay.
Aku terkejut.
G: kamu punya buktinya? Kalo ga punya jangan banyak omong
A: go check twitter @xxxxxx. Itu second accountnya Indra.
G: Lah kok Indra? (ingat kan gan sis Indra itu sahabat baiknya Sam dari SMP. Gitulah persahabatan mereka juga kalo dari versi Sam mah awet rajet. Sam juga suka membicarakan kejelekan Indra padaku)
A: Iya euy -_- aku belum nemu yang Sam
G: Because you will never fiiind
A: I wiil. Udah diliat belum twitternya si Indra?
Aku mengetik nama akun yang diberikan oleh Aldi. Gak ada yang aneh sih dengan tweets akun itu. Banyaknya keluhan-keluhan. Aku scroll scroll scroll kemudian aku menemukan retweetan yang isinya "walaupun gay kita harus tetep solat Jumat!
" hatiku mulai gelisah. Aku stalking lebih banyak lagi, ada juga tweet yang bilang suatu saat hidupnya harus berubah, dia harus sembuh. Sembuh dari apa? Gay?
A: wooy keasikan!
G: kamu tau dari mana itu Indra?
A: fotonya yang dijadiin cover itu ada di IG indra. Cek aja deh foto2nya banyak yang diupload di IG indra.
G: Oh
A: Percaya kan sekarang?
G: Percaya apa? Gue ga suka Indra kali
A: Dis ih kesel. Sampe kapan kamu mau boongin diri kamu sendiri? Sampe kapan gak mau percaya kalo Sam itu gay?!
G: Sut males ah bahasnya aku mau nugas. Bye!
Kenyataan kalau Indra gay membuatku sedikit pusing. Ya, walaupun aku gak pernah ketemu Indra, tapi aku dan Indra sama-sama tau dari cerita-cerita Sam. Dan aku yakin Sam tau kalo Indra gay.
Duh, bahkan aku gak pernah mengira kata 'gay' bakal gak asing di kehidupanku.
By the way, aku, Sam, dan Aldi jadi sering main bertiga lagi. Sahabat sering begitu kan? Berantem dan bersama lagi tanpa deklarasi maaf yang jelas.
Tapi sekarang itu aku sering pusing karena Sam dan Aldi sama-sama sering membicarakan dibelakang. Sam sering menjelek-jelekan Aldi, apalagi Aldi yang sering bilang Sam itu gay. Aku tentu saja ada di pihak Sam. Aku selalu membela Sam di depan Aldi. Aku juga kadang sering menunjukan "kemesraan" dengan sengaja di depan Aldi. Tapi lucunya Aldi gak pernah mundur. Walau dia selalu bilang dia muak (aslian gan sis dia bilang muak di chatting) sama kelakuanku.
***
"Ngantuuuk" kata Sam saat duduk di sebelahku. Hari ini dia menguap terus-terusan.
"Tidur jam berapa emang?"
"Malem"
"Aku kan semalem nyuruh kamu tidur pas kita chatting"
"Hehe. Eh btw guys aku punya voucher di cafe baru yang deket basecamp nih" dia membuka tasnya dan membagikan vouchernya pada anak-anak.
"Kenapa bisa dapet Sam?" tanya Dea
"Kemaren di jalan ada yang ngebagiin gitu biasa promo"
"Kenapa ngebagiin teh langsung banyak? Gak takut rugi gitu ya" kata Arti.
"Ga ngerti. Kayaknya mereka udah ada itung-itungannya deh" ucap Sam lalu dia tidur di bangku. Aku mengobrol dengan Arti dan yang lain.
Dosenku tidak datang, jadi kami puas-puasin bergosip ria. Sam tak lama bangun. Aku mengambil hp-ku di sebelahnya.
"Dis, duduk sini" katanya
"Kenapa gitu?"
"Mau ceritaa"
Aku pun duduk sebelah Sam.
"Aku boong dis sama kamu. Eh bukan boong deng tapi ga cerita"
Aku kaget mendengarnya tiba-tiba bicara begitu. Aku hanya diam.
"Semalem aku gak tidur sama sekali. Aku baru pulang ke kosan jam 5 subuh. Kemaren juga gitu"
"Ngapain?" ucapku kaget
"Kopdar sama geng beyonce" ucapnya. (Fyi, sama sangat menyukai Beyonce)
"Kopdar dimana?"
"Itu di cafe deket basecamp makanya aku dapet voucher banyak. Kita nongkrong sampe malem. Terus kemaren nongkrong di kosan si Fedi. Fedi itu anak jurusan sebelah" ucap Sam sambil menyebutkan nama jurusan di fakultasku.
Aku cuma bergumam "Berapa orang?"
"Empatan doang gitu"
"Emang gak awkward ya baru ketemuan terus ngobrol banyak gitu?"
"Aku kira juga bakal awkward. Taunya engga. Asik dis kita punya kesamaan jadi ngobrol aja gitu enak
Bukannya marah karena dia menutupi sesuatu, aku malah menyesal karena aku bukan fans Beyonce.
***
Semenjak terungkapnya geng beyonce itu, Sam berubah. Dia yang biasanya sering memaksaku untuk menghabiskan waktu dengannya sepulang kuliah kini seringnya hanya bertanya "Langsung pulang dys? Aku juga deh"
Ada juga satu kejadian dimana dia membeli 10 cakepops yang dijual Ayu, ternyata dia memberikannya pada Fedi yang katanya penasaran dengan cakepops.
Lalu pernah saat aku, Arti, dan dia nongkrong di basecamp dia bertanya padaku
"Dis mau eskrim?"
"Mau. Beliin?"
"Hayu. Tapi aku pulang ya abis ini" itu masih jam 2. Sam biasanya gak mau pulang masih siang.
"Hm iya atuh. Aku ada kumpulan KKN juga da nanti jam 4"
Di Alfa, dia membelikanku eskrim. Lucunya dia mengambil empat eskrim.
"Kelebihan satu ih" kataku
"Iya buat Fedi. Aku mau ke kosan dia sekarang"
Oh. Pulang. Tapi disitu aku tidak marah sama sekali. Tidak juga curiga. Aku hanya kecewa dia lebih senang kumpul bersama komunitas beyoncenya dibanding bersamaku.
***
Aldi yang juga mengetahui tentang komunitas beyonce makin sering memanas-manasiku
"Kayaknya itu komunitas gay. Sering banget Sam nongkrong sama itu"
Kadang aku marah jutek. Kadang aku balik bercanda. Yang pasti aku selalu membela Sam.
"Iyalah sering bareng-bareng orang mereka punya kesukaan yang sama."
"Heh aku juga suka pesawat. Ada kok komunitas pesawat. Tapi aku mah ga segitunya" ucap Aldi.
***
Sore itu, akhir April, aku sedang santai-santai menonton TV. Aldi meline.
A: dis, i got it!
G: apa sih heboh sendiri
A: aku udah bilang ya ke kamu. Aku bakal buktiin ke kamu kalo Sam itu gay.
Aku terkejut.
G: kamu punya buktinya? Kalo ga punya jangan banyak omong
A: go check twitter @xxxxxx. Itu second accountnya Indra.
G: Lah kok Indra? (ingat kan gan sis Indra itu sahabat baiknya Sam dari SMP. Gitulah persahabatan mereka juga kalo dari versi Sam mah awet rajet. Sam juga suka membicarakan kejelekan Indra padaku)
A: Iya euy -_- aku belum nemu yang Sam
G: Because you will never fiiind
A: I wiil. Udah diliat belum twitternya si Indra?
Aku mengetik nama akun yang diberikan oleh Aldi. Gak ada yang aneh sih dengan tweets akun itu. Banyaknya keluhan-keluhan. Aku scroll scroll scroll kemudian aku menemukan retweetan yang isinya "walaupun gay kita harus tetep solat Jumat!
" hatiku mulai gelisah. Aku stalking lebih banyak lagi, ada juga tweet yang bilang suatu saat hidupnya harus berubah, dia harus sembuh. Sembuh dari apa? Gay?A: wooy keasikan!
G: kamu tau dari mana itu Indra?
A: fotonya yang dijadiin cover itu ada di IG indra. Cek aja deh foto2nya banyak yang diupload di IG indra.
G: Oh
A: Percaya kan sekarang?
G: Percaya apa? Gue ga suka Indra kali
A: Dis ih kesel. Sampe kapan kamu mau boongin diri kamu sendiri? Sampe kapan gak mau percaya kalo Sam itu gay?!
G: Sut males ah bahasnya aku mau nugas. Bye!
Kenyataan kalau Indra gay membuatku sedikit pusing. Ya, walaupun aku gak pernah ketemu Indra, tapi aku dan Indra sama-sama tau dari cerita-cerita Sam. Dan aku yakin Sam tau kalo Indra gay.
Duh, bahkan aku gak pernah mengira kata 'gay' bakal gak asing di kehidupanku.
Diubah oleh gladys14 20-08-2015 10:46
0