- Beranda
- Stories from the Heart
Aku pergi sebentar, boleh?
...
TS
201192
Aku pergi sebentar, boleh?

Quote:
INDEX:
SATU : Ve !!!
DUA : Kak Tama
TIGA : Diam
EMPAT : Coklat
LIMA : Break Up Lexa !
ENAM : Boleh Aku Bertanya Sesuatu?
TUJUH : Tadaima
DELAPAN : Gadis Coklat
SEMBILAN : Api Cemburu
SEPULUH : Bad Day
SEBELAS : Terbongkar !!!
DUA BELAS : Revenge
TIGA BELAS : Flashback
EMPAT BELAS : Nyaman
LIMA BELAS : PUTUS
ENAM BELAS : Perkenalan
TUJUH BELAS : Akhirnya
DELAPAN BELAS : Jarak
SEMBILAN BELAS : Mayumi Baskara
DUA PULUH : Suci atau Shinta ?
DUA PULUH SATU : It's Final Choise
DUA PULUH DUA : Itu Nyata
DUA PULUH TIGA : Kecerobohan Mayu
DUA PULUH EMPAT : Terlalu berharap
Quote:
Polling
0 suara
LANJUT ??
Diubah oleh 201192 25-10-2017 22:54
anasabila memberi reputasi
1
89.6K
500
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
201192
#12
DUA : Kak Tama
"Sega Pratama, Tinggi , rambut cepak rapih, berkacamata, kharismatik, menonjol di sisi akademis, ramah, ketua OSIS pula. pantas menjadi idola semua wanita normal di SMA Garuda Bangsa ini. Termasuk aku" celetuk Ve di istirahat sekolah siangnya hari ini. Dua mangkuk baso pedas dengan es jeruk menemani Ve dan Tiara siang ini.
"Dan lo udah pernah ngasih bunga mawar ke Kak Tama". Ejek Tiara sambil menyeruput es jeruknya.
"Iya, dan itu adalah tindakan terbodoh yang aku lakuin di hari pertama sekolah disini, karena hal itu aku jadi bulan-bulanan kak Lexa" sambut Ve dengan adukan di mangkuk basonya.
"sttt.....orangnya tuh Ve, lihat arah jam 10" senggol Tiara ke lengan Ve, sejenak Ve menoleh ke arah yang sobatnya tunjuk.
Disana,di Ujung Taman sekolah, terlihat Kak Tama terlihat sedang bercengkrama sama........Kak Lexa.
"hufth, kenapa harus ibu ratu itu sih yang dampingin kak Tama, kan masih banyak cewe lain yang cakep di sekolah ini". Ujar Ve, mengingat ini adalah sekolah swasta dengan salah satu labelnya yang mencetak model-model terkenal.
"Tiati kalo ngomong Ve, kedengeran kak Shinta bisa diaduin nanti Lo ke kak Lexa" balas Tiara pelan.
Lalu terlihat sorang pemuda mendekati meja yang mereka tempati. Kali ini Tiara hanya menutup mulut sambil tercengang melihat pemuda itu menarik kursi sambil langsung duduk di satu meja bareng mereka.
"Gue boleh gabung kan?"
"Kan kakak udah duduk, ngapain sih masih pake minta izin segal, basi". Ujar Ve sambil mengaduk basonya yang sedari tadi belum dimakannya, sambil matanya masih menatap lurus ke arah Kak Tama dan Lexa yang sedang bersenda gurau.
"Mereka cocok ya, Lo cemburu?" ujar pemuda itu.
Seketika adukan baso Ve terhenti.
"Ga,Kak Tama harusnya dapet yang lebih baik dibanding nenek lampir itu, cewe yang cantik diluar doang, iyasih emang bener kak Lexa tinggi, putih make-upnya perfect, stylish..tapi aku ga yakin kalo Kak Tama tau sifat aslinya bakal suka atau ga ke Kak Lexa" rentetan kalimat itu keluar tanpa tertahan dari bibir Ve.
"Hmmm...gitu yak, menarik juga sudut pandang lo ternyata, lo baru 1 bulan sekolah disini berani judge ibu ratu sekolah ini seolah-olah lo udah kenal lama dengan dia. Sambut pemuda itu sambil berlagak mengelus dagunya. "Yauda, Venus Syafitri, gue balik dulu ya ke kelas, udah mau masuk nih sebenter lagi, cao!!" lalu pemuda itu meninggalkan Ve dan Tiara.
Tiara yang sedari tadi hanya terdiam mematung melihat percakapan Ve di depannya mulai bersuara, " Ve, kok lo bisa ngomong santai begitu sih sama dia?!"
"Ya mau gimana Ra, itu kan emang unek-unek hati aku, lagian dia udah pernah nyelametin aku dari kak Lexa tempo hari, jadi aku pikir dia pasti orang baik".
"Lo udah tau dia itu siapa Ve?" Tiara terlihat tergagap melihat sikap Venus yang santai.
"Oh iya, aku lupa lagi mau nanyain nama itu orang" sambil menyeruput es jeruknya, karena Venus memakan basonya terburu-buru, yang sedari tadi luput dari mulutnya.
"Oke Ve, gue juga cuma tahu sedikit infonya, lo denger baik-baik informasi ini" sambil menyondongkan badannya, Tiara memberi informasi tentang pemuda itu.
Tiara:
"Namanya Ryuga Baskara, biasa dipanggil Kak Ryu, dia juga sama populernya sama Kak Tama, perawakan tinggi setengah jepang, alis tebal, mata setajam elang, Ketua Ekskul basket. Kalo Kak Tama ibarat Prince Charming, Kak Ryu itu Naughty Prince"
"Julukannya si pembuat onar yang jenius di sekolah ini, semua murid dan guru di sekolah ini tahu, kalo satu-satunya orang yang sepadan dengan tingkat IQ Kak Tama cuma Kak Ryu, mungkin bahkan Kak Ryu lebih pintar dari Kak Tama, sayangnya ulahnya disekolah ini menjadikannya buronan para guru, seragam yang ga pernah dimasukkan, sering bolos, telat masuk itu makanannya sehari-hari"
"Terus, dia sohiban, sahabatan sama Kak Tama idola lu itu semenjak SD"
"Wah itu sih buak sedikit info Ra, detail namanya" sanggah Venus.
"Tunggu Ve, gue belom selesai"
"Emang apa lagi sih Ra?"
"Ve, tadi lu sempet sebut Kak Lexa nenek lampir kan, terus lu juga bilang sifat asli Kak Lexa berkebalikan sama tampilannyaa"
"Iya, kan emang gitu nyatanya Ra"
"VENUS!!! Kak Ryu itu mantannya Kak Lexa!!!"
Ve pun tersedak dengan es jeruknnya...
"Kamu serius Ra?"
Venus memucat.
"Dan lo udah pernah ngasih bunga mawar ke Kak Tama". Ejek Tiara sambil menyeruput es jeruknya.
"Iya, dan itu adalah tindakan terbodoh yang aku lakuin di hari pertama sekolah disini, karena hal itu aku jadi bulan-bulanan kak Lexa" sambut Ve dengan adukan di mangkuk basonya.
"sttt.....orangnya tuh Ve, lihat arah jam 10" senggol Tiara ke lengan Ve, sejenak Ve menoleh ke arah yang sobatnya tunjuk.
Disana,di Ujung Taman sekolah, terlihat Kak Tama terlihat sedang bercengkrama sama........Kak Lexa.
"hufth, kenapa harus ibu ratu itu sih yang dampingin kak Tama, kan masih banyak cewe lain yang cakep di sekolah ini". Ujar Ve, mengingat ini adalah sekolah swasta dengan salah satu labelnya yang mencetak model-model terkenal.
"Tiati kalo ngomong Ve, kedengeran kak Shinta bisa diaduin nanti Lo ke kak Lexa" balas Tiara pelan.
Lalu terlihat sorang pemuda mendekati meja yang mereka tempati. Kali ini Tiara hanya menutup mulut sambil tercengang melihat pemuda itu menarik kursi sambil langsung duduk di satu meja bareng mereka.
"Gue boleh gabung kan?"
"Kan kakak udah duduk, ngapain sih masih pake minta izin segal, basi". Ujar Ve sambil mengaduk basonya yang sedari tadi belum dimakannya, sambil matanya masih menatap lurus ke arah Kak Tama dan Lexa yang sedang bersenda gurau.
"Mereka cocok ya, Lo cemburu?" ujar pemuda itu.
Seketika adukan baso Ve terhenti.
"Ga,Kak Tama harusnya dapet yang lebih baik dibanding nenek lampir itu, cewe yang cantik diluar doang, iyasih emang bener kak Lexa tinggi, putih make-upnya perfect, stylish..tapi aku ga yakin kalo Kak Tama tau sifat aslinya bakal suka atau ga ke Kak Lexa" rentetan kalimat itu keluar tanpa tertahan dari bibir Ve.
"Hmmm...gitu yak, menarik juga sudut pandang lo ternyata, lo baru 1 bulan sekolah disini berani judge ibu ratu sekolah ini seolah-olah lo udah kenal lama dengan dia. Sambut pemuda itu sambil berlagak mengelus dagunya. "Yauda, Venus Syafitri, gue balik dulu ya ke kelas, udah mau masuk nih sebenter lagi, cao!!" lalu pemuda itu meninggalkan Ve dan Tiara.
Tiara yang sedari tadi hanya terdiam mematung melihat percakapan Ve di depannya mulai bersuara, " Ve, kok lo bisa ngomong santai begitu sih sama dia?!"
"Ya mau gimana Ra, itu kan emang unek-unek hati aku, lagian dia udah pernah nyelametin aku dari kak Lexa tempo hari, jadi aku pikir dia pasti orang baik".
"Lo udah tau dia itu siapa Ve?" Tiara terlihat tergagap melihat sikap Venus yang santai.
"Oh iya, aku lupa lagi mau nanyain nama itu orang" sambil menyeruput es jeruknya, karena Venus memakan basonya terburu-buru, yang sedari tadi luput dari mulutnya.
"Oke Ve, gue juga cuma tahu sedikit infonya, lo denger baik-baik informasi ini" sambil menyondongkan badannya, Tiara memberi informasi tentang pemuda itu.
Tiara:
"Namanya Ryuga Baskara, biasa dipanggil Kak Ryu, dia juga sama populernya sama Kak Tama, perawakan tinggi setengah jepang, alis tebal, mata setajam elang, Ketua Ekskul basket. Kalo Kak Tama ibarat Prince Charming, Kak Ryu itu Naughty Prince"
"Julukannya si pembuat onar yang jenius di sekolah ini, semua murid dan guru di sekolah ini tahu, kalo satu-satunya orang yang sepadan dengan tingkat IQ Kak Tama cuma Kak Ryu, mungkin bahkan Kak Ryu lebih pintar dari Kak Tama, sayangnya ulahnya disekolah ini menjadikannya buronan para guru, seragam yang ga pernah dimasukkan, sering bolos, telat masuk itu makanannya sehari-hari"
"Terus, dia sohiban, sahabatan sama Kak Tama idola lu itu semenjak SD"
"Wah itu sih buak sedikit info Ra, detail namanya" sanggah Venus.
"Tunggu Ve, gue belom selesai"
"Emang apa lagi sih Ra?"
"Ve, tadi lu sempet sebut Kak Lexa nenek lampir kan, terus lu juga bilang sifat asli Kak Lexa berkebalikan sama tampilannyaa"
"Iya, kan emang gitu nyatanya Ra"
"VENUS!!! Kak Ryu itu mantannya Kak Lexa!!!"
Ve pun tersedak dengan es jeruknnya...
"Kamu serius Ra?"
Venus memucat.
Diubah oleh 201192 13-08-2015 18:32
0
