Kaskus

Story

matt.r.r.walaceAvatar border
TS
matt.r.r.walace
Alone Time Traveller and The Drow of Dolland
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


And then, the story will begin


Quote:

Diubah oleh matt.r.r.walace 29-07-2015 20:58
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
3.1K
28
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
matt.r.r.walaceAvatar border
TS
matt.r.r.walace
#3
Chapter 1
Kakek dengan kantung ajaib




Samar-samar aku mendengar suara orang yang sangat asing di telingaku, “Hoy, Hoy” dia menggoyang-goyangkan tubuhku, mataku masih terasa sulit untuk dibuka, orang itu tetap berusaha untuk membangunkanku, perlahan aku membuka mata dan aku terkaget melihat sosok orang tua berambut gondrong lurus berwarna putih, berumur sekitar 70 tahun, berjenggot panjang dan berpakaian compang-camping. Dia memegang sebuah tongkat dan memegang tali pelana kuda. Asli, berasa ketemu Gandalf!

“Huaaaaaa, Ada Gandalf.” Aku histeris, antara takut dan bahagia.

“Logatmu aneh, kamu siapa anak muda?” Dia menjawab sambil mengelus-elus leher kuda berwarna putih disebelahnya

“INI DI MANA?” tanyaku heran

Aku memperhatikan sekeliling, aku berada di sebuah hutan dengan pohon-pohon besar menjulang tinggi ke atas, Ini seperti hutan dalam serial The Lord of The Ring Trilogy, Banyak pohon besar berbentuk aneh yang nggak aku ketahui jenis dan nama latinnya, mencoba sok tahu, aku melirik ke arah salah satu pohon besar mirip Pinus, “Oh ini namanya, Pinusius YuiHatano Nenensis” di tanah terlihat bayak daun-daun yang berguguran, suara burung yang berkicau membuat pagi hari ini menjadi lebih tenang. Orang tua itu masih menatapku dengan tatapan “Ini orang aneh dari mana sih?” lalu aku balas dengan tatapan “Ayo Gandalf, kita kalahkan Sauron!”

Kepalaku masih terasa sedikit sakit, sempoyongan aku mencoba mengingat apa yang sebenarnya terjadi semalam. Dimulai dari main Get Rich, kemudian mencoba Timbangan. OH SHIT! Aku ingat semuanya, Aku harus men-tweet kejadian gempa bumi semalam! Lima detik kemudian aku mengurungkan niatku untuk pamer itu, mengingat followerku cuma 40 orang.

Masih berpikir keras tentang hal aneh yang terjadi semalam, kepalaku bau gosong karena terlalu banyak menampung pertanyaan-pertanyaan seperti: Dimana aku sekarang? Kemana hilangnya rumahku? apa yang terjadi semalam? Bagaimana bisa gempa bumi membuatku pindah tempat? Siapa calon ayah baru untuk anaknya Ayu Ting-Ting?

Kakek tua yang mirip Gandalf itu masih memandangku dengan tatapan aneh, dia duduk tepat di atas akar pohon tua, kemudian tangan keriputnya mengeluarkan benda panjang dari dalam pakaiannya, berbentuk seperti stick drum berwarna coklat tua yang diambil dari dalam ketiaknya, dengan wajah tanpa dosa ia membakar benda panjang itu. Aku memperhatikan dengan seksama. Buset itu baju apa kantong ajaib?

“Ini cerutu” ucapnya

“Eh buset” Aku heran, bangsap!, cerutu apaan segede gitu, aku bingung ini kakek cerutunya bisa sampe setengah meter kali, dan yang jelas itu cerutu pasti bau ketek.

“Siapa namamu?” Tanyanya sambil menyemburkan asap cerutu, tepat ke wajahku. Benar dugaanku, asapnya bau asem. Ini kalau dia bikin huruf O pakai asapnya, aku pasti tambah kesel.

“Jeffrey kek, kakek siapa?” Sahutku, sembari balik Tanya.

“Jangan panggil saya kakek, saya masih muda! Panggil saya Gideon” Protesnya

DEMI SEMANGKUK INDOMIE RASA KARI AYAM, NIH ORANG UDAH NGGAK MUDA LAGI! SUMPAH!

“Em.. Gideon?” Tanyaku

“Ya” Jawabnya singkat. Ia menghisap cerutunya lagi, kemudian menyemburkan asapnya berbentuk Huruf O.

Aku makin kesel. Fuck you fake Gandalf!

Aku mengecek saku celana jeans yang aku gunakan saat itu, dan merasakan benda keras. Shit kemaluanku mengeras! Masa karena kenalan sama kakek-kakek di pagi hari bikin kemaluanku mengeras? Oh bukan, ternyata Handphone. Aku mengeluarkan Iphone 6+ milikku dari kantong, Oh iya sekilas info, aku membeli Iphone 6+ ini di OLemoticon-Shutup , Eh maap maap, di FJB Kaskus kok! Beneran.

Jam di Iphone menunjukkan pukul 06:47 AM, Sunday 19 July 2015. Tidak ada satupun pesan masuk, maklum, aku nggak punya banyak teman, di sini juga nggak ada sinyal sama sekali. Aku melihat Gideon bersenandung lagu aneh yang aku sama sekali belom pernah denger.

“Gideon, sekarang hari apa?” Tanyaku untuk memastikan

“Minggu” Sahutnya

Uh, syukurlah. Nggak ada yang salah berarti, Aku duduk tepat di hadapan Gideon, sejenak untuk menjernihkan pikiran, tanganku merenggang ke belakang tubuhku, dan rasanya seperti menyentuh sesuatu, aku nengok dan mataku tertuju pada sebuah Timbangan, benda yang semalam membuatku pingsan, lalu tiba-tiba..

Gideon berdiri dengan tergesa-gesa “Kita harus cepat!” Ia melepaskan ikatan kuda-nya, aku bingung ada apa sebenarnya. “Sepuluh, ah tidak, dua puluh!” Gideon memejamkan matanya, seakan dia punya kekuatan memantau untuk melihat jarak jauh. “Kalau tidak cepat, mereka akan membunuhmu!” Lanjut Gideon


“HAAAAAAH?” Aku bingung, apaan coba maen bunuh-bunuh ajee emoticon-Nohope

Bersambung.
Diubah oleh matt.r.r.walace 28-07-2015 22:02
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.