- Beranda
- Stories from the Heart
[TRUE STORY] Bully Dan Realita
...
TS
dili000
[TRUE STORY] Bully Dan Realita
Salam kenal Agan-agan dan Sista
Ijinkan gw sekedar berbagai cerita tentang pengalaman hidup gw
Rencana cerita hanya sampai season 1, tapi karena pekerjaan ke luar kota ditunda sampai lebaran, jadi cerita akan dilanjutkan
Thanks untuk cendolnya gan, ditunggu cendol lainnya biar semangat update hehe
Thx to agan Lushen02 udah bikinin index
Season 1 ( My Family & Kezia )
Part 1 (Tentang Mereka)
Part 2 (Kerjaan iKi)
Part 3 & 4 (Nada & Motor Baru)
Part 5 (Kezia)
Part 6 (Kezia Menangis)
Part 7 (Ketahuan)
Part 8 (Menangis Lagi)
Part 9 Ending (Penyesalan)
Season 2 (Aku Dan Mereka Semua)
Prologue
Part 10 (Pertemuan dengan Erlin)
Part 11 (Mbak Ara & Erlin)
Part 12 (Erlin Patah Hati)
Part 13 (iKi Dan Erlin) 1
Part 14 (iKi Dan Erlin) 2
Part 15 (iKi & Erlin) 3
Part 16 (Tamparan Kezia)
Part 17 (Patah Hati)
Part 18 (Foto Topless Nada tersebar ??)
Part 19 (Dilema)
Part 20 (Halo Jakarta)
Part 21 (Maaf ke Kezia)
Part 22 (Perang)
Dan lain-lain....
Ijinkan gw sekedar berbagai cerita tentang pengalaman hidup gw
Rencana cerita hanya sampai season 1, tapi karena pekerjaan ke luar kota ditunda sampai lebaran, jadi cerita akan dilanjutkan
Thanks untuk cendolnya gan, ditunggu cendol lainnya biar semangat update hehe
Spoiler for Cendols:
Thx to agan Lushen02 udah bikinin index
Season 1 ( My Family & Kezia )
Part 1 (Tentang Mereka)
Part 2 (Kerjaan iKi)
Part 3 & 4 (Nada & Motor Baru)
Part 5 (Kezia)
Part 6 (Kezia Menangis)
Part 7 (Ketahuan)
Part 8 (Menangis Lagi)
Part 9 Ending (Penyesalan)
Season 2 (Aku Dan Mereka Semua)
Prologue
Part 10 (Pertemuan dengan Erlin)
Part 11 (Mbak Ara & Erlin)
Part 12 (Erlin Patah Hati)
Part 13 (iKi Dan Erlin) 1
Part 14 (iKi Dan Erlin) 2
Part 15 (iKi & Erlin) 3
Part 16 (Tamparan Kezia)
Part 17 (Patah Hati)
Part 18 (Foto Topless Nada tersebar ??)
Part 19 (Dilema)
Part 20 (Halo Jakarta)
Part 21 (Maaf ke Kezia)
Part 22 (Perang)
Dan lain-lain....
Diubah oleh dili000 19-07-2015 23:17
anasabila memberi reputasi
1
42.8K
224
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dili000
#16
PART 6
Setelah gw muter2 kayak orang ilang, gw mutusin balik ke apartemen. Kezia udah pulang, mbak Ara masih didepan karpet berbaring nonton TV
“Zia udah balik mbak ?” Tanyaku
“Udah, dianter mas iKi” Sahut mbak Ara sambil mengganti channel TV
Gw menuju tempat mbak Ara dan tidur di pahanya
“Mbak” Kataku memanggil
“Hmm....” Sahut mbak Ara sambil tetap mengganti channel TV
“Aku ngak suka Kezia ada disini tadi, apalagi pacaran sama mas iKi” Kataku
“Jangan gitu, kasihan dia itu tinggal sama kakek-neneknya” Sahut mbak Ara
“Tadi dia curhat banyak sama mbak, bahkan tentang kamu” Lanjut mbak Ara
“Curhat apa emang ?” Tanyaku penasaran
“Naah kaan!!, kamu ngak suka ada Zia, tapi pingin tau tentang Zia !!”
Gw bangun dan rebut remote TV nya
“Ya udah kalau ngak mau cerita” jawabku ketus
“Dah ahk, mbak mau mandi, terus maeeeeeen” Kata mbak Ara meninggalkanku
Selesai mandi mbak Ara langsung berangkat maen. Karena bosen sendirian, gw milih pulang kerumah, paling ngak bisa ganggu Nada, daripada disini ngak ada kerjaan. Sampai dirumah gw salim sama mamih, papih belum pulang saat itu, dan langsung menuju kamar Nada. Kamarnya saat itu kosong..
“Mih, Nada kemana ?” Tanyaku
“Masih les, paling bentar lagi pulang” Jawab mami
“Lha itu pak sugeng (supir) dirumah, lha sapa yang anter pulang nanti?” Tanyaku
“Tadi pak Sugeng bilang kalau Nada pulang sama temannya” Jawab mami
Akhirnya karena ngak ada kerjaan, gw milih ambil cemilan dan nunggu diteras rumah. Ngak lama mas iKi juga pulang ke rumah...
“Mas iKi cari di apartemen ngak ada, ternyata disini!!” Protes mas iKi
“Dihubungi malah ngak aktif” Kata mas iKi
Gw lihat HP, dan benar ternyata mati, kalau dipikir2 ngapain juga ya ngurus HP, lagian kontaknya juga Cuma 12 ha..ha..ha..
“Mati mas HP-ku” Kataku
“Ya udah ntar tidur diapartemen aja ya” Kata mas iKi
“Mas iKi mau ambil barang2nih, mau ke malang” Lanjut mas iKi
“Ngapain ?” Tanyaku
“Biasalah maen, nyewa viLLa bareng temen2 mas iKi” Pamer mas iKi
“Terus aku tidur di apartemen sendirian?” Tanyaku ketus
“Ya kalau bosen tinggal kerumah aja to” Jawab mas iKi
“Apa ikut aja yuk” Ajak mas iKi
“Ngak mas” Jawabku menolak
Obrolan dengan mas iKi berlanjut, tapi gw sama sekali ngak bahas masalah Kezia, biar mereka jalani aja dulu. Toh kalau emang Zia orangnya masih ngak bener pasti mas iKi bakal tahu. Saat asik2nya ngobrol kita berdua lihat Nada dianter cowok pulang. Sebelum berpisah mereka ketawa2.
“JANGAN CIUMAN, MAS-NYA ADA DISINI” Teriak mas iKi
Setelah cowok itu mendengar teriakan mas iKi langsung pamit pulang. Nada ngambek saat itu dan ngak memberi salam ke kita. Dan salim sama mamih dan melanjutkan kekamar. Kita berdua langsung ke kamar Nada...
“Sapa itu tadi?” Tanya mas iKi
“Temen” Jawab Nada singkat
“Kok temen sampai ketawa2 seneng gitu?” Tanya mas iKi lanjut
“Lho masak mau tampar2an to mas?” Jawab Nada ketus
“Cowok itu pernah liat dadanya Nada belum?” Tanya mas iKi becanda
“Udah, sering malah” Jawab Nada Santai
Sebenarnya niat Nada becanda, tapi beda dengan respon mas Iki
“BRAAK” Pintu kamar Nada dipukul
Nada saat itu didorong ke kasur sama mas iKi dan hampir ditampar. Gw sontak langsung hadang mas iKi. Gw kaget saat itu, itu pertama kalinya mas iKi kasar sama Nada, Nada pun pasti sama kagetnya, biasanya dia dimanja sama kakak-kakaknya.
“Aku Cuma becanda mas” Kata Nada dengan mata berkaca-kaca hampir nangis
Saat itu gw lihat Nada kasihan banget, dengan wajahnya yang imut jadi ngak tega liatnya
“Udah mas, Nada Cuma becanda” Kataku menenangkan
“Sekali-sekali becandain kakaknya ngak papa to?” Lanjutku
“Lagian kita terus mas yang sering candain Nada” Lanjutku meyakinkan
Saat itu mas iKi langsung keluar kamar. Gw deketin Nada untuk nenangin. Langsung gw dipeluk Nada.
“Dah jangan nangis, maksud mas iKi kan baik sama Nada” Kataku
“Dia ngak pingin Nada diapa2in sama cowok” Lanjutku meyakinkan Nada
“Coba mbak Ara yang dengar kayak gitu” Sambil menepuk punggungnya
“Nada bisa dikuliti kayak kambing sama mbak Ara” Kataku
Obrolan berlanjut kira2 5 menit, dia cerita banyak. Nada ternyata suka sama cowoknya yang mengantar dia. Ngak lama mas iKi datang minta maaf.
“Mas minta maaf ya dek” Sapa mas iKi
“Iya mas gpp” Kata Nada hampir nangis lagi
Mas iKi lalu memeluk Nada
“Ya udah mas, keluar dah sana” Kata Nada
“APA2AN NIH, MASA MAS LANGSUNG DIUSIR” teriak mas iKi sambil becanda
“NGAK BISA DONG, MAS IKI MAU NGELONI NADA” memasang aba2
“CIAAAT” Kata mas iKi melompat kesamping Nada dan memeluknya
Melihat Nada dan mas iKi bisa ketawa lagi rasanya seneng banget. Menjadi kenangan yang ngak bisa dilupain.
2 hari setelah mas iKi pergi ke malang, gw diapartemen sendirian, dan kontak di HP gw tetap 12 orang. Mbak Ara pergi maen bersama teman2nya. Magrib gw milih tidur aja, karena sorenya kecapaian habis lari2 sekitaran apartemen. Saat itu jam 11 malam, gw dibangunkan dengan telfon masuk dari mas iKi, dan dengan terpaksa karena masih ngantuk gw angkat telfonnya
“Dek, mas iKi minta tolong” Kata mas iKi ditelfon
“Apa?” Jawab gw singkat
“Bisa jemput Kezia di indomaret yang di ******?” Tanya mas iKi
“Ngak bisa mas” jawabku tegas
“Ayo bantu mas, mas ini dimalang, masa pulang ke jogja kan ngak lucu” Kata mas iKi
Setelah berdebat panjang akhirnya gw ngalah. Gw disuruh jemput kezia, dan dia akan nginap diapartemen karena disuruh mas iKi. Ngak lama gw sampai didepan indomaret, disana beneran ada Kezia. Dia kelihatan kayak orang bingung yang ngak tahu harus ngelakuin apa. Kakinya terus gerak karena gelisah, tangannya ngak bisa diem, terus gerak2, matanya berkaca-kaca. Dan dengan setengah malas gw samperin dia dan duduk disampingnya.
“Mas iKi nelfon aku malam2 suruh jemput kamu”Kataku
“Bisa bayangin ngak ?” Lanjutku
“........” tersenyum mencoba agar air matanya ngak jatuh
“Apa ngak ada teman lain yang bisa jemput?” Sindirku
“Hubungi sapa gitu kek, temen2mu pasti banyak, ngak kayak aku” Melanjutkan sindiranku
“........” tersenyum sambil memandangku
Saat itu dia mulai menggigit kuku dan terus berusaha agar air matanya ngak jatuh, seperti orang udah pasrah
“Apalagi mas iKi nyuruh kamu tidur diapartemen” Kataku
“Ya..udah..Kamu pulang..gpp..nanti..temenku ada..yang jemput” Kata Zia terbata-bata menahan biar ngak nangis
“Beneran nih?” Tanyaku
“......” Mengangguk dan masih menggit jari
“Ya udah aku balik dulu” Kataku berdiri bersiap pulang
“.......” Kezia hanya tersenyum memandangku
Tak lama gw ambil motor untuk pulang ke apartemen, meninggalkan Zia sendiri di indomaret
Bersambung..... Part 7
Diubah oleh dili000 08-06-2015 22:54
pulaukapok memberi reputasi
1