- Beranda
- Stories from the Heart
Perjalanan Hidupku (Dari Bully sampai Pelecehan)
...
TS
fj2605
Perjalanan Hidupku (Dari Bully sampai Pelecehan)
PERJALANAN HIDUPKU
Misi agan dan sista, numpang bikin cerita yaaaa......
1. Ini cerita nyata, jadi diangkat dari kehidupan yang aku jalani.
2. Sengaja pake akun klonengan karena takut ada yang tersinggung
3. Please, jangan kepo yaaa.. aku juga punya RL yang harus aku jalani
4. Kalo ada pertanyaan yang sifatnya pribadi, tanya lewat pm aja yaa, jangan di trit ini
5. Please, jangan hakimi aku karena cerita ini..
Misi agan dan sista, numpang bikin cerita yaaaa......
1. Ini cerita nyata, jadi diangkat dari kehidupan yang aku jalani.
2. Sengaja pake akun klonengan karena takut ada yang tersinggung
3. Please, jangan kepo yaaa.. aku juga punya RL yang harus aku jalani
4. Kalo ada pertanyaan yang sifatnya pribadi, tanya lewat pm aja yaa, jangan di trit ini
5. Please, jangan hakimi aku karena cerita ini..
Quote:
Quote:
Diubah oleh fj2605 09-04-2016 20:05
sandiaj dan 2 lainnya memberi reputasi
3
190.3K
1K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fj2605
#952
PART 94 - Terasingkan
Hari ini hari sabtu, aku bisa leyeh2 dirumah seharian. Tapi kayaknya gak bisa leyeh2 juga siih, aku rencananya mau beli bahan kebaya buat nikahan sepupu aku di tanah abang. Tapi mungkin berangkatnya agak siangan juga, jadi bisa tidur sampe siang 
Inget kan sama Rahman? Mas2 yang aku temuin di pesawat yang aku kasih kartu nama aku, yanh pengusaha baju dari Samarinda. Ternyata dia sms aku, kebetulan banget kan, aku mau ke tanah abang, dan dia juga nginep di deket situ.
Akhirnya aku sama Rahman ketemu di sebuah kedai kopi di pusat perbelanjaan gak jauh dari tanah abang. Setelah aku beli2 bahan kebaya dan beli2 yang lainnya, aku ketemu dia buat ngopi2.
Aku sama Rahman ngopi2 cukup lama, gak terasa waktu udah cukup larut, dan aku memutuskan untuk pulang kerumah. Tadinya Rahman mau nganterin aku. Tapi karena aku yg malah bawa motor, jadi malah aku yang nganterin dia ke hotel
Hari-hari berlalu, aku sama Rahman semakin dekat, dan aku juga semakin terpojokkan di kantor. Semua yang aku lakukan selalu salah. Aku heran, hasutan orang yang gak suka sama aku hebat banget, sampe2 banyak orang yang benci sama aku, gatau kenapa.
Besoknya aku tau2 dipanggil di ruangan Pak Kusno. Aku takut semua jadi buruk.
Aku menyelesaikan semua kerjaan aku secepatnya, dan segala urusan kantor secepatnya pula. Saat perpisahan, Mbak Reny orang yang paling sedih, yang nangis2 saat aku pergi dari kantor. Aku juga sedih, disamping kehilangan pekerjaan, aku juga kehilangan teman2, kakak2, dan sahabat2.
Ternyata, power dari orang yang fitnah aku itu sangat kuat, sampai2 aku terasingkan

Quote:
Inget kan sama Rahman? Mas2 yang aku temuin di pesawat yang aku kasih kartu nama aku, yanh pengusaha baju dari Samarinda. Ternyata dia sms aku, kebetulan banget kan, aku mau ke tanah abang, dan dia juga nginep di deket situ.
Akhirnya aku sama Rahman ketemu di sebuah kedai kopi di pusat perbelanjaan gak jauh dari tanah abang. Setelah aku beli2 bahan kebaya dan beli2 yang lainnya, aku ketemu dia buat ngopi2.
Quote:
Aku sama Rahman ngopi2 cukup lama, gak terasa waktu udah cukup larut, dan aku memutuskan untuk pulang kerumah. Tadinya Rahman mau nganterin aku. Tapi karena aku yg malah bawa motor, jadi malah aku yang nganterin dia ke hotel

Hari-hari berlalu, aku sama Rahman semakin dekat, dan aku juga semakin terpojokkan di kantor. Semua yang aku lakukan selalu salah. Aku heran, hasutan orang yang gak suka sama aku hebat banget, sampe2 banyak orang yang benci sama aku, gatau kenapa.
Quote:
Besoknya aku tau2 dipanggil di ruangan Pak Kusno. Aku takut semua jadi buruk.
Quote:
Aku menyelesaikan semua kerjaan aku secepatnya, dan segala urusan kantor secepatnya pula. Saat perpisahan, Mbak Reny orang yang paling sedih, yang nangis2 saat aku pergi dari kantor. Aku juga sedih, disamping kehilangan pekerjaan, aku juga kehilangan teman2, kakak2, dan sahabat2.
Ternyata, power dari orang yang fitnah aku itu sangat kuat, sampai2 aku terasingkan
0
: