Kaskus

Story

twinrosesAvatar border
TS
twinroses
Cerita Suami Galau & Istri Kepo
Assalamualaikum Wr Wb


Penghuni forum SFTH, Sr,, Para Ts, dan tentu saja Momod tercinta, setelah beberapa bulan ikutan galau, termehek mehek, ketawa guling guling akibat baca thread SFTH, saya memutuskan untuk ikutan berbagi kisah hidup saya. Boleh kan? emm boleh donk, kalau gak di bolehin saya tetep nulis kok emoticon-Hammer

WELL,,, Ini adalah kisah nyata yang saya permak sedemikian rupa sehingga menjadi cerita fiksi (bagian saya ganteng, tetep nyata kok emoticon-Coolsaya berperan sebagai seorang suami (ganteng) yang galau karena belum tuntasnya kisah masa lalu, yang berjuang keras untuk membuktikan keputusan saya menikah bukan lah hal yang salah.

Tidak ada peraturan khusus dalam thread ini, Grand rules KASKUS dan SFTH tetep berlaku loh ya.... Kalo kalian mau kepo? kepoin sepuas kalian, karena di sini, di tempat saya tinggal hanya ada dua orang yang mengenal KASKUS ( Saya dan temen saya; orang yang mengenalkan Kaskus pada saya)

Lets Roll..... Cerita Suami Galau & Istri Kepo

Spoiler for Indeks:
Diubah oleh twinroses 21-01-2016 12:57
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan anasabila memberi reputasi
2
123K
480
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
twinrosesAvatar border
TS
twinroses
#175
Encounter
Sekitar jam 7malam saya baru sampek ke kost saya. Akhirnya

Letaknya sekitar seratus meter dari gang. Sebuah rumah kecil dua lantai yang di sulap menjadi kos2an kecil berisi 7 kamar dan satu mushola di lantai bawah. Semua terdengar normal kan? Kecuali setelah saya sebut kan kalo lantai dua itu sebenarnya hanya sebuah loteng dan kamar kosan saya berukuran 1,5 x 2 meter.

Masih kurang? Kamar itu di isi dua orang. Jadi kalo tidur kita harus 'mlungker' agar tempatnya cukup

Masih kurang juga? Teman sekamar saya orangnya radak stres (Pak Tarno, anda sudah sehat kan?) Beliau ini kalo tidur tidak mendengkur, tapi tangan kananya selalu menggaruk2 rambut belakang telinga... sampai botak di bagian itu emoticon-Berduka (S)

Dan yang paling mengenaskan kamar atas itu kalo hujan bocornya gak ketulungan. Gentengnya bocor, dindingnya tembus. And the best part is.... kamar saya letaknya tepat di atas kamar mandi. Jadi kalo ada yang boker baunya pasti masuk kamar saya semua....

Amazing!!!! emoticon-Berduka (S)

Rumah tua, lantai dan dinding yang terbuat dari kayu lapuk. Ditambah bocor yang kemudian memunculkan bau yang ah... plus bau kamar mandi dan gak ketinggalan, teman sekamar yang stres... Ampuni Baim ya Tuhan...

"Loh... nak Iwan hari pertama kerja kok sudah lembur?" Tanya ibu kost yang barusan saya ketahui bernama Bu Legiman dengan ramah.

"Eh iya Bu, bukan lembur tapi tadi di ajak Mas Gundul buat jalan2 dulu" gak mungkin saya jawab kalo saya nyasar kan?

Tidur.... di kamar sempit... bau orang boker di bawah sana sukses membuat saya bangun lebih awal. Saya berangkat kerja lebih awal, emm... to tell you the truth... saya bahkan tidak tahu nama pabrik kemarin saya bekerja... jalan ke sana apa lagi... emoticon-Hammer

Saya memakai jean hitam, hoodie abu2 yang saya pakai penutup kepalanya, sepatu kets warna hitam, masker dan sarung tangan. Dengan tekat baja saya berangkat hari ke dua kerja!! Cemungud emoticon-Metal:

Satu2nya hal yang saya ingat mengenai tempat saya bekerja cuma gang pertama masuk. Selain itu tidak ingat sama sekali. Dan untuk tempat saya bekerja... saya taunya saya bekerja di pabrik kayu dan di sini, di kompleks margomulyo ada puluhan pabrik kayu. Eh... Nama pabrik saya Kayan... apa gitu. Clear... gang ke dua, pabrik kayu dan PT Kayan. Lets Rol..

Singkat cerita saya sudah sampai di tengah2 kompleks pergudangan. Ya, saya tersesat (lagi)

entah berapa kali saya bolak balik, jungkir balik, salto dan apa-lah. Akhirnya saya stuck di tengak perempatan (saya di bagian pinggir perempatan kok) . Dan coba mempraktekan apa yang sedari tadi di praktekan oleh orang2 yang tidak bawa kendaraan, nebeng

Entah berapa kali saya melambaikan tangan saya ke pengendara motor, saya lelah. Sampai kemudian seorang pengendara moge menggunakan helm fullface berhenti di sebelah saya. Memberikan gestur 'naik!'. Saya sih... ngikut

Tau gak, itu pengendara motor tuh coool banget emoticon-Malu (S). Wangi pula... ya Alloh..jadi pengen ganti kelamin... #eh...

"Mas kerja di mana?" Loh kok suaranya lembut emoticon-Kagets

"Eh anu... saya lupa" emoticon-Malu

"Loh kok?" Dia kemudian menepikan motornya. Membuka helem.

Pingsan!!

Ternyata cewek sodara2...cakep emoticon-Genit memakai jilbab tapi kok... kendaraanya moge? Kombo macam apa ini? Semi tomboy? emoticon-Hammer

"Mas kerja di pabrik apa?" Dia meletakan helemnya di spion

"Emm... pabrik kayu" emoticon-Malu (S) asli ini kok saya yang blushing, siapa yang laki sih!!? Ardgggh

"Pabrik kayu mah banyak Mas, nama pabriknya maksud saya" emoticon-EEK!

"Ek..oh.. Kayan..kalo gak salah Mbak"

"Ayu, nama saya Ayu" sambil mengulurkan tangan "kayan ya.. kayan satu atau kayan dua?"

"Loh.. kayan ada banyak? Saya... gak tau" emoticon-Malu

"Banyak Mas, yang di kompleks sini saja ada tiga...emm Mas kalo bener2 lupa, mari ikut saya saja. Saya juga bekerja di Kayan. Tapi Kayan satu. Nanti di sana saya tanyakan ke manajemen, Mas masuk karyawan sana atau tidak" dia mengambil helem, kemudian duduk di jok bagian belakang. Saya bengong

"Mas gak malu dandan kayak gitu di bonceng sama cewek?"

"Hoh..wokey!"

Sekitar sepuluh menit kemudian saya sampai di tempat Ayu bekerja. Dan beruntungnya tempat ini juga tempat saya bekerja. Saya memarkirkan motor dipojok timur, sebelah bagian finishing

"Thanks banget ya.." saya turun kemudian memasang standart ganda. Saya membuka masker dan mengulurkan tangan "Saya Iwan"

"Iya Mas, sama2" emoticon-Malu (S)

Wow.. dia memerah.. terpesona kegante*gan saya kah? emoticon-Metal:

Itu lah awal pertemuan saya dengan Ayu. Cewek setengah tomboy pengendara moge yang akan membumbui cerita ini menjadi seperti ftv. Wanita yang kemudian hari membuat saya berurusan dengan preman. Yang membuat saya hampir menemui ajal. Dan...tentu saja... membuat saya galau maksimal dengan kado sialanya..

"Mbak makan sini ya" ucap saya kepada mbak2 penjaga kantin

"Pake sayur apa Mas?

"Lodeh Mbak, emm jangan di kasih ayam ya, emm telor juga jangan"

"Lauknya apa Mas?"

"Sambel aja Mbak"

"Mas vegetarian?" emoticon-Bingung (S)

"Gak kok Mbak"

"Lha ini?" Menunjuk piring saya yang isinya cuma nasi, terong sama sambel

"Saya gak vegetarian kok, cuman... dompet saya" emoticon-Malu (S)


Diubah oleh twinroses 21-06-2015 20:44
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.