- Beranda
- Stories from the Heart
I SWEAR THIS TIME I MEAN IT
...
TS
bukanpemainbaru
I SWEAR THIS TIME I MEAN IT

Oke, sebelum gue mulai, gue mau minta izin kepada Moderator dan para pembaca setia forum SFTH untuk menceritakan kisah gue
Berbekal pengalaman dari membaca banyak novel novel terkenal dan kisah kisah yang sangat inspiratif dari para kaskuser seperti "Have I Told You Lately That I Love You" karya bang Nanda, "Sepasang Kaos Kaki Hitam" milik om Ari, "You Are My Happiness" cerita mas Baskoro, serta cerita lainya yang melecut nyali gue untuk membagi kisah gue.
Gue ingin mengutarakan sebuah kisah yang ada di ingatan gue, sebuah cerita cinta masa lalu gue yang membuat gue bisa berada disini dan selalu membuat gue bersyukur karena Tuhan telah memilih gue untuk mengalaminya
Nama tokoh disini gue samarkan dengan alasan menjaga privasi masing masing. Jika ada kesamaan alur cerita, nama tokoh, dan tempat gue minta maaf. Selamat membaca 

Quote:
Diubah oleh bukanpemainbaru 11-08-2015 21:00
junti27 dan anasabila memberi reputasi
3
86.5K
488
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bukanpemainbaru
#35
PART 7
Mutia... Nama itu masih teringat di kepala gue. Cara dia menyebutkan namanya, dengan polosnya dia menyebutkan namanya pertama kali ke gue, cara dia dengan lembut memperkenalkan diri, gue masih mengingatnya. Sampai saat ini
Gue membisu. Gemeteran, gak gue sangka dia memperkenalkan dirinya tanpa gue minta
Gue diem. Cewek secantik Mutia muji gue, walaupun gue cuma dipuji konyol dan lebih mengarah ke dungu, tapi gue bahagia.
Gue lihat dia sedikit menundukan kepalanya, menandakan dia sedang malu. Berbeda dengan muka gue yang selalu malu... maluin. Setelah beberapa saat salting dan diem dieman, gue dan Mutia memutuskan untuk kembali ke kelas masing masing, gue berpamitan dan pergi ke kelas, tapi dia memanggil gue lagi
Quote:
Gue membisu. Gemeteran, gak gue sangka dia memperkenalkan dirinya tanpa gue minta
Quote:
Quote:
Quote:
Gue diem. Cewek secantik Mutia muji gue, walaupun gue cuma dipuji konyol dan lebih mengarah ke dungu, tapi gue bahagia.
Quote:
Gue lihat dia sedikit menundukan kepalanya, menandakan dia sedang malu. Berbeda dengan muka gue yang selalu malu... maluin. Setelah beberapa saat salting dan diem dieman, gue dan Mutia memutuskan untuk kembali ke kelas masing masing, gue berpamitan dan pergi ke kelas, tapi dia memanggil gue lagi
Quote:
Diubah oleh bukanpemainbaru 26-06-2015 22:17
0
: “Eh... apa?” gue membalikan badan dan melihat dia
: “Aku pindahan dari Kendal, baru aja pindah kelas 3 ini”
: “Ohh yaya” gue jadi kikuk lagi
: “Dasar cowok kurang ajar” ketus dia
: “Eh eh, kurang ajar? Kenapa?” kata gue bingung
: “Responya cuma gitu doang? Mana gak ngenalin balik, yaudah aku pergi” kata dia sambil membalikan badan dia
: “Eh eh jangan pergi duluu” respon gue sambil ingin memegang tanganya agar dia gak pergi, seperti di agedan sinetron india yang gue tonton dengan pembantu gue, tapi fail, tangan gue malah memegang tangan gue yang lain 
: “Iya udah tau, udah liat name tagmu kok, wek” canda dia
: “Trus kenapa kamu masih nanyaa”
: “Mastiin aja, kali aja itu kamu nyolong bajunya, lagipula muka cabul gitu masa namanya Timmy, kebagusan” ledek dia
: “Iya juga ya” muka gue emang gak pantes untuk dipanggil Timmy
: “Awalnya aku kira kamu anak tunggakan cabul bajingan yang suka nggodain adek kelas, habis mukamu udah cabul, tua tapi masih pake celana SMP, eh ternyata aku salah”
: “Eh hehe makasih ya”
: “Makasih juga tadi udah jadi payungku hehe”
: “Eh Kak Tim ..”
: “ Iya?”
: “YA ENGGAK LAHH-__-“