- Beranda
- Stories from the Heart
You Are My Happiness
...
TS
jayanagari
You Are My Happiness

Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus 
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian

Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.
Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan

Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.
Quote:
Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
gebby2412210 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
jayanagari
#4818
The Extras : Then & Now
1. Tami
Dia sekarang kerja di salah satu property developer, dan katanya dia mau dapet promosi di tempat kerjanya. Hubungannya dengan keluarganya normal kembali, alhamdulillah. Masih sering kok ketemu gue sama Anin. Terakhir ketemu bulan kemaren sih tapi. Hehehe. Hobinya sekarang sama kayak gue, travelling kemana-mana. Gue seneng akhirnya dia bisa menemukan sisi manis dari dunia, yang selama ini selalu dia pandang negatif.
Oya, rambutnya sekarang panjang. Udah gak pendek macem Park Shin Hye dulu itu. Waktu gue tanyain, kenapa kok dia manjangin rambut, katanya itu request dari Bayu. Hahaha. Baguslah, sayang calon suami. Bayu dan Tami ini sekarang LDR juga, sama seperti gue.
2. Bayu
Sahabat gue ini sekarang jadi abdi negara. Dia jadi jaksa di salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara sana. Kadang-kadang kalo malem dia suka telpon gue. Sampe-sampe gue gak paham ini yang jadi pacar si Bayu itu Tami apa gue. Kalo dia telpon, yang diomongin bisa mulai dari kasus yang sampe di mejanya dia, sampe ke lauk makan malem yang harus dia beli di warung sebelah. Berkali-kali gue tanyain, kapan nikah, jawabannya selalu sama : "Hari Sabtu kalo enggak ya Minggu. Emang ada orang nikah pas jam kerja?"
Kampret emang ni anak satu.
3. Sophia
Wanita hebat penyelamat hidup gue ini sekarang kerja di salah satu stasiun televisi swasta terkemuka di Indonesia. Berkali-kali gue cengin, tempat kerjanya kok gak cocok sama kuliah yang diambil. Dia mah cuek aja sambil ketawa-ketawa. Yang penting cari duit halal, katanya. Oya, tahun depan dia insya Allah menikah sama cowok pilihannya, seorang perwira Kepolisian Republik Indonesia.
Pernah Anin iseng nanya ke dia, gimana kalo besok-besok dia harus ikut suami dinas di daerah terpencil di Indonesia. Jawabannya dia, baguslah, bisa bikin warung makan disana, kalo makan ga bayar langsung ditempelin revolver. Entrepreneur sejati semi brutal nih emang.
4. Shinta
Adik ipar gue ini sekarang udah lulus dari fakultas tempat dia belajar, dan lagi menempuh persyaratan pendidikan yang lain biar dia bisa resmi berprofesi. Pacarnya dia ikut-ikutan Sophia, berseragam coklat juga. Kalo ngebayangin ini gue ketawa-ketawa sendiri. Besok-besok gue bakal punya adik polisi semua nih. Cuma kakaknya yang paling tua aja yang jadi polisi tidur.
Semakin kesini, semakin mirip Anin. Ya dari segi fisik, maupun sifat. Sering sama orang-orang yang belum kenal, disangka anak kembar, dan pasti salah nebak mana yang Anin mana yang Shinta. Kalo gue tanyain, kapan Shinta mau nyusul nikah, jawaban dia selalu sama : "emang mau bayarin nikah?".
Well, that's my sister in law.
5. Arya
Sahabat lama gue ini sekarang jadi orang sukses. Dia jadi salah satu staf di Kedutaan Besar Indonesia, di sebuah negara di Eropa Barat. Dia berencana nikah akhir tahun ini, sama cewek yang udah dia pacari selama 3 tahun. Gue dan dia berjanji, suatu saat bakal ketemu di Karibia, tempat yang selalu jadi impian kami. Semoga gue ada rejeki untuk kesana. Amin.
Kami masih sering berkomunikasi, via email dan BBM. Meskipun dia di luar negeri, tapi display picture BBM nya selalu gambar yang aneh-aneh dan ngaco. Kayaknya udara Eropa gak mempan buat nyembuhin otak dia yang terkontaminasi asap knalpot bus antar kota antar propinsi sejak SMA. Hahahaha.
6. Ari
That lucky bastard. Gitu gue manggil dia. Di usianya yang masih sangat muda, dia udah jadi supervisor (?) yang membawahi area potensial. Oh iya, dia kerja di BUMN yang sekarang lagi jadi sorotan dengan Petral nya itu. Kalo gue ketemu dia, cuma bisa sebentar, soalnya dia sekarang jadi orang sibuk. Sementara gue jadi orang bingung.
Awalnya gue kira dia duluan yang nikah, soalnya pacarnya udah ngebet pingin nikah. Eh tapi ternyata malah gue yang nomor satu. Kasian tuh ceweknya, mupeng waktu datang ke resepsi gue. Dan sadisnya, gue tanpa pikir panjang malah cengin dia. Maaf ya mbak. Hehehehe.
* * * * * *
Ucapan Terima Kasih :
Pertama-tama gue mengucap syukur kepada Allah SWT Sang Pencipta, karena Dia sudah mengijinkan gue memiliki cerita hidup seperti ini, dan dengan segala karakter yang ada di hidup gue.
Kemudian, gue ingin mengucap terima kasih kepada kedua orang tua gue, walaupun gue tau gak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa gue bersyukur dan berterima kasih memiliki orang tua hebat seperti beliau berdua. Seperti yang sering gue bilang, sejauh apapun gue pergi, gue adalah dan tetap anak mereka berdua. Dan gue sangat bangga dengan itu.
Gue juga ingin dan harus mengucap syukur dan terima kasih yang tak terhingga, kepada Anindya Putri, seorang istri dan wanita hebat serta menakjubkan yang udah hadir di hidup gue, di masa lalu, sekarang dan selamanya. Cerita ini tentang kamu, dan selalu tentang kamu. Semoga jalan kami berdua selalu diberkahi oleh Allah SWT. Amin.
Untuk semua orang yang sudah hadir di kisah kami, baik itu keluarga maupun teman-teman, gue mengucapkan beribu terimakasih atas segalanya. Kami gak bakal sampai disini tanpa kalian semua. Hanya Allah SWT yang bisa membalas segala jasa kalian untuk kami. Terima kasih.
Dan akhirnya, untuk Forum Stories From The Heart Kaskus, dan seluruh pembaca cerita ini, dengan kerendahan hati kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala apresiasi dan komentar serta dukungannya. Kami sangat bahagia apabila cerita kami ini bisa sedikit bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Gue menemukan keluarga baru disini, keluarga SFTH, dan gue akan selalu menjadi bagian dari kalian semua.
Gue memohon maaf apabila selama setahun ini gue menyampaikan cerita di forum ini, banyak kekurangan dan kekhilafan. Entah itu dalam bentuk cerita yang kurang jelas, kentang, atau yang lain. Semoga cerita gue ini bisa berkenan di hati para pembaca sekalian.
Gue memohon maaf apabila selama setahun ini gue menyampaikan cerita di forum ini, banyak kekurangan dan kekhilafan. Entah itu dalam bentuk cerita yang kurang jelas, kentang, atau yang lain. Semoga cerita gue ini bisa berkenan di hati para pembaca sekalian.
Akhir kata, sekarang gue mohon diri dari forum yang indah ini, terima kasih atas kesempatan dan segalanya yang udah diberikan penghuni forum ini kepada kami. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.
26 Mei 2015
Baskoro a.k.a. jayanagari
Baskoro a.k.a. jayanagari
bimazogi dan 8 lainnya memberi reputasi
9

