Kaskus

Story

natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
I Am (NOT) Your Sister
Dear Warga SFTH.

Sebelumnya ijinkan gue untuk menulis sepenggal kisah hidup gue di SFTH. Cerita ini bersumber dari pengalaman pribadi yang gue modifikasi sedemikian rupa sehingga membentuk cerita karangan gue sendiri. Cerita ini ditulis dengan dua sudut pandang berbeda dari kedua tokohnya.
So... langsung saja.


I Am (NOT) Your Sister

Big thanks to quatzlcoatlfor cover emoticon-Smilie

Quote:
Diubah oleh natashyaa 20-01-2018 23:32
imamarbaiAvatar border
pulaukapokAvatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
9
465.5K
3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
natashyaaAvatar border
TS
natashyaa
#190
A Part 12
Lagi-lagi aku terlambat pergi ke sekolah. Aku terlalu lama berbincang dengan ayah tadi pagi, ngobrolin kondisi ibu. Akibatnya, aku ditahan dulu dibelakang di pos satpam belakang karena sudah terlambat. Anak baru kok terlambat terus cibir om Iwan sang satpam belakang yang sudah familiar denganku. Aku sih hanya senyum-senyum saja. Hehehe.

Aku masu pas jam pelajaran kedua dan mendapatkan teriakan “Huuu…”. Yah terima saja deh, apa daya emang aku terlambat, seengaknya tidak ada yang melempariku dengan batu.

“Bangun kesiangan.” Itulah alasanku kepada bu Guru ketika terlambat masuk ke kelas. Padahal aku sendiri bangun jam 5 pagi, emang dasarnya aku terlalu santai, ya beginilah, sering telat masuk. Sebagai anak yang selalu terlambat, aku patut di anugerahi ratu telat dan itulah julukan yang diberikan Reza di kelas “Tulat” alias ratu telat. Hm…

“Mana PRmu, ni?” Tanya ibu guru yang belum memperbolehkanku duduk dikursi. Astaganaga, aku lupa tidak mengerjakan PR. “Emang ada PR yah bu?” Tanyaku pura-pura. Teriakan “Huuuuu..” lagi terdengar dari teman-teman kelasku. Aduh, aku udah bikin ulah lagi deh kayaknya. “Ya, Alloh. Sudah mah terlambat gak ngerjain PR juga, mau jadi apa kamu ?” Ujar ibu guru kepadaku di depan teman-temanku. “Maaf, bu.” Aku tertunduk lesu. “Yasudah lain kali, kamu harus kerjakan Prmu.” Kata dia.
Aku pun duduk dikursiku, bukan hari yang baik pikirku dalam hati.

“Hey…Hey.. Dasar Tulat!” Ejek Reza yang memutar balik badannya. Reza duduk didepanku.
“Tulat?” Tanyaku heran.
“Ratu Telat.!” Ujar dia.
“Oh…” Aku harus jawab apalagi.
“Taper!” Ujar Reza lagi.
“Apa lagi taper ?” Kataku.
“Tara ngerjaken Pe Er!” yang dalam bahasa Indonesia jarang ngerjain PR.
“EHHHHH…!!” Aku menjiwir kuping Reza dengan cukup keras. “AWWW” Tampaknya dia kesakitan.
“Hey.. ANIII REZA KALIAN SEDANG APA?” Teriak ibu guru di depan.
“Kalian tidak memperhatikan ya?”
“Ani ini ketiga kalinya kamu bikin masalah hari ini.”
“Kamu mau ibu suruh keluar pas pelajaran ibu?”
“Nggak. Bu. Maaf.” Kataku kepada ibu.

Aku pun merasa jadi orang idiot, benar-benar awal hari yang buruk. Aku tidak mood sepanjang hari, aku diam di kelas saja dan tidak melangkahkan kakiku untuk keluar dari kursi. Aku pun malas-malasan di kelas, gambar-gambar gak jelas.

Tak kerasa jam pelajaran pun telah usai. Tapi ada sesuatu yang baru terjadi, kak Fe masuk ke kelasku dan sekali lagi si artis sekolah ini menjadi pusat perhatian di kelasku. Dia menghampiriku dan mengajaku pergi ke rumah sakit bareng. Tapi, aku benar-benar lagi bad mood, aku pura-pura saja mau ngerjain kelompok dan nanti akan menyusulnya. Ya, memang aku lagi dalam kondisi enggak baik.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.