Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465.8K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.8KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#600
F Part 25
Ani, siapa kira gue bakal menyukainya. Ani tuh perbaduan bloon dan innocent bagi gue. Dia tuh sering udik juga terkagum dengan hal yang sebenarnya biasa saja… bolot kali ya.. tapi dia juga itu bikin gue gemesin oleh kepolosannya. Ani, suatu hari nanti gue bakal cubit pipi lu.
Mood gue sedang bagus hari ini, teman-teman gue yang mendadak jadi wartawan terus saja menanyakan gue darimana kemarin pas ultah. Ya, gue bilang aja jujur, mereka itu semua penjahat teganya melupakan hari kelahiran gue. Awalnya gue mau pura-pura ngambek, tapi sayang bakat akting gue gak ada, jadi pasti mudah ketahuan. Tapi, anehnya teman-teman gue malah minta maaf ke gue. Sebagai gantinya, kata mereka, mereka mau nraktir gue hari ini jajan apapun.

Yasudah, istirahat gue seperti biasa nangkring di kantin. Gue pengen makan apa pun, gue mau jadi ratu seharian pokoknya. Gue tunjuk sana tunjuk sini perintahkan teman-teman gue untuk membawakan gue satu porsi nasi goreng, satu gelas jus jambu, dua buah citato, 3 beng-beng. Hahahaha, puas dah…

Citato dan beng-beng mau gue bawa ke rumah…

Thank you girls…

“Kak.. Fe?” Tanya Reza..

masih inget Reza? Teman sekelasnya ani. Anak dengan penampilan slengean baju dikeluarin rambut acak-acakan ini menghampiri gue ketika sedang asyik mengobrol berama teman-teman gue.

“Apa za?”

“Aku… mau nanya kak…”

Gue perhatiin nih anak kok gelisah gitu ya, gugup.

“Apaan?”

“Itu Ani udah punya cowok belom….?”

DUARRR…..

Eh, hening deh.

Semua orang yang berada di meja gue, termasuk gue sendiri langsung terdiam mendengar perkataan Reza.

“Hah….?” Kompak gue, Andrea, Dania, keheranan.

“Eh.. gak jadi deh kak..” Reza langsung kabur begitu saja.

“Itu siapa deh Fe?” Tanya Andrea.

“Temen sekelas Ani, anak buah gue di eskul.”

“Aneh…”

“Bawaan dari lahir anehnya.” Cetus gue.

“Hahahaha, tapi sumpah itu tadi nanya nya, bikin kita shok gitu..”

“Iya yah, bener juga ya.. Si Ani udah punya cowok belum ya?” Ujar gue.

“Bukannya Bram?” Kata Dania.


“Idih..konspirasi itu mah… Lagian gue jadi penasaran deh,”

“Apaan yang konspirasi?” Tanya Dania.

“Ada deh.. pokoknya Bram itu bukan cowok Ani.”

“Oyah?”

“He eh.”

“Tau darimana?”

“Kan gue yang bilang, pokoknya yang gue bilang itu udah pasti teruji kebenarannya.”

“Iya, kanejng Ratu.”

“Nah gitu sip!”

“Tapi Aniii.. cantik juga loh, masa gak ada yang rebutin dia?” Ujar Dania.

“Kurang pemasaran.” Kata gue asal.

“Bisa jadi…” timbal Andrea.

“Pasarin dong Fe.” Kata Dania.

“Idih buat apaan…OGAH”

“HAHAHA…”


***


Malam minggu sesuai janji, ibu bakal mengajak gue buat makan-makan. Kita pergi bertiga, gue, ibu, dan si Ani. Sepertinya memang hari Sabtu adalah hari keberuntungan gue. Semua orang pada baik-baik.

“Silahkan kalian makan sepuasnya…” Kata Ibu.

“Bu… aku ingin sesuatu?” Kata gue

“Apa sayang..?”

“Beliin hp baru dong bu..” kata gue

“Emang yang kemarin kemana?”

“Aku buang.” Jawab gue tanpa bersalah

“Hah?” Ani dan ibu kaget.

“Kamu ini… kenapa dibuang..?”

“Hehehehe…” Gue senyum cengegesan

“Ah.. kamu mah suka gitu dari dulu juga, gak apik sama barang teh. Yauda ibu beliin hp yang monokrom aja ya?”

“Lah.. kok gitu sih bu. Kan aku baru saja ulang tahun.”.

“Salah sendiri kenapa dibuang.”

“Yaaa.. kan aku kesel, gak ada yang inget ultah aku.”

“Gimana yaa….? Hmm..” Ibu memegang dagunya seolah-olah sedang berpikir.

“Ani beliin gak ni?” Ibu nanya ke si Ani

“Eh…eh… ya terserah ibu…” Jawab si Ani

“Ibu sih terserah ani.” Ibu senyum.

“ANIII!!! Bilang aja IYA BELIIN!” Gue memaksa Ani

“Hmm.. gimana ya bu?”

“Kalian berdua JAHAT!!”

“HAHAHAHA..” Tawa jahat Ani dan ibu.

“Ayolah Ni, AWAS kalau bilang nggak.” Gue mengancam Ani.

“Bu aku diancam?” Tanya Ani ke ibu dengan tampang innocent

“AWAS Ni, kak Fe buas loh..” Ledek ibu.

“Takut bu ah, takut dimakan.” Nada bicara Ani dibuat-buat.

“Kalian tega, emangnya aku ini singa?”

“Iya.”

“Iya aku ini singa NI?”

“Bukan-bukan ih..mana ada singa cantik kayak kak Felisha.” Pujian palsu Ani.

“Terus?”

“Iyaaaaaa… Bu, beliin kak Fe, Hp baruuu..” Jawab Ani.

“Nah gitu dong, itu baru ade gue !!”

HAHAHA akhirnya yesss.

“Hahaha.. baiklah, asal jangan yang mahal-mahal, takut dibuang lagi.” Jawab ibu.

“Siappppp !”

“Eh.. Ani ada yang titip salam..” Kata gue ke Ani.

“Wah siapa tuh Fe?” Tanya ibu.

“Ani udah punya pacar Bu.” Kata gue lagi. Giliran gue nih mau ngerjain Ani.

“Ciyeee. Gak bilang-bilang nih Ani ke ibu.” Kata ibu.

“Iya nih, Bu. Aku juga kaget… pacarnya 2 loh Bu.“

"Wah? Ani banyak ya pacarnya..."

“Ih.. apaan, kak Fe bohong bu.”

“Bohong darimana, tadi pacarnya nitipin salam ke aku loh ni di kantin.”

“Pacar siapa?” Ani tampaknya kebingungan.

“Ya pacar kamu lah…”

“Aku gak punya pacar kak, sumpah.”

“Ah.. masa sih?” Goda gue.

“Demi tuhan kak.”

“SSSTTT.. ah, jangan maen sumpah-sumpahan.” Potong ibu.

“Anak ibu, belajar yang bener dulu, jangan mikirin pacar-pacaran.” Tambah ibu lagi.

“Ani.. udah mulai pacaran bu …” Kata gue lagi.

“Siapa sih kak…”

“Ada deh mau tau aja… Hahahaha…”
itkgid
itkgid memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.