- Beranda
- The Lounge
Camino de Santiago - Rute ziarah yang mendunia
...
TS
townaey
Camino de Santiago - Rute ziarah yang mendunia

Seperti biasa gan, jangan lupa Rate-tual dulu ya 

Intro
Spoiler for intro:
Quote:
"Camino de Santiago de Compostela" ini bukan judul telenovela gan

Thread ini berawal dari TS inget beberapa tahun lalu pernah nonton film tentang sebuah perjalanan, judulnya "The Way (2010)"

Terus kemarin pengen nonton lagi. setelahnya TS penasaran, ini perjalanannya memang beneran ada atau cuma ada di film ini doang.. setelah search di google akhirnya terjawab sudah rasa penasaran TS.
Melihat sedikitnya artikel berbahasa Indonesia yang membahas Camino de Santiago ini, TS pikir masih banyak yang belum tahu apa itu Camino de Santiago. dan karena terbatasnya materi juga, jadi TS copas aja artikel dari kompasyang bersumber dari blog pergidulu.com kepunyaan Tante Susan (orang Indonesia) dan suaminya Om Adam Poskitt (berasal dari Australia), mereka adalah pasangan suami-istri yang pernah melakukan perjalanan Camino de Santiago.
Daripada penasaran,yuk langsung aja cekidot gan...
Quote:
Camino de Santiago de Compostela
Rute Ziarah yang Mendunia

Rute Ziarah yang Mendunia

Quote:

Apa itu Camino de Santiago?
Spoiler for apa itu camino de santiago:
Quote:
Camino de Santiago.
Sebagian orang kenal dengan nama ini dari buku karangan Paulo Coelho berjudul "The Pilgrimage". Saya sendiri belum pernah baca bukunya. Tapi Camino de Santiago diperkenalkan oleh Adam (suami saya) lewat film yang berjudul The Way (2010), diperankan oleh Emilio Eztevez dan ayahnya, Martin Sheen.
Film itu sendiri bercerita tentang seseorang yang terlalu sibuk dengan rutinitas hingga suatu hari anaknya dinyatakan hilang dan meninggal saat menjalani Camino de Santiago. Inti ceritanya adalah sang ayah menjalani sendiri Camino de Santiago yang tidak terselesaikan oleh anaknya dan perjalanan tersebut membawa perubahan yang besar yang positif dalam hidupnya.
Apa itu Camino de Santiago?
Kembali lagi ke pertanyaan awal. Apa itu Camino de Santiago? Camino dalam bahasa Spanyol artinya jalan kaki. Sedangkan Santiago adalah nama sebuah kota di Spanyol. Nama lengkap Camino de Santiago adalah Camino de Santiago de Compostela, di mana Santiago de Compostela adalah nama katedral yang ada di kota Santiago tersebut. Secara singkat, Camino de Santiago artinya "jalan kaki menuju Santiago".
Sebagian orang kenal dengan nama ini dari buku karangan Paulo Coelho berjudul "The Pilgrimage". Saya sendiri belum pernah baca bukunya. Tapi Camino de Santiago diperkenalkan oleh Adam (suami saya) lewat film yang berjudul The Way (2010), diperankan oleh Emilio Eztevez dan ayahnya, Martin Sheen.
Film itu sendiri bercerita tentang seseorang yang terlalu sibuk dengan rutinitas hingga suatu hari anaknya dinyatakan hilang dan meninggal saat menjalani Camino de Santiago. Inti ceritanya adalah sang ayah menjalani sendiri Camino de Santiago yang tidak terselesaikan oleh anaknya dan perjalanan tersebut membawa perubahan yang besar yang positif dalam hidupnya.
Apa itu Camino de Santiago?
Kembali lagi ke pertanyaan awal. Apa itu Camino de Santiago? Camino dalam bahasa Spanyol artinya jalan kaki. Sedangkan Santiago adalah nama sebuah kota di Spanyol. Nama lengkap Camino de Santiago adalah Camino de Santiago de Compostela, di mana Santiago de Compostela adalah nama katedral yang ada di kota Santiago tersebut. Secara singkat, Camino de Santiago artinya "jalan kaki menuju Santiago".
Quote:

Untuk apa jalan kaki ke Santiago?
Spoiler for untuk apa jalan kaki ke santiago:
Quote:
Untuk apa jalan kaki ke Santiago?
Menurut sejarah kekristenan, seorang tokoh Kristen terkenal bernama Yakobus meninggal dan jasadnya dibawa oleh para pengikutnya dari Yerusalem menuju Santiago dengan berjalan kaki. Sejak itu rute tersebut menjadi ramai oleh para peziarah yang ingin mengunjungi makam Yakobus di Santiago de Compostela.
Sesuai dengan namanya, rute ini juga dikenal dengan istilah “The Way of James”. Rutenya bukan cuma satu namun tersebar dari segala penjuru dunia. Ada yang dari Portugis, Perancis, dan berbagai titik di Spanyol.
Seiring dengan semakin terkenalnya rute Camino de Santiago, kini orang-orang yang menjalani rute tersebut bukan hanya peziarah saja namun orang-orang dari berbagai latar belakang agama dan budaya.
Tidak ada aturan bahwa rute tersebut hanya untuk orang Kristen maupun harus dilakukan dengan alasan keagamaan. Banyak orang yang melakukan rute tersebut hanya untuk alasan kesehatan, mencari waktu untuk kontemplasi, mencari inspirasi, dan beribu alasan lainnya.
Menurut sejarah kekristenan, seorang tokoh Kristen terkenal bernama Yakobus meninggal dan jasadnya dibawa oleh para pengikutnya dari Yerusalem menuju Santiago dengan berjalan kaki. Sejak itu rute tersebut menjadi ramai oleh para peziarah yang ingin mengunjungi makam Yakobus di Santiago de Compostela.
Sesuai dengan namanya, rute ini juga dikenal dengan istilah “The Way of James”. Rutenya bukan cuma satu namun tersebar dari segala penjuru dunia. Ada yang dari Portugis, Perancis, dan berbagai titik di Spanyol.
Seiring dengan semakin terkenalnya rute Camino de Santiago, kini orang-orang yang menjalani rute tersebut bukan hanya peziarah saja namun orang-orang dari berbagai latar belakang agama dan budaya.
Tidak ada aturan bahwa rute tersebut hanya untuk orang Kristen maupun harus dilakukan dengan alasan keagamaan. Banyak orang yang melakukan rute tersebut hanya untuk alasan kesehatan, mencari waktu untuk kontemplasi, mencari inspirasi, dan beribu alasan lainnya.
cerita perjalanan camino de santiago
Spoiler for cerita perjalanan:
Quote:

Quote:
Kami sendiri memutuskan untuk menantang diri menjalani Camino de Santiago di bulan Juli 2013. Tidak ada alasan keagamaan. Motivasinya penuh hanya karena ide ini kedengarannya menarik. Jalan kaki setiap hari hingga mencapai Santiago.
Rute yang kami pilih namanya Camino Frances atau dikenal juga dengan The French Way. Dimulai dari St. Jean pied de Port, kota kecil di perbatasan Perancis-Spanyol, melewati pegunungan Pyrenees masuk ke Spanyol hingga sampai di Santiago de Compostela. Berapa jaraknya? Ada beberapa versi karena di tengah-tengah banyak alternatif jalan, namun untuk lebih mudahnya sebut saja 780 km.
Sebelum memulai kami menjalani latihan fisik dulu. Jalan kaki mulai dari 2 km per hari, 5 km per hari, 10 km per hari sampai mencoba jalan kaki 18 km dalam satu hari. Yang penting bukan masalah kecepatan, tapi endurance. Kami menargetkan untuk menjalani 780 km dengan rata-rata berjalan kaki 25 km per hari. Kalau lancar, bisa selesai dalam 33-35 hari.
Masalah lain adalah backpack. Dalam perjalanan ini kami bertekad membawa sendiri barang bawaan kami setiap harinya. Sesuai dengan panduan yang beredar, berat beban yang dibawa idealnya sekitar 10 persen dari berat badan. Saya mencatut sedikit, total berat backpack saya 6 kg (seharusnya 5 kg) sedangkan Adam bawa 7 kg sudah termasuk laptop dan kamera DSLR.
Rute yang kami pilih namanya Camino Frances atau dikenal juga dengan The French Way. Dimulai dari St. Jean pied de Port, kota kecil di perbatasan Perancis-Spanyol, melewati pegunungan Pyrenees masuk ke Spanyol hingga sampai di Santiago de Compostela. Berapa jaraknya? Ada beberapa versi karena di tengah-tengah banyak alternatif jalan, namun untuk lebih mudahnya sebut saja 780 km.
Sebelum memulai kami menjalani latihan fisik dulu. Jalan kaki mulai dari 2 km per hari, 5 km per hari, 10 km per hari sampai mencoba jalan kaki 18 km dalam satu hari. Yang penting bukan masalah kecepatan, tapi endurance. Kami menargetkan untuk menjalani 780 km dengan rata-rata berjalan kaki 25 km per hari. Kalau lancar, bisa selesai dalam 33-35 hari.
Masalah lain adalah backpack. Dalam perjalanan ini kami bertekad membawa sendiri barang bawaan kami setiap harinya. Sesuai dengan panduan yang beredar, berat beban yang dibawa idealnya sekitar 10 persen dari berat badan. Saya mencatut sedikit, total berat backpack saya 6 kg (seharusnya 5 kg) sedangkan Adam bawa 7 kg sudah termasuk laptop dan kamera DSLR.
Quote:
lanjutan cerita perjalanan tante Susan & om Adam Poskitt bisa dilihat di post #3
(sengaja TS pisahkan biar ga terlalu panjang
)
(sengaja TS pisahkan biar ga terlalu panjang
)Quote:

semua orang jadi pemenang
Spoiler for semua orang jadi pemenang:
Quote:

image source : www.ganzomag.com/
Semua orang menjadi pemenang.
Semua orang mendapatkan sertifikat berbahasa Latin atas pencapaiannya itu. Perubahan apa yang akan terjadi jika kita menjalani Camino ini? Tidak akan ada yang tahu hingga kita menjalaninya sendiri. Tubuh dan karakter ditempa secara otomatis oleh perjalanan ini. Mungkin terdengar berat, tapi kuncinya adalah step by step. Jangan memikirkan kapan sampai ke Santiago, tapi fokus pada setiap langkah yang dijalani.
Saat saya menulis pengalaman ini saya merasa terpanggil untuk mengulangi pengalaman seru ini. Banyak orang yang sudah mengulangi rute ini, bahkan ada yang sudah sampai 6 kali. Just think positive and enjoy the walk. Pasti pengalaman Camino de Santiago ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan seumur hidup. Buen Camino!
(Susan Poskitt, penulis bisa dikontak melalui twitter @PergiDulu)
Spoiler for sumber:
http://travel.kompas.com/read/2014/02/04/1326116/Camino.de.Santiago.Rute.Ziarah.yang.Mendunia
Quote:
Editor: I Made Asdhiana
Sumber: www.pergidulu.com
Sumber: www.pergidulu.com
Mau Lakukan "Camino de Santiago"? baca post #2...
Diubah oleh townaey 31-05-2015 20:36
0
7.8K
Kutip
44
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
townaey
#1
Mau Lakukan "Camino de Santiago"? Simak Tips Ini...
Quote:

Quote:
Berjalan kaki menapaki rute Camino de Santiago memang bukan sebuah destinasi wisata yang lazim bagi orang Indonesia. Padalah destinasi ini sudah sangat mendunia.
Awalnya perjalanan kaki menuju Santiago atau Camino de Santiago dilakukan oleh para peziarah untuk mengenang Yokobus, seorang tokoh Kristen. Pengikut Yokobus berjalan kaki sambil membawa jasadnya dari Yerusalem ke Santiago. Yokobus kemudian dimakamkan di sebuah katedral bernama Santiago de Compostela.
Itu dulu. Sekarang, banyak orang yang melakukan perjalanan Camino de Santiago tanpa memandang latar belakang agama dan budaya. Sayangnya, tak banyak orang Indonesia yang mencoba perjalanan Camino de Santiago.
Salah satunya adalah Susan Poskitt. Ia bersama suaminya Adam Poskitt, melakukan perjalanan Camino de Santiago. Susan dan Adam Poskitt pemilik akun twitter @pergidulu, merupakan pasangan suami istri yang kerap melancong ke berbagai negara dan juga penulis buku traveling.
Kisah mereka saat Camino de Santiago bisa dibaca di artikel “Camino de Santiago, Rute Ziarah yang Mendunia”. Susan menuturkan di kertas yang terpampang di kantor tempat mereka mengawali perjalanan, hanya sedikit orang Indonesia yang menjalani Camino de Santiago.
“Di data statistik yang ditempel, hanya ada 4 orang Indonesia tahun 2013 sampai bulan Mei,” kata Susan kepada Kompas Travel.
Awalnya perjalanan kaki menuju Santiago atau Camino de Santiago dilakukan oleh para peziarah untuk mengenang Yokobus, seorang tokoh Kristen. Pengikut Yokobus berjalan kaki sambil membawa jasadnya dari Yerusalem ke Santiago. Yokobus kemudian dimakamkan di sebuah katedral bernama Santiago de Compostela.
Itu dulu. Sekarang, banyak orang yang melakukan perjalanan Camino de Santiago tanpa memandang latar belakang agama dan budaya. Sayangnya, tak banyak orang Indonesia yang mencoba perjalanan Camino de Santiago.
Salah satunya adalah Susan Poskitt. Ia bersama suaminya Adam Poskitt, melakukan perjalanan Camino de Santiago. Susan dan Adam Poskitt pemilik akun twitter @pergidulu, merupakan pasangan suami istri yang kerap melancong ke berbagai negara dan juga penulis buku traveling.
Kisah mereka saat Camino de Santiago bisa dibaca di artikel “Camino de Santiago, Rute Ziarah yang Mendunia”. Susan menuturkan di kertas yang terpampang di kantor tempat mereka mengawali perjalanan, hanya sedikit orang Indonesia yang menjalani Camino de Santiago.
“Di data statistik yang ditempel, hanya ada 4 orang Indonesia tahun 2013 sampai bulan Mei,” kata Susan kepada Kompas Travel.
Quote:

Quote:
Tertarik mengikuti jejak Susan dan Adam? Mereka membagikan tips melakukan perjalanan Camino de Santiago seperti berikut ini.
Visa Schengen sebaiknya diajukan melalui Kedutaan Besar Spanyol. Selain itu jelaskan pula tujuan perjalanan Anda adalah untuk Camino de Santiago. Sebab, Kedutaan Besar Spanyol sudah paham mengenai perjalanan ini.
“Kalau Camino de Santiago, karena jalan kaki tidak tahu pastinya kapan sampai, tidak bisa pesan hotel. Ke Eropa, orang Indonesia harus pesan hotel lebih dahulu,” kata Susan.
Oleh sebab itu, Kedutaan Besar Spanyol sudah mengerti bahwa pelancong tidak memesan hotel sebelumnya. Pihak Kedutaan Besar Spanyol pun sudah paham bahwa Camino de Santiago merupakan perjalanan yang lama, memerlukan waktu lebih dari sebulan. Sehingga visa yang diajukan adalah selama dua bulan.
Umumnya, lama tempuh melakukan Camino de Santiago memerlukan waktu sekitar 35-40 hari. Seperti yang dilakukan Susan dan Adam, mereka memerlukan waktu 33 hari dengan rute dari Saint Jean Pied de Port, Perancis.
Sebenarnya ada banyak rute menuju Santiago. Susan dan Adam memilih Camino Frances atau The French Way. Perjalanan dimulai dari Saint Jean pied de Port, kota kecil di perbatasan Perancis-Spanyol, melewati pegunungan Pyrenees masuk ke Spanyol hingga sampai di Santiago de Compostela. Jaraknya sekitar 780 kilometer.
Pengajuan Visa.
Visa Schengen sebaiknya diajukan melalui Kedutaan Besar Spanyol. Selain itu jelaskan pula tujuan perjalanan Anda adalah untuk Camino de Santiago. Sebab, Kedutaan Besar Spanyol sudah paham mengenai perjalanan ini.
“Kalau Camino de Santiago, karena jalan kaki tidak tahu pastinya kapan sampai, tidak bisa pesan hotel. Ke Eropa, orang Indonesia harus pesan hotel lebih dahulu,” kata Susan.
Oleh sebab itu, Kedutaan Besar Spanyol sudah mengerti bahwa pelancong tidak memesan hotel sebelumnya. Pihak Kedutaan Besar Spanyol pun sudah paham bahwa Camino de Santiago merupakan perjalanan yang lama, memerlukan waktu lebih dari sebulan. Sehingga visa yang diajukan adalah selama dua bulan.
Lama perjalanan.
Umumnya, lama tempuh melakukan Camino de Santiago memerlukan waktu sekitar 35-40 hari. Seperti yang dilakukan Susan dan Adam, mereka memerlukan waktu 33 hari dengan rute dari Saint Jean Pied de Port, Perancis.
Sebenarnya ada banyak rute menuju Santiago. Susan dan Adam memilih Camino Frances atau The French Way. Perjalanan dimulai dari Saint Jean pied de Port, kota kecil di perbatasan Perancis-Spanyol, melewati pegunungan Pyrenees masuk ke Spanyol hingga sampai di Santiago de Compostela. Jaraknya sekitar 780 kilometer.
Quote:

Quote:
Di akhir perjalanan, pejalan akan mendapatkan setifikat bahwa si pejalan sudah melakukan Camino de Santiago. Untuk mendapatkan sertifikat ini, kata Susan, pejalan harus melakukan minimal 100 kilometer.
Jarak terdekat agar mendapat sertifikat bisa dari Kota Sarria, Spanyol. Rute dari Sarria ini sangat populer karena berjarak 110 dari Santiago. Menurut Susan, rute ini sangat ramai diikuti oleh grup tur.
Namun untuk merasakan Camino de Santiago yang sesungguhnya, pilih rute dengan waktu tempuh sekitar 35 hari. Asumsinya seperti Susan dan Adam, 25 kilometer mereka tempuh dari jam 7 pagi hingga 3 sore. Belum lagi jika sakit atau ada kecelakaan kecil.
Sebaiknya hindari lakukan Camino de Santiago di musim panas. Pada musim panas, rute akan ramai oleh orang-orang yang melakukan perjalanan tersebut. Sebab orang Eropa sedang liburan musim panas. Selain itu cuacanya juga sangat panas. Paling enak, kata Susan, adalah bulan April sampai Mei atau September sampai November.
Anda bisa memilih penerbangan menuju Perancis jika rute yang Anda pilih berawal dari Perancis seperti rute Camino Frances. Bisa juga memilih penerbangan ke Spanyol jika Anda memulai perjalanan dari Spanyol.
Perkiraan biaya untuk akomodasi di hostel per malam adalah 5 sampai 10 Euro per orang. Sarapan dan makan siang dengan roti lapis berkisar 5 Euro. Tentu memasak sendiri lebih murah.
Untuk makan malam, Anda bisa mencoba Menú de Peregrino yang disediakan oleh beberapa restoran di sepanjang perjalanan. Menu khusus untuk pejalan ini merupakan paket menu terdiri dari tiga hidangan termasuk roti dan wine. Harga per paket ini 9 sampai 10 Euro.
Jarak terdekat agar mendapat sertifikat bisa dari Kota Sarria, Spanyol. Rute dari Sarria ini sangat populer karena berjarak 110 dari Santiago. Menurut Susan, rute ini sangat ramai diikuti oleh grup tur.
Namun untuk merasakan Camino de Santiago yang sesungguhnya, pilih rute dengan waktu tempuh sekitar 35 hari. Asumsinya seperti Susan dan Adam, 25 kilometer mereka tempuh dari jam 7 pagi hingga 3 sore. Belum lagi jika sakit atau ada kecelakaan kecil.
Waktu terbaik.
Sebaiknya hindari lakukan Camino de Santiago di musim panas. Pada musim panas, rute akan ramai oleh orang-orang yang melakukan perjalanan tersebut. Sebab orang Eropa sedang liburan musim panas. Selain itu cuacanya juga sangat panas. Paling enak, kata Susan, adalah bulan April sampai Mei atau September sampai November.
Penerbangan.
Anda bisa memilih penerbangan menuju Perancis jika rute yang Anda pilih berawal dari Perancis seperti rute Camino Frances. Bisa juga memilih penerbangan ke Spanyol jika Anda memulai perjalanan dari Spanyol.
Biaya.
Perkiraan biaya untuk akomodasi di hostel per malam adalah 5 sampai 10 Euro per orang. Sarapan dan makan siang dengan roti lapis berkisar 5 Euro. Tentu memasak sendiri lebih murah.
Untuk makan malam, Anda bisa mencoba Menú de Peregrino yang disediakan oleh beberapa restoran di sepanjang perjalanan. Menu khusus untuk pejalan ini merupakan paket menu terdiri dari tiga hidangan termasuk roti dan wine. Harga per paket ini 9 sampai 10 Euro.
Quote:

Quote:
Sedangkan jika Anda mampir ke gereja-gereja besar di sepanjang perjalanan, tiket masuk seharga antara 2 sampai 3 Euro. Jadi, total kira-kira per hari membutuhkan biaya sebesar 20 Euro (atau sekitar Rp 315.000) per orang.
Untuk tas, gunakan ransel punggung. Pastikan isi tas Anda maksimal 10 persen dari berat badan Anda. Seperti diungkapkan Susan, ia sempat bertemu perempuan kecil yang membawa tas dengan isi 19 kilogram.
Berat ini lebih dari yang disarankan. Di hari kelima berjalan kaki, ia demam dan tasnya pun terpaksa dikirim ke tujuan berikutnya.
Bawa baju ganti minimal dua. Anda bisa mencucinya setiap hari dan pasti kering di besokannya. Baiknya bawa sabun cuci sendiri seperti deterjen bubuk atau cair. Di hostel tersedia tempat mencuci. Tali jemuran pun tersedia. Kalau bisa bawa jepitan baju sendiri.
Untuk celana, bawalah sekitar dua celana untuk jalan kaki dan satu celana untuk dipakai saat sudah sampai. Sedangkan dalaman sekitar dua. Kaos kaki perlu minimal tiga untuk mengantisipasi jika harus berjalan kaki saat turun hujan.
Paling penting tentu saja sepatu trekking yang nyaman untuk jalan. Jangan pakai sepatu baru. Pakailah sebelumnya untuk latihan. Bawa head torch atau senter yang ditaruh di kepala. Karena kadang rute-rute yang dilalui gelap seperti hutan kecil.
Peralatan P3K harus dibawa. Isilah dengan plester luka serta jarum dan benang. Jarum ini berguna jika kaki Anda melepuh. Selain itu, bawa pula topi, krim tabir surya, jas hujan, kacamata hitam, dan sandal jepit.
Di Eropa, memang banyak restoran atau kedai yang menyajikan makanan tak halal. Namun jangan khawatir, di sepanjang perjalanan saat melakukan Camino de Santiago, ada banyak tempat makan yang memiliki menu vegetarian. Juga ada pilihan seperti ayam dan ikan.
Banyak pula restoran seafood. Bisa juga dengan beli bahan di supermarket dan masak sendiri. Anda bisa membuat roti lapis dengan ham ayam. Cara ini tentu lebih aman dan malah lebih hemat.
Gunakan ransel punggung.
Untuk tas, gunakan ransel punggung. Pastikan isi tas Anda maksimal 10 persen dari berat badan Anda. Seperti diungkapkan Susan, ia sempat bertemu perempuan kecil yang membawa tas dengan isi 19 kilogram.
Berat ini lebih dari yang disarankan. Di hari kelima berjalan kaki, ia demam dan tasnya pun terpaksa dikirim ke tujuan berikutnya.
Barang yang dibawa.
Bawa baju ganti minimal dua. Anda bisa mencucinya setiap hari dan pasti kering di besokannya. Baiknya bawa sabun cuci sendiri seperti deterjen bubuk atau cair. Di hostel tersedia tempat mencuci. Tali jemuran pun tersedia. Kalau bisa bawa jepitan baju sendiri.
Untuk celana, bawalah sekitar dua celana untuk jalan kaki dan satu celana untuk dipakai saat sudah sampai. Sedangkan dalaman sekitar dua. Kaos kaki perlu minimal tiga untuk mengantisipasi jika harus berjalan kaki saat turun hujan.
Paling penting tentu saja sepatu trekking yang nyaman untuk jalan. Jangan pakai sepatu baru. Pakailah sebelumnya untuk latihan. Bawa head torch atau senter yang ditaruh di kepala. Karena kadang rute-rute yang dilalui gelap seperti hutan kecil.
Peralatan P3K harus dibawa. Isilah dengan plester luka serta jarum dan benang. Jarum ini berguna jika kaki Anda melepuh. Selain itu, bawa pula topi, krim tabir surya, jas hujan, kacamata hitam, dan sandal jepit.
Makanan.
Di Eropa, memang banyak restoran atau kedai yang menyajikan makanan tak halal. Namun jangan khawatir, di sepanjang perjalanan saat melakukan Camino de Santiago, ada banyak tempat makan yang memiliki menu vegetarian. Juga ada pilihan seperti ayam dan ikan.
Banyak pula restoran seafood. Bisa juga dengan beli bahan di supermarket dan masak sendiri. Anda bisa membuat roti lapis dengan ham ayam. Cara ini tentu lebih aman dan malah lebih hemat.
Quote:

Quote:
Tingkatkan frekuensi makan, karena Anda membutuhkan energi yang banyak. Saat berjalan kaki, bawa cemilan berenergi. Juga, bawa botol minuman 400-700 ml. Ada banyak keran air minum di mana-mana. Sehingga Anda mudah mengisi ulang.
Pastikan berlatih jalan kaki sebanyak 20 kilometer sebelum berangkat. Cari kawasan dekat rumah untuk berlatih. Mulailah berjalan kaki dari 5 kilometer lalu tingkatkan hingga 20 kilometer.
Jalan kakilah dengan santai. Latihan ini berguna bukan untuk mengetahui kecepatan saat jalan kaki, namun ketahan tubuh seberapa lama dan jauh bisa berjalan kaki.
Umumnya tempat Anda menginap, otomatis sepi di atas jam 8 malam. Sehingga Anda pun jadi ikut tidur. Tidurlah cepat, agar Anda bisa mulai berjalan kaki di pagi hari sekitar jam 6 pagi. Jalan kaki di pagi hari lebih enak karena udara masih segar.
Latihan jalan kaki.
Pastikan berlatih jalan kaki sebanyak 20 kilometer sebelum berangkat. Cari kawasan dekat rumah untuk berlatih. Mulailah berjalan kaki dari 5 kilometer lalu tingkatkan hingga 20 kilometer.
Jalan kakilah dengan santai. Latihan ini berguna bukan untuk mengetahui kecepatan saat jalan kaki, namun ketahan tubuh seberapa lama dan jauh bisa berjalan kaki.
Istirahat malam.
Umumnya tempat Anda menginap, otomatis sepi di atas jam 8 malam. Sehingga Anda pun jadi ikut tidur. Tidurlah cepat, agar Anda bisa mulai berjalan kaki di pagi hari sekitar jam 6 pagi. Jalan kaki di pagi hari lebih enak karena udara masih segar.
Spoiler for sumber:
http://travel.kompas.com/read/2014/03/20/1438065/Mau.Lakukan.Camino.de.Santiago.Simak.Tips.Ini.
Quote:
Penulis : Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana
Editor : I Made Asdhiana
Quote:
gimana gan, ada yang tertarik melakukan camino ?
semoga threadnya dapat menambah wawasan kita ya .. berbagi itu indah ..
bagi cendol klo berkenan
semoga threadnya dapat menambah wawasan kita ya .. berbagi itu indah ..

bagi cendol klo berkenan
Diubah oleh townaey 31-05-2015 15:59
0
Kutip
Balas