Kaskus

Story

rojopurwoAvatar border
TS
rojopurwo
a Good Ending
Prolog

Cerita ini adalah hasil buah karya keisengan saya dan sis briar rose, yah terutama saya sih, sis briar korbanya emoticon-Ngakak (S)
Cerita ini adalah cerita fiksi biasa yang ditampilkan dari dua sudut pandang yang berbeda.
Udahan ya prolognyaaa... emoticon-Ngakak (S)
Enjoy emoticon-Wink

Index

Ghost Story
Namaku Laila I
Harvesting Fear
Namaku Laila II
Harvesting Fear II
Diubah oleh rojopurwo 31-05-2015 19:28
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.1K
24
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
briarrozeAvatar border
briarroze
#2
Chapter 1


Aku duduk di sudut tempat tidur dimana aku biasa menghabiskan waktuku ketika di kamar, akhir-akhir ini petugas baik kepadaku, dia memberikanku buku-buku untuk aku baca. Aku lupa kapan pertama kali aku mulai tinggal di tempat ini. Kamar berukuran 4x2 meter, dengan tempat tidur cukup untuk 1 orang, seprei putih yang warnanya mulai menguning namun tetap bersih, satu set meja dan kursi yang tidak baru namun masih baik kondisinya. Di meja inilah aku biasa membaca buku-bukuku.

Entah kenapa, aku mulai sering sakit kepala, namun orang-orang nampak senang saat melihatku kesakitan. Mereka tak bisa diam, dan terus memaksaku untuk terus berbicara. Petugas disini memang bermacam-macam, ada yang baik, tapi tak sedikit yang suka marah-marah.

Sering aku merasa jenuh dengan tempat ini, aku mengeluh kepada petugas yang biasa menemaniku, aku bosan, aku ingin pulang. Petugas itu adalah seorang ibu paruh baya, dia sangat baik kepadaku. Ketika aku bertanya, dia memelukku dan mengusap rambutku dia menatapku, matanya berkaca-kaca. Dia bilang aku akan segera pulang, walaupun aku tak tahu sebenarnya kemana aku harus pulang.

Aku tak banyak mengenal orang di tempat ini, hanya beberapa kenalan yang biasa aku temui saat diruang TV atau saat bermain-main di lapangan. Aku tak bisa banyak mengenal teman-temanku, terkadang mereka berteriak-teriak marah memaki satu sama lain, bahkan tak jarang petugas ikut kesal mendengar teriakan mereka. Aku benar-benar bosan, aku ketakutan, aku harap hidupku akan segera berubah.

Hari ini aku tak diijinkan bermain dilapangan, petugas bilang, setelah makan siang ia akan menemuiku lagi. Aku masih duduk disudut tempat tidur bersandar di dinding saat petugas yang baik kembali membuka pintu kamarku, dia mengajakku keluar, katanya ada seseorang yang ingin menemuiku. Kami berjalan keluar gedung melewati lapangan tempat biasa aku bermain menuju gedung lainya. Kemudian kami melewati taman kecil dengan plang besar bertuliskan "Panti Rehabilitasi Mental Muguet". Menuju sebuah bangunan dimana dari bangunan itu aku bisa memandang keluar pintu gerbang. Memasuki pintu ganda menuju sebuah lorong dengan beberapa pintu lainya, petugas membukakan salah satu pintu dan mempersilahkanku masuk. Beberapa orang sudah berada diruangan itu saat aku masuk, mereka tersenyum memandangku, dan seorang wanita yang tampak seumuran denganku menyebut sebuah nama dan memelukku dengan erat. Nama yang biasa orang-orang sebutkan ketika memanggilku. Mereka memanggilku dengan nama Laila.
Diubah oleh briarroze 22-05-2015 21:27
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.