- Beranda
- Stories from the Heart
[Skyland] - Saat langit belum runtuh, cahaya akan kembali
...
TS
djaroet19
[Skyland] - Saat langit belum runtuh, cahaya akan kembali
Hai Agan-agan mohon izin buka lapak sekedar berkhayal dalam tulisan, mengisi waktu untuk menumpahkan ide cerita gila.
Jadwal Update gak tentu ya gan, soalnya mood mood an untuk menulis dan ada kegiatan real life yang butuh tanggung jawab penuh (Sok banget yah)
Bagi yang udah mampir salam kenal ya.
nama ane Fuad Ansari, sekarang lagi tinggal di Balikpapan karena ada pekerjaan disini <-- kayaknya gak penting banget ya info ini.
selamat membaca ya agan-agan, mohon komentarnya agar tulisannya makin bagus lagi
![[Skyland] - Saat langit belum runtuh, cahaya akan kembali](https://dl.kaskus.id/www.facebook.com/photo.php?fbid=1169655723051277&set=a.100139426669584.105.100000205800066&type=1&theater)
![[Skyland] - Saat langit belum runtuh, cahaya akan kembali](https://dl.kaskus.id/www.skyland.free.fr/tibaldshouse.jpg)
Synopsis
Jack, seorang pria yang masih mampu bertahan hidup di tengah runtuhnya peradaban sisa perang dunia ketiga. di tengah perjalanannya dia bertemu dengan Marco yang ternyata adalah seorang komando pasukan elit di Skyland dan juga Keyza salah satu putri pemimpin tertinggi di Skyland. Jack sangat membenci Skyland karena peradaban baru yang diciptakan tersebut dikuasai oleh orang-orang yang mempunyai kekuasaan yang memonopoli sumber daya alam yang tersisa. Setelah bertemu dengan Marco dan Keyza, Jack mulai memahami sedikit demi sedikit kehidupan di Skyland dan berniat membantu mereka kembali kesana untuk menyelamatkan Skyland dari pemberontakan, salah satu caranya adalah bergabung dalam Skyleague sebuah ajang lomba pembantaian. Tapi menyelamatkan skyland bukan tujuan utama Jack, disaat perjalanannya ke Skyland, Jack menemukan kepingan ingatannya yang hilang. dan perasaannya kepada Keyza membawanya kepada sebuah perjalanan yang mengancam nyawanya. satu persatu misteri terpecahkan, masa lalu Jack mulai terungkap. hingga Jack sampai pada pilihan berpihak kepada siapa saat pertempuran kembali menyala antara Earthland dan Skyland. Kebenciannya kepada Skyland ataukah Cintanya kepada Keyza? disaat semua mulai terungkap dan Jack mengingat masa lalunya, kemanakah Jack akan berpihak? darimanakah sebenarnya Jack berasal? dunia baru akan tercipta.
Indexs
- BAB I : Beginning
- BAB II : Angel Fall
- BAB III: Apa yang sebenarnya terjadi di Skyland?
- BAB IV: Black Canyon Land
- BAB V: Oz, Balada Teman Lama
- BAB V: Oz, Balada Teman Lama (Part II)
- BAB VI: Atlantis Ver. 2.0
- BAB VII: Bayangan dari masa lalu
- BAB VIII: Uncle Max
- BAB IX : Kenyataan yang terselubung
- BAB X : SummerBay City
- BAB XI: Skyleague?
- BAB XII : Sebuah Visi
- BAB XIII : Malam Yang Panjang
- BAB XIV : Sunday Morning
- BAB XV : Kenyataan yang sebenarnya
Jadwal Update gak tentu ya gan, soalnya mood mood an untuk menulis dan ada kegiatan real life yang butuh tanggung jawab penuh (Sok banget yah)
Bagi yang udah mampir salam kenal ya.
nama ane Fuad Ansari, sekarang lagi tinggal di Balikpapan karena ada pekerjaan disini <-- kayaknya gak penting banget ya info ini.
selamat membaca ya agan-agan, mohon komentarnya agar tulisannya makin bagus lagi
![[Skyland] - Saat langit belum runtuh, cahaya akan kembali](https://dl.kaskus.id/www.skyland.free.fr/tibaldshouse.jpg)
Synopsis
Jack, seorang pria yang masih mampu bertahan hidup di tengah runtuhnya peradaban sisa perang dunia ketiga. di tengah perjalanannya dia bertemu dengan Marco yang ternyata adalah seorang komando pasukan elit di Skyland dan juga Keyza salah satu putri pemimpin tertinggi di Skyland. Jack sangat membenci Skyland karena peradaban baru yang diciptakan tersebut dikuasai oleh orang-orang yang mempunyai kekuasaan yang memonopoli sumber daya alam yang tersisa. Setelah bertemu dengan Marco dan Keyza, Jack mulai memahami sedikit demi sedikit kehidupan di Skyland dan berniat membantu mereka kembali kesana untuk menyelamatkan Skyland dari pemberontakan, salah satu caranya adalah bergabung dalam Skyleague sebuah ajang lomba pembantaian. Tapi menyelamatkan skyland bukan tujuan utama Jack, disaat perjalanannya ke Skyland, Jack menemukan kepingan ingatannya yang hilang. dan perasaannya kepada Keyza membawanya kepada sebuah perjalanan yang mengancam nyawanya. satu persatu misteri terpecahkan, masa lalu Jack mulai terungkap. hingga Jack sampai pada pilihan berpihak kepada siapa saat pertempuran kembali menyala antara Earthland dan Skyland. Kebenciannya kepada Skyland ataukah Cintanya kepada Keyza? disaat semua mulai terungkap dan Jack mengingat masa lalunya, kemanakah Jack akan berpihak? darimanakah sebenarnya Jack berasal? dunia baru akan tercipta.
Indexs
- BAB I : Beginning
- BAB II : Angel Fall
- BAB III: Apa yang sebenarnya terjadi di Skyland?
- BAB IV: Black Canyon Land
- BAB V: Oz, Balada Teman Lama
- BAB V: Oz, Balada Teman Lama (Part II)
- BAB VI: Atlantis Ver. 2.0
- BAB VII: Bayangan dari masa lalu
- BAB VIII: Uncle Max
- BAB IX : Kenyataan yang terselubung
- BAB X : SummerBay City
- BAB XI: Skyleague?
- BAB XII : Sebuah Visi
- BAB XIII : Malam Yang Panjang
- BAB XIV : Sunday Morning
- BAB XV : Kenyataan yang sebenarnya
Diubah oleh djaroet19 24-10-2015 14:23
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
6.2K
Kutip
65
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•1Anggota
Tampilkan semua post
TS
djaroet19
#1
BAB I & II
Spoiler for BAB I. Begining:
Saat ini tahun 2222,
Sebuah daratan yang dulu disebut Bumi. Kini Kumuh dan tak berdaya. Tak ada Negara tak ada agama, seperti analogi hukum rimba, siapa yang punya taring dia yang berkuasa. Seluruh kota porak poranda, asap menyelimuti setiap bangunan yang hampir rata. Di setiap sisinya dihiasi pembunuhan, penjarahan, atau perbudakan.
Beberapa tahun sebelumnya,
Banyak penemuan yang dulu hanya bisa dikhayalkan, pesawat tanpa awak, mobil mengapung, sepatu roda bertenaga jet, pisau laser, pasangan virtual. Google sudah bagaikan Tuhan yang tahu segalanya, Sebuah kota bisa dilihat hanya dengan menggeser touchscreen menampilkan hologram 3 dimensi dan berkhayal menyentuhnya.
Daratan bukanlah surga seperti dulu, dimana kita bisa menghabiskan waktu berteduh di bawah pohon sambil menghayal dan menemukan hukum dasar newton. Atau menanti rintik hujan, bermain di bawahnya dengan tawa riang anak-anak, menanti terbit pelangi.
Tekhnologi sudah membanjiri kehidupan, semua itu menjadi tak berharga, siapa yang masih memerlukan mobil mewah jika bahan bakarpun tidak tersedia. Atau sebuah robot pemetik buah jika akarnya pun segan tuk bertumbuh.
Kita adalah manusia yang beradab, semua kebutuhan terpenuhi. semua tersedia dengan instan. Bahkan untuk makananpun semua sudah diawetkan agar bisa bertahan selama puluhan tahun. Dengan sombongnya manusia terus menggali dan menguras sumber daya alam seakan tidak ada habisnya. Setiap pekerjaan akan dikerjakan oleh robot. kita, sebagai manusia hanya duduk manis di ruang tamu. Anak-anak tak perlu lagi pergi ke sekolah, hanya duduk di depan layar besar menonton tayangan Animal Planet, sekarang acara itu merupakan bagian dari acara sejarah, aktor utama yang digambarkan sudah punah.
Kami menganggap semua ini adalah puncak kejayaan manusia. tanpa bekerja tanpa melakukan usaha sudah bisa memenuhi segalanya. Mimpi menjadi nyata, tapi sebelum kita terbangun kenyataan telah menghancurkan segalanya.
Bencana pun terjadi, sebagian orang yang masih bernostalgia dengan kehidupan purba mengganggap kehidupan ini adalah neraka sesungguhnya. Bukan tanpa alasan, tapi semua ini akan memicu sebuah bencana seperti yang mereka ramalkan. siapa sangka sebuah data yang tersimpan dalam komputer bukanlah hal yang bisa dipastikan kerahasiaannya. satu persatu data-data rahasia terbongkar. perang antar negara tak terelakkan. teori-teori konspirasi yang dulu dianggap omong kosong perlahan terbukti, tekhnologi nuklir yang kami anggap dulu adalah penemuan terbesar sepanjang sejarah untuk mengatasi krisis energi ternyata didalamnya tersimpan senjata pemusnah massal. negara-negara adidaya saling menjatuhkan Bom Nuklir sebagai bentuk perang dunia ketiga. Menyerang atau menunggu diserang itu semboyan mereka. Seperti halnya cerita sejarah, dimana ada perang disanalah terlahir kesengsaraan. sebuah dunia sempurna yang kita bangun runtuh tak berdaya. tak ada lagi negara, tak ada lagi penyatu sebuah bangsa, hanya ada 2 golongan manusia, mereka yang sudah berada di langit dan golongan yang meringkup di permukaan bumi. ini dalam arti sesungguhnya.
Pada permulaan abad 22 seorang ilmuan menemukan sebuah alat anti gravitasi yang bisa membentuk sebuah lingkungan yang mengapung diantara daratan dan atmosfir bumi. namun tekhnologi ini hanya bisa dinikmati kalangan konglomerat. Disaat perang terjadi para manusia yang mempunyai kekuasaan membangun koloni diantara awan-awan, membentuk sebuah peradaban baru. Dan orang-orang yang mereka anggap sebagai ancaman bagi kehidupan mereka akan di asingkan dan dijatuhkan di permukaan bumi.
Saat ini daratan sudah mulai menipis karena air laut yang mulai naik seiring mencairnya sebagian es di kutub. segala sumber kehidupan mereka bawa dan kembangkan di atas sana bahkan mereka ciptakan atmosfir sendiri untuk mengurangi radiasi dari paparan cahaya matahari akibat atmosfir bumi yang menipis. yang tersisa di bawah sini hanya puing-puing kehidupan yang gersang. mencari sesuatu yang layak dimakan pun kita harus mempertaruhkan nyawa.
Banyak sejarah yang mengungkapkan bahwa ratusan tahun yang lalu semua orang mengagung-agungkan jaringan internet dan mengabaikan kelestarian bumi, bagiku itu sebuah dongeng fiktif mulanya, tapi sekarang semua telah sampai ke titik baliknya. 1 batang pohonpun sulit kita temukan, walaupun itu hanya seuntai rumput liar.
Secara wujudnya penduduk skyland bisa langsung dibedakan dengan cara berpakaiannya jika dibandingkan dengan penduduk earthland. putih bersih dan bersahaja sedangkan penduduk earthland yang berpakaian compang camping tak jauhnya baknya seorang pengemis. Penduduk earthland selama ini tak tinggal diam, berbagai usaha mereka lakukan agar bisa naik dan menduduki skyland, tapi tidak ada daya untuk hal tersebut, persenjatan lengkap dan sayap mekanik bagai malaikat, penduduk skyland sudah mempertahankan tanah mereka selama ratusan tahun dan mereka ahli mengenai hal tersebut.
Sebuah daratan yang dulu disebut Bumi. Kini Kumuh dan tak berdaya. Tak ada Negara tak ada agama, seperti analogi hukum rimba, siapa yang punya taring dia yang berkuasa. Seluruh kota porak poranda, asap menyelimuti setiap bangunan yang hampir rata. Di setiap sisinya dihiasi pembunuhan, penjarahan, atau perbudakan.
Beberapa tahun sebelumnya,
Banyak penemuan yang dulu hanya bisa dikhayalkan, pesawat tanpa awak, mobil mengapung, sepatu roda bertenaga jet, pisau laser, pasangan virtual. Google sudah bagaikan Tuhan yang tahu segalanya, Sebuah kota bisa dilihat hanya dengan menggeser touchscreen menampilkan hologram 3 dimensi dan berkhayal menyentuhnya.
Daratan bukanlah surga seperti dulu, dimana kita bisa menghabiskan waktu berteduh di bawah pohon sambil menghayal dan menemukan hukum dasar newton. Atau menanti rintik hujan, bermain di bawahnya dengan tawa riang anak-anak, menanti terbit pelangi.
Tekhnologi sudah membanjiri kehidupan, semua itu menjadi tak berharga, siapa yang masih memerlukan mobil mewah jika bahan bakarpun tidak tersedia. Atau sebuah robot pemetik buah jika akarnya pun segan tuk bertumbuh.
Kita adalah manusia yang beradab, semua kebutuhan terpenuhi. semua tersedia dengan instan. Bahkan untuk makananpun semua sudah diawetkan agar bisa bertahan selama puluhan tahun. Dengan sombongnya manusia terus menggali dan menguras sumber daya alam seakan tidak ada habisnya. Setiap pekerjaan akan dikerjakan oleh robot. kita, sebagai manusia hanya duduk manis di ruang tamu. Anak-anak tak perlu lagi pergi ke sekolah, hanya duduk di depan layar besar menonton tayangan Animal Planet, sekarang acara itu merupakan bagian dari acara sejarah, aktor utama yang digambarkan sudah punah.
Kami menganggap semua ini adalah puncak kejayaan manusia. tanpa bekerja tanpa melakukan usaha sudah bisa memenuhi segalanya. Mimpi menjadi nyata, tapi sebelum kita terbangun kenyataan telah menghancurkan segalanya.
Bencana pun terjadi, sebagian orang yang masih bernostalgia dengan kehidupan purba mengganggap kehidupan ini adalah neraka sesungguhnya. Bukan tanpa alasan, tapi semua ini akan memicu sebuah bencana seperti yang mereka ramalkan. siapa sangka sebuah data yang tersimpan dalam komputer bukanlah hal yang bisa dipastikan kerahasiaannya. satu persatu data-data rahasia terbongkar. perang antar negara tak terelakkan. teori-teori konspirasi yang dulu dianggap omong kosong perlahan terbukti, tekhnologi nuklir yang kami anggap dulu adalah penemuan terbesar sepanjang sejarah untuk mengatasi krisis energi ternyata didalamnya tersimpan senjata pemusnah massal. negara-negara adidaya saling menjatuhkan Bom Nuklir sebagai bentuk perang dunia ketiga. Menyerang atau menunggu diserang itu semboyan mereka. Seperti halnya cerita sejarah, dimana ada perang disanalah terlahir kesengsaraan. sebuah dunia sempurna yang kita bangun runtuh tak berdaya. tak ada lagi negara, tak ada lagi penyatu sebuah bangsa, hanya ada 2 golongan manusia, mereka yang sudah berada di langit dan golongan yang meringkup di permukaan bumi. ini dalam arti sesungguhnya.
Pada permulaan abad 22 seorang ilmuan menemukan sebuah alat anti gravitasi yang bisa membentuk sebuah lingkungan yang mengapung diantara daratan dan atmosfir bumi. namun tekhnologi ini hanya bisa dinikmati kalangan konglomerat. Disaat perang terjadi para manusia yang mempunyai kekuasaan membangun koloni diantara awan-awan, membentuk sebuah peradaban baru. Dan orang-orang yang mereka anggap sebagai ancaman bagi kehidupan mereka akan di asingkan dan dijatuhkan di permukaan bumi.
Saat ini daratan sudah mulai menipis karena air laut yang mulai naik seiring mencairnya sebagian es di kutub. segala sumber kehidupan mereka bawa dan kembangkan di atas sana bahkan mereka ciptakan atmosfir sendiri untuk mengurangi radiasi dari paparan cahaya matahari akibat atmosfir bumi yang menipis. yang tersisa di bawah sini hanya puing-puing kehidupan yang gersang. mencari sesuatu yang layak dimakan pun kita harus mempertaruhkan nyawa.
Banyak sejarah yang mengungkapkan bahwa ratusan tahun yang lalu semua orang mengagung-agungkan jaringan internet dan mengabaikan kelestarian bumi, bagiku itu sebuah dongeng fiktif mulanya, tapi sekarang semua telah sampai ke titik baliknya. 1 batang pohonpun sulit kita temukan, walaupun itu hanya seuntai rumput liar.
Secara wujudnya penduduk skyland bisa langsung dibedakan dengan cara berpakaiannya jika dibandingkan dengan penduduk earthland. putih bersih dan bersahaja sedangkan penduduk earthland yang berpakaian compang camping tak jauhnya baknya seorang pengemis. Penduduk earthland selama ini tak tinggal diam, berbagai usaha mereka lakukan agar bisa naik dan menduduki skyland, tapi tidak ada daya untuk hal tersebut, persenjatan lengkap dan sayap mekanik bagai malaikat, penduduk skyland sudah mempertahankan tanah mereka selama ratusan tahun dan mereka ahli mengenai hal tersebut.
Spoiler for BAB II. AngelFall:
“Jack! apakah kau masih bernafas pagi”
Terdengar teriakan seorang pria di balik pintu, gedorannya di pintu dapat membangunkan seekor beruang yang tertidur. aku beranjak dari kasur usangku, sudah bisa dipastikan siapa yang membuat kekacauan sepagi ini. berat rasanya membuka pintu, tapi tidak ada pilihan lain, pria ini pasti sanggup melakukan kebisingan itu sepanjang hari sampai penghuninya memberikan jalan masuk. seandainya aku tidak mengenalnya mungkin hal pertama yang ku lakukan adalah mengkokang shotgun disamping kasurku dan menembakkannya ke arah suara itu berasal , beberapa kali, tapi sayang...
Pintu besi tua itu berderit seiring dibuka kunci dan menggesernya dengan pelan seirama dengan langkahku pagi ini. sudah bisa dipastikan siapa yang membuat kegaduhan pagi-pagi buta seperti ini.
“Jika kau lakukan hal ini besok lagi, ku pastikan mulutmu akan ku robek dengan salah satu pisau baretku” dengan ketus untuk sambutan tamu pagi ini. Pria tersebut tidak menghiraukan ancamanku. pria dengan perawakan tegap dengan menggunakan pakaian serba hitam itu langsung menghantamkan tubuhnya di kasur.
“Jack, ada kabar baik dan kali ini pasti kamu tidak akan melewatkannya”
aku hanya diam, duduk di balik bangku bar tua sambil merapikan daun bongsai yang tergelatak dalam sebuah pot besi.
“Bulan depan akan diadakan kembali Skyland League, aku yakin kita bisa melaluinya dan meninggalkan tempat busuk ini. kita akan bisa memasuki skyland” dia duduk dan menatap wajahku, seakan dia mampu membujukku pagi itu.
“Aku tidak tertarik” singkatku, mungkin itu jawaban yang sudah diprediksi olehnya
“ayolah Jack, sampai kapan kamu melakukan kegiatan menyelammu yang membosankan itu. berbulan-bulan kau menyelam hanya menemukan satu batang pohon bongsai, dan itu tidak ada harganya. semakin lama kita terperangkap disini daratan akan semakin menipis, tak bisa dipastikan lagi kehidupan kita selanjutnya” dengan wajah optimisnya mencoba membujukku lagi pagi ini
“dan apakah kamu tidak ada niat untuk mendapatkan keturunan? di skyland, para bidadari sedang menunggu kedatangan para pangerannya. yang mereka maksud adalah kita Jack, apakah syaraf seksualmu sudah putus Jack?”
Pria itu adalah Marco dan dia terkenal bermulut besar, tapi dibalik itu ada sesuatu yang bisa diandalkan. Marco dulunya adalah salah satu pasukan elite di skyland, begitulah menurut ceritanya. kemampuannya tidak bisa diremehkan, dengan badan tegap dan perawakan yang mantap dia bisa merobohkan 10 orang sekaligus dengan tangan kosong. jika saja bukan karena kekonyolannya mungkin saat ini dia sudah menjadi salah satu panglima di Skyland.
Masih ingat saat dia bercerita tentang masa lalunya, dia bertugas menjadi salah satu prajurit kepercayaan Starlord (Pimpinan tertinggi di skyland). pada suatu masa dia bertugas menjaga kamar seorang putri Starlord, bukan menjalankan tugasnya, dia malah dituduh membawa kabur sang putri hanya untuk berkencan dalam sebuah pesawat tempur dan dalam keadaan mabok. seandainya Marco dulunya tidak berjasa dalam medan perang mungkin saat itu juga dia akan digantung atau dikubur hidup-hidup, tapi Starlord memberikannya sebuah hukuman yang lebih kejam dengan mengasingkannya ke earthland, tanpa menyisakan sedikitpun kehormatannya. kejadian tersebut dirahasiakan dari semuanya. kecuali aku yang diceritakan langsung oleh Marco, entah itu benar atau tidak aku lebih memilih untuk tidak memikirkannya. tapi ada yang janggal dari semua itu.
Tepat satu tahun yang lalu kita bertemu, sepulang mengais sisa-sisa energy bar untuk bertahan hidup, ku temukan Marco saat itu dikepung oleh 5 orang berbadan besar. tak terlihat jelas wajahnya diantara kegelapan lorong berbau amis, hanya samar-samar wajahnya terpapar sinar cerutu yang diisap oleh salah seorang pemangsa itu. Karena kostum skyland masih melekat di badannya aku tidak heran jika dia menjadi bulan-bulanan di negeri tak bermoral ini. masing-masing preman itu sudah memegang berbagai senjata berbahaya, seperti kucing yang siapkan taringnya untuk melahap tikus yang terjepit. saat itu entah apa yang mempengaruhiku secara reflek aku berteriak, hal itu tentu memancing perhatian para preman. salah satu yang badannya lebih besar menggerakkan tangannya menunjuk ke arahku dengan muka bengis, pertanda bahwa salah satu dari mereka harus membereskan tikus pengganggu lain di waktu santap siang. Dengan hitungan detik seseorang dengan perawakan kurus berbalik mengejarku. tak ayal aku berlari karena menurut perhitunganku sulit untuk melakukan perlawanan di sebuah lorong sempit seperti itu dan tanpa persiapan terlebih dahulu. Tak jauh dari sana aku bersembunyi, di salah satu dinding bangunan yang membentuk sebuah lorong sempit lainnya, terdengar derap langkah orang berlari dengan bengis. aku menarik nafas dan memperhitungkan semuanya, tepat saat langkahnya semakin mendekat satu bilah besi yang kutemukan didekat situ ku ayunkan secara horizontal. hantaman keras melenting jelas terdengar, tubrukan antara kepala dan besi, besi tersebut sampai terpental dari cengkeraman tanganku. pemandangan terakhir yang terlihat saat aku keluar dari persembunyian hanya seseorang yang tergeletak dengan darah mengucur di kepalanya. aku segera mengambil pistol yang sudah terlepas dari tanganya lalu berlari kembali menuju lorong tadi meninggalkan seorang preman yang sudah pingsan, entah apa yang mengilhamiku saat itu, tak seharusnya aku ikut campur dengan hal seperti ini. ini sudah menjadi tontonan setiap harinya. hal yang lazim, apalagi menemukan penduduk skyland yang di asingkan, berbagai siksaan akan dilakukan hanya untuk memuaskan dendam para penduduk earthland. pelan-pelan aku mengendap ke arah lorong sebelumnya, sambil menggenggam pistol dengan sikap siaga, ketika sampai disana, mataku terperanjat, terlihat seorang pria duduk diatas tumpukan badan beberapa orang, bau anyir darah menyengat di lorong tersebut. dengan santainya pria tadi menyalakan sebatang cerutu mengganti bajunya dengan salah satu baju preman dan menggunakan jaket serta sepatu lengkap sambil berjalan ke arahku dengan senyuman horor layaknya seorang psykopat. darah memenuhi wajahnya.
“Aku Marco, siapa namamu penduduk earthland?” Marco kembali tersenyum angkuh sambil mengulurkan tangan tanda perkenalan yang masih menjadi sebuah tradisi di skyland.
“Apakah kau salah satu penduduk Skyland?” tanyaku
“dulunya iya, sekarang sudah tidak lagi“
“mari kita menjalin kesepakatan, kau beri ku tempat tinggal sebagai gantinya aku akan memberikanmu setidaknya ketenangan hidup dari para hewan-hewan ini” ucap Marco seakan semua keputusan dia yang menentukan. tapi aku pikir ini sebuah kesepakatan yang bagus, setidaknya dia suatu saat nanti akan dibutuhkan apalagi pengetahuannya tentang skyland.
“namaku Jack, Sepakat!”
...
“jadi bagaimana Jack? apakah kamu berminat dengan skyland league?” Marco kembali menanyakannya
“aku tidak tertarik sama sekali, dan bukankah dirimu sudah tidak bisa kembali ke skyland?”
“aku yakin, jika aku memenangkan skyleague, nama baikku pasti dikembalikan, aku yakin Starlord akan memenuhi janjinya dan memberikan aku tempat kembali di waktu yang tepat”
“jangan terlalu naif Marco, jika kau berharap kebaikan dari penduduk skyland cukuplah dalam mimpimu, Skyleague hanya sebuah program hiburan bagi mereka, hingga akhirnya kau tersungkur kembali di tanah yang biadab ini atau meregang nyawa di arena, tidak pernah ada kabar untuk para pemenangnya, mungkin mereka sudah menjadi budak Starlord di atas sana”
Marco beranjak, menatap diam dari jendela satu-satunya dalam kamar. matanya terlihat tajam ke depan memandang reruntuhan kota yang dulunya adalah sebuah metropolitan.
“semua tak selalu seperti yang kau pikirkan Jack, Skyland tidak seburuk itu, Apakah dunia seperti ini yang kau pilih untuk menghabiskan sisa hidupmu, i dont think so brother”
Perkataan Marco bukan tanpa sebab, ini lebih dari sekedar neraka jika dibandingkan kehidupan di skyland. dimana air sebagai sumber kehidupan manusia telah tercampur radiasi nuklir berbahaya, jangankan untuk mandi untuk minum saja kita membutuhkan waktu berhari-hari menetralizir kandungan nuklir di dalamnya. kalaupun sudah ada yang berhasil melakukannya, sudah pasti menjadi target utama jarahan. mayat berserakan dimana-mana, bau amis menghantui setiap petak tanah, ini kuburan massal. Sedangkan di skyland mereka memeliki peralatan yang lebih canggih untuk menghasilkan air.
Tidak ada lagi alat tukar di dunia ini, air adalah alat tukar yang paling berharga. perbudakan sudah merajalela, berdirinya masing-masing clan membuat kehidupan sedikit lebih teratur dalam sistem perbudakan. sudah ada 4 clan besar di earthland, bukan tidak mungkin suatu saat mereka semua berkoalisi menjatuhkan Skyland, mungkin. tapi melihat keadaannya sekarang tidak lebih dari orang-orang biadab yang memanfaatkan keadaan demi kepentingan dirinya sendiri.
Tiba-tiba suara dentuman terdengar dari seberang jalan, teriakan orang-orang seketika bagai lebah yang diganggu sarangnya. suara bassoka dan machine gun beradu menciptakan kegaduhan dan asap mengepul dari sela-sela bangunan.
“Clan Redskull pasti mengacau kembali, Clan Blackstone mempunyai stok air yang banyak setelah menemukan sebuah alat netralizer” ucap Marco tenang.
“Kenapa kita tidak pernah berpikir untuk mengikuti salah satu clan ini ya, siapa tau kita mendapatkan kedudukan yang bagus di dalamnya dan bisa memerintahkan beberapa budak serta mendapatkan stok makanan yang banyak Jack” cetus Marco dengan senyum liciknya
“Memasuki permainan mereka sama saja dengan menyerahkan nyawa begitu saja. bukan menjadi salah satu panglima tapi malah menjadi budak yang mereka adu layaknya seekor hewan, saat ini akalku masih sehat untuk sekedar bergabung dengan salah satu clan biadab itu” aku berbicara sambil beranjak menutup pintu bunker tempat tinggalku, sungguh bukan pilihan yang tepat jika saat ini harus ikut campur dalam peperangan diluar.
“Wahai sahabatku Jack yang perkasa, aku melihat sesuatu dalam dirimu, sangat tidak masuk akal salah satu penduduk earthland mempunyai akal yang sehat sepertimu dan mampu bertarung layaknya sudah dilatih puluhan tahun” Marco memulai kembali percakapan semu yang sudah kami lakukan berulang kali selama ini. entah kenapa, aku sama sekali tidak mengingat apa yang sudah terjadi di masa lalu. yang ku ingat hanya aku terbaring di balik salah satu bangunan yang mau rubuh dan menemui tubuhku berantakan bagai habis dihantam bom atom tepat di tubuhku. hanya itu. kadang ide gila Marco keluar, seperti kadang dia menyarankan agar aku menubrukkan kepalaku ke tembok atau mencari alat pencuci otak. tentu saja semua itu hanya sampai mulutnya saja dan takkan pernah terjadi. dan satu keanehan yang Marco sadari terlebih dulu sebelum diriku, setiap luka yang terdapat di tubuhku akan secara cepat menutup kembali tanpa menyisakan bekas. sebagai tanda satu-satunya adalah sebuah tato di pundak belakangku membentuk seperti naga.
“kita sudah membahas ini berulang kali Marco, kalau kau sudah bosan dengan hidup disini kau bisa bebas pergi di luar sana, ya aku berani bertaruh hidupmu hitungan jam saja” beriring dengan tawaku meledeknya
“apakah sampai sekarang kau tidak mengingat apapun, sekalipun tentang tato tribal bermotif naga di pundakmu? ingatanku sedikit terganggu tapi aku yakin aku pernah melihat tato seperti itu sebelumnya” Ucap Marco
Pintu bunker kami tiba-tiba bergetar, seperti dipukul sepasang tangan dari luar. Marco dengan gesip mengambil salah satu senjata laras panjang dibawah kasurku. aku bersiap dengan pistol kembar yang tak pernah lepas dari pinggang.
“Tolonggggggg aku, aku mohon tolonggggg aku” Terdengar teriakan seorang wanita dari luar, aku dan Marco saling berpandangan, kebingungan menghinggapi kepala kami. “apakah ini hanya jebakan?” mungkin kami memikirkan hal yang sama mengenai ini. sekali lagi pintu bergetar keras akibat pukulan tangan seseorang.
“aku mohonnnnn tolong aku, mereka sebentar lagi akan menangkapku, aku mohon buka pintunya” kembali wanita tersebut menjerit dari balik pintu. aku mencoba mengintip dari lubang kecil pintu yang dilapisi lensa cembung sehingga pandangan keluar terlihat lebih luas. betapa terkejutnya saat yang ku lihat memang benar sosok wanita yang tak biasa, aku terkejut adalah pakaiannya, dia mengenakan uniform skyland yang tak asing. kali ini naluriku yang bertindak, bukan lagi otakku yang berpikir. segera ku geser pintu bunker, wanita tersebut bergegas masuk. belum sempat tertutup rapat pintu bunker itu terlihat segerombolan preman sudah memenuhi gang sempit tempat bunker itu tersembunyi.
“Keyza? benarkah itu dirimu?” teriak Marco tiba-tiba. reflek ku palingkan wajahku menghadap mereka.
“Marco, ternyata kau masih hidup? syukurlah Marco” ucap perempuan itu dengan matanya mulai berbulir
“hei hei hei, apakah ini sebuah reuni keluarga? nyawa kita sedang terancam brother” sanggahku yang sudah memecahkan momen reuni mereke, derap langkah puluhan orang makin mendekat.
Marco segera bergerak, dia sudah hapal semua struktur bangunan tempat kami tinggal. dia segera membanting salah satu meja dan menyingkirkan karpet yang menutupinya. dengan perkasa dia menggeser salah satu panel pintu rahasia yang selama ini kita buat.
“Kita mau kemana Marco?” Tanya Keyza ragu
“Sudah tidak ada waktu lagi menjelaskan, ayo cepat masuk ke dalam sebelum nyawa kita berakhir ditangan gerombolan tersebut” tukasku kepada mereka. aku menatap kembali ke lubang pintu, terlihat puluhan pria dengan menggunakan pakaian serba merah dengan topeng tengkorak menutupi sebagiaan besar wajah mereka. walaupun aku memiliki Marco disisiku tapi dengan kehadiran Keyza mustahil bisa menghadapi puluhan preman yang sudah siap memangsa buruannya. aku yakin mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkan buruannya. Aku masuk terakhir dan menutup kembali panel jalan rahasia tersebut.
Diubah oleh djaroet19 15-09-2015 12:25
0
Kutip
Balas