- Beranda
- Stories from the Heart
I Am (NOT) Your Sister
...
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
464.9K
3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
natashyaa
#1000
F Part 37
Selain membaca buku, gue juga hobi membaca majalah dan koran. Setiap pergi ke toko buku, gue sempatkan untuk membeli majalah. Gue beli majalah tergantung topiknya, kalau saat bulan itu ada topik yang menarik, pasti gue beli.
Seseorang mengetuk pintu kamar gue. Gue tau itu Ani dari suaranya, jadi gue persilahkan dia untuk masuk.
“Ada apa Ani?” Kata gue pas Ani memasuki kamar gue.
“Aku ingin nanya sesuatu kak.” Kata dia
“Nanya apa?”
“Kakak satu eskul dengan Reza kan ya?”
“Iya, ada apa nih?” Sepertinya pembicaraannya menarik nih daripada majalah yang gue baca.
“Kok Reza berubah ya?”
“Berubah gimana?”
“Eh.. nggak, lupakan saja kak.”
“Eh.. Ani tunggu, ada apa?”
Ani bergegas pergi dan kelihatan malu-malu mengatakannya, tapi gue tau maksudnya.
***
Di sekolah gue lihat Reza di warung mang Mamat. Dia sendirian. Gue menghampirinya.
“Hayooo, ngapain lo? Bolos ya?” Kata gue.
“Lah kak Fe sendiri ngapain kesini? Bolos juga.”
“Ngak Za, gue pengen jajan, di kelas lagi gak guru.” Padahal mah ada guru, cuman gue laper aja pengen jajan.
“Laper kak, hehe. Belum makan.” Kata dia.
Ingat Reza, ingat Ani. Entah darimana pikiran itu berasal.
“Gimana sama Ani, Za?” Celetuk gue.
“……”
“Ah.. ngak kak.”
“Heh, kenapa?”
“Ngak apa-apa..”
“Gue udah merestui loh!” Kata gue ke Reza.
“Aku kayaknya gak pantes deketin dia kak. Orang seperti Ani atau kakak, mana mungkin mau sama aku.”
“Oh,… jadi lu minder?” Tanya gue dan Reza hanya diam saja.
“Makan aja tuh minder.” Entah kenapa gue jadi kesal ama Reza.
“Gue atau Ani gak ngeliat dari apa yang lu pikirin!”
“Kalau emang mau, buktikan dan tunjukan, belum apa-apa udah nyerah. Dasar payah.” Pesan terakhir gue sebelum meninggalkan Reza di warung mang mamat.
Iya, Za gue tau apa yang lu pikirkan tentang gue dan Ani. Gue sangat tahu betul karena mantan gue dulu mungkin pernah sama posisinya kayak lu sekarang Za.
***
“Dan juara umum kelas 11 adalah…”
“Arman Rizky.”
Waktu itu semua orang bertepuk tangan pada saat pengumuman juara umum setiap tingkatan. Pengumuman di adakan di lapangan sekolah. Gue waktu itu masih kelas 10 semester 1 jadi juara umum. Perhatian gue tertuju kepada kakak kelas gue yang namanya Arman, dia adalah satu-satunya cowok yang menjadi juara umum di sekolah gue. Kelas 10 juara umumnya gue sedangkan kelas 12 juara umumnya cewek juga, namanya kak Lisa.
Sejak saat itu gue jadi penasaran dengan sosok kak Arman yang katanya jadi perwakilan sekolah dalam olimpiade atau lomba-lomba lainnya. Jujur saja, gue suka cowok yang pintar apalagi kalau lebih pintar dari gue. Gue kadang suka kepoin guru-guru tentang kak Arman atau sekedar lewat ke kelas dia untuk melihat apa yang dilakukan kak Arman.
***
Saat kelas 10 waktu istirahat sering gue gunakan untuk pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang akan gue pinjam. Saat itu gue sedang duduk membaca sebuah buku ensiklopedia tentang Astronomi.
“Manusia kira-kira bisa hidup di Mars gak?” Kata seseorang yang berada di belakang gue.
Gue menoleh ke belakang dan tepat sekali yang berada di belakang gue itu kak Arman.
“Kamu percaya gak Felisha?” Tanya dia yang kemudian duduk di sebelah gue. Ya, ampun tau darimana dia kalau nama gue itu Felisha.
“Percaya kalau ada kehidupan di Mars.” Kata dia.
“Hmm… Mungkin saja saat ini para ilmuan sedang melakukan penelitian di Mars, Mars memiliki sedikit kandungan oksigen dan atmosfirnya tipis. Tapi aku pernah baca, kalau memang jika ada peradaban mahluk hidup di Mars, mungkin mereka hidup di bawah permukaan Mars itu sendiri.” Jawab gue seinget-ingetnya, sesotoy-sotoynya, dan sepaham-pahamnya gue dengan jawaban gue saat itu.
“Oh.. begitu ya.” Kata dia tersenyum.
Bel tanda istirahat berakhir berbunyi. Gue pun harus masuk ke kelas.
“Maaf, kak duluan ya.” Kata gue.
Seseorang mengetuk pintu kamar gue. Gue tau itu Ani dari suaranya, jadi gue persilahkan dia untuk masuk.
“Ada apa Ani?” Kata gue pas Ani memasuki kamar gue.
“Aku ingin nanya sesuatu kak.” Kata dia
“Nanya apa?”
“Kakak satu eskul dengan Reza kan ya?”
“Iya, ada apa nih?” Sepertinya pembicaraannya menarik nih daripada majalah yang gue baca.
“Kok Reza berubah ya?”
“Berubah gimana?”
“Eh.. nggak, lupakan saja kak.”
“Eh.. Ani tunggu, ada apa?”
Ani bergegas pergi dan kelihatan malu-malu mengatakannya, tapi gue tau maksudnya.
***
Di sekolah gue lihat Reza di warung mang Mamat. Dia sendirian. Gue menghampirinya.
“Hayooo, ngapain lo? Bolos ya?” Kata gue.
“Lah kak Fe sendiri ngapain kesini? Bolos juga.”
“Ngak Za, gue pengen jajan, di kelas lagi gak guru.” Padahal mah ada guru, cuman gue laper aja pengen jajan.
“Laper kak, hehe. Belum makan.” Kata dia.
Ingat Reza, ingat Ani. Entah darimana pikiran itu berasal.
“Gimana sama Ani, Za?” Celetuk gue.
“……”
“Ah.. ngak kak.”
“Heh, kenapa?”
“Ngak apa-apa..”
“Gue udah merestui loh!” Kata gue ke Reza.
“Aku kayaknya gak pantes deketin dia kak. Orang seperti Ani atau kakak, mana mungkin mau sama aku.”
“Oh,… jadi lu minder?” Tanya gue dan Reza hanya diam saja.
“Makan aja tuh minder.” Entah kenapa gue jadi kesal ama Reza.
“Gue atau Ani gak ngeliat dari apa yang lu pikirin!”
“Kalau emang mau, buktikan dan tunjukan, belum apa-apa udah nyerah. Dasar payah.” Pesan terakhir gue sebelum meninggalkan Reza di warung mang mamat.
Iya, Za gue tau apa yang lu pikirkan tentang gue dan Ani. Gue sangat tahu betul karena mantan gue dulu mungkin pernah sama posisinya kayak lu sekarang Za.
***
“Dan juara umum kelas 11 adalah…”
“Arman Rizky.”
Waktu itu semua orang bertepuk tangan pada saat pengumuman juara umum setiap tingkatan. Pengumuman di adakan di lapangan sekolah. Gue waktu itu masih kelas 10 semester 1 jadi juara umum. Perhatian gue tertuju kepada kakak kelas gue yang namanya Arman, dia adalah satu-satunya cowok yang menjadi juara umum di sekolah gue. Kelas 10 juara umumnya gue sedangkan kelas 12 juara umumnya cewek juga, namanya kak Lisa.
Sejak saat itu gue jadi penasaran dengan sosok kak Arman yang katanya jadi perwakilan sekolah dalam olimpiade atau lomba-lomba lainnya. Jujur saja, gue suka cowok yang pintar apalagi kalau lebih pintar dari gue. Gue kadang suka kepoin guru-guru tentang kak Arman atau sekedar lewat ke kelas dia untuk melihat apa yang dilakukan kak Arman.
***
Saat kelas 10 waktu istirahat sering gue gunakan untuk pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang akan gue pinjam. Saat itu gue sedang duduk membaca sebuah buku ensiklopedia tentang Astronomi.
“Manusia kira-kira bisa hidup di Mars gak?” Kata seseorang yang berada di belakang gue.
Gue menoleh ke belakang dan tepat sekali yang berada di belakang gue itu kak Arman.
“Kamu percaya gak Felisha?” Tanya dia yang kemudian duduk di sebelah gue. Ya, ampun tau darimana dia kalau nama gue itu Felisha.
“Percaya kalau ada kehidupan di Mars.” Kata dia.
“Hmm… Mungkin saja saat ini para ilmuan sedang melakukan penelitian di Mars, Mars memiliki sedikit kandungan oksigen dan atmosfirnya tipis. Tapi aku pernah baca, kalau memang jika ada peradaban mahluk hidup di Mars, mungkin mereka hidup di bawah permukaan Mars itu sendiri.” Jawab gue seinget-ingetnya, sesotoy-sotoynya, dan sepaham-pahamnya gue dengan jawaban gue saat itu.
“Oh.. begitu ya.” Kata dia tersenyum.
Bel tanda istirahat berakhir berbunyi. Gue pun harus masuk ke kelas.
“Maaf, kak duluan ya.” Kata gue.
Diubah oleh natashyaa 04-08-2015 22:41
itkgid memberi reputasi
1
