Kaskus

Story

marasa.lafiyaAvatar border
TS
marasa.lafiya
Marasa Lafiya itu Sakit Jiwa
Hi... Selamat malam kaskuser di sub forum tanpa Kasta, tanpa Ejekan, tanpa Tatapan Sinis, tanpa Makian, tanpa Perbedaan dan tanpa Penghakiman.

Marasa Lafiya,
Karakter nama yang aku ciptkan sendiri sejak 3 tahun terakhir (Mungkin) , aku ga terlalu ingat kapan menciptakan nama ini.
Nama ini ada didalam salah satu bahasa di dunia yang artinya " Pasien atau Sakit ".
Aku suka dengan karakter yang aku ciptakan ini, yang selalu memandang sesuatu dari sudut kesakitan, tak dianggap, tak dibutuhkan, tidak penting, tidak diajak, dan tidak masuk akal sehat.

Aku sadari semakin besar, tak bisa lagi menceritakan secara runut dan detail kejadian-kejadian waktu kecil, karna aku sudah lupa, sengaja melupakan dan tak pernah aku anggap ada (tapi itu terkadang).

Untuk diriku yang satunya, yang selalu dalam nyata, aku senang memilikimu,yang tak pernah berhenti bekerja keras, berjuang untuk yang dia mau sepanjang itu positif tidak merugikan siapapun dan ia selalu bisa mencapai apa yang dia mau. Terkadang aku mendapatinya kelahan, tak mengeluh, sarkasme, cerdas, punya banyak teman, ekspresive, humble, kritis, out of the box, cerewet, cuek dan keunikan lainnya yang tak ada dimiliki oleh wanita manapun, karna memang kita terlahir tak sama, berbeda.

Sementara aku adalah si anak kecil kesepian yang selalu mencari sosok Papa, yang belum tuntas di bangku kelas 2 SMP. Yang selalu mencari keramaian, yang setiap saat mengecek handphone dengan jumlah contact BBM 578 , Facebook lebih dari 2000 orang dan bisa dihitung pakai jari siapa yang perduli dengan aku. Terimakasih untuk Online Shop yang selalu menyapa setiap pergantian waktu, Pagi sista, Siang Agan, Sore Ladies, Malem All.
Aku yang selalu menghabiskan gajiku dengan jalan dan jajan, tak perduli seberapa enak atau tidak makanan itu , tak perduli baju ini butuh apa ingin, mau dipakai atau hanya nafsu, yang penting tak terfikirkan oleh ku, SAKIT APA, SEPI APA, KECEWA APA, dan HARUS BAGAIMANA !!!
Meninggalkan tempat keramaian, seperti Mall, Dan Angkringan adalah hal terberat ketika aku sudah berkuasa.

Tak terhitung seberapa sering dan selalu, aku bengong di jalan, melanggar lampu merah, lupa mengambil struk parkir, menangis di atas motor, menangis di tengah malam saat semuanya tidur, memaki , menampar, meludahi aku yang nyata dengan segala tindakan bodohnya.
Kasihan memang, tapi apa boleh buat, ia selalu melakukan kesalahan.

Nanti aku ceritakan, perlahan aku yang nyata bagaimana. Tentu kalau mood aku sedang tidak stabil seperti ini. Swingmood dalam waktu yang cepat itu menyakitkan terkadang melegakan.
Supaya ga bingung aku yang nyata adalah Marasa, dan yang aku yang saat ini menulis dengan putus asa adalah Lafiya.
Semoga aku konsisten bercerita pada kalian. Dan semoga juga kalian tidak bingung ketika kami berdua bercerita.

Selamat beristirahat.
Salam buat keluarga di rumah.


Ruang Sesak, 22 Juli 2015.
9.49 PM


BAGIAN DARI KEINGIN TAHUAN MU


YUGI ENTAH SIAPA DIA

- TISSUE DAN MATA
- MUNGKIN SEBUAH KEBETULAN
- MULAI DENGAN TANDA TANYA
- ADA SAJA APA SAJA PART I
Diubah oleh marasa.lafiya 01-08-2015 01:38
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
5.1K
57
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.1KAnggota
Tampilkan semua post
marasa.lafiyaAvatar border
TS
marasa.lafiya
#16
Mungkin Sebuah Kebetulan.

Pulang sekolah, kalian fikir itu tidak penting dan tidak mengasikkan kalau tidak nongkrong dulu? Adalah benar.
Selayaknya anak SMA yang tingkat kelabilannya tinggi, saling ngomongin temen, percayalah, rata-rata mereka yang mengaku SAHABAT pasti di belakang saling menjelekkan. Ckckckc... Percaya sama mulut manusia? Ga laki , ga perempuan? Sama aja. Makanya aku paling seneng curhat sama Allah, tanpa protes, tanpa bocor dan ga bikin malu, rahasia terjamin, dan kita terlihat paling tegar walaupun di belakangnya porak poranda.

Sambil menyerumput Pop Ice, dan membakar roti sendiri, aku sengaja mandiri, biar si ibunya ga terlalu kerepotan. Tapi sialnya mereka menganggap kalau itu ibunya aku yang jualan. Sampai aku protes, " Emak gue kayak Arab, kali !!!!! ".
Yugi mendadak sudah ada disampingku duduk.

Y : Hi dek, yang kemaren ngasih Tissue yah.
A : Oh iya, kenapa bang, udah gpp kan matanya
Y : Masih sih.. tuh merah, Semalam di bawa ke klinik, iya bener kata adek, itu kan kawat berkarat takutnya ya gitu.
A : Kan.. tapi bagus deh, cepet.
Y : Oh ya... Adek kelas 1 kan? 1 apa?
A : 1 C. (Jeda)
Y : Abang mau dong di bakarin rotinya. Ibu ini Mama kamu?
A : Bukan... cuma pengen mandiri aja, ibunya kasihan kerepotan.
Y : Oh gitu... adek bikinin yah...

Dan lagi, mata-mata perempuan-perempuan di tempat ini, bertanya pada ku penuh selidik. Kok bisa cowo se Ganteng Yugi, famous disekolah dan selalu dikelilingi cewe-cewe kece, sekarang lagi ngobrol sama seorang yang ga masuk dalam hitungan.
Hi... MARASA sadarkah kau, kalau kau adalah makhluk Tuhan yang pada semester awal di Bully satu kelas, tidak punya teman, dan ketika istirahat tiba, selalu keperpustakaan berkutat dengan buku fiksi, dan mengajak " BUNDA " penjaga perpus, sekaligus guru bahasa Indonesia itu setiap hari ngobrol soal sastra.
Syukur-syukur Tia dan Rizka mau mengajakmu berteman, atau nasibmu sama dengan Mitha dan Rian yang nggak sanggup di Bully akhirnya keluar dari sekolah.

" JARI TENGAH BUAT PELAKU BULLY, MEREKA NGERASA PALING SEMPURNA DAN HEBAT, PADA HARI INI MEREKA SAMPAH ! LIHAT MEREKA YANG DULU DI BULLY DI SEKOLAH SEKARANG JADI APA?! KALIAN BAHKAN MENGEMIS PEKERJAAN DARI MEREKA YANG DI BULLY DULU " .

MTQ , 2006
Kelas 1C, dekat Kantin

" .... Bandar Dunia Yang Madani "
Iya... itu slogan Kota Ku, belakangan sejak periode ke 2 kalinya Wako itu duduk sebagai orang nomor 1, ditambah " Yang Modern ".
Penduduk disini aslinya melayu. Terpinggirkan oleh pendatang, kotaku dulu bagian dari " Kota Madya " waktu masih menginduk ke provinsi Riau, bayangkan besar sekali wilayah Riau saat itu, sehingga ada istilah Riau daratan dan Riau Kepulauan. Atas perjuangan panjang sesepuh daerah di sini, akhirnya Riau Kepulauan sah menjadi Provinsi yang ke 32, dengan nama Provinsi Kepulauan Riau di bawah kepemimpinan ISMETH ABDULLAH, sebagai Gubernur, ber Ibukotakan TANJUNG PINANG (eks. Ibukota Riau, sebelum dipindahkan ke Pekanbaru ) dan kalian tau kan sekarang di Provinsi mana aku tinggal. 😁

Pukul 11. ... Saat pelajaran Kewarganegaraan. Persisi suasananya ketika aku mengetik tulisan ini di smarphone 11.08 AM.

Nata melempar kertas ke arah ku. Aku membukanya.
" Abang yang dari tadi di tiang depan kelas kita itu, manggil-manggil kamu, tapi kamu nggak ngelihat. "
Aku melihat ke arah yang dimaksud Nata, Yugi disana sambil melambai-lambaikan tangan seolah bilang " Hi... Sha ini aku, abang yang kemaren, sini aku mau ngobrol sebentar. "
Di jam pelajaran itu, aku meminta izin , untuk menemuinya, jujur ku katakan seperti itu ke Ibu Rose, dan beliau tidak memarahiku, (logikanya gila ganjeng bener ini anak, mau sekolah apa kegatelan). Alasannya nilai ku lebih dari rata-rata dikelas, baik afektif ataupun kognitif. (Yah.. Aku kangen beliau, yang sampai hari ini tak pernah bertemu lagi).

Yugi menarik tangan ku, dan membawa ke samping kelas.

Y : Oh kelas adek disini.
A : Iya , terus ngapain datang kesini?
Y : Mau main, liatin adek.
A : Adek-adek an kece di kelas satu yah... hahhaha... iya kelas ini terkenal dengan adek-adek cantik.
Y : Hahahaha... Ups.. modus terbongkar.
A : Terus ini mau ketemu sama siapa?
Y : Nggak tau pokoknya, sama adek.
A : Okeh... dikelas ini ada yang cantiknya kayak Nayshila Mirdad, namanya Neva, yang manis di pojokan sana, namanya Gie, yang lemah lembut, namanya Vera, yang imut namanya Tia, dan wajah nice itu namanya Rizka.
Y : Adek kenal semua ?
A : Iya. Tapi nggak terlalu dekat, paling cuma sama Tia dan Rizka, kalau Vera, Neva dan Gie, suka curhat kalau lg patah hati aja, kalau lagi seneng-seneng sama gengnya. Mereka punya geng pakai beloved2 Gie, apalah gitu, membawa budaya di luar sono ke sini.
Y : Kalau Tia dan Rizka gimna?
A : Tia dan Rizka yah, kenapa? Demen?
Y : Rizka beberapa hari yang lalu berpapasan gitu di kamar mandi.
A : Oh gitu. Ngerti.
Y : Bilang , kalau abg kirim salam.
A : Okeh...
Y : Udah masuk kelas sana.

Ketika aku masuk kelas, mata cewe-cewe itu melihat ke arah ku, akunya mah santai aja, nggak ada urusan dengen mereka yang dlu pernah ikut2 bully aku disemester awal. Salah satunya Fitria dan Puspita,

F : Tadi itu... Yugi kan,anak 2 Ips 1
A : Iya
P : Kok bisa kenal.
A : Kebetulan kok
F : Tadi kamu yang keluar nyamperin?
A : Nggk, dia yg datang pengen ngobrol
F : Ngobrolin apa?
A : Kenalan katanya.

Dalam hati, mampus gila, ini dua orang idot sedang nanya-nanya penasaran!

Aku berdiri menempel pada penyangga koridor, ditangan kanan ku sepetak tahu ini yang baru saja au gigit, tangan kiriku menggenggam kertas ulangan biologi dengan nilai E - , karna aku yang terlalu baik memberikan jawaban kepada teman sebangku ku yang tak bisa apa-apa. Aku menyesal memberikan jawaban atas dasar kasihan. Aku memandangi genangan air didepanku, ada beberapa ana kecebong sedang berenang.

Mendadak...
T : Hi Sha... bengong deh.
A : Iyah... kepikiran nilai E - ini.
T : Terlalu baik sih, tp kan masih ada remidial.
A : Tadi udah nanya , ibunya bilang ga bisa.
T : Loh kok gitu?
A : Nggak tau, sial banget deh, itu guru juga ngerasa jago bener soal nilai, toh juga biologi ini ga bakalan bisa di bawa ke masyarakat umum. Yang mereka tau cuma urusan perut.
T : Hus... jangan gitu.
A : Aku juga udah jelasin atas dassr kasihan,dan aku minta maaf, loh malah di bentak, dan tadi ditambah lagi di kelas ketika beliau menarik paksa kertas aku, dan langsung ngasih nilai E- , sial, serasa gitu yah aku bakalan masuk IPA. Dan mulai hari ini aku mulai ga suka sama dia, ih gila mohon maaf Allah jika kali ini aku ngeledek ciptaan Mu, udah ngajarnya lemot, suaranya kecil dan anak-anak di belakang suka ngeledekin tau ga. Kerasa deh gimna keselnya.
T : Sha, lagi kesel jangan melebar kemana-mana.
A : Lagi hamil juga jgn sensian, toh si Lana si Ripo sama Vian, Fitria, Puspita dan Nia kenapa ga ditarik juga? Jelas mereka buka buku dibawah meja, kenapa harus aku yang diperlakukan ga adil, semoga juga ga ada keadilan untuk beliau.
T : Haaa...haha.. kamunya lagi apes Sha.. eh tadi aku ngelihat kamu ngobrol sama Yugi yah.
A : Iya, kirim salam sama kamu katanya sama Rizka juga.
T : Tau ga yg di lapang basket tempo hari, yang aku sama Rizka hebring, itu, ya Yugi.
A : Oh gitu... serius aku kenal Yugi juga karna kebetulan dia butuh tissue, matanya berdarah.
T : Haaa... hhaha... kok bisa yah. Kebetulan kali yah.


Awal tahun, 2006
Tarikan tangan pertama tanpa rasa.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.