Kaskus

Story

mulexismAvatar border
TS
mulexism
KISAH DI LANGIT KITA
udah lama nih ane ga bikin cerita lagi di forum ini.curhat dulu dikiiiit...dulu ane pernah bikin2 cerita di forum ini sekarang jiwa nulisnya baru muncul lagi nih. dulu bikin cerita di sini mau ane lanjutin 2 tahun lalu eeeeh udah ga ada thread ane,pas sekarang malah account ane kelupaan juga jadi bikin baru dah.
emoticon-Sorry emoticon-Mewek

Di sini ane maucoba2 nulis lagi nih,semoga aja pembaca di sini suka ya baca tulisan ane, makluuum penulis awam,lebih tapatnya sih orang awam bukan penulis emoticon-Ngakak (S).ane juga mau buat prospek kedepannya disini doain aja ya para pembaca atau penulis yang ada di sini semoga ane bisa sampe kelar ngerjainnya dan bagus juga.
jangan lupa juga ya emoticon-Toast kalo para pembaca disini pada suka,kalo ga suka jangan di kasih emoticon-Blue Guy Bata (L) juga ya emoticon-Ngakak


salam hormat untuk para pembaca !


Spoiler for index:
Diubah oleh mulexism 18-05-2015 10:40
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.2K
23
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
mulexismAvatar border
TS
mulexism
#1
PART I
Senja bersama hati yang terluka

aku berjalan mengelilingi kota sore itu. Entah apa yang di pikirkan olehku, aku pun tak tahu. Penuh rasa bingung dan sengsara yang menyayat hati seakan diriku penuh noda dan dosa yang menyelimuti diriku yang lemah ini.

Mengapa? Mengapa aku harus seperti ini ? apa karna dia yang melakukan ini kepadaku sehingga aku tak sanggup lagi menatap langit jingga di sore hari saat semua orang meratapi nasibnya masing-masing yang tak kalah bingungnya dengan diriku ?Aku menatap diriku dari lempengan logam yang tertempel di dinding halte kota, melihat betapa terpuruknya jiwa yang tersesat ini.

Keramain semakin membuat ku merasa sunyi, sunyi sekali sehingga aku tak bisa melihat dan mendengar suara dari segelintir manusia yang berada di dekatku. Aku hanya menatap seorang diri dan meratapi perih yg ada di dalam diriku ini.

Langit semakin menggelapkan hati dan jiwaku, angin malam yang berhembus, menembus ke pori-pori tubuhku, membuatku bergetar,merinding dan menggigil, pakaian yang aku pakai saja sampai tak mampu menahan dinginnya malam ini. Gerimis yang turun membuat hati pilu ku semakin mendalam. Aku menatap jalanan yang basah dari kaca bus yang kutumpangi ,melihat betapa berlinang air mataku seperti genangan air yang membasahi jalanan kota malam ini. Saat semua menikmati lantunan lagu yang di putar oleh sang supir bus aku hanya bisa meneteskan air mata yang tak tertahankan lagi untuk meluapkan semua rasa yang ada pada diriku.
Diubah oleh mulexism 15-05-2015 06:53
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.