Kaskus

Story

tentang.cintaAvatar border
TS
tentang.cinta
Tentang Cinta
Selamat Sore Agan/Sista, sepuh di forum SFTH. Membaca kisah-kisah disini, izinkan saya berbagi cerita berjudul :

TENTANG CINTA
(Cinta Adalah sepaket kenyataan perasaan berupa suka, sayang, rindu dan kecewa yang kerap dibumbui drama)

Tentang Cinta

Aturan Main di Thread ini :
1. Dilarang untuk KEPO
2. Update Dua Hari 2 x, dilakukan pada Jam 11:00 -15:00
2. Aturan Lain akan menyesuaikan
Ditunggu komennya dan mohon dibantu rate emoticon-Smilie


Quote:


Bagian 1 : Sedikit Tentang Cinta
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
#11
#12

Bagian 2 : Sepenggal Kenyataan Perasaan
#1
#2
#3
#4
#5
#6
#7
#8
#9
#10
#11
#12
#13


Bagian 3 : Lying Is The Most Fun Woman Can Have Without Taking Her Clothes Off
#1 - Segera / Soon -
Diubah oleh tentang.cinta 12-06-2015 11:11
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
11.8K
37
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.3KAnggota
Tampilkan semua post
tentang.cintaAvatar border
TS
tentang.cinta
#10
“Baiklah. Bob, berikan kami bir. Giliranku mentraktirnya. Dia baru saja memperlihatkan betapa berbahayanya dirinya bagi para pria yang memiliki pasangan. Maafkan aku meremehkanmu mengenai wanita yang stress tadi.” Ujar Jimmy yang disambut tawa kecil Bob. Jimmy memalingkan pandangannya ke arah Toni. Rasa kagumnya belum juga berhenti. Ingin mengetahui kehidupan pria muda itu lebih jauh.

“Kamu belum berbicara mengenai dirimu, Toni. Ceritakan sedikit tentang kehidupan pribadimu. Tiadakah yang menarik selain kehidupan perkuliahanmu yang cukup memprihatinkan, atau kemampuanmu menggoda kaum hawa?” Tambahnya lagi.

“Well, sebenarnya aku cukup enggan membicarakan soal ini, tapi baiklah. Aku beruntung terlahir di keluarga yang cukup berada. Ayahku seorang pekerja keras, jarang di rumah. Ibuku juga demikian. Aku tidak pernah kekurangan apapun, kecuali waktu mereka. So, aku mulai mencari kesenanganku sendiri dengan bermain musik, hingga bermain wanita.”

“Musik? Kamu seorang musisi?”

“Itu hanya Hobi, Jim. Musik dan wanita selalu berdampingan.” Kelakarnya.

“Tepat sekali. Luar biasa. Aku tidak pernah menyangka hari ini akan bertemu dengan dua pria asing di bar ini yang sangat mengagumkan. Guys, sudikah bersulang denganku untuk momen istimewa ini?” Ujar Jimmy sembari mengangkat minuman mereka dan bersulang. Toni kembali menyambung perkataannya.

“Aku juga senang berkenalan denganmu, Jim. Kamu pria yang jenaka dan lucu. Bagaimana menurutmu, Nif?”

“Aku sependapat denganmu, Toni. Jimmy juga pria yang mengesankan. Guyonan tadi sungguh luar biasa mengena.” Puji Hanif.

“Hehehe, kalian terlalu memuji. Tetapi aku serius, Toni. Kamu sangat berbahaya bagi para wanita. Bersenang-senanglah sebelum tiba waktunya, kamu akan memilih sebuah jalan menuju akhir dari semuanya. Pernikahan.” Canda Jimmy.

“Oh ya, apakah kamu sudah menikah, Jim?” Tanya Toni.

“Belum.”

Toni tertawa.

“Lihat apa yang kutemukan disini, Nif. Seseorang yang belum menikah memberikan nasehat tentang pernikahan kepadaku. Kamu sangat lucu, Jim. Jangan tersinggung.” Ujar Toni.

“Hehehe, oke, Toni. Memang benar aku belum menikah. Kebanyakan aku mendapat cerita dari teman-temanku. Mereka menyarankanku untuk tidak terburu-buru menikah. Menikah adalah sebuah pilihan yang tidak seindah yang digembar-gemborkan oleh pujangga ataupun media.” Jelas Jimmy.

“Benar. Aku sependapat. Itu sebabnya aku lebih menyukai permainan cinta yang kulakukan sekarang.” Tambah Toni.

“Permainan cinta?”

“Ya Jim, permainan perasaan. Rasanya dicintai lebih dari satu wanita membuatku merasa menjadi pria seutuhnya. Dan aku begitu menikmatinya.” Tuturnya penuh semangat. Hanif hanya menjadi pendengar yang baik. Dia tidak memberikan komentar apapun mengenai cerita cinta yang dibahas oleh Toni dan Jimmy.

“Kamu sendiri, Nif? Sudah menikah?” Selidik Toni.

Hanif hanya menganggukan kepalanya.

“Jadi, Hanif, pria yang sudah menikah, bagaimana rasanya menikah?”

“Menyenangkan.”

Hanif menjawab seadanya. Jimmy paham, bahwa ini adalah urusan privasi seseorang, dan Toni sudah terlalu agresif untuk menanyakan sesuatu kepada orang yang baru dikenalnya. Jimmy mengalihkan pembicaraan kepada Toni.

“Toni, mungkin kamu bisa ceritakan, bagaimana pengalamanmu dengan wanita-wanitamu.” Goda Jimmy.

“Baiklah. Aku sangat menyukai berhubungan dengan wanita yang usianya lebih dewasa dariku. Pacarku saat ini adalah seseorang yang usianya lebih tua dariku dua tahun. Aku mengenal dia di kampus dulu, dan aku telah berhubungan dengannya sejak dua tahun lalu. Dalam sebuah hubungan, selalu ada krisis dan aku mengalaminya. Aku jatuh cinta dengan wanita lain, yang usianya lebih tua dariku juga. Dia sangat menggoda. Aku sangat menyukainya dan aku menjalankan hubungan ini diam-diam. Dan secara keseluruhan, aku menyukai permainan ini.” Terang Toni.

“Wow...aku terkesan. Kenapa kamu memberitahukan kepada kami soal ini? Padahal kamu baru saja mengenal kami.” Selidik Jimmy.

“Baiklah, aku memberitahumu sesuatu. Curhat adalah sebuah percakapan menyenangkan bila tidak memiliki efek samping bocornya sebuah rahasia. Kamu tahu, Jim? Cara terbaik untuk curhat adalah bercerita dengan seseorang yang tidak kamu kenal dan di tempat yang tidak direncanakan. Kamu puas menyampaikan pengakuan yang menyesakkan pikiran, dan dia hanya menikmati sebuah cerita gratis tanpa peduli akan nama-nama yang kamu sebutkan.” Terang Toni.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.