- Beranda
- Stories from the Heart
I Am (NOT) Your Sister
...
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465K
3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
natashyaa
#594
A Part 25
Ternyata kemarin kak Fe tuh pergi ke rumah ibunya ibu, wah aku belum pernah kesana sih, di daerah priangan timur katanya. Jauh juga, tapi aku pengen kesana soalnya belum pernah. Hehehe.
Kadang aku heran sendiri, ada ya orang seperti kak Fe, tindakanya gak ketebak, satu sisi dia bisa sangat manis dan baik banget, satu sisi dia bisa sangat-sangat (…..isi sendiri). Dia tuh one of million kayaknya.
Sebagai ganti pesta yang gagal kemarin, ibu mengajak aku dan Kak Fe untuk makan malam di sebuah restauran malam minggu nanti. Baru pertama kalinya semenjak aku bergabung dengan keluarga ini aku makan di luar. Ayah belum pulang, jadi hanya kami bertiga saja.
“Silahkan kalian makan sepuasnya…” Kata Ibu.
Wah enaknya malam ini makan enak di traktir.
“Bu… aku ingin sesuatu?” Kata Kak Fe.
“Apa sayang..?”
“Beliin hp baru dong bu..”
“Emang yang kemarin kemana?”
“Aku buang.”
“Hah?” Aku dan ibu kaget.
“Kamu ini… kenapa dibuang..?”
“Hehehehe…”
“Ah.. kamu mah suka gitu dari dulu juga, gak apik sama barang teh. Yauda ibu beliin hp yang monokrom aja ya?”
“Lah.. kok gitu sih bu. Kan aku baru saja ulang tahun.” Kak Fe cemburut, menaruh dagunya di meja.
“Salah sendiri kenapa dibuang.”
“Yaaa.. kan aku kesel, gak ada yang inget ultah aku.”
“Gimana yaa….? Hmm..” Ibu memegang dagunya seolah-olah sedang berpikir.
“Ani beliin gak ni?” Ibu nanya kepadaku.
“Eh…eh… ya terserah ibu…” Jawabku
“Ibu sih terserah ani.” Ibu senyum.
“ANIII!!! Bilang aja IYA BELIIN!” Kata Fe kepadaku.
“Hmm.. gimana ya bu?”
“Kalian berdua JAHAT!!”
“HAHAHAHA..” Tawa aku dan ibu.
Tumben-tumben aku ngelihat kak Fe manja begini seperti anak kecil. Emang nih kak Fe kayaknya punya banyak kepribadian.
“Ayolah Ni, AWAS kalau bilang nggak.” Kak Fe.
“Bu aku diancam?” Aku melihat ibu seolah orang yang sedang bersalah.
“AWAS Ni, kak Fe buas loh..” Ledek ibu.
“Takut bu ah, takut dimakan.” Aku ngeledekin juga.
“Kalian tega, emangnya aku ini singa?” Muka kak Fe makin tambah bete.
“Iya.” Jawabku.
“Iya aku ini singa NI?”
“Bukan-bukan ih..mana ada singa cantik kayak kak Felisha.” Kataku.
“Terus?” Dia menaikan alisnya.
“Iyaaaaaa… Bu, beliin kak Fe Hp baruuu..” Ucapku semangat.
“Nah gitu dong, itu baru ade gue !!” Kak langsung memeluku.
“Hahaha.. baiklah, asal jangan yang mahal-mahal, takut dibuang lagi.” Jawab ibu.
“Siappppp !”
Dinginya kota kembang menjadi hangat karena malam ini benar-benar menyenangkan bagiku, family time banget, kita bertiga ngobrol-ngobrol, bercanda, dan diskusi. Ibu walaupun sedang sakit, tapi gak keliatan sakitnya, dia nampak enjoy dan ceria, begitu juga kak Fe yang benar-benar berbeda malam ini. Malam ini kami juga membahas masa depan kak Fe, asal tahu saja sebentar lagi kak Fe akan kuliah, dan kak Fe sendiri bingung mau dilanjutin kemana. Menurutku dengan kemampuan kak Fe, dia pasti bisa kuliah dimana saja. Ah… pokoknya selain bikin happy, malam ini bikin aku merasa jadi lebih dekat menjadi bagian dari keluarga kak Fe dan ibu.
0
