Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Saham
3.8KThread•1.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ipotindonesia
#4985
Market Brief: Global Mixed, IHSG Minim Katalis Positif
Bursa saham Asia pagi ini dibuka bervariasi, mencari sinyal arah pergerakan indeks setelah mengalami penurunan sepanjang hari kemarin dan minimnya petunjuka dari bursa saham Eropa dan AS. Indeks Shanghai Composite dibuka anjlok 1,8%, dan memperkecil penurunan menjadi 0,76% ke level 5.074.60 pada pukul 9:05 WIB. Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 menguat 0,24% ke level 20.144,86. Sementara indkes ASX 200 Australia menguat 0,15% ke level 5.479,70.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih akan mengalami tekanan terpengaruh oleh sentimen di bursa global. Analis mengatakan, pasar masih menyisakan potensi pelemahan sambil menantikan technical rebound setelah mencapai kondisi jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, masih minimnya katalis positif dan tekanan jual yang cenderung masih meningkat diperkirakan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixed dengan kecendrungan melemah, support 4.835 dan resist 4.980. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ICBP [ICBP 13,000 100 (+0,8%)], BBRI [BBRI 10,575 100 (+1,0%)], BMRI [BMRI 10,000 50 (+0,5%)] dan UNVR [UNVR 40,800 1100 (+2,8%)].
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di Wall Street pagi tadi ditutup dengan sedikit melemah cenderung mendatar, dengan membukukan penurunan tipis pada sejumlah indeks saham utama. Hanya indeks S&P 500 yang mencatatkan penguatan. Investor mencermati pemulihan imbal hasil obligasi dan indikator ekonomi yang dinilai akan mempengaruhi keputusan The Fed rate, dalam pertemuan The Fed pekan depan. Investor juga memperhatikan perkembangan negosiasi utang Yunani. Analis mengatakan hasil survei lapangan pekerjaan April menunjukkan adanya pembukaan 5,376 juta pekerjaan baru, tertinggi sejak Desember 2000, mengkonfirmasi optimisme pasar tenaga kerja yang akan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan menekan pasar ekuitas.
Dow Jones Indutrial Average turun tipis 0,01% (-2,51 poin) menjadi 17.764,04.
S&P 500 naik tipis 0,04% (0,87 poin) menjadi 2.080,15.
Nasdaq Composite melemah 0,15% (-7,76 poin) menjadi 5.013,87.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stock Exchange melorot 1,83% menjadi US$23,56.
Perdagangan saham di bursa utama Eropa tadi malam berakhir dengan mencatatkan penurunan pada semua indeks saham utama, seiring dengan mandeknya prospek perundingan utang Yunani. Sambil menyerahkan dua proposal baru skema reformasi ekonomi, Perdana Menteri Yunani mengingatkan gagalnya perundingan utang akan menyebabkan kolapsnya zona euro. Kejatuhan harga saham HSBC dan Deutsche Bank, menyusul kemelut di dua bank besar Inggris dan Jerman itu, menekan laju indeks FTSE 100 dan DAX.
FTSE 100 London terpeleset 0,53% (-36,24) ditutup di level 6.753,8.
DAX Frankfurt melorot 0,58% (-63,63) ke level 11.001,29.
CAC 40 melemah 0,15% (-0,74) menjadi 4.850,22.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar terhadap sebagian besar mata uang utama dunia pagi tadi melemah menjelang rilis laporan penjualan ritel Mei AS. Lemahnya penjualan ritel dalam beberapa bulan terakhir menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi AS, sehingga meredam ekspektasi pasar akan kenaikan The Fed rate sebelum September. Investor juga mencermati krisis utang Yunani, setelah Athena mengajukan dua proposal tambahan kepada kreditor internasional sebagai upaya mencegah berlanjutnya krisis keuangan dalam beberapa pekan mendatang. Indeks dollar, yang mengukur nilai tukar greenback terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS turun 0,11 persen menjadi 95,195.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot
![kaskus-image]()
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di bursa berjangka New York Mercantile Exchange pagi tadi menguat, didorong sentimen positif para trader menyambut laporan cadangan minyak AS di tengah proyeksi penurunan produksi minyak AS pada semester kedua 2015. Para analis memperkirakan rilis laporan mingguan cadangan energi komersial domestik AS hari ini akan menunjukkan pasokan yang lebih rendah. Departemen Energi AS memproyeksikan produksi minyak AS berada di level 9,6 juta barel per hari sepanjang Mei, dan "umumnya menurun" hingga awal 2016. Di bursa London, harga minyak mentah Brent North Sea juga menguat, terpengaruh penurunan nilai tukar dolar.
Harga minyak mentah WTI, untuk pengiriman Juli melonjak US$2 menjadi US$60,14 per barel.
Harga minyak mentah Brent untuk penyerahan Juli melompat US$2,19 menjadi US$64,88 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi menguat, terangkat oleh spekulasi investor bahwa Federal Reserve kemungkinan menaikkan suku bunga, sambil menunggu rilis data penjualan ritel AS. Para analis mengatakan investor ingin memastikan bahwa laporan penjualan ritel Departemen Perdagangan AS, dan laporan klaim pengangguran mingguan menjelang akhir pekan ini akan memperlihatkan data positif.
Harga emas untuk pengiriman Juni naik US$6 menjadi US$1.193 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi US$1.193 per ounce.
Sumber : https://www.ipotnews.com/index.php?j...=#.VXeiTFKrFpQ
Market Break: Unilever Turut Dongkrak Laju IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke zona hijau pada jeda perdagangan hari Rabu (10/6) setelah menguat +1,3% (+66 poin) ke level 4965,78 poin.
Indeks LQ45 naik +1,85% ke posisi 854. Jakarta Islamic Index (JII) menguat +1,94% ke posisi 668 poin. Indeks Kompas 100 naik +1,69% ke level 1.077 poin. IDX30 naik +1,75% ke level 442 poin.
Total transaksi Rp2,489 triliun dengan volume trading sebanyak 2,524 miliar saham. Investor asing mencetak net sell (jual bersih) -Rp213 miliar.
Sektor:
Agri +0,07%
Mining +0,85%
Properti +1,18%
Infrastruktur +1,00%
Finance +1,06%
Trade +1,73%
Manufaktur +1,85%
Consumer +2,62%
Basic ind +1,72%
Misc-ind +0,37%
Seluruh sektor saham menguat pada penutupan trading sesi siang. Kelompok saham consumer menguat paling signifikan.
Saham-saham consumer yang menguat di antaranya: GGRM +0,17%. ICBP +2,33%. INAF +2,88%. INDF +2,27%. KAEF +3,63%. KLBF +2,43%. MBTO +4,96%. UNVR +4,22%. SIDO +3,81%.
Kelompok saham trade dan industri dasar (basic-ind) menjadi sektor yang ikut mendongkrak laju IHSG. Saham-saham trade yang menguat seperti ACES +1,61%. AKRA +6,31%. AMRT +4,50%. EMTK +1,53%. MSKY +8,73%. MNCN +13,04%. Sementara emiten-emiten basic-ind yang positif adalah: CPIN +3,73%. APLI +4,0%. INTP +1,57%. SMGR +1,99%. WTON +1,99%.
Bursa Asia
Pasar saham regional Asia bergerak variatif pada jeda perdagangan hari Rabu (10/6).
Indeks Nikkei 225 naik +0,38% (+77,25 poin) ke posisi 20.173,55 poin.
Indeks Hang Seng menguat +0,21% (+55,98 poin) ke posisi 27.045,05 poin.
Indeks Shanghai melorot -0,45% (-22,82 poin) ke posisi 5.090,71 poin
Indeks Straits Times Singapura rebound +1,1% (+36 poin) 3.331 (12.00 WIB)
Sumber : https://www.ipotnews.com/index.php?j...g#.VXfYBlKrFpQ
Market Summary: Saham MNC Grup Bersinar, IHSG Naik +0,7%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melaju ke zona hijau setelah naik +0,7% (+34 poin) pada penutupan trading hari ini, Rabu (10/6).
Indeks LQ45 naik +1,25% ke posisi 849 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik +1,84% ke posisi 668 poin. Indeks Kompas 100 naik +1,08% ke level 1.070 poin. Indeks IDX30 menguat +1,10% ke level 439 poin.
Total transaksi Rp4,987 triliun. Volume perdagangan 4,922 miliar saham. Investor asing dalam posisi jual bersih (net sell) sebesar -Rp488 miliar.
Sektor
Agri -0,08%
Mining +0,31%
Properti +0,17%
Infrastruktur +1,01%
Finance -0,31%
Trade +1,48%
Manufaktur +1,71%
Consumer +2,67%
Basic-ind +1,32%
Misc-ind +0,05%
Sektor consumer menjadi penopang utama IHSG setelah pada kemarin turun paling buruk dan menjadi sasaran jual pemodal asing. Harga saham emiten consumer GGRM menguat +0,52%. INDF +2,65%. KAEF +2,07%. KLBF +2,13%. MBTO +2,13%. UNVR +4,16% dan SIDO +0,95%.
Kelompok saham trade menjadi penunjang IHSG berikutnya. Saham-saham dalam kelompok usaha MNC Grup menjadi lokomotif penguatan saham sektor trade seperti yang terjadi pada saham BMTR +15,2%. MNCN +13,0%.
Dari 10 sektor hanya sektor finance dan agri yang bergerak negatif. Saham finance yang melemah di antaranya BNI -0,9%. BRI -0,7%. Bank Mandiri -0,8%.
Nilai tukar rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp13.316 per USD.
Bursa Asia
Mayoritas indeks regional Asia ditutup negatif. Pernyataan bank sentral Australia dan Jepang bahwa suku bunga the Fed di AS akan naik pada September mendatang menjadi sentimen utama pergerakan indeks regional Asia.
Indeks Nikkei 225 drop -0,25% (-49,94 poin) ke posisi 20.046,36 poin.
Indeks Hang Seng turun -1,12% (-301,88 poin) ke level 26.687,64 poin.
Indeks Shanghai di bursa Tiongkok turun -0,15% (-7,50 poin) ke level 5.106,04 poin.
Indeks Straits Times Singapura naik +0,99% (-32,57 poin) ke posisi 3327,70 poin.
Bursa Eropa
Indeks DAX (Jerman) dibuka melemah -0,28% ke posisi 10.970,41 poin
FTSE 100 (Inggris) melemah tipis -0,19% ke level 6.740,69 poin
CAC 40 (Perancis) drop -0,40% ke level 4.831,03 poin.
Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu berkat dorongan ekspektasi turunnya cadangan minyak di AS, isyarat demand dari negara adi daya tersebut dapat mengurangi banjir pasokan global. Minyak jenis WTI naik US$97 sen ke posisi US$61,11 per barel. Brent menguat US$73 sen ke posisi US$65,61 per barel pada perdagangan sore di pasar Asia hari ini.
Sumber : [url]https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Saham_MNC_Grup_Bersinar__IHSG_Naik__0_7%&level2=newsandopinion&id=3644935&img=level1_topnews_3&urlImage=[/url]
Bursa saham Asia pagi ini dibuka bervariasi, mencari sinyal arah pergerakan indeks setelah mengalami penurunan sepanjang hari kemarin dan minimnya petunjuka dari bursa saham Eropa dan AS. Indeks Shanghai Composite dibuka anjlok 1,8%, dan memperkecil penurunan menjadi 0,76% ke level 5.074.60 pada pukul 9:05 WIB. Pada jam yang sama indeks Nikkei 225 menguat 0,24% ke level 20.144,86. Sementara indkes ASX 200 Australia menguat 0,15% ke level 5.479,70.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih akan mengalami tekanan terpengaruh oleh sentimen di bursa global. Analis mengatakan, pasar masih menyisakan potensi pelemahan sambil menantikan technical rebound setelah mencapai kondisi jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, masih minimnya katalis positif dan tekanan jual yang cenderung masih meningkat diperkirakan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak mixed dengan kecendrungan melemah, support 4.835 dan resist 4.980. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ICBP [ICBP 13,000 100 (+0,8%)], BBRI [BBRI 10,575 100 (+1,0%)], BMRI [BMRI 10,000 50 (+0,5%)] dan UNVR [UNVR 40,800 1100 (+2,8%)].
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di Wall Street pagi tadi ditutup dengan sedikit melemah cenderung mendatar, dengan membukukan penurunan tipis pada sejumlah indeks saham utama. Hanya indeks S&P 500 yang mencatatkan penguatan. Investor mencermati pemulihan imbal hasil obligasi dan indikator ekonomi yang dinilai akan mempengaruhi keputusan The Fed rate, dalam pertemuan The Fed pekan depan. Investor juga memperhatikan perkembangan negosiasi utang Yunani. Analis mengatakan hasil survei lapangan pekerjaan April menunjukkan adanya pembukaan 5,376 juta pekerjaan baru, tertinggi sejak Desember 2000, mengkonfirmasi optimisme pasar tenaga kerja yang akan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan menekan pasar ekuitas.
Dow Jones Indutrial Average turun tipis 0,01% (-2,51 poin) menjadi 17.764,04.
S&P 500 naik tipis 0,04% (0,87 poin) menjadi 2.080,15.
Nasdaq Composite melemah 0,15% (-7,76 poin) menjadi 5.013,87.
Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stock Exchange melorot 1,83% menjadi US$23,56.
Perdagangan saham di bursa utama Eropa tadi malam berakhir dengan mencatatkan penurunan pada semua indeks saham utama, seiring dengan mandeknya prospek perundingan utang Yunani. Sambil menyerahkan dua proposal baru skema reformasi ekonomi, Perdana Menteri Yunani mengingatkan gagalnya perundingan utang akan menyebabkan kolapsnya zona euro. Kejatuhan harga saham HSBC dan Deutsche Bank, menyusul kemelut di dua bank besar Inggris dan Jerman itu, menekan laju indeks FTSE 100 dan DAX.
FTSE 100 London terpeleset 0,53% (-36,24) ditutup di level 6.753,8.
DAX Frankfurt melorot 0,58% (-63,63) ke level 11.001,29.
CAC 40 melemah 0,15% (-0,74) menjadi 4.850,22.
Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar terhadap sebagian besar mata uang utama dunia pagi tadi melemah menjelang rilis laporan penjualan ritel Mei AS. Lemahnya penjualan ritel dalam beberapa bulan terakhir menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi AS, sehingga meredam ekspektasi pasar akan kenaikan The Fed rate sebelum September. Investor juga mencermati krisis utang Yunani, setelah Athena mengajukan dua proposal tambahan kepada kreditor internasional sebagai upaya mencegah berlanjutnya krisis keuangan dalam beberapa pekan mendatang. Indeks dollar, yang mengukur nilai tukar greenback terhadap enam mata uang mitra dagang utama AS turun 0,11 persen menjadi 95,195.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di bursa berjangka New York Mercantile Exchange pagi tadi menguat, didorong sentimen positif para trader menyambut laporan cadangan minyak AS di tengah proyeksi penurunan produksi minyak AS pada semester kedua 2015. Para analis memperkirakan rilis laporan mingguan cadangan energi komersial domestik AS hari ini akan menunjukkan pasokan yang lebih rendah. Departemen Energi AS memproyeksikan produksi minyak AS berada di level 9,6 juta barel per hari sepanjang Mei, dan "umumnya menurun" hingga awal 2016. Di bursa London, harga minyak mentah Brent North Sea juga menguat, terpengaruh penurunan nilai tukar dolar.
Harga minyak mentah WTI, untuk pengiriman Juli melonjak US$2 menjadi US$60,14 per barel.
Harga minyak mentah Brent untuk penyerahan Juli melompat US$2,19 menjadi US$64,88 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi menguat, terangkat oleh spekulasi investor bahwa Federal Reserve kemungkinan menaikkan suku bunga, sambil menunggu rilis data penjualan ritel AS. Para analis mengatakan investor ingin memastikan bahwa laporan penjualan ritel Departemen Perdagangan AS, dan laporan klaim pengangguran mingguan menjelang akhir pekan ini akan memperlihatkan data positif.
Harga emas untuk pengiriman Juni naik US$6 menjadi US$1.193 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi US$1.193 per ounce.
Sumber : https://www.ipotnews.com/index.php?j...=#.VXeiTFKrFpQ
Market Break: Unilever Turut Dongkrak Laju IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke zona hijau pada jeda perdagangan hari Rabu (10/6) setelah menguat +1,3% (+66 poin) ke level 4965,78 poin.
Indeks LQ45 naik +1,85% ke posisi 854. Jakarta Islamic Index (JII) menguat +1,94% ke posisi 668 poin. Indeks Kompas 100 naik +1,69% ke level 1.077 poin. IDX30 naik +1,75% ke level 442 poin.
Total transaksi Rp2,489 triliun dengan volume trading sebanyak 2,524 miliar saham. Investor asing mencetak net sell (jual bersih) -Rp213 miliar.
Sektor:
Agri +0,07%
Mining +0,85%
Properti +1,18%
Infrastruktur +1,00%
Finance +1,06%
Trade +1,73%
Manufaktur +1,85%
Consumer +2,62%
Basic ind +1,72%
Misc-ind +0,37%
Seluruh sektor saham menguat pada penutupan trading sesi siang. Kelompok saham consumer menguat paling signifikan.
Saham-saham consumer yang menguat di antaranya: GGRM +0,17%. ICBP +2,33%. INAF +2,88%. INDF +2,27%. KAEF +3,63%. KLBF +2,43%. MBTO +4,96%. UNVR +4,22%. SIDO +3,81%.
Kelompok saham trade dan industri dasar (basic-ind) menjadi sektor yang ikut mendongkrak laju IHSG. Saham-saham trade yang menguat seperti ACES +1,61%. AKRA +6,31%. AMRT +4,50%. EMTK +1,53%. MSKY +8,73%. MNCN +13,04%. Sementara emiten-emiten basic-ind yang positif adalah: CPIN +3,73%. APLI +4,0%. INTP +1,57%. SMGR +1,99%. WTON +1,99%.
Bursa Asia
Pasar saham regional Asia bergerak variatif pada jeda perdagangan hari Rabu (10/6).
Indeks Nikkei 225 naik +0,38% (+77,25 poin) ke posisi 20.173,55 poin.
Indeks Hang Seng menguat +0,21% (+55,98 poin) ke posisi 27.045,05 poin.
Indeks Shanghai melorot -0,45% (-22,82 poin) ke posisi 5.090,71 poin
Indeks Straits Times Singapura rebound +1,1% (+36 poin) 3.331 (12.00 WIB)
Sumber : https://www.ipotnews.com/index.php?j...g#.VXfYBlKrFpQ
Market Summary: Saham MNC Grup Bersinar, IHSG Naik +0,7%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melaju ke zona hijau setelah naik +0,7% (+34 poin) pada penutupan trading hari ini, Rabu (10/6).
Indeks LQ45 naik +1,25% ke posisi 849 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik +1,84% ke posisi 668 poin. Indeks Kompas 100 naik +1,08% ke level 1.070 poin. Indeks IDX30 menguat +1,10% ke level 439 poin.
Total transaksi Rp4,987 triliun. Volume perdagangan 4,922 miliar saham. Investor asing dalam posisi jual bersih (net sell) sebesar -Rp488 miliar.
Sektor
Agri -0,08%
Mining +0,31%
Properti +0,17%
Infrastruktur +1,01%
Finance -0,31%
Trade +1,48%
Manufaktur +1,71%
Consumer +2,67%
Basic-ind +1,32%
Misc-ind +0,05%
Sektor consumer menjadi penopang utama IHSG setelah pada kemarin turun paling buruk dan menjadi sasaran jual pemodal asing. Harga saham emiten consumer GGRM menguat +0,52%. INDF +2,65%. KAEF +2,07%. KLBF +2,13%. MBTO +2,13%. UNVR +4,16% dan SIDO +0,95%.
Kelompok saham trade menjadi penunjang IHSG berikutnya. Saham-saham dalam kelompok usaha MNC Grup menjadi lokomotif penguatan saham sektor trade seperti yang terjadi pada saham BMTR +15,2%. MNCN +13,0%.
Dari 10 sektor hanya sektor finance dan agri yang bergerak negatif. Saham finance yang melemah di antaranya BNI -0,9%. BRI -0,7%. Bank Mandiri -0,8%.
Nilai tukar rupiah menguat 0,26% ke posisi Rp13.316 per USD.
Bursa Asia
Mayoritas indeks regional Asia ditutup negatif. Pernyataan bank sentral Australia dan Jepang bahwa suku bunga the Fed di AS akan naik pada September mendatang menjadi sentimen utama pergerakan indeks regional Asia.
Indeks Nikkei 225 drop -0,25% (-49,94 poin) ke posisi 20.046,36 poin.
Indeks Hang Seng turun -1,12% (-301,88 poin) ke level 26.687,64 poin.
Indeks Shanghai di bursa Tiongkok turun -0,15% (-7,50 poin) ke level 5.106,04 poin.
Indeks Straits Times Singapura naik +0,99% (-32,57 poin) ke posisi 3327,70 poin.
Bursa Eropa
Indeks DAX (Jerman) dibuka melemah -0,28% ke posisi 10.970,41 poin
FTSE 100 (Inggris) melemah tipis -0,19% ke level 6.740,69 poin
CAC 40 (Perancis) drop -0,40% ke level 4.831,03 poin.
Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu berkat dorongan ekspektasi turunnya cadangan minyak di AS, isyarat demand dari negara adi daya tersebut dapat mengurangi banjir pasokan global. Minyak jenis WTI naik US$97 sen ke posisi US$61,11 per barel. Brent menguat US$73 sen ke posisi US$65,61 per barel pada perdagangan sore di pasar Asia hari ini.
Sumber : [url]https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Market_Summary__Saham_MNC_Grup_Bersinar__IHSG_Naik__0_7%&level2=newsandopinion&id=3644935&img=level1_topnews_3&urlImage=[/url]
Diubah oleh ipotindonesia 10-06-2015 17:03
0








