- Beranda
- Stories from the Heart
I Am (NOT) Your Sister
...
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.
Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465.4K
3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
natashyaa
#229
A Part 14
Aku panik ketika kak Fe ngomong begitu kepadaku. Aku kira aku bakal kena damprat marahnya kak Fe, matanya serius dari jauh aku melihatnya. Dia menyuruhku untuk duduk. Aku kira aku bakal tamat.
Kak Fe menyentil jidatku untuk pertama kalinya dia melakukan kontak fisik kepadaku. Dia mencerahamiku, memberitahuku, bahkan menyuruhku untuk tidak pernah lagi bertemu dengan Kak Bram. Aku mengerti, kak Fe adalah mantanya kak Bram, tapi sejauh ini first impressionya kak Bram bagiku seorang good guys.
Ketika aku sedang memasak di dapur,
“Hai Ani, ini gue Bram. Gimana tas nya udah dibalikin ke Fe?” SMS dari nomor 08XXXXX
Aku membuka hp lalu membaca sms tersebut. Lah, kak Bram tau darimana nomorku.
“Sudah” Jawabku singkat di sms.
“Salamin yah buat kakakmu.”
Aku tidak membalas. Bisa kena ceramah lagi kalau aku sampaikan kak Bram tiba-tiba sms kepadaku. Kenapa harus ke aku? Kenapa tidak ke kak Felishanya langsung.
Aku hanya memasakan mie goreng buat kak Fe dan kak Rima. Aku tidak memasak untuk diriku sendiri, aku lebih memilih untuk segera pergi ke kamar dan mengganti baju. Aku memperhatikan kak Fe dan kak Rima, sangat begitu akrab, dan baru pertama kalinya aku melihat kak Fe begitu nyerocos kalau ngobrol dengan seseorang.
“Ani, main yuk?” Sms masuk dari nomor kak Bram lagi.
Apa-apaan ini.
Kak Fe menyentil jidatku untuk pertama kalinya dia melakukan kontak fisik kepadaku. Dia mencerahamiku, memberitahuku, bahkan menyuruhku untuk tidak pernah lagi bertemu dengan Kak Bram. Aku mengerti, kak Fe adalah mantanya kak Bram, tapi sejauh ini first impressionya kak Bram bagiku seorang good guys.
Ketika aku sedang memasak di dapur,
“Hai Ani, ini gue Bram. Gimana tas nya udah dibalikin ke Fe?” SMS dari nomor 08XXXXX
Aku membuka hp lalu membaca sms tersebut. Lah, kak Bram tau darimana nomorku.
“Sudah” Jawabku singkat di sms.
“Salamin yah buat kakakmu.”
Aku tidak membalas. Bisa kena ceramah lagi kalau aku sampaikan kak Bram tiba-tiba sms kepadaku. Kenapa harus ke aku? Kenapa tidak ke kak Felishanya langsung.
Aku hanya memasakan mie goreng buat kak Fe dan kak Rima. Aku tidak memasak untuk diriku sendiri, aku lebih memilih untuk segera pergi ke kamar dan mengganti baju. Aku memperhatikan kak Fe dan kak Rima, sangat begitu akrab, dan baru pertama kalinya aku melihat kak Fe begitu nyerocos kalau ngobrol dengan seseorang.
“Ani, main yuk?” Sms masuk dari nomor kak Bram lagi.
Apa-apaan ini.
0
